Logo
RAHASIA DI BALIK CINTA
RAHASIA DI BALIK CINTA

RAHASIA DI BALIK CINTA

57 Bab
Tamat
Dalam RAHASIA DI BALIK CINTA, sepasang suami istri terjebak pengkhianatan timbal balik. Romance modern ini mengungkap konsekuensi perselingkuhan yang menghancurkan kepercayaan. Temukan kebenarannya di web novel penuh misteri ini sebelum cinta mereka benar-benar musnah selamanya.
Bab 1 dari RAHASIA DI BALIK CINTA

Pagi itu, sinar matahari menerobos jendela besar ruang tamu rumah Adrian dan Maya, menerangi ruangan yang tertata rapi. Di meja makan, Adrian duduk dengan tenang sambil membaca koran, sesekali menyesap kopi hitam favoritnya. Di depannya, Maya tengah sibuk menyiapkan sarapan. Keduanya tampak seperti pasangan sempurna-harmonis, penuh kasih, dan sukses. Di mata semua orang, mereka adalah contoh keluarga ideal.

"Kamu mau sarapan apa hari ini, Sayang?" tanya Maya sambil tersenyum hangat, suaranya lembut dan penuh perhatian.

Adrian menurunkan korannya dan melihat ke arah istrinya. "Apa saja yang kamu buat selalu enak," jawabnya, tersenyum balas. "Mungkin roti panggang dan telur rebus?"

Maya mengangguk dan melanjutkan kegiatannya di dapur. Mereka berbicara tentang rencana hari itu-Adrian yang akan pergi ke kantor lebih awal untuk rapat penting, dan Maya yang akan menghadiri pertemuan dengan teman-temannya di sebuah kafe. Kehidupan mereka tampak teratur, penuh rutinitas yang nyaman.

Tetapi di balik percakapan ringan itu, ada perasaan tak terungkap yang mengendap di hati keduanya. Maya mencuri pandang ke arah Adrian dari balik bahunya, matanya menyiratkan sesuatu yang tak terucapkan. Sementara Adrian, meski senyumnya terlihat tulus, ada kehampaan yang menghantui tatapannya.

Ketika mereka duduk bersama untuk sarapan, percakapan mulai mengendur, seolah-olah ada dinding tak terlihat yang membatasi keintiman di antara mereka. Maya, yang dulu selalu menikmati obrolan pagi dengan suaminya, kini lebih sering tenggelam dalam pikirannya sendiri. Ia berpikir, kapan pernikahan ini berubah menjadi rutinitas kosong seperti ini?

Adrian, di sisi lain, sudah terbiasa dengan kesunyian ini. Di luar, ia adalah sosok yang dikagumi-seorang eksekutif sukses dengan keluarga yang bahagia. Namun, di dalam dirinya, ada sesuatu yang hilang. Rasa cinta yang dulu berkobar di antara mereka kini terasa dingin, meski ia jarang membicarakannya dengan Maya.

Saat sarapan selesai, Adrian beranjak dan mengecup kening Maya. "Aku berangkat dulu," ucapnya sambil mengambil tas kerjanya.

Maya tersenyum tipis, mengangguk, dan membalas, "Hati-hati, ya." Namun, saat pintu menutup, senyumnya perlahan memudar.

Kesunyian kembali mengisi ruangan, dan Maya termenung sejenak di depan piring-piring kosong di meja makan. Hatinya berdesir, merasakan kekosongan yang tak bisa ia definisikan. Dulu, setiap perpisahan pagi adalah momen yang penuh cinta dan harapan. Tapi kini, ada jarak yang tak terelakkan di antara mereka.

Di luar, tetangga mereka, *Bu Yanti*, melambai pada Adrian yang hendak pergi. "Pagi, Pak Adrian! Selalu semangat ya pergi kerja!"

Adrian tersenyum ramah dan membalas lambaian itu. Semua orang di lingkungan ini memandang mereka sebagai pasangan panutan-sempurna, tak bercela. Tak ada yang tahu, di balik senyuman ramah itu, Adrian merasa seolah hidupnya hanya berjalan di atas panggung. Semua yang ia lakukan hanyalah demi mempertahankan penampilan sempurna yang diharapkan semua orang.

Saat mobil Adrian melaju menjauh, Maya duduk di kursi makan, memegang cangkir kopinya yang sudah dingin. Mata kosongnya memandang ke arah luar jendela. "Kapan semuanya berubah?" pikirnya dalam hati. Tapi ia tak punya jawabannya, hanya perasaan hampa yang terus mengganggu pikirannya.

Maya akhirnya beranjak dari meja makan dan mulai membersihkan piring-piring dengan gerakan mekanis. Tangannya sibuk, tetapi pikirannya melayang-layang ke masa lalu. Dulu, saat mereka baru menikah, setiap pagi seperti ini penuh canda dan tawa. Adrian selalu punya cara membuatnya tertawa, bahkan di tengah kesibukan pekerjaan yang menumpuk. Tapi sekarang, semuanya terasa hambar, seperti rutinitas yang tidak bisa dihindari.

Selesai dengan piring, Maya berjalan ke ruang tamu. Foto-foto pernikahan mereka terpajang di dinding-gambar-gambar penuh senyum dan kebahagiaan. Maya berhenti di depan salah satu foto besar di sudut ruangan, saat mereka berdua tertawa bahagia di hari pernikahan mereka, memotong kue pernikahan bersama. Gambar itu terasa seperti kenangan dari kehidupan yang berbeda. Saat ini, senyuman itu terlihat asing baginya, seolah-olah itu adalah orang lain, bukan mereka.

Telepon Maya bergetar di meja, memecah kesunyian. Dia melihat layar dan nama *Raka* terpampang di sana. Jantungnya berdebar tak beraturan, dan rasa bersalah menyelinap ke dalam hatinya. Dengan tangan gemetar, dia meraih teleponnya dan menjawab dengan suara pelan.

"Halo?" Maya berbicara hampir berbisik.

"Selamat pagi, cantik," suara Raka terdengar hangat di telinganya, selalu memicu perasaan yang berbeda dalam hatinya. Bukan rasa nyaman seperti yang pernah dia rasakan dengan Adrian, tetapi lebih seperti getaran petualangan yang tak terduga.

"Raka, kenapa kamu telepon pagi-pagi begini?" Maya mencoba terdengar tegas, tetapi ada kelembutan dalam nada suaranya yang tidak bisa dia sembunyikan.

"Aku hanya ingin mendengar suaramu. Aku rindu," jawab Raka tanpa ragu. Perkataannya membuat Maya tersenyum tipis, meskipun perasaan bersalah menghantamnya dengan keras. Mereka memang jarang bertemu, hanya beberapa kali sepulang kerja, tapi hubungan ini sudah terlalu dalam. Dan meskipun Maya tahu hubungan ini salah, dia tidak bisa menghentikan perasaannya.

"Raka, kita tidak bisa terus seperti ini," kata Maya dengan nada hati-hati. "Aku masih punya Adrian."

"Aku tahu," suara Raka terdengar lebih serius sekarang. "Tapi apa kamu benar-benar masih mencintai dia? Setiap kali kamu bersamaku, kamu terlihat lebih hidup, Maya."

Kata-kata itu membuat hati Maya berguncang. Apa dia masih mencintai Adrian? Sejak kapan perasaan itu memudar? Setiap kali bersama Raka, dia merasa terlepas dari beban pernikahannya yang monoton. Tapi apa itu cukup untuk meninggalkan semuanya?

"Aku harus pergi," Maya akhirnya berkata, suaranya terdengar gemetar. "Kita bicarakan nanti."

"Baiklah," jawab Raka lembut. "Aku di sini kalau kamu butuh aku, Maya."

Maya menutup telepon dan menghela napas panjang. Perasaan bersalah mengalir deras dalam dirinya. Dia tahu bahwa apapun yang sedang dia jalani dengan Raka tidak benar, tetapi dia tidak bisa mengabaikan bahwa dalam hubungan itu, dia merasa dilihat dan diinginkan dengan cara yang sudah lama tidak dia rasakan dari Adrian.

Namun, di balik rasa bersalah itu, Maya masih belum siap untuk menghadapi kenyataan yang lebih besar-bahwa mungkin pernikahannya dengan Adrian sudah lama berada di ambang kehancuran. Dia menoleh ke arah jam dinding. Waktu terus berjalan, dan dia harus bersiap untuk pertemuan dengan teman-temannya. Dengan cepat, dia mengumpulkan barang-barangnya dan meninggalkan rumah, mencoba melarikan diri dari pikiran-pikiran yang terus menghantuinya.

Di tempat lain, Adrian sedang melaju di jalan tol menuju kantor. Musik dari radio mengisi kabin mobilnya, tetapi pikirannya teralih ke hal-hal lain. Dia memikirkan Siska, wanita yang akhir-akhir ini menjadi pusat pikirannya. Hubungan mereka dimulai secara tidak sengaja-sebuah godaan kecil saat mereka bekerja sama dalam sebuah proyek. Tetapi semakin lama, keakraban itu berkembang menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar hubungan kerja.

Dia tahu bahwa ini salah. Sama seperti Maya, Adrian dibanjiri rasa bersalah setiap kali dia bersama Siska. Namun, ada sesuatu tentang hubungan ini yang membuatnya merasa diinginkan, sesuatu yang telah hilang dari pernikahannya dengan Maya sejak lama. Maya dulu adalah segalanya baginya, tapi sekarang, dia merasa seperti mereka berdua hidup di dunia yang berbeda. Senyuman Maya yang dulu selalu membuatnya jatuh cinta kini terasa datar, tidak lagi menyentuh hatinya seperti dulu.

Adrian menyadari, seharusnya dia berusaha lebih keras untuk memperbaiki pernikahannya. Namun, semakin lama, semakin sulit baginya untuk menemukan alasan. Dia dan Maya adalah pasangan sempurna di mata semua orang, tapi di balik itu, mereka sudah menjadi dua orang asing yang menjalani kehidupan yang terpisah.

Adrian memarkir mobilnya di tempat biasa di kantor. Sebelum keluar dari mobil, dia melihat refleksi dirinya di kaca spion. "Sampai kapan kita bisa terus berpura-pura?" pikirnya dalam hati. Satu pertanyaan yang terus menggelayut di pikirannya, meskipun ia tahu jawabannya mungkin tak lama lagi akan terungkap.

Bersambung...

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

A MAN IN A TUXEDO
A MAN IN A TUXEDO
Dalam A MAN IN A TUXEDO, psikiater Auristela harus menyamar jadi sekretaris CEO Vincent Oliver yang amnesia. Di tengah intrik billionaire romance novels ini, Stela dihadapkan pada misi pernikahan mendadak dan misteri masa lalu Vincent. Baca kisah modern novel ini sekarang.
Ann The Innocent
Ann The Innocent
Dalam Ann The Innocent, Ann berjuang menghapus label anak pembunuh sambil mengungkap rahasia keluarga. Petualangan gadis lugu ini berubah drastis saat bertemu keturunan mafia dan bergabung dengan ilmuwan untuk memecah kode penting. Sebuah mystery story dan sci fi novels yang penuh intrik.
DINIKAHI KONGLOMERAT
DINIKAHI KONGLOMERAT
Dalam romance novel DINIKAHI KONGLOMERAT, Sinta menghadapi teror dan hinaan kasta setelah menerima lamaran Tuan Muda Ashraf. Di tengah tekanan keluarga, ia berjuang membuktikan martabatnya. Baca kisah billionaire romance books ini untuk melihat perjuangan Sinta meraih takdirnya.
GAIRAH PRIA IMPOTEN
GAIRAH PRIA IMPOTEN
Dalam GAIRAH PRIA IMPOTEN, Mela terpaksa menjadi wanita penghibur demi bertahan hidup. Ia menerima misi menggoda pria misterius yang dianggap impoten, namun justru berakhir mengandung anaknya. Simak kisah romance novel penuh teka-teki ini di platform web novel kami sekarang.
Harga Sebuah Keperawanan
Harga Sebuah Keperawanan
Dalam novel modern Harga Sebuah Keperawanan, Dinda terdesak menjual kesuciannya demi uang hingga terjaring razia. Ia lalu mengejar cinta Sergio, polisi yang ternyata sudah beristri. Hubungan gelap ini menjadi romance novel penuh risiko saat rahasia mereka terancam terbongkar oleh sang istri.
Membalas Penkhianatan Istriku
Membalas Penkhianatan Istriku
Dalam Membalas Penkhianatan Istriku, Arief menghadapi perselingkuhan Jannah dengan Thalib. Modern novel ini mengungkap konsekuensi pengkhianatan saat Jannah terjebak pilihan sulit. Temukan kelanjutan nasib rumah tangga mereka dalam romance novel ini, salah satu fiction books pilihan pembaca.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Bisikan Mendiang 1: Sepatu Yin
Bisikan Mendiang 1: Sepatu Yin
Mahasiswa Yordan Lukita pulang kampung untuk menghadiri pemakaman kakeknya, namun banyak kejadian aneh muncul di makam. Dengan bimbingan seorang tukang misterius, dia mengungkap identitas kakeknya sebagai perajin tersembunyi dan rahasia keluarga. Berbekal benda pusaka dan keberanian, Yordan menghadapi krisis supranatural, melindungi keluarga dan teman, serta tumbuh dewasa. Ia menemukan kebenaran sekaligus makna sejati dari kasih sayang dan ikatan keluarga.
Menikah dengan CEO Saat Kabur dari Pernikahan
Menikah dengan CEO Saat Kabur dari Pernikahan
Ji Rao, wanita berbakat, dipaksa menikah dengan Yuanchen Fu, pewaris keluarga Fu yang cacat. Keduanya sama-sama ingin kabur dari pernikahan itu. Namun, setelah satu malam bersama, mereka justru menikah secara spontan. Saat mencoba menjalani hidup baru, rahasia masa lalu dan kesalahpahaman mulai muncul, menimbulkan jarak di antara mereka. Tapi di balik semua itu, ikatan mereka perlahan tumbuh. Bersama, mereka menyusuri jalan penuh teka-teki dan perlahan mengungkap kebenaran—termasuk hubungan yang tak pernah mereka duga.
Penipu & Aku yang Asli
Penipu & Aku yang Asli
Dwi, putri sebenarnya dari Keluarga Liem, bersekolah di sekolah elite dengan menyembunyikan identitasnya. Namun, dia justru dihina oleh Yuni, anak perempuan pengasuh dan sopir keluarganya. Dengan bantuan orang tuanya, Yuni malah menyamar menjadi putri Keluarga Liem, membully Dwi di sekolah bersama teman-teman. Pada akhirnya, Dwi berhasil membongkar kedok Yuni, dan Yuni pun menerima hukuman yang setimpal atas kejahatannya.
Perpisahan yang Pilu
Perpisahan yang Pilu
Akibat kebakaran besar, Risa (ibu tiri) meninggal saat menyelamatkan Lusi (anak tiri). Jaden (suami) tidak tahu istrinya sudah meninggal, sehingga menimbulkan berbagai kesalahpahaman. Saat kebenaran terungkap, Jaden merasa sangat menyesal.
Terlambat Untuk Memenangkan Ratu Kembali!
Terlambat Untuk Memenangkan Ratu Kembali!
Sam, seorang pelayan KTV, menyelamatkan Naya yang diberi obat perangsang. Naya mengambil salah satu kalung Sam sebagai tanda pengenal. Enam tahun kemudian, Sam bekerja sebagai kuli demi ibu angkatnya. Saat inspeksi proyek, anak Naya mengenali kalung itu dan memanggil Sam ayah di depan umum.
Bulan Tertidur di Sungai Waktu
Bulan Tertidur di Sungai Waktu
Bella, seorang yatim piatu yang diadopsi keluarga Kirby, pernah memiliki tiga kakak pelindung dan keluarga yang penuh kebahagiaan. Namun, ketika putri kandung keluarga Kirby kembali, Bella mulai diintimidasi dan disingkirkan. Salah paham dan luka yang terus dia tanggung membuatnya patah hati, hingga akhirnya memutuskan menjadi relawan dalam proyek sains Kakak Eric, Proyek Hibernasi Bella. Dia memilih tidur selama tiga puluh tahun sebagai cara membayar hutang budi keluarga yang telah membesarkannya, bahkan menyumbangkan kornea matanya untuk memulihkan penglihatan Kakak Tony. Ketika Bella sudah benar-benar menghilang, keluarga Kirby baru menyadari kebenarannya, penyesalan yang dalam dan tak tergantikan pun datang terlambat. Tiga puluh tahun kemudian, eksperimen itu berhasil. Tapi saat Bella terbangun, dia telah melupakan segalanya...