Logo
Rumah Kakek
Rumah Kakek

Rumah Kakek

53 Bab
Tamat
Dalam novel horror Rumah Kakek, Dara kembali untuk mengungkap teka-teki bangunan yang dulu dicap angker. Ikuti petualangan penuh misteri story ini saat ia mencari tahu apakah sosok pengganggu masa kecilnya masih menetap di sana. Baca horror novels menegangkan ini sekarang.
Bab 1 dari Rumah Kakek

Aku memandang kembali bangunan kokoh yang berdiri di hadapanku, kedua orang tuaku sudah mendahului dengan om Agung, tante Eva dan mamang Danu.

Rasanya cukup ragu untuk kembali memasuki rumah ini, setelah bertahun-tahun aku memiliki kenangan buruk mengenai tempat di mana nenek dan kakekku pernah tinggal.

"Dara, kok malah bengong?” sapa om Agung menghampiriku.

Aku tersenyum kecut dan mengangguk dengan segan. Gina, sepupuku segera menarik tangan untuk mengelilingi rumah yang baru saja direnovasi tersebut.

Adikku, Tasya dan Robi, entah sudah merambah hingga ke mana. Rumah besar berlantai dua ini memang sangat luas dan menjadi lebih mewah dari sebelumnya.

Om Agung menghabiskan uang yang tidak sedikit untuk memugar kembali menjadi bangunan baru dan tidak ada lagi kesan ‘suram’.

“Dua belas tahun aku pernah di sini, kayaknya semua baru terjadi kemarin,” gumamku sembari menebarkan pandangan ke seluruh ruangan, sementara berdiri di tengah, ruang keluarga.

“Emang bener, ya, Kak?” tanya Gina sembari berbisik.

Aku menoleh padanya. “Tentang?”

Gina menelan ludah dan merapatkan tubuhnya hingga memeluk lenganku.

“Kalo rumah ini angker?” ucapnya lirih.

Aku hanya melempar senyum samar. Jika kukatakan tentang berbagai pengalaman yang cukup meninggalkan mimpi buruk, pasti Gina, sepupuku, sudah hengkang kaki dan berteriak pada ibunya, meminta agar cepat pulang.

“Tergantung cara pandang kamu. Mungkin karena dulu aku penakut, makanya sering ngalamin kejadian konyol,” jawabku terkesan diplomatis.

Gina meringis dan tidak begitu saja percaya dengan penyataanku.

Entah kenapa, meski sudah mengalami banyak perubahan, aku masih merasakan ada sesuatu yang tidak menyenangkan dan membuatku cemas sekaligus gelisah saat ini. Terdengar suara dari arah dapur, tante Eva, yang meminta kami melihat kamar di lantai dua.

Gina memohon kami semua untuk mengunjungi setiap ruangan. Dengan sedikit enggan, aku menaiki anak tangga, menyusul Gina yang sudah berlari lebih dulu.

Kakiku menapaki satu persatu, tapi bunyi derak aneh yang tidak seharusnya terdengar dari tangga yang terbuat dari batu dan semen, kini terdengar. Aku menoleh ke bawah, lalu kembali mendonggakkan kepala ke arah atas.

Aku benar-benar tidak ingin ke atas sana!

Bayangan itu masih melekat di kepalaku. Kini keringat dingin mulai muncul dan kakiku semakin berat melangkah.

Oh Tuhan, apa yang aku lakukan sekarang? Benarkah rumah ini tidak lagi menyimpan kengerian di masa lalu dulu?

Sebenarnya, banyak sekali perubahan pada rumah ini yang membuatku takjub. Walaupun sudah sah dimiliki oleh om Agung, aku tetap menyebut rumah ini sebagai Rumah Kakek. Entah mengapa, karena memori yang ada di rumah ini sangatlah kuat. Suka, duka bahkan hal menegangkan pun aku alami juga di sini.

Rumah ini benar-benar luas..

Garasinya bisa muat empat sampai lima mobil, walaupun area ruang tamu diperkecil, namun ruang keluarga kini diperbesar, ada pula dapur bersih dan kotor. Itu masih di lantai satu, belum lagi di lantai dua, ada lima kamar tidur di rumah ini. Ditambah dengan dua kamar kecil yang salah satunya untuk karaoke keluarga dan kamar untuk asisten rumah tangga.

“Hebat euy, Gung. Jadi keren begini rumahnya,” ucap ayahku.

“Siapa dulu dong, Agung. Hahaha,” balas om Agung berbangga diri.

“Walaupun fisik rumah ini sudah berubah, tapi kenangan di sini takkan pernah terlupakan, ya. Banyak kenangan orang tua kita disini,” ibuku menambahkan.

Ayah, Ibu, dan anggota keluargaku lainnya saling merangkul satu sama lain yang membuat suasana semakin haru. Mendengar ucapan ibu, aku jadi teringat saat aku berkunjung beberapa tahun lalu sebelum rumah ini direnovasi.

Masa kecilku banyak dihabiskan di sini sampai setidaknya aku menamatkan sekolah dasar di umur dua belas tahun. Tiap kali aku berkunjung setelah tak tinggal lagi di sini, salah satu temanku pernah berkata,

“Dara, sekarang rumah kamu terkenal angker di komplek ini, loba jurig!”

Jujur, mendengar ucapan itu aku cukup sedih karena bagaimanapun juga, ini rumah mendiang kakek dan nenek yang sangat kusayangi. Aku hanya bisa terdiam tanpa kata sembari memberi senyum kecut saat mendengarnya. Bagaimana bisa rumah ini jadi di kenal dengan rumah hantu?! Gumamku kesal.

Tapi, aku tidak pernah menyampaikan hal itu pada sepupu atau keluarga besarku. Yang tahu persis tentang kejadian-kejadian aneh di rumah ini hanyalah keluarga intiku saja. Karena, kami yang terakhir tinggal di rumah ini dengan rentan waktu yang cukup lama. Sebelum menjadi moderen seperti sekarang, sebenarnya bangunan dan model rumah ini tidaklah buruk atau menyeramkan. Hanya saja semua kejadian aneh muncul setelah sepeninggal kakekku.

Pamanku juga sempat tinggal sebentar bersama kami di rumah ini, namun karena kesibukanya kuliah, terkadang ia tak pulang ke rumah, ia adalah paman yang biasa ku panggil mang Danu.

Apakah dia tahu tentang sesuatu dirumah ini? Aku tak yakin, karena saat itu ia tak pernah berbicara apa pun mengenai rumah ini.

“Hayu, kita foto-foto dulu! Habis itu, Om traktir makan bakso mas Bejo deh!” ucap om Agung.

“Asyiiik! Aku rindu sekali bakso mas Bejo! Kira-kira, dia masih ingat denganku tidak, ya?”

“Tentu saja ingat, keluarga kita kan langganan bakso nya mas Bejo, Dara.”

Selepas mendokumentasikan beberapa foto, kami keluar rumah dan bertemu para tetangga, mereka masih sama seperti dahulu. Baik, ramah dan peduli semasa aku masih tinggal di sini.

“Wah …. Wah pantas saja terdengar ramai sekali di luar. Ternyata ada rombongan keluarga Pak Sutrisno di sini,” tutur pak Darman yang menyapa kami sesaat akan meninggalkan rumah.

Ia adalah tetangga yang rumahnya tepat bersebelahan dengan rumah kakek. Kedua rumah ini sama-sama di posisi yang menghadap ke jalan besar atau jalan utama. Jika dibayangkan, dua bangunan ini berada di persimpangan jalan yang berbentuk letter L. Kebanyakan orang menyebut rumah kakek dan pak Darman adalah rumah tusuk sate.

Yang konon katanya, posisi ini tidak baik untuk sebuah rumah karena akan mendatangkan hal-hal buruk nantinya. Jadi, selain sempat terkenal angker, nama Sutrisno yaitu nama belakang kakekku sempat menjadi buah bibir di komplek perumahan ini karena mitos tusuk sate tersebut.

“Apa kabar, Pak? Sehat?” tanyaku pada pak Darman.

“Sehat, kamu bagaimana? Sudah besar, ya. Tak terasa sudah lama tak bertemu tau-tau sudah sebesar ini, bapak jadi ingat saat kalian masih kecil-kecil,” balasnya dengan tertawa kecil.

“Iya, Pak. Aku juga tak menyangka bisa melihat rumah ini lagi dengan pemandangan yang sudah berbeda.”

“Sekarang, sudah tak terdengar lagi bunyi dan suara-suara aneh dari rumah kakekmu. Yang lalu biarlah berlalu. Yang penting sekarang rumah ini sudah nyaman dan aman kembali seperti saat pak Sutrisno masih ada,” kata pak Darman sedikit berbisik padaku.

Perubahan rumah ini tak hanya membuat keluarga kami saja yang bahagia, para tetangga pun merasakan hal yang sama. Kini, rumah ini sudah siap ditempati kembali.

“Gina, aku rasa rumah ini sudah nggak ada hawa negatif lagi. Aku nggak tahu tapi hatiku berkata seperti itu.”

“Baguslah kalau begitu, Kak. Tapi kalau Kakak diberi kesempatan untuk tinggal di sini lagi …. Apa Kakak mau?” tanya Gina padaku.

“Hmm …. Sepertinya tidak .”

“Loh mengapa begitu, Kak?”

“Nggak apa-apa, hanya saja walaupun secara fisik sudah berubah, namun kejadian-kejadian itu masih terbayang-bayang di pikiran dan takut mendatangkan sugesti buruk padaku, dan aku nggak mau itu terjadi.”

Entah aku yang berlebihan atau memang begitu adanya. Memang benar, kalau kenangan di rumah ini sangat menyeramkan sampai menimbulkan trauma di usiaku yang sekarang sudah beranjak dewasa .

“Memangnya, semenyeramkan itukah untuk Kak Dara sampai kaka tidak mau lagi tinggal di sini?”

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

ALEYA
ALEYA
Dalam novel ALEYA, Aleya nekat mencari ayahnya yang hilang bertahun-tahun. Perjalanan penuh misteri ini membawanya pada konflik cinta dan perbedaan kasta. Sebagai romance novel dengan elemen adventure, ia harus memilih antara mengejar takdir atau keluarganya. Baca kisah lengkapnya di online novel ini.
Bukan Supir Biasa
Bukan Supir Biasa
Dalam web novel Bukan Supir Biasa, seorang perantau mengadu nasib sebagai driver di Bali. Menghadapi kerasnya hidup modern, ia berjuang mengejar ambisi dan cinta di tengah rintangan tak terduga. Ikuti adventure penuh pilihan sulit dalam romance stories yang terinspirasi kisah nyata ini.
Calamity Of Love
Calamity Of Love
Dalam novel Calamity Of Love, Camilio yang jenius beralih ke dunia militer sebelum menjadi anggota inti Black Nostra. Mafia novel ini mengisahkan perjuangannya antara nurani dan loyalitas dalam kelompok kriminal demi menemukan keluarga baru di tengah misi penuh aksi dan adventure story.
CEO LEBAY
CEO LEBAY
Dalam novel fantasy modern CEO LEBAY, Richard bangkit dari kematian dengan ingatan masa lalu yang luar biasa. Ia memulai adventure story untuk mengumpulkan harta tersembunyi demi memenangkan hati Claudia. Temukan kisah seru ini di web novel yang penuh keajaiban dan keterampilan unik.
Escape
Escape
Dalam novel Escape, Emily Watson harus melarikan diri dari ancaman maut setelah kematian tragis ayahnya. Ethan Davis, ahli keamanan di London, ditugaskan melindunginya. Ikuti petualangan penuh misteri dan aksi dalam romance novel ini saat rahasia gelap masa lalu mereka terungkap.
Iblis Suci
Iblis Suci
Dalam fantasy novel Iblis Suci, Limdong berjuang mengendalikan kekuatan dahsyat yang membuatnya dikucilkan. Sebagai yatim piatu, ia harus membuktikan diri melalui adventure story penuh aksi demi meraih mimpinya menjadi Raja di tengah penolakan warga. Baca kisah seru ini di web novel kami.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Versi Dub] Hanya untuk Putriku
[Versi Dub] Hanya untuk Putriku
Di kehidupan sebelumnya, Simon mengabaikan putri kandungnya, Jenny, demi menikahi seorang janda bernama Wina. Dia malah membesarkan dua putra Wina. Akibatnya, putri kandungnya jatuh sakit tanpa ada yang merawat. Setelah terlahir kembali, Simon bersumpah tidak akan menikah lagi. Dia ingin bekerja keras dan membesarkan putrinya.
[Dijuluki] Setelah Cerai, Tuan CEO Memohon Aku Kembali
[Dijuluki] Setelah Cerai, Tuan CEO Memohon Aku Kembali
Setelah setahun pernikahan rahasia, dia menyadari bahwa dia hanya menjadi gantinya di hatinya, bukan cahaya bulan putih yang sejati. Dia memutuskan dengan tegas untuk mengakhiri, tetapi setelah menandatangani surat cerai, dia menyesal!
Pembalasan Anak Sah
Pembalasan Anak Sah
Di kehidupan sebelumnya, dia dikhianati oleh ibu dan saudara perempuannya. Bayinya yang baru lahir ditukar dengan anak saudara perempuannya yang menyebabkan aib dan kematian tragis di rumah. Suaminya juga dijebak oleh saudara perempuannya dan akhirnya meninggal. Setelah terlahir kembali, dia menggunakan ingatannya dari kehidupan sebelumnya untuk mengungkap rencana jahat ibu dan saudara perempuannya, yang akhirnya membantu suaminya naik ke tampuk kekuasaan.
Mimpi yang Hancur
Mimpi yang Hancur
Lahir di desa pegunungan yang feodal dan terisolasi, dia dan ibunya saling bergantung setelah ayahnya meninggal. Setelah mengetahui bahwa dia telah memenangkan hadiah pertama dalam kompetisi fisika global, mereka mulai memimpikan masa depan yang cerah. Namun, keluarga pamannya datang mengancam dan mempermalukan mereka, menuntut uang, dan memaksanya menikahi seorang idiot. Selama pertengkaran itu, ibunya meninggal karena stres. Beruntung, dalam perjalanan menuju pernikahan paksanya, dia diselamatkan oleh gubernur, yang membawanya keluar dari pegunungan dan memberinya beasiswa besar untuk kuliah di universitas impiannya. Setelah bertahun-tahun bekerja keras, dia akhirnya menjadi CEO perusahaan. Kembali ke kampung halamannya dengan penuh kejayaan, dia menghukum orang jahat dan mengubah desa, mengurangi keterasingan dan kemiskinannya, serta memastikan bahwa anak-anak di sana dapat memperoleh pendidikan.
Bersama Diriku
Bersama Diriku
Camila Paredes selalu melakukan hal yang benar, menjadi pacar yang sempurna, anak yang sempurna, tetapi semuanya berubah ketika dia bertemu dengan Felipe Pombo. Setelah bertahun-tahun dianiaya oleh keluarganya dan dikhianati oleh tunangannya, dia muak dan lelah! Untuk membalas dendam pada mereka yang menyakitinya, Camila mengambil keputusan yang berani. Dia merayu Felipe, PAMAN dari tunangannya yang tidak setia dan pewaris utama kekayaan keluarga Pombo...
Takdir Ulang Sang Ibu Suri
Takdir Ulang Sang Ibu Suri
Ibu Suri Emily yang kejam telah terlahir kembali. Di kehidupan sebelumnya, dia meracuni Kaisar, menggerogoti kekuasaan dari dalam istana, memaksa para selir keguguran dengan racun halus, serta menjerat Putra Mahkota yang masih polos. Semua itu dilakukannya dengan satu tujuan, yaitu membantu putra kandungnya sendiri naik tahta. Setiap langkahnya adalah taruhan nyawa, setiap rencananya menginjak-injak anak tirinya tanpa belas kasihan. Namun, ironi terbesar justru datang dari darah dagingnya sendiri. Saat konspirasi mereka berdua terungkap, putra yang dia perjuangkan mati-matian itulah yang pertama menusuknya dari belakang. Setelah seumur hidup bertarung dengan kejam, akhir hidupnya justru penuh penderitaan. Kali ini, Emily sudah lelah. Dia tak ingin lagi berjuang. Yang diinginkannya hanyalah bersantai dan hidup tenang sebagai janda Ibu Suri yang bebas dari segala beban.