Logo
Sekretaris Cantikku
Sekretaris Cantikku

Sekretaris Cantikku

90 Bab
Tamat
Clarie Evans terpaksa menggantikan posisi sekretaris pribadi Lucas Henderson. Dalam billionaire romance novels ini, Clarie terjebak tawaran menjadi wanita simpanan bosnya yang telah beristri. Simak kisah Sekretaris Cantikku di web novel ini tentang pilihan sulit antara ambisi dan moralitas.
Bab 1 dari Sekretaris Cantikku

“Tolong tahan lift-nya!” teriak Clarie seraya berlari kecil menuju pintu lift. “Thanks,” ucapnya pada pria yang menahan pintu lift itu agar tetap terbuka.

Untung saja di dalam kotak besi itu hanya ada beberapa saja yang hendak naik, tidak sepenuh biasanya. Mungkin karena sudah hampir masuk jam kantor sehingga para pegawai sudah berada di ruangannya masing-masing.

Clarie menyisir rambut ikal cokelatnya dengan jarinya ke belakang. Dia terlambat bangun akibat bergadang menemani Daniele yang tengah patah hati semalam. Sahabatnya itu tidak pernah kapok untuk kembali menjalin hubungan meskipun sering kali disakiti oleh pria yang sama berulang-ulang.

Ting!

Pintu lift terbuka di lantai delapan ruangan kantornya. Bergegas gadis berusia dua puluh empat tahun itu melangkah cepat menuju ruangan asisten sekretaris. Dia pasti akan mendapat ceramah dari Miss. Turner karena datang telat.

Suara ketukan hak sepatunya berbunyi nyaring di lantai yang sudah sepi dengan pegawai itu. Sepertinya seluruh pegawai sudah berada di kubikelnya masing-masing dan memulai pekerjaan.

“Huft!” Clarie menahan napasnya, lalu kembali dia embuskan lagi.

“Selamat pagi, Miss. Turner. Maaf aku datang terlambat,” sapanya ramah tak lupa senyum manis pun dia lempar ke wanita berperut buncit itu.

Wanita berambut hitam yang baru saja memotong rambut panjangnya hingga sebahu itu menatap gadis yang baru saja muncul dengan tatapan sebal.

“Kau terlambat dua puluh menit, Clarie.”

“Ya, aku tahu,” balas Clarie lesu, seraya berjalan ke mejanya yang bersebelahan dengan meja Rebecca, atasannya.

“Kau tahu, dalam Minggu ini aku harus melatihmu untuk menggantikan posisiku, Clarie. Karena Tuan Henderson tidak mau orang baru,” ucap Rebecca seraya berjalan mondar-mandir merapikan berkas.

Rebecca akan melakukan cuti melahirkan selama enam bulan lamanya. Otomatis Clarie yang saat ini berposisi sebagai asisten Rebecca, mau tak mau harus menggantikan tugas wanita itu selama cuti.

“Kita mulai hari ini,” kata Rebecca lagi.

“Baiklah,” jawab Clarie seraya bangkit dari kursi putarnya dan merapikan penampilannya.

Clarie sudah satu tahun bekerja di perusahaan Hends.Corp dengan posisi sebagai asisten sekretaris. Selama itu pula Clarie belum pernah berhadapan langsung dengan Lucas Henderson, paling hanya sesekali berpapasan tak sengaja. Karena selama ini hanya Rebecca yang selalu mengurus jadwal harian bosnya itu.

“Bawa berkas-berkas yang harus ditanda tangani oleh Tuan Henderson, dan ikuti aku!” titah Rebecca seraya melangkah menuju pintu.

Clarie pun langsung mengekor, dan tak lupa membawa beberapa file yang sudah disiapkan oleh Rebecca. Langkah Rebecca menjadi lambat akibat perut besarnya, membuat Clarie merasa kasihan melihatnya. Seharusnya Rebecca sudah mengambil cuti sejak awal bulan lalu, tapi diurungkannya. Entah apa sebabnya.

Tok! Tok! Tok!

“Masuk.”Terdengar suara dari dalam menyahut.

Rebecca mengode Clarie agar membuka pintu dan masuk lebih dulu. Gadis itu pun menurut, lalu membuka pintu.

Di depan sana, di balik meja itu duduk seorang pria yang tengah fokus di hadapan laptopnya. Clarie berjalan pelan menuju meja pria yang tak lain adalah bosnya itu. Lucas Henderson, pria berusia 35 tahun itu bukanlah pria sembarangan. Pria itu menikah dengan seorang model cantik bernama Marion Larsen dua tahun lalu.

Pria itu memiliki wajah yang tampan dan tatapan mata setajam elang. Bulu-bulu halus tumbuh di sekitaran rahangnya yang tegas, sehingga membuat wanita mana saja akan tergoda untuk membelainya.

Tiba-tiba Lucas mengalihkan tatapan dari layar persegi di depannya ke arah dua wanita yang baru saja masuk ke ruangannya. Clarie menelan saliva susah payah ketika tatapan mereka saling beradu. Gadis itu tidak yakin apakah pria di depannya menatap dirinya atau sedang menatap pada Rebecca.

“Apa kau sudah melatihnya, Bec?” tanya Lucas pada Rebecca.

Suara berat itu terdengar sangat seksi di telinga Clarie, membuat gadis itu kembali menelan salivanya.

“Tentu saja, Sir. Saya sudah melatihnya dengan baik dan dia akan bekerja dengan cekatan, benar kan, Clarie?”

“Ha!? Oh, ya benar sekali, Sir,” ucap Clarie gelagapan karena sejak tadi pikirannya melanglang entah ke mana.

Lucas menatap Clarie dalam.

“Mana berkas-berkas yang harus saya tinjau?” kata Lucas meminta.

Rebecca menyenggol bahu Clarie di sampingnya untuk menyerahkan berkas yang ada di tangan gadis itu.

Clarie berjalan mendekat ke meja Lucas dengan jantung berdegup kencang.

“Silakan, Sir,” ucapnya pelan.

Lucas meraih berkas itu dengan cepat.

“Buat dirinya fokus pada pekerjaannya, Bec. Aku tidak mau dia terlalu banyak melamun!” ujar Lucas tegas.

Clarie membelalakkan matanya mendengar ucapan tegas pria itu.

Rebecca memandang Clarie dengan tatapan tajam. “Baik, Sir!”

Rebecca dan Clarie pun segera keluar dari ruangan atasannya.

“Apa yang kau pikirkan, gadis bodoh?” tanya Rebecca seraya mengetuk kening Clarie dengan ujung pena.

“Ah!” pekik Clarie terkejut.

“Kau gugup atau ...?”

“Entahlah, dia begitu mempesona, Bec,” sergah Clarie cepat.

“Jangan macam-macam, Clarie. Dia sudah beristri!” seru Rebecca mengingatkan.

“Ya, ya. Aku tau,” ucap gadis itu lemah.

“Aku khawatir kau tidak akan fokus bekerja bila selalu mengagumi Tuan Henderson nantinya,” kata Rebecca dengan menopang dagu.

“Ah, tidak, tidak! Aku tidak akan seperti itu, Bec, tenang saja,” ujar Clarie menyangkal.

“Kau kan tau, kalau Tuan Henderson sangat tidak menyukai kelalaian dan tidak disiplin waktu. Bisa-bisa kau dipecat nanti,” ujar Rebecca mengancam gadis di sampingnya.

Tidak! Clarie tidak ingin kehilangan pekerjaannya. Dia akan bekerja dengan baik, mulai dari sekarang. Butuh usaha keras untuk bisa berada di posisinya sekarang ini, dia akan mempertahankannya.

Sore harinya.

Rebecca bersiap untuk pulang lebih awal. Sedangkan Clarie akan pulang setelah Tuan Henderson keluar dari ruangannya. Itu yang biasa Rebecca lakukan setiap harinya.

Ponsel Clarie berdering pertanda panggilan masuk.

“Daniele?” ucapnya. Gegas dia pun mengangkat panggilan tersebut.

“Ya, Danni?"

“Kapan kau pulang, biar kujemput?” tanya sahabatnya di ujung sana.

Clarie melirik pintu di sampingnya yang masih tertutup rapat dan belum ada tanda-tanda dibuka.

“Aku harus menunggu bos ku pulang lebih dulu,” ucap Clarie dengan suara rendah.

“Oh, iya. Aku lupa kalau kau sekarang naik jabatan,” kata Daniele tergelak.

“Ck, bukan itu. Aku hanya menggantikan bukan naik jabatan!” seru Clarie sebal.

“Sama saja, Clarie. Beritahu aku kalau kau sudah bersiap pulang, ya.”

“Oke.” Clarie menutup ponselnya, kembali menekuri dokumen-dokumen yang ada di depannya.

Tak lama Lucas keluar dari ruangannya dan mendapati sekretaris pengganti Rebecca masih berkutat dengan komputer di depannya. Sebenarnya dia sudah lama memperhatikan gadis itu. Karenanya dia meminta pada bagian HRD untuk menempatkan gadis itu sebagai assisten Rebecca.

“Waktunya pulang, Nona Evans,” ucap Lucas dengan suara rendah.

Clarie mengangkat kepalanya dan terkejut begitu melihat bosnya sudah berdiri di samping mejanya.

“Ya?” tanya Clarie bingung.

“Sudah waktunya pulang,” kata pria itu mengulang perkataannya.

Clarie tersenyum canggung, lalu mengangguk. “Baik, Sir,” balasnya.

Lucas pun mengangguk, lalu meninggalkan Clarie yang terbengong di kursinya.

“Hanya begitu saja?” tanyanya tak percaya.

Plak! Clarie memukul kepalanya.

“Memang apa yang kau harapkan, Clarie? Sebuah tawaran mengantar pulang?” kata gadis itu mengejek dirinya sendiri.

Lucas yang masih berdiri di ujung lorong hanya tersenyum sekilas melihat kelakuan sekretaris barunya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Apa Kamu Kurang Istri?
Apa Kamu Kurang Istri?
Dalam novel romantis miliarder Apa Kamu Kurang Istri?, pernikahan protagonis ditunda untuk ketiga kalinya oleh Felix demi wanita lain. Kecewa, ia berpaling pada teman masa kecilnya, Callen Harlan. Baca novel online modern ini untuk melihat penyesalan Felix saat ia tergantikan.
Cinta yang Jatuh Tanpa Gema
Cinta yang Jatuh Tanpa Gema
Dalam novel modern Cinta yang Jatuh Tanpa Gema, Rumi yang hamil bertemu mantan iparnya setelah setahun kabur dari pernikahan yang gagal dengan miliarder Aryan. Baca novel online gratis ini yang mengisahkan perjuangan Rumi lepas dari masa lalu demi memulai hidup baru.
Cinta yang Terpendam: Rahasia Suamiku
Cinta yang Terpendam: Rahasia Suamiku
Dalam Cinta yang Terpendam: Rahasia Suamiku, Sonia terjebak pernikahan dengan Verdi, pria lumpuh yang sakit-sakitan. Namun, billionaire romance novels ini mengungkap rahasia besar saat Verdi sembuh secara misterius. Baca kisah seru ini di platform webnovel pilihan Anda.
Gairah Liar Tuan Xavier
Gairah Liar Tuan Xavier
Dalam romance novel Gairah Liar Tuan Xavier, Bella terjebak dalam obsesi seorang billionaire yang menolak penolakan. Terikat kontrak kepemilikan sepihak, ia harus menghadapi dominasi Tuan Xavier. Baca kisah billionaire romance books ini untuk melihat perjuangan Bella mempertahankan kebebasannya.
Heal Me, Baby
Heal Me, Baby
Dalam novel Heal Me, Baby, Keyra terikat hutang pada Sean, seorang billionaire dengan mysophobia parah. Demi melunasi ganti rugi, ia menjadi asisten rumah tangga hingga terjebak pernikahan paksa. Simak kisah romance novel ini tentang perjuangan sembuh dan cinta di web novel populer.
Kembalinya Pewaris yang Ditinggalkan
Kembalinya Pewaris yang Ditinggalkan
Ditinggalkan di altar karena dianggap gadis desa, Chelsea bangkit mengungkap identitasnya sebagai pewaris triliunan rupiah dalam romance novel ini. Di tengah intrik dunia billionaire, ia harus melawan musuh yang iri sementara Nicholas mendukungnya. Baca webnovel seru ini sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cinta Bersemi Dalam Pelukan Paman
Cinta Bersemi Dalam Pelukan Paman
Pekerja kantoran biasa, Lily Basuki, terbangun di dalam novel melodrama yang baru dibacanya sebagai tokoh utama perempuan. Dia harus menghadapi ketidakpedulian suami, adik angkat bermuka dua, dan keluarga yang tak berpihak padanya. Akhirnya dia memilih melawan dan membongkar kepalsuan mereka. Namun kekuasaan besar sang tokoh utama pria segera mendorongnya ke jalan buntu.
Luka di Musim Dingin
Luka di Musim Dingin
Putus asa melihat cinta sepuluh tahunnya dikhianati oleh Putra Mahkota Hutama yang lebih memilih menikahi Kinaya Lindra, Yunis Kencana nekat mengajukan diri sebagai mempelai dalam pernikahan politik demi meredakan krisis di perbatasan Balangga. Meski Kaisar sempat ragu, tekad baja Yunis yang sudah mati rasa akhirnya berbuah titah resmi sebagai Putri Pelindung Negara yang akan diberangkatkan tujuh hari lagi, sementara Hutama yang terlalu percaya diri masih hidup dalam ilusi bahwa kekasih masa kecilnya itu takkan pernah sanggup meninggalkannya.
Cinta Ini Telah Habis
Cinta Ini Telah Habis
Suaminya mengirimnya ke akademi "kebajikan wanita" ilegal demi selingkuhannya.
Terobsesi Padanya: Kisah Cinta dan Balas Dendam
Terobsesi Padanya: Kisah Cinta dan Balas Dendam
Dikhianati oleh cinta dan dibayangi masa lalu, Yunxi Xia kembali untuk merebut kembali apa yang pernah hilang darinya. Dalam permainan cinta, balas dendam, dan tipu daya yang berbahaya, ia menemukan sebuah rahasia mengejutkan yang akan mengubah hidupnya selamanya. Mampukah ia menemukan penebusan dan kebahagiaan di tengah kekacauan ini, atau takdir akan terus mempermainkannya?
Bekas Luka Cinta
Bekas Luka Cinta
Leilani sakit parah saat hamil. Dia ingin menghabiskan hari-hari terakhirnya bersama suaminya, Tristan, tetapi pria itu sangat dibutakan oleh wanita simpanan dan berencana untuk meminta sumsum tulang Leilani, Leilani membuat rencana dan membiarkan Tristan menjalin hubungan yang tulus dengannya selama 30 hari, untuk memenangkan hatinya kembali.
Takdir di Garis Akhir
Takdir di Garis Akhir
Cinta pertama Monica adalah pemain sepak bola saat dia masih SMA yang bernama Sebastian. Sebastian akhirnya berhasil menjadi pemain sepak bola terkenal, sementara Monica masih saja menjadi tukang pembersih. Sebastian masih marah pada Monica karena dia mengaborsikan anak mereka tujuh tahun lalu. Tapi dia tidak tahu bahwa Monica selalu mencintainya, hingga anak rahasianya, Ian memanggilnya ayah!