Logo
Relokasi Rasa
Relokasi Rasa

Relokasi Rasa

43 Bab
Tamat
Dalam romance novel Relokasi Rasa, Aileen Candra nekat menikahi rival masa kecilnya, Gama Mahardika, demi membalas pengkhianatan kekasihnya. Di genre modern novel ini, sang anak sulung harus memilih antara ambisi untuk selalu menang atau menyerah pada takdir pernikahan yang tak terduga.

Ringkasan Relokasi Rasa

Terbiasa menjadi prioritas di keluarga Candra, Aileen memegang teguh prinsip untuk tidak membawa pria ke rumah kecuali demi pernikahan. Hal ini membuatnya terpaksa merahasiakan asmara dengan tangan kanan papanya. Namun, pengkhianatan sang kekasih memicu amarah Aileen hingga ia nekat menikahi Gama Mahardika, rival masa kecil yang sangat ia benci. Aileen yang kompetitif kini harus menghadapi Gama yang tak pernah mau mengalah. Akankah pernikahan ini menjadi kekalahan bagi Aileen atau justru membuat Gama luluh?
Selengkapnya

Bab 1 dari Relokasi Rasa

“Ck!” Aileen menepis tangan Bara yang berusaha menggenggam tangannya di balik punggung. Matanya mendelik kesal sambil melemparkan kode kepada Bara untuk menjauhinya selagi ada orang lain di sekitar.

“Leen, yang kasus wanprestasi itu udah sampe mana?” tanya Direktur Utama Candra Group yang juga adalah papa Aileen sendiri.

Aileen bergeser untuk mendekat ke arah papanya. “Aman, Pak.”

“Dewan komisaris yang lain pasti bakal nanya progress-nya. Udah beneran nyiapin jawaban kan?”

“Saya sudah kerja di sini bertahun-tahun, Pak. Saya tau bagaimana caranya menghadapi dewan komisaris.” Kemampuan Aileen sebagai Direktur Legal di perusahaan memang tidak perlu diragukan lagi. Ia bukan sekadar anak pemegang saham mayoritas yang kemudian diberikan jabatan. Memulai karirnya dari bawah, bahkan fit and proper test pun ia jalani sebelum bisa duduk di kursinya sekarang.

Naren memutar kedua bola matanya kala mendengar jawaban si anak sulung yang selalu menggunakan bahasa formal selama berada di kantor. Ia lalu beralih kepada sosok laki-laki yang menjadi tangan kanannya selama ini. Bara, nanti kamu yang presentasi tentang persiapan merger Bumi Citra sama Acasa Candra ya.”

Bara berdeham pelan untuk membersihkan ternggorokannya. “Saya, Pak?”

“Iya, saya lagi males presentasi. Bisa kan?”

“Bisa, Pak.” Bara menoleh ke arah Aileen yang berdiri di sebelahnya, berjarak dua langkah di belakang orang paling penting di perusahaan.

Aileen balas tersenyum kepada Bara—si tangan kanan papanya sekaligus kekasih yang disembunyikannya selama empat tahun belakangan.

Ketiganya keluar dari lift saat pintu lift membuka di lantai tiga—tempat diadakannya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan. Sekretaris mereka telah menunggu di dekat ruang rapat dan bergerak lincah untuk mengekor atasan masing-masing.

Belum semua anggota dewan komisaris hadir dalam ruang rapat. Bara yang melihat keadaan itu segera memanfaatkan situasi untuk mengirim chat kepada Aileen yang sebenarnya duduk di sampingnya. Hanya saja, kekasihnya itu memang belum mau membuka hubungan mereka di depan umum, sampai merasa benar-benar yakin bahwa hubungan mereka akan berlanjut ke jenjang pernikahan.

Bara: Leen, kamu marah?

Aileen memeriksa ponselnya yang bergetar, lantas melirik ke arah Bara sebelum mengetik jawabannya.

Aileen: Nggak

Bara: Bohong

Bara: Belakangan ini sikapmu aneh

Aileen: Perasaan kamu aja

Bara menghela napas, terpaksa pasrah karena Aileen memang bukan orang yang bisa dipaksa. Mungkin ia harus mengajak Aileen makan malam romantis agar sikap Aileen melunak kepadanya.

Aileen beralih menatap bahan meeting yang disiapkan sekretarisnya. Ia tidak pernah setengah-setengah dalam bekerja dan dalam melakukan apa pun, termasuk … dalam menjalin hubungan dengan Bara.

Baiknya Bara, buruknya Bara, akan ia balas setimpal.

“Maaf, Pak. Ini bahannya ada yang ketinggalan.” Erika berdiri di antara Bara dan Aileen.

Bara berjengit kaget lalu menatap Erika penuh ancaman manakala Erika menumpukan tangan ke atas pahanya. ‘Shit!’ rutuk Bara kesal.

Erika tersenyum sambil menggigit bibir bawahnya, menggoda iman Bara yang sudah setipis kertas.

Aileen menoleh ke arah mereka berdua dan di saat yang sama, Erika menarik diri, duduk kembali ke kursi di barisan belakang.

Ponsel Aileen kembali bergetar singkat. Dua buah pesan chat masuk ke dalam ponselnya, dikirim oleh sekretarisnya yang juga dulu merupakan junionya di kampus, hingga hubungan mereka lebih seperti teman daripada atasan dan bawahan.

Vania: I told you

Vania: Mereka main belakang

Aileen: I told you

Aileen: Kalo lagi meeting FOKUS

Aileen: Notula rapat jangan lupa!

Vania berdecak pelan. Dalam hatinya berjanji untuk mencari bukti agar Aileen tidak terjerat rayuan buaya semacam Bara. Sial, hanya ia yang tahu hubungan mereka, karenanya ia tidak bisa meminta bantuan siapa pun.

***

Mobil yang dikendarai Aileen tiba di pelataran parkir sebuah komplek apartemen.

Mematut diri sebelum keluar dari mobil , Aileen akan memastikan kalau ia tampil paripurna untuk membuang 'sampah' di hidupnya.

Tiba di lantai 17, Aileen melangkah pasti menuju unit apartemennya—ok, ralat—lebih tepatnya unit apartemen yang ia beli berdua dengan Bara.

Bukan ia tidak mampu membayar unit apartemen itu, tapi papanya masih cukup strict mengawasi keuangannya termasuk aliran dana masuk dan keluar. Pengeluaran di atas satu miliar tentu akan terendus oleh sang papa. Bara yang memahami keadaan Aileen menawarkan untuk membayar setengahnya, toh apartemen itu bisa mereka jadikan tempat tinggal nantinya jika sudah menikah.

Tangan Aileen sedikit bergetar saat hendak menempelkan key card ke kotak sensor yang berada di pegangan pintu. Akan tetapi, ia harus mengambil sikap karena janji kepada kedua orang tuanya untuk memperkenalkan sang kekasih tinggal hitungan hari.

Setelah satu bulan menahan diri atas kecurigaannya, malam ini, Aileen bertekad untuk menangkap basah mereka.

***

“Masih lama nggak?” Aileen sudah bersandar di depan credenza—yang terletak di belakang pintu masuk—hampir lima menit sambil melipat tangan di depan dada dan menonton sepasang anak manusia yang tengah bergumul di atas sofa, sama sekali tidak menyadari kehadiran Aileen di sana.

Sosok laki-laki di atas sofa itu yang pertama kali melepas pagutannya dan menoleh kaget ke arah asal suara.

“Leen, aku bisa jelasin.” Karena panik, lelaki itu langsung berdiri setelah sebelumnya mendorong wanita yang tadi ada di pangkuannya. “Dia! Dia yang godain aku.”

Aileen melipat tangannya bukan tanpa alasan. Bisa saja tangannya bertindak brutal dan meraih vas bunga yang ada di atas credenza untuk ia lemparkan ke arah si laki-laki tukang selingkuh dan wanita selingkuhannya di depan sana.

Melangkah masuk ke area pantri yang berada di ujung unit apartemen, Aileen mengabaikan keduanya yang sedang sibuk membanahi pakaian.

“Leen, kamu lagi pengen minum kopi? Aku bikinin ya.” Bara hampir mencapai tempat Aileen berdiri di dekat kompor saat Aileen berbalik dan menatapnya datar.

“Stop right there, Bar! Aku kasih waktu sampai air ini mendidih untuk kalian keluar dari unit ini, tanpa jejak. Atau … air mendidih ini akan pindah ke selangkangan kalian berdua.”

Bara berhenti melangkah seketika. Namun, ia masih ingin mencoba peruntungannya. “Leen, kamu nggak inget janjimu kalau weekend ini kamu mau ngenalin aku ke orang tuamu sebagai calon suami?”

Aileen menaikkan suhu kompor induksi di belakangnya.

“Leen—”

“Masih punya malu kamu ngomong begitu? Masih punya nyali?”

Tatapan Bara berubah menjadi horor. “Leen, kamu nggak berniat ngelaporin aku ke papa kamu kan?”

“Kenapa? Takut?” tebak Aileen.

Bara hanya bisa menelan salivanya dengan susah payah. Sebenarnya ia ingin memohon kepada Aileen dan mengenyahkan harga dirinya. Jabatan sebagai Wakil Direktur Utama Candra Group bukanlah jabatan kaleng-kaleng. Jungkir balik ia mendapatkan kepercayaan dari seorang Narendra Rafardhan Candra. Oh, no way! Ia tidak siap memulai karirnya lagi dari nol. Apalagi kalau sampai orang tua Aileen memblokir akses pekerjaan dan jenjang karir untuknya. Tamat sudah riwayatnya.

“She’s nothing, Leen.” Bara beranjak ke ruang tamu di mana Erika menunduk dengan gelisah. Dengan gerakan yang kasar, Bara mendorong sekretarisnya itu untuk keluar. Kalau sampai gara-gara seorang sekretaris, ia kehilangan calon pewaris Candra Group, maka ia adalah lelaki paling bodoh di muka bumi ini.

“Leen, kamu tau kan tabiat laki-laki gimana?” Bara kembali ke pantri dan mendekati Aileen. “Laki-laki bisa ngelakuin hal ‘itu’ tanpa perasaan. Itu bukan apa-apa, Leen. Yang aku cinta kamu.”

Aileen menambah suhu kompor induksi. Setiap Bara mengucapkan sesuatu yang menjijikkan, Aileen akan menaikkan suhu kompor.

“Leen, bisa kita omongin baik-baik kan?”

Done. Emosi Aileen sudah sampai ke ubun-ubun. Air di dalam kettle belum benar-benar mendidih, tetapi sepertinya sudah cukup panas untuk memberikan pelajaran kepada Bara.

Bara menghela napas lega begitu Aileen mematikan kompor. Ia memilih duduk di stool bar untuk mencoba bicara dengan Aileen. Apa yang dikatakannya bukan tanpa alasan, bukankah hasil survei memang membuktikan kalau sebagian besar wanita lebih rela pasangannya ‘jajan’ dengan wanita lain asal tanpa perasaan, dibanding pasangannya saling bertukar pesan dengan wanita lain tapi disertai perasaan.

Harusnya Bara sadar, Aileen bukanlah bagian dari partisipan survei itu. Aileen adalah Aileen, yang tidak pernah menerima kekalahan. Jelas Aileen tidak bersedia menjadi wanita yang diduakan.

Tangan Aileen meraih pegangan kettle dan melemparkannya ke arah meja bar di hadapan Bara. Suara kettle terdengar memekakkan telinga, ditambah dengan suara Bara yang menjerit karena air dengan suhu yang sudah cukup panas—meskipun belum seratus derajat celcius—membasahi bagian depan tubuhnya. Ia mendesis kesal, namun merasa bersyukur karena air itu tidak sepanas bayangannya.

“Besok aku transfer satu setengah miliar yang kamu pake buat nambahin beli unit ini. Sekarang pergi! Sebelum benda tajam dan pecah belah di pantri ini kulempar semua ke kamu!”

“Emang dari dulu kamu tuh nggak pernah ngalah, Leen. Selalu mau menang sendiri.”

Aileen adalah salah satu atlet voli di sekolahnya dulu. Tangannya terbiasa bergerak cepat, termasuk seperti sekarang saat ia berhasil meraih satu set pisau dan berniat melemparnya ke arah Bara.

Bara yang menyadari tindakan refleks Aileen mengangkat kedua tangannya dan bergegas pergi. Kali ini ia akan mengalah. Setelah Aileen tenang, Bara yakin bisa meluluhkan Aileen lagi.

Helaan napas kasar keluar dari Aileen setelah melihat kepergian Bara. Sayangnya, hatinya belum benar-benar tenang, jantungnya masih berdebar dengan kencang karena emosi. Aileen berjalan ke ruang tamu dan membanting apa saja yang bisa ia banting di sana. Baginya, menjijikkan mengingat bagaimana dua orang itu bergumul di dalam ruang tamunya.

Benda terakhir yang ingin Aileen enyahkan adalah sofa di ruang tamu tersebut. Aileen masih menimbang-nimbang apa yang harus dilakukannya, sampai … suara bel pintu membuatnya tersentak.

Berjalan ke arah pintu depan, Aileen berjanji akan menonjok Bara dengan kekuatan berkali-kali lipat dibanding saat ia melakukan service dalam pertandingan voli, jika Bara yang berada di depan pintu.

“Bisa nggak jangan berisik—” Lelaki di depan pintu kehilangan kata-kata saat melihat sosok wanita yang tentu saja dikenalnya lebih dari dua dekade. “Aileen?”

Aileen memutar kedua bola matanya dengan malas. “Kok kamu di sini?”

“Aku tinggal di sebelah. Kamu berisik banget tau. Lagi apa sih?”

“Bukan urusanmu!” Aileen menutup pintu tanpa salam. Kenapa juga di saat seperti itu ia barus bertemu dengan laki-laki itu?

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Cinta sang tuan muda
Cinta sang tuan muda
Dalam Cinta sang tuan muda, Joan dikejutkan oleh penemuan bayi perempuan di depan rumahnya. Di genre romance modern ini, ia harus memilih antara mengasuh bayi tersebut atau menitipkannya ke panti asuhan. Ikuti kelanjutan kisah menarik ini di platform web novel kami.
Cinta Yang Terenggut
Cinta Yang Terenggut
Dalam novel Cinta Yang Terenggut, Jonathan menghadapi dilema perceraian setelah sepuluh tahun menikah. Di tengah konflik, ia beralih ke sekretarisnya. Ikuti kisah billionaire romance novels ini untuk melihat perjuangan mempertahankan komitmen dalam modern novel yang penuh intrik.
Di Ceraikan Karena di Tuduh Mandul
Di Ceraikan Karena di Tuduh Mandul
Dalam Di Ceraikan Karena di Tuduh Mandul, Kinara harus menghadapi pengkhianatan suami yang menikah lagi. Romance novel ini mengikuti perjuangannya membuktikan kebenaran di tengah tuduhan mertua. Baca kisah modern novel ini untuk melihat pembuktian harga diri dan takdirnya.
Dimanja Suami Psikopat
Dimanja Suami Psikopat
Dalam novel romantis modern Dimanja Suami Psikopat, seorang wanita terjebak pernikahan paksa dengan miliarder pengidap sindrom XYY yang obsesif. Saat kehamilannya dituduh haram oleh sang mertua, nyawanya terancam. Baca novel online gratis bergenre misteri aksi ini sekarang!
Gairah Liar Uncle Sam
Gairah Liar Uncle Sam
Dalam novel Gairah Liar Uncle Sam, Shila terjebak dalam situasi berisiko saat Sam memaksanya menyembunyikan hubungan terlarang dari orang tuanya. Romance novel bertema modern ini menguji batas loyalitas dan rahasia yang mengancam keutuhan keluarga. Baca selengkapnya di web novel ini.
Give Me Your Heart
Give Me Your Heart
Dalam Give Me Your Heart, Andrea memperjuangkan cinta meski harus merampas pasangannya dari sahabat sendiri. Namun, pernikahan dalam modern novel ini penuh kedinginan tanpa kasih sayang. Akankah pengorbanannya sia-sia? Temukan kisahnya di romance stories yang penuh dilema ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Penyesalan di Balik Akta Cerai Palsu
Penyesalan di Balik Akta Cerai Palsu
Setelah sebuah kecelakaan mobil, Kay divonis mengalami afasia. Sementara, demi menyenangkan hati kekasih barunya, suaminya justru mengajaknya bercerai dengan alasan palsu. Dia sama sekali tak sadar bahwa perasaan Kay padanya telah lama membeku. Begitu mendengar kabar itu, Nathan, sang pewaris tunggal keluarga Ford, langsung terbang pulang dan melamar Kay. Ketika mantan suaminya Kay akhirnya menyadari kebenaran, semuanya sudah terlambat, dan Kay juga telah pergi untuk selamanya.
[Versi suara dubbing] Utang dari Saudara Laki-Laki
[Versi suara dubbing] Utang dari Saudara Laki-Laki
Sang suami memalsukan kematian untuk menipu istrinya agar membayar kembali utang untuk majikannya, menyebabkan kematian putri mereka dan menginjak-injak abunya. Sang istri pergi dengan hati yang hancur; Dia menyesal, dan nyonya mendapat retribusi!
Kebaikan Hati Bernilai Emas
Kebaikan Hati Bernilai Emas
Pak Sutanto mengalami pengkhianatan dari para anak angkatnya serta Sanjaya, yang mengakibatkan kebangkrutan Grup Perkasa. Pada saat yang sama, ia dihadapkan pada kondisi ibunya yang sakit parah dan tuntutan pembayaran upah dari para karyawannya. Sebagai bentuk balas budi atas kebaikan di masa lalu, Dimas memberikan bantuan kepada Pak Sutanto untuk bergabung dengan Grup Laksana. Dalam kompetisi teknologi chip yang diselenggarakan oleh Grup Cemerlang, Pak Sutanto beserta timnya berhasil mengungguli pesaing dan memperoleh kontrak kerja sama strategis. Di sisi lain, Sanjaya dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam pengkhianatan tersebut akhirnya dihadapkan pada proses hukum atas tindakan kriminal mereka.
Saat Adrenalin Kalah dari Perasaan
Saat Adrenalin Kalah dari Perasaan
Saat Viola meninggalkan tunangannya yang bertabiat kasar di hari pernikahan mereka, dia jatuh ke pelukan Markus, si pembalap jalanan yang paling berbahaya. Awalnya cuma kesepakatan, yaitu ciuman sebagai imbalan atas bantuan dari Markus. Namun, percikan kecil berubah jadi kobaran api yang membebaskannya. Hingga Markus mengaku bahwa kecelakaan tabrak lari yang menghantuinya selama ini ternyata telah merenggut nyawa ayah Viola. Mampukah Viola memaafkan sang pencuri hati yang telah menghancurkan keluarganya? Haruskah Viola kembali ke dunia penuh kekangan yang nyaris menghancurkannya?
Setelah Menikah Kilat, menjadi Kesayangan Orang Kaya Tersembunyi
Setelah Menikah Kilat, menjadi Kesayangan Orang Kaya Tersembunyi
Awalnya, dia mengira bahwa suaminya yang menikah secara tiba-tiba hanyalah pekerja biasa. Namun, setelah menikah, dia menyadari bahwa suaminya sebenarnya sangat kaya. Setelah menyelidiki lebih lanjut, ternyata dia adalah seorang CEO berkekayaan miliaran! Seketika, dia menjadi istri dari keluarga kaya raya, seakan-akan meloncat ke surga dalam sekejap.
Gadis yang Terpilih
Gadis yang Terpilih
Setelah masuk ke dalam keluarga miskin ini, bayi yang beruntung ini memberkati setiap anggota keluarga dan seluruh keluarganya dalam kehidupan!