Logo
Rahasia Pernikahan Kedua
Rahasia Pernikahan Kedua

Rahasia Pernikahan Kedua

84 Bab
Tamat
Dalam Rahasia Pernikahan Kedua, Viskha Katherin terjebak dalam pernikahan rahasia dengan pria berkeluarga saat menanti kepulangan Zumar. Baca romance novel ini untuk melihat perjuangannya lepas dari takdir rumit. Temukan kisah seru di online novel ini sekarang.
Bab 1 dari Rahasia Pernikahan Kedua

Isak tangis dan teriakkan memekakkan saling bersahutan. Menggema di rumah megah yang dipenuhi keluarga besar dan sanak saudara. Kecemasan, kekalutan, dan kekacauan berbaur merasuki jiwa-jiwa insan di sana.

“Ke mana dia, Bu?” tanya Mardhan seraya memeriksa kamar besar berhias kain lavender berpadu putih. Dibantingnya pintu setelah mendapati tiada siapa pun di dalamnya. Berlari ke arah balkon pun tak ada. Pagar menuju tangga dari tempat tersebut yang mengarah ke halaman belakang tampak terbuka.

“Mau jadi apa anak itu, Bu. Ya Tuhan, malu kita, Bu. Malu!”

Seluruh yang hadir berdesakkan, persiapan untuk acara besok pun terabaikan.

Lika hanya menunduk seraya terisak duduk di kasur. Memikirkan penyebab putrinya yang selama ini penurut tiba-tiba menjadi pemberontak dan senekat itu. Terlebih pada acara penting yang hendak dilangsungkan tinggal hitungan jam.

“Mau di kemanakan wajah kita, Bu? Kamu enggak becus, ngedidik anak!”

Lika terisak, tak kuasa menahan sesak di dada. Hanya bisa pasrah menerima lontaran kalimat tajam suaminya.

Bisik-bisik keluarga dan sanak saudara yang berdesakkan depan ruangan itu, membuat Mardhan sampai tidak terkendali. Dia bangkit membanting barang-barang di kamar itu. Hingga dadanya terasa nyeri seiring napas yang terasa berat. Urat-urat di lehernya tampak menegang. Disertai sorot netra tajam dan memerah.

Hisyam, selaku anak sulung di keluarga itu lekas menginterupsi. “Tolong pahami keadaan kami, semuanya.” Dia mengatupkan tangan depan dada seraya menyorotkan tatapan penuh penyesalan.

“Kelihatannya aja adikmu itu penurut, ternyata kelakuannya lebih kurang ajar ketimbang anak kami yang bebas dan terkesan kurang sopan,” celetuk salah seorang kerabat Mardhan.

“Topengnya udah kebuka sekarang, kan?” timpal salah seorang lagi.

“Weslah, bubbar! Ora ono gunane nang omah iki. Wes mulih kabbeh!” teriak seorang bapak-bapak berkumis yang merupakan kakak Lika.

“Enggak nyangka, ya!”

“Iya, igh. Amit-amit cah weddok macam iku.”

“Kurang didikan atau terlalu dimanja kali!”

“Sia-sia semuanya!” Berlanjut banyak komentar dan hujatan insan-insan di sana.

Hisyam hanya bisa menunduk sembari terpejam, tak berkutik mendengar seluruh kalimat tajam yang dilontarkan. Dia hanya bisa pasrah menerimanya, sebab dirinya pun sama sekali tidak bisa menoleransi tindakan adiknya.

Sungguh memalukan!

Hisyam menggemeretukkan gigi seiring tangan yang terkepal erat. Menyorotkan tatapan tajam ke arah para tamu yang berangsur pulang. Demi Tuhan, dia sangat kecewa terhadap adiknya. Benci tindakan tak bertanggung jawab macam demikian.

Sandrina, istri Hisyam mendekat, lantas menyentuh bahu suaminya. “Kendaliin dirimu sekarang, Mas. Jangan sampe kita kena batunya. Kamu kudu tegas sama adikmu itu!”

“Ya, Mas harus tegas bahkan lebih keras. Untuk kali ini.” Pria itu berjalan ke kamar Viskha yang masih terdengar barang-barang dipecahkan.

Mendapati ayahnya berang dan sulit ditenangkan, juga ibunya yang tak henti meneteskan air mata.

Dia mendekati Lika, membimbingnya berdiri, lantas membawa ke dekat istrinya. Khawatir terkena imbas kemarahan ayahnya.

“Sand, tolong bawa Ibu ke kamarnya!” pintanya kepada sang isri, lantas kembali ke ruangan sebelumnya.

Kedua wanita itu pun berjalan dengan Sandrina memegangi bahu ibu mertuanya ke tempat yang disebutkan Hisyam.

“Yah, stop! Tolong kendaliin amarah Ayah. Semua ini enggak ada gunanya.”

“Gimana Ayah bisa tenang mendapati semua ini? Adikmu lari dan kita menanggung malu akibatnya. Mau dikemanain wajah kita, Syam? Dia udah mencoreng nama baik keluarga.” Sang ayah duduk terhempas di lantai dengan penampilan sudah tak karuan.

“Ya Hisyam juga marah dan kecewa, tapi kita harus nyari dia buat pertanggung jawabin perbuatannya, Yah. Kepalang basah nyebuh sekalian. Kita harus bikin Viskha menyadari kesalahan dan menyesalinya.” Pria berumur tiga puluh enam tahun itu mengepalkan tangan dan menggemeretukkan gigi ketika menyebut nama adiknya.

“Ayah bahkan enggak mau lihat lagi dia menampakkan batang hidungnya di depan ayah! Meski sampe mati pun!”

Hisyam terkesiap mendengarnya, walau bagaimanapun dia tak bisa membayangkan jika hal itu benar-benar terjadi. Namun, memang amarah bisa membutakan segalanya. Dia sebagai kakaknya saja sudah sangat kecewa apalagi orang tua mereka, bukan? Memaklumi tindakan ayahnya, hanya itu yang bisa dilakukannya kini.

“Kenapa adikmu sampe senekat itu? Enggak ada satu pun didikan rumah ini yang dia pake. Dianggapnya apa kita ini?” Sang ayah bangkit berdiri lalu mondar-mandir gusar.

Hisyam hanya bisa jadi pendengar dan memikirkan tempat yang kira-kira jadi pelarian adiknya.

“Ya, Gusti! Apa kata keluarga Kertajaya nanti? Gimana perasaan dan tindakan mereka? Syam, ayah enggak tahu lagi mesti gimana.”

“Tenang dulu, Yah. Untuk itulah Hisyam lagi mikirin gimana caranya untuk meminimalisir risiko itu. Aku tahu keluarga mereka bukan orang sembarangan. Takutnya gara-gara ini bakal bawa masalah yang berbuntut panjang. Makanya kita harus nyari dulu Viskha, nanya alasan di baliknya. Mungkin aja ada campur tangan Leonard juga, kan? Mengingat respons pemuda itu waktu pertemuan pertama dengan Viskha. Ayah, inget?”

“Ya, kamu bener, Syam!” Mardhan melangkah panjang-panjang, lantas membanting pintu.

Hisyam pun mengekorinya menuruni tangga menuju ruang keluarga. Berbelok ke kamar untuk membawa kunci dan jaket, lantas kembali ke dekat ayahnya yang juga baru kembali dari kamar. Kedua pria itu pun melangkah tergesa-gesa menuju garasi. Segera naik, lantas melajukan tanpa tujuan.

Mardhan berusaha menghubungi nomor anak bungsunya, tetapi tidak aktif.

“Sial! Anak durhaka kamu, Viskha!” Pria itu terus mengumpat-umpat sepanjang jalan.

“Coba hubungin temen-temen deketnya, Yah.”

“Kamu ada nomornya?”

Hisyam menghentikan mobil, lantas merogoh saku celananya dan mengeluarkan ponsel.

“Cari aja username kontak Friends Vika.” Vika, panggilan Mardhan kepada adiknya. Kecuali saat dia marah akan menyebutnya dengan nama asli gadis itu.

Mobil kembali dilajukan Hisyam setelah ayahnya menerima gawai.

Mardhan pun lekas mengetik kata yang disebutkan putranya. Muncullah beberapa kontak dengan user serupa dan diikuti nama masing-masing pemilik nomor.

Seorang teman Viskha mengangkat, tetapi menjawab tidak mengetahuinya. Dua orang, tiga orang, empat orang, hingga nomor-nomor selanjutnya pun hampir mengatakan jawaban serupa. Mardhan menepuk jidat sendiri sambil mengempaskan punggung, lantas menyugar rambut kasar. Menatap langit-langit mobil dengan tajam.

Menangkap gelagat sang ayah, Hisyam sudah bisa menduga penyebabnya.

Dia terus berpikir, mengingat kemungkinan yang akan jadi pelarian adiknya. Hingga dia mengingat suatu waktu, saat adiknya menceritakan rahasianya. Beberapa tahun lalu.

“Ya, dia. Pasti ke sana!” pekiknya seraya memutar arah.

Mardhan terheran-heran melihat tingkah putranya.

“Apa kamu tahu sesuatu?”

Hisyam mengangguk yakin, entah mengapa dia begitu mempercayai firasatnya.

“Hisyam tahu ke mana dia pergi!”

“Cepatlah! Semoga dugaanmu benar.”

Hisyam memacu mobil menuju suatu perkampungan yang samar-samar masih diingat nama tepatnya. Hingga kembali menghentikan mobil. Dia meminta ponsel miliknya dari tangan sang ayah, kemudian mengetikkan nama dusun tersebut di internet. Dia salah eja sedikit, tetapi Google mengoreksinya hingga muncul nama tempat yang benar. Beralih ke aplikasi Maps dan mendapatkan petunjuk rute menuju ke sana.

Selanjutnya kembali menjalankan kendaraan ke tempat tujuan. Sampai tak terasa puluhan menit berlalu dalam harapan dan kecemasan. Tibalah mobil Hisyam di suatu kampung yang masih terlihat asri dan menghijau. Namun, dia tidak tahu di mana tepatnya rumah orang yang kemungkinan jadi tempat pelarian Viskha. Dia memutuskan turun disusul Mardhan. Berjalan mendekat ke arah kerumunan ibu-ibu yang tengah mengobrol.

Baru saja mulutnya terbuka, dering gawainya menginterupsi. Ditatapnya layar ponsel yang menampakkan nomor istrinya.

Tepat saat telepon di terima dan ponsel telah menempel di telinga. Kabar dari Sandrina membuatnya membulatkan mata dengan raut cemas yang tiba-tiba tercetak jelas.

-¤¤¤-

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Biarlah Kau Jadi Kakak Ipar Selamanya
Biarlah Kau Jadi Kakak Ipar Selamanya
"Biarlah Kau Jadi Kakak Ipar Selamanya" adalah novel romantis modern tentang seorang istri yang dikhianati demi sandiwara kakak ipar yang amnesia. Setelah tewas akibat konflik tersebut, ia terlahir kembali ke hari suaminya memilih peran itu. Temukan kisah seru ini di novel web populer kami.
contract merriage with the ceo
contract merriage with the ceo
Dalam contract merriage with the ceo, Faza dipaksa Demian menandatangani perjanjian tanpa kontak fisik demi kepentingan keluarga. Terjebak dalam billionaire romance novels ini, ia harus menghadapi kenyataan pahit suaminya yang sudah memiliki kekasih di kisah romance novel populer ini.
Gadis Simpanan
Gadis Simpanan
Dalam Gadis Simpanan, Rachel Oktaviani terpaksa melarikan diri dari pamannya hingga terjebak dalam sangkar emas Daren Beltrand. Sebagai romance novel dengan tema billionaire romance novels, kisah modern novel ini menguak rahasia kelam Daren yang ternyata sudah berkeluarga di balik kemewahannya.
KAMU MILIKKU
KAMU MILIKKU
Dalam romance novel KAMU MILIKKU, Mega Asturi mendustai perasaannya pada Athaya Tonda demi status sosial. Namun, kegigihan Athaya dalam modern young adult fiction ini menguji batas pertahanan Mega. Akankah cinta mereka bertahan? Baca kisah lengkapnya di web novel populer ini.
Lovers
Lovers
Dalam novel Lovers, Ryan Bagaskara terlibat cinta pandangan pertama dengan Kanaya di klub malamnya. Namun, miliarder ini harus menghadapi konflik keluarga saat ayah Kanaya memilih Gilang sebagai menantunya. Simak romance novel ini untuk melihat perjuangan cinta di tengah perjodohan dalam modern novel ini.
Menikah Dengan Keponakan
Menikah Dengan Keponakan
Dalam romance novel Menikah Dengan Keponakan, Aeris dan Leon terjebak pernikahan tanpa cinta akibat kesalahan fatal. Sebagai modern novel yang penuh konflik, Leon harus memilih antara mempertahankan rumah tangga atau kembali pada cinta pertamanya saat masa lalu hadir menguji komitmen mereka.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Penyesalan di Balik Akta Cerai Palsu
Penyesalan di Balik Akta Cerai Palsu
Setelah sebuah kecelakaan mobil, Kay divonis mengalami afasia. Sementara, demi menyenangkan hati kekasih barunya, suaminya justru mengajaknya bercerai dengan alasan palsu. Dia sama sekali tak sadar bahwa perasaan Kay padanya telah lama membeku. Begitu mendengar kabar itu, Nathan, sang pewaris tunggal keluarga Ford, langsung terbang pulang dan melamar Kay. Ketika mantan suaminya Kay akhirnya menyadari kebenaran, semuanya sudah terlambat, dan Kay juga telah pergi untuk selamanya.
[Versi Dub] Kejutan di Pesta Pembatalan Nikah
[Versi Dub] Kejutan di Pesta Pembatalan Nikah
Tania lahir di keluarga kaya. Ayahnya adalah orang terkaya di dunia, Kakak Pertama, Kedua dan Ketiganya masing-masing adalah Dewa Perang, Artis Papan atas dan Dewa Keuangan ternama. Namun, dia malah jatuh cinta pada kekasih masa kecilnya, Chris Cana. Ketika Chris hendak ditabrak mobil dalam sebuah kecelakaan, Tania bergegas menghalanginya. Alhasil, Tania tertabrak dan terluka di sarafnya. Dokter awalnya menyatakan bahwa dia akan lumpuh seumur hidup, tapi ayah Tania menghabiskan banyak uang untuk mencari tim ahli medis kelas dunia untuk menyembuhkannya. Demi menguji perasaan Chris pada Tania, ayah Tania menyuruhnya untuk berpura-pura lumpuh dan melanjutkan hubungannya dengan Chris. Menjelang pernikahan Tania dan Chris, Tania memutuskan untuk berdiri dari kursi rodanya di pesta pernikahan dan memberi tahu Chris identitas ayah dan para kakaknya yang sebenarnya. Tidak disangka, ketika Tania hendak membahas pernikahannya dengan Chris, dia menemukan perilaku buruk Chris dan sahabatnya, Rina. Tania menahan napas dan setuju untuk melanjutkan pernikahan dari luar, tetapi di belakang, Tania meminta ayahnya untuk mengubah pesta pernikahan menjadi pesta perceraian.
Cinta di Usia Senja
Cinta di Usia Senja
Setelah bercerai, Rina bertemu Sony, pengusaha kaya yang tulus mengejarnya. Hubungan mereka ditolak anak-anak, namun sifat Rina membuat keluarga Sony menerima, juga menyentuh dua anaknya. Setelah banyak rintangan, mereka akhirnya bersama, membuktikan bahwa usia 50-an tetap bisa mengejar bahagia.
[Versi suara dubbing] Dipaksa Masuk: Cinta dan Benci
[Versi suara dubbing] Dipaksa Masuk: Cinta dan Benci
Pria itu terjebak dalam hubungan yang rumit dan cinta-benci yang berantakan, dan juga dipaksa untuk terlibat dalam serangkaian konspirasi.
Pesta Kekuasaan
Pesta Kekuasaan
Niki, yang sebenarnya adalah pria terkaya di dunia, menjalani kehidupan sederhana sebagai suami rumah tangga bersama istrinya, Bunga. Saat dia hampir mengungkapkan identitas sejatinya dan berniat membagikan kekayaan serta kekuasaannya kepada Bunga, Bunga malah menceraikannya dan memandang rendah Niki. Niki sadar bahwa dia telah salah mengira Bunga sebagai cinta sejatinya. Kemudian, dia bertemu dengan Elsa, seorang wanita yang mencintainya apa adanya, bukan karena kekayaan atau kekuasaannya. Dengan tekad yang kuat, Niki memutuskan untuk mengambil kembali semua yang sebelumnya akan diberikan pada Bunga dan memilih untuk membagikannya dengan Elsa. Ia meninggalkan Bunga dengan penuh penyesalan.
Saya adalah istri sejati CEO
Saya adalah istri sejati CEO
Istri presiden mengirim putrinya ke sekolah dengan tenang, tetapi anak itu diintimidasi karena "miskin".