Logo
Rumah Tanggaku
Rumah Tanggaku

Rumah Tanggaku

90 Bab
Tamat
Dalam romance novel Rumah Tanggaku, seorang istri menghadapi realita pahit pernikahan modern. Ia harus berjuang mengelola keuangan dan menghadapi tekanan tinggal bersama keluarga besar tanpa kehadiran anak. Temukan kisah perjuangan mempertahankan komitmen di web novel ini.

Ringkasan Rumah Tanggaku

Pasangan pengantin baru biasanya membayangkan pernikahan sebagai jalan menuju kebahagiaan abadi tanpa cela. Namun, realita pahit justru menghampiri biduk rumah tanggaku. Hidup satu atap dengan keluarga suami menuntut kesabaran ekstra di tengah berbagai gesekan konflik internal. Masalah finansial yang pelik dan beban pengelolaan pengeluaran kian menghimpit, ditambah lagi tekanan batin karena kehadiran buah hati yang tak kunjung tiba. Akankah aku mampu bertahan menghadapi badai ujian ini?
Selengkapnya

Bab 1 dari Rumah Tanggaku

Yang di pikirkan seorang wanita ketika ia di lamar seorang pria yang ia cintai tentulah bahagia. Itu sudah pasti kan, lalu yang di rasakan lagi adalah sebuah kecemasan saat ia akan di bawa sang suami ke rumahnya.

Ketika akhirnya ia harus mengurus suaminya, membersihkan rumah dan juga menyiapkan makanan untuk sang suami. Tapi, itu semua akan terasa indah karena mereka saling mencintai dan bayangan sang wanita adalah ia di bantu suaminya, di peluk mesra, bercanda dan tak jadi makan karena mereka lebih memilih bercengkrama bersama.

Duh, membayangkan itu membuatku jadi tersipu malu. Bodohnya, bisa-bisanya aku membayangkan hal semacam itu padahal baru di lamar kemarin. Aku langsung melepas mukenahku dan merapihkannya.

Aku menatap diriku di cermin dan di sana terlihat seorang wanita yang tengah tersipu malu dengan pipi merona kemerahan. Dan itu aku.

Apa orang bilang? Panas! Karena aku tengah memikirkan tentang pernikahanku. Ah, sudah, lupakan itu. Aku harus sadar pekerjaanku banyak. Aku memakai hijabku dan langsung keluar dari kamar untuk membantu pekerjaan Ibuku.

"Sudah sholat subuh?" tanya Ibuku. Aku mengangguk dengan cepat dan menghampiri Ibuku.

"Apa yang harus aku kerjakan?" tanyaku riang. Ibu justru tersenyum melihatku.

"Senang ya kemarin habis di lamar?" godanya. Membuatku tertunduk malu.

"Kenapa bahas itu sih, Bu? Malu kan?" jawabku lirih.

"Kenapa harus malu, kamu harus bahagia, karena Ibu yakin Ibnu calon mu bisa membuat dirimu bahagia, dan itu harus." Aku menatap Ibu dengan penuh cinta. Ibu yang membesarkan aku seorang diri karena Ayah pergi meninggalkan kami ketika aku masih kecil dulu.

"Terima kasih, Ibu," ucapku tulus. Ibu hanya kembali tersenyum.

"Ya sudah, bantu Ibu potong sayurannya, ya."

"Siap!"

Kami pun saling bahu membahu untuk membuat sarapan. Walau hanya tinggal berdua saja, Ibu tidak pernah lupa untuk memasak. Bagi Ibu ketika kita memasak maka akan membuat rumah nampak hangat. Kita bisa memasak bersama, sarapan bersama dan membereskan sisanya bersama-sama.

Aku dan Ibu sudah seperti sahabat saja, apa pun aku ceritakan pada Ibu tanpa terkecuali. Tapi entahlah apakah ketika nanti sudah menikah aku masih bisa bercerita banyak hal bersama Ibu?

Lalu apakah nanti Ibu tidak kesepian ketika aku pergi? Mendadak aku terdiam mengingat itu semua. Haruskah aku menikah, atau haruskah aku tetap sendiri untuk bisa menjaga Ibu?

"Jangan memikirkan hal yang tidak perlu, Ibu bisa sendiri tanpamu, justru kalau ada kamu, Ibu jadi semakin repot karena harus masak porsi dua orang." Aku menoleh pada Ibu dan langsung marah.

"Ibu keterlaluan!" rajukku. Ibu tertawa melihatku kesal. Aku tersenyum kecil, bagaimana mungkin Ibu ku tahu isi hati ku ini. Ibu ku memang yang terbaik. Aku bergegas memeluknya dengan erat dan penuh sayang.

****

Aku tengah bersantai di kamar saat Ibu ijin keluar sebentar. Aku adalah tipe wanita yang tidak suka keluar rumah dan bergaul dengan banyak orang. Jadi, aku lebih memilih untuk mengurung diri di dalam kamar dengan ponsel di tanganku.

Dan saat tengah asik berselancar di dunia maya sebuah notif pesan masuk ke dalam Wa ku. Aku bergegas membukanya karena aku tahu itu dari siapa.

"Assalamu'alaikum?" Sebuah pesan singkat berupa salam dari calon suamiku.

"Wa'alaikumsalam, Mas," jawabku dengan raut wajah bahagia.

"Hari ini mau ikut beli seserahan?" tanyanya. Dengan hati berdebar dan bahagia aku mengangguk. Eh, untuk apa pula aku mengangguk, kan, calon suamiku tidak bisa melihatnya. Bodohnya aku.

"Ya, Mas," jawabku singkat. Jujur, kami berdua tidak melalui tahap pacaran. Kami hanya saling tahu satu sama lain. Dan saling menyukai sepertinya, eh, bukan sepertinya karena itu adalah kenyataan, terbukti dari calon suamiku yang melamarku kemarin. Ya kan, begitu kan?

Bagaimana sih awal kami bertemu? Baiklah aku ceritakan. Kami bertemu di sebuah Masjid komplek. Tentu saja komplek rumah kami. Aku di ajak salah satu tetanggaku yang seorang guru ngaji. Seumuran denganku sekitar usia 23 tahun. Dan karena Ibu ku tahu aku di ajak ke tempat yang baik untuk beribadah, maka Ibu dengan semangat mendorongku untuk ikut mengajar ngaji.

Awalnya aku menolak tapi kata Ibu. "Ketika kita memiliki ilmu, maka bagilah agar ilmu yang kamu miliki bermanfaat. Untuk apa kamu hebat sendiri, tapi tidak berguna untuk orang lain?"

Ya, kira-kira seperti itu nasehat Ibu yang membuat aku akhirnya mau mengajar ngaji di sebuah Masjid.

Saat di Masjid itulah aku bertemu dengan beberapa guru ngaji yang tak jauh berbeda dengan usiaku. Ternyata semua yang mengajar adalah anak-anak muda yang hebat dan cerdas. Aku jadi salut melihat perjuangan mereka untuk mengajar ngaji tanpa di bayar.

Anak-anak yang mengaji juga lumayan banyak. Aku menyukai suasana di Masjid ini. Oh ya, perkenalkan beberapa guru ngaji yang berteman denganku.

Jaya, ia adalah laki-laki yang pandai membaca al'quran dengan suara merdunya. Ia orang yang tegas dan tak kenal senyum pada wanita. Baginya dosa!

Lalu ada Izlam, ia laki-laki paling muda di antara kami, sekitar umur 19 tahun. masih kuliah dan sangat polos dan juga paling tampan serta imut. Aku menganggapnya adik tapi hanya di hatiku saja, tidak berani mengungkapkan langsung perasaan itu.

Lalu sahabatku Endah, yang sekaligus tetangga dekatku. Ia juga yang mengajakku untuk mengajar ngaji di Masjid ini. Lalu di mana aku bertemu calon suamiku?

Tentu saja di Masjid ini juga, hanya saja calon suami ku ini bukanlah seorang guru ngaji, ia hanya laki-laki yang rajin sholat di Masjid, ketika, Magrib, Isya dan subuh. Berarti selain itu ia di rumah atau tengah bekerja. Itu yang aku tahu.

Dan bagaimana aku bisa kenal dengannya sampai aku di lamar?

Itu karena calonku, Mas Ibnu suka ikut membantu anak-anak mengaji sampai waktu isya datang. Jadi selepas sholat magrib, Mas Ibnu tidak pernah pulang melainkan menunggu sembari mengajar sampai sholat isya tiba.

Dan saat itulah kami sering bertemu karena sama-sama mengajar ngaji anak-anak. Tak pernah sekali pun ada percakapan di antara kami, hanya terkadang saling lirik saja tanpa ada senyum di bibir kami.

Tapi hatiku tergerak, berdegup kencang kala melihat matanya yang tak sengaja bertemu itu. Kami akan langsung menunduk dan mengalihkan perhatian kami pada yang lain.

Tapi, walau begitu kami sering curi pandang membuat Jaya berdehem kala kami tak sengaja ketahuan olehnya. Usia Jaya dan Mas Ibnu berbeda tiga tahun. Jaya itu seumuran dengaku yaitu 23 tahun sementara Mas Ibnu ia berusia 26 tahun. Ya, berbeda tiga tahun dengan kami.

Sampai suatu ketika aku tak sengaja melihat Mas Ibnu berbicara berdua dengan Jaya. Entah apa yang mereka bicarakan, aku tidak tahu karena menguping adalah hal yang dosa. Jadi, biarkan mereka dan Allah yang tahu. Aku memilih untuk segera masuk ke dalam Masjid dan bergabung dengan yang lain untuk briefing sebelum mengajar.

Dan setelah mengajar kurang lebih tiga bulan, Mas Ibnu memberikan sebuah pesan pada Jaya, lalu Jaya memberikan pesan itu pada Endah sahabatku dan terakhir Endah menyampaikan itu padaku.

Aku tentu saja terdiam mendengar pesan dari Endah dari Mas Ibnu untukku. Aku meliriknya dan ia mengangguk dengan senyum kecil menghias di wajahnya. Aku menunduk dan tersenyum dalam diam.

Aku berbisik pada Endah. "Katakan, datanglah ke rumahku, jika ia memang ingin melamar." Endah tersenyum senang mendengarnya dan langsung menyampaikan itu pada Jaya dan seterusnya.

Kami yang duduk melingkar sehabis mengajar ini hanya saling diam dengan pikiran masing-masing. Tentu saja ada raut bahagia yang tercetak jelas di wajah Mas Ibnu. Wajah yang tertunduk itu terlihat memerah dengan senyum merekah indah di sana.

Mas Ibnu, laki-laki yang membuat jantungku berdegup kencang, kini tengah berniat untuk melamarku. Aku menunduk, tersipu, berdegup, tak sanggup berkata-kata. Intinya aku bahagia, karena laki-laki itulah yang ingin meminangku.

Begitulah akhirnya aku bisa menjadi calon istrinya dan ia menjadi calon suamiku.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

DUDA KHILAF
DUDA KHILAF
Dalam web novel DUDA KHILAF, Malik berjuang menghadapi trauma pasca perceraian kelimanya. Sebagai modern novel yang penuh konflik, pertemuannya dengan Isna mengubah segalanya. Temukan kelanjutan kisah pencarian jati diri ini dalam salah satu romance stories terbaik untuk dibaca.
Forgive Me, I can't Stop Loving You
Forgive Me, I can't Stop Loving You
Dalam romance novel ini, Nia menyerah mengejar cinta Raka yang dingin setelah dikhianati pengumuman pertunangannya. Enam tahun menghilang, takdir mempertemukan mereka kembali saat Nia sudah menjadi seorang ibu. Simak kisah modern novel ini tentang perjuangan dan rahasia masa lalu.
Hasrat Membara Bos Baruku
Hasrat Membara Bos Baruku
Dalam romance novel ini, Chika harus bekerja sebagai asisten penulis Jack Jeagerjaques. Setelah menyaksikan skandal di dapur, ia bertekad menjaga profesionalitas demi karier di modern novel ini agar tidak terjerat pesona sang bos. Baca kisah Hasrat Membara Bos Baruku di webnovel ini.
Mendadak Kaya
Mendadak Kaya
Dalam novel Mendadak Kaya, seorang gadis yang baru saja dipecat menerima tawaran makan malam senilai 100 juta rupiah. Kisah billionaire romance books ini mengikuti pilihannya menghadapi tantangan finansial melalui kencan tak terduga yang mengubah nasibnya dalam genre modern novel.
Menghidupkan Kembali Cinta yang Hilang
Menghidupkan Kembali Cinta yang Hilang
Dalam Menghidupkan Kembali Cinta yang Hilang, Regina bangkit dari pengkhianatan Malvin demi masa depan baru. Setelah dicampakkan demi cinta pertama, ia sukses menjadi wanita mandiri. Kini sang billionaire memohon ia kembali. Baca romance novel ini di antara daftar fiction books terbaik.
Pengantin Pelarian, Menemukan Cinta
Pengantin Pelarian, Menemukan Cinta
Dalam Pengantin Pelarian, Menemukan Cinta, pelarian nekat di hari pernikahan membawa tokoh utama pada Julian Suryo untuk mengungkap pengkhianatan keluarga. Sebuah modern novel dengan elemen mystery story yang menyajikan misi bertahan hidup dan mencari keadilan dari belenggu manipulasi.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cinta Tanpa Balasan
Cinta Tanpa Balasan
Orang tua dulu manjain aku seperti permata, tapi gara-gara nurunin pendingin ruangan satu derajat buat jaga adik, aku yang baru lima tahun dikunci di kulkas super kuat. Mereka cuma perhatian ke adik, sampai lupa sama aku, sampai tetangga nekat buka pintu dan selamatin aku yang sekarat. Mereka sujud nangis minta ampun, aku cuma dingin lihat kalian, lebih menusuk dari kulkas itu.
Dibelenggu Dua Pria Berbahaya
Dibelenggu Dua Pria Berbahaya
Mia Langford, mahasiswa seni berbakat tapi miskin, terseret konflik saat profesor berbahaya, Wesley, dan tunangan yang manipulatif, Darius, masuk dalam hidupnya. Ikatan terlarang, ancaman, dan pengkhianatan memaksanya memperjuangkan identitas, kebebasan, dan suara sendiri di dunia yang menekan.
Cinta dan Derita Istana
Cinta dan Derita Istana
Dia adalah seorang pangeran, dan dia adalah seorang budak di istana. Dalam kudeta istana, dia didorong naik takhta, tapi dia menghilang. Sepuluh tahun kemudian, dia menyamar sebagai putri perdana menteri dan memasuki istana untuk pemilihan selir, untuk memberikan dukungan kepada saudara perempuannya.
[Versi suara dubbing] Penebusan Seorang Pecandu Judi
[Versi suara dubbing] Penebusan Seorang Pecandu Judi
Seorang pria kembali ke rumah dan menemukan kekacauan—istrinya, didorong oleh seorang teman, telah kehilangan uang darurat anak perempuannya karena berjudi. Dia membangkitkan kembali keterampilan berjudi untuk menyusup ke markas judi, bersumpah akan mengambil kembali kesempatan anaknya dengan trik!
Hidup Baru dari Luka Lama (Sulih Suara)
Hidup Baru dari Luka Lama (Sulih Suara)
Sejak lahir, Karlo selalu mendapatkan kasih sayang dan dimanja. Namun, karena suatu insiden, Keluarga Gunanto mengadopsi Tomo yang suka berpura-pura lemah dan menyedihkan di depan orang lain. Karlo sering difitnah dan disalahpahami. Pada akhirnya, dia bahkan dijebloskan ke penjara oleh keluarganya sendiri dan tunangannya, Meity. Setelah bebas, dengan berpura-pura mati, dia memutus semua hubungan masa lalu. Setelah itu, tunangannya dan keluarganya justru menyesal.
Gosip dan Cinta: Cara Mendapatkan Bintang Film
Gosip dan Cinta: Cara Mendapatkan Bintang Film
Cleo Marlowe, asisten casting ambisius, nekat membujuk bintang film Blake Wilder untuk bermain di filmnya. Setelah tertangkap paparazzi keluar dari rumah Blake, ia dicap memanfaatkan skandal untuk naik daun. Saat reputasinya hancur, Blake yang terkenal dingin justru muncul sebagai satu-satunya orang yang mendukungnya.