Logo
Rahasia Aneh Para Suami
Rahasia Aneh Para Suami

Rahasia Aneh Para Suami

83 Bab
Tamat
Dalam novel Rahasia Aneh Para Suami, seorang istri terjebak misteri gelap di balik sikap lembut suaminya. Kisah modern novel ini mengungkap dilema antara kesetiaan dan hasrat terpendam. Temukan rahasia mengejutkan dalam romance stories yang penuh intrik dan pilihan hidup berbahaya ini.
Bab 1 dari Rahasia Aneh Para Suami

PRANG!

Suara kaca pecah membuatku terlonjak dari kamar. Hati berdegup kencang, aku segera melangkah keluar. Di halaman, ibu dan ayahku sudah muncul, wajah mereka tegang. Rizky dan Ridho ikut berdiri di samping mereka, matanya membesar melihat keributan yang tak biasa.

Di depan rumah Pak Jaya, Andri berdiri dengan bambu di tangan, wajahnya merah padam, amarahnya menyala seperti api yang siap membakar. Tubuhnya gemetar, napasnya tersengal-sengal, matanya menatap tajam ke bapaknya Fitri.

"Ini apa-apaan! Lu sudah menghina gue? Menghancurkan hubungan gue dengan Fitri, anak lu yang sudah gue bina selama dua tahun?!" teriak Andri, suaranya menggema di halaman, membuat beberapa tetangga menoleh penasaran. Andri memang arogan.

Fitri berdiri di pintu, bibirnya tampak gemetar, matanya berkaca-kaca. Ia menunduk, tak berani menatap Andri, seolah terperangkap antara cinta dan kewajiban pada keluarganya. Tubuhnya tampak kecil, rapuh di tengah keributan yang begitu besar.

Pak Jaya, ayah Fitri hanya diam, menunduk, wajah pucat. Ayah dan ibuku tampak menahan diri, sepertinya tak ingin menambah keributan. Napas semua orang terasa tercekat; bahkan beberapa tetangga mulai berkumpul di halaman, menyaksikan adegan dramatis itu, bergumam pelan dan saling menatap.

Andri melangkah maju, bambu di tangannya bergetar karena kemarahan yang tak tertahan.

"Lu pikir cuma Haji Atma aja yang berhak bahagia! Gue gak bakal diam? Fitri bukan barang yang bisa lu jual-belikan Jaya!" teriaknya lagi, suara kerasnya membuat beberapa jendela rumah seolah ikut bergetar.

Aku menahan napas, jantung berdegup kencang, merasa seperti menonton pertunjukan yang terlalu nyata, menegangkan, dan... menyedihkan. Dunia yang selama ini terasa aman dan biasa, mendadak berubah kacau hanya dalam beberapa detik.

Andri melangkah lebih dekat, hampir menepuk bahu Fitri, tapi ditahan oleh beberapa lelaki dewasa.

"Fitri, kamu bilang cinta... tapi kenapa bisa secepat ini diberubah ke Haji Atma? Kamu tak peduli perasaanku, Fitri!" suaranya pecah, menembus malam yang sunyi, seolah menahan tangis dan kesal.

Fitri hanya bisa menunduk, air matanya bercucuran di kedua pipinya.

"Aku... aku... aku harus menurut... keluargaku, Ndri... Maafkan aku..." ucapnya pelan, nyaris tak terdengar.

PRANG!

Sekali lagi suara benda keras menghantam sesuatu-mungkin sisa kaca. Andri mengamuk, tubuhnya seakan meledak dalam amarah yang lama tertahan. aku, yang menyaksikan dari kejauhan, merasakan jantungnya berdetak kencang. Dunia kampung yang biasanya tenang, kini berubah menjadi panggung ketegangan penuh emosi yang sulit dipercaya.

Tiba-tiba terdengar suara lantang seorang bapak-bapak, Bang Karta, memotong keributan.

"Andri... tenang, jangan macam-macam di sini!" serunya, berusaha menenangkan Andri yang masih memegang bambu dengan tangan gemetar.

Namun Andri tak mengalah. Matanya masih menyala merah, amarahnya meledak-ledak. "Gue nggak mau tenang! Kalian pikir bisa seenaknya menghancurkan gue begitu saja?!" bentaknya, suaranya mengguncang udara sore itu.

Bang Karta melangkah lebih dekat, mencoba meredam kemarahan Andri. Tapi Andri tiba-tiba menepis tangan Bang Karta, tubuhnya kaku menahan rasa ingin meledak. Kedua lelaki itu saling menatap, napas saling memburu, seolah siap saling bentak atau lebih buruk lagi.

Tak ayal, keributan pun meluas. Warga kampung yang awalnya cuma menonton, mulai berteriak-teriak, berusaha melerai dan menenangkan kedua kubu.

"Eh, jangan sampai berantem di sini!" terika seseorang.

"Tarik si Andri bawa pergi!" teriak yang lainnya.

"Bang Karta, hati-hati!" seru seorang Bapak, suasana mendadak cheos.

Dalam sekejap, Andri ditarik menjauh oleh beberapa pemuda yang mencoba menahannya, tapi ia tetap menolak, berusaha membebaskan diri sambil terus berteriak. Sementara Bang Karta juga ditarik ke belakang oleh kelompok lain, wajahnya tegang, mulutnya masih berteriak menenangkan Andri.

Aku berdiri terpaku, jantungku berdegup kencang, merasa dunia di sekitarku mendadak gaduh dan tak terkendali. Suara teriakan, bentakan, dan gerakan panik warga bersatu jadi kekacauan yang membuat napasku tercekat. Semua terjadi begitu cepat, dan aku hanya bisa menonton dari dekat rumahku, tak tahu bagaimana ini akan berhenti.

Beberapa tetangga mulai mendatangi dan menenangkan orang tua Fitri. Namun kemarahan Andri belum mereda, dari kejauhan dia masih berteriak-teriak di antara kerumunan pemuda yang menahannya. Ia menatap rumah Fitri sekali lagi, wajahnya penuh kecewa, lalu berbalik dan berjalan menjauh, langkahnya berat, meninggalkan kerumunan dan susana yang mencekam di halaman.

Pak Jaya masuk ke rumah, juga Fitri, diikuti beberapa orang. Fitri menangis tersedu-sedu. Aku tetap berdiri di tempatku, menyaksikan drama yang baru saja terjadi. Hati kecilku bergetar, merasa sedih sekaligus lega karena diriku belum terlibat langsung, tapi aku tahu, hidup orang-orang di sekelilingku kini berubah, dan konflik ini baru permulaan dari kisah yang lebih rumit.

Aku segera masuk ke rumah dan mendekam di kamarku, menutup pintu perlahan, tapi suara-suara di halaman masih terdengar jelas. Beberapa tetangga saling bergumam, nada mereka campur antara heran, kesal, dan seakan menyalahkan Andri.

"Dasar cowok nggak tahu diri, pacaran sama Fitri tapi nggak mau bantu orang tuanya." Terdengar suara seorang bapak tetangga, agak lantang.

"Kerjanya cuma ngojek doang, males ikut nyangkul atau bantu orang tua di sawah, kebun... dasar pemuda sekarang!" sahut yang lain, nada mencemooh.

Aku menelan ludah, dada terasa sesak. Suara mereka nyaris sepenuhnya mengkritik Andri, tapi sesekali terdengar suara kecil yang mencoba membela, nyaris tak terdengar di tengah keributan.

Aku memandang keluar jendela sebentar, mencoba menangkap bayangan orang tuaku. Tapi rupanya ayah, ibu juga kedua adikku maish di rumah orang tua Fitri. Mungkin masih menenangkan situasi atau memberi dukungan moral kepada keluarga Fitri.

Aku menunduk sedikit di balik tirai, hati berdebar-debar, tapi kupaksa tetap diam. Suara-suara dari samping kamarku terdengar jelas, meski bercampur tawa kecil dan gumaman.

"Sebenarnya Haji Atma juga keterlaluan, sih. Padahal nunggu dulu Neng Fitri lulus sekolah, tinggal setahun lagi. Baru aja dia naik ke kelas tiga," suara seorang wanita terdengar lirih, seperti takut terdengar orang lain.

"Mungkin udah nggak kuat, pengen segera belah duren sama perawan, hihihi," timpal suara lainnya, disertai tawa tipis.

"Ya, bisa jadi. Kan udah lima tahun dia ngeduda sejak ditinggalin istrinya," sahut yang lain lagi, nada setengah tak percaya.

Aku menahan napas, merasakan campuran geli dan cemas di dada. Suara mereka makin jelas.

"Heran ya, Haji Atma kan uangnya banyak, kenapa harus maksa Neng Fitri. Kenapa nggak cari yang perawan udah siap berumah tangga atau janda aja sekalian. Kan harus ngurus anak-anaknya juga," suara wanita itu terdengar lagi setengah menggerutu.

"Iya sih. Tapi katanya ada sangkut paut sama urusan utang. Pak Jaya udah lama nggak bisa bayar utang ke Haji Atma," tambah yang lain.

"Emang berapa sih utangnya?" Seseorang kepo, seolah mewakili perasaanku.

"Kurang tahu. Mungkin besar makanya nggak bisa bayar," sahut suara terakhir, seakan menutup pembicaraan.

Aku menarik napas panjang, dada terasa sesak. Semua percakapan itu seperti membuka tabir rahasia yang selama ini Fitri bisikan padaku dengan samar-samar. Dan tiba-tiba, aku sadar bahwa Fitri, teman sebaya yang biasa kuanggap ceria dan mandiri, kini tengah berada di tengah pusaran urusan yang begitu rumit, antara utang, tekanan sosial, dan kehendak orang tua.

Aku menunduk lagi, mencoba menenangkan diri, tapi rasa penasaran tetap menggantung di hati. Suara mereka perlahan mereda, tapi bayangan Haji Atma dan Fitri terus menempel di pikiranku, menimbulkan keresahan yang aneh sekaligus menegangkan.

Aku duduk di tepi tempat tidur, hati berdebar. Dari kamar pun, aku masih bisa merasakan ketegangan di halaman, perseteruan antara Andri dan keluarga Fitri juga tetangga lainnya. Dan bagaimana Fitri kini berada di tengah pusaran yang tak bisa ia kendalikan. Semua terasa nyata, seolah aku ikut terseret dalam drama yang rumit ini, meski hanya menjadi pengamat.

Sebagai sahabat paling dekat Fitri, aku tahu persis siapa Andri. Pemuda itu terlalu banyak gaya, malas bekerja, dan sukanya poya-poya. Punya uang sedikit, habis dipakai minum-minum atau nongkrong dengan teman-temannya. Selama pacaran dengan Fitri, jangankan membantu orang tuanya, membelikan Fitri pulpen saja tidak pernah. Pemarah, egois, dan terlalu percaya diri.

Aku menghela napas pelan, menahan rasa kesal sekaligus prihatin.

Meski begitu, aku juga tidak setuju dengan jalan pintas yang diambil orang tua Fitri: menjodohkan Fitri dengan Haji Atma, lelaki berusia di atas lima puluh, yang bahkan kurasa lebih tua dari ayah Fitri sendiri.

Di satu sisi, aku ingin melindungi Fitri dari Andri. Di sisi lain, aku juga ragu apakah Haji Atma, meski tajir dan berpengaruh, bisa memberinya kebahagiaan. Semua terasa salah dan rumit.

Aku menarik napas panjang, menunduk di kamar, menguping obrolan tetangga sambil merasakan campuran cemas, kesal, dan penasaran. Dunia Fitri, yang selama ini kudengar sebagai kisah manis persahabatan dan cinta muda, kini berubah jadi pusaran tekanan sosial, utang, dan keputusan orang tua yang membingungkan.

^*^

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Cinta Berubah Menjadi Abu
Cinta Berubah Menjadi Abu
Dalam Cinta Berubah Menjadi Abu, Nicola Dixon menghadapi pengkhianatan Asher yang membawa wanita lain dari Segitiga Emas. Mafia novel ini mengisahkan tuntutan tanggung jawab yang memicu konflik kekuasaan. Baca kisah romance novel ini saat loyalitas diuji oleh senjata dan pilihan sulit.
Forgive Me, I can't Stop Loving You
Forgive Me, I can't Stop Loving You
Dalam romance novel ini, Nia menyerah mengejar cinta Raka yang dingin setelah dikhianati pengumuman pertunangannya. Enam tahun menghilang, takdir mempertemukan mereka kembali saat Nia sudah menjadi seorang ibu. Simak kisah modern novel ini tentang perjuangan dan rahasia masa lalu.
Jodohku Seorang Janda Kaya Raya
Jodohku Seorang Janda Kaya Raya
Dalam novel modern Jodohku Seorang Janda Kaya Raya, Lintar berjuang mendapatkan restu keluarga demi menikahi Dewi, seorang CEO sukses. Simak kisah billionaire romance novel ini saat Lintar menghadapi pertentangan paman demi cinta dan masa depannya di web novel ini.
Kau Tak Menyadari Disaat Aku Pergi
Kau Tak Menyadari Disaat Aku Pergi
Dalam novel Kau Tak Menyadari Disaat Aku Pergi, Bianca membalas pengkhianatan Adrian dengan keheningan mematikan. Tanpa konfrontasi, ia memilih pergi perlahan. Temukan kisah romance modern penuh misteri ini dalam koleksi web novel kami yang menghadirkan cerita pengkhianatan dan konsekuensi cinta.
Kumpulan Kisah Dewasa
Kumpulan Kisah Dewasa
Kumpulan Kisah Dewasa menyajikan antologi romance modern tentang dinamika hubungan di berbagai latar profesi. Jelajahi pilihan fiction books ini yang mengungkap realita percintaan unik setiap tokoh. Baca romance stories penuh liku ini untuk memahami sisi lain kehidupan para insan pecinta.
Si Bodoh Yang Mirip Cinta Pertamaku
Si Bodoh Yang Mirip Cinta Pertamaku
Dalam novel romantis miliarder "Si Bodoh Yang Mirip Cinta Pertamaku", seorang wanita terpaksa merawat putra kaya raya yang dinilai idiot demi uang. Namun, pekerjaan ini menuntutnya mengenakan gaun tidur seksi di malam hari, mengungkap rahasia tak terduga. Baca novel online ini sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Bayangmu yang Hilang
Bayangmu yang Hilang
Orang tua Kirana mengemudi dalam keadaan mabuk di hari pernikahan, menyebabkan Reza kehilangan seluruh keluarganya. Pernikahan itu berubah menjadi pemakaman, dan kekasih menjadi musuh. Untuk menebus dosa, Kirana tetap di sisi Reza selama lima tahun, menanggung semua penderitaan yang diberikan oleh Reza. Setelah lima tahun, hubungan mereka berakhir dengan penyesalan. Reza sangat terpukul setelah kehilangannya...
Balas Budi si Anak Durhaka
Balas Budi si Anak Durhaka
Diah dan suaminya membesarkan putra mereka, Ismail, dengan susah payah. Namun, mereka justru dieksploitasi oleh Ismail dan menantunya. Suami Diah meninggal dunia dengan penuh kekecewaan. Setelah terlahir kembali, Diah tersadar dan bangkit. Dia teguh mempertahankan prinsipnya dan melawan balik. Diah mengambil kembali hartanya, membongkar kebenaran kepada publik, dan akhirnya memutuskan hubungan dengan anak durhaka itu. Seluruh hartanya dia wakafkan untuk amal, mengajarkan makna sejati dari """"dari semua kebajikan, bakti kepada orang tua adalah yang utama
Balas Dendam di Balik Diagnosa Keliru
Balas Dendam di Balik Diagnosa Keliru
"Sweet Revenge for the Wrong Diagnosis Mason menceraikan dan mengusir Lily, lalu berselingkuh dengan sahabatnya, setelah tak sengaja menguping dan salah mengira Lily menderita kanker. Tanpa daya, Lily bertemu presdir miliarder Adam yang membutuhkan hubungan palsu untuk kakeknya, dan mereka pun tinggal bersama. Mason terus mengejek Lily yang dianggap sekarat, namun ia tak tahu bahwa yang sebenarnya menderita kanker stadium akhir adalah dirinya sendiri, bukan Lily."
Jangan Bilang Kakakku Kau Pacarku (Sulih Suara)
Jangan Bilang Kakakku Kau Pacarku (Sulih Suara)
Samuel, kapten tim Wolves, dan Xavier, kapten tim Giants, adalah rival. Namun saat Jenny, adik Samuel, magang sebagai staf, situasinya jadi kacau karena Xavier yang playboy jatuh hati pada Jenny, demikian pula sebaliknya. Kini mereka berdua terpaksa main kucing-kucingan agar hubungan mereka tak tercium Samuel!
Leluhur 10 Tahun​​
Leluhur 10 Tahun​​
Batu Pelindung Rumah keluarga Wijaya patah. Heri Wijaya bersama para kerabat mencari Arman Wahyuni, seorang anak lelaki berusia sepuluh tahun yang ternyata adalah reinkarnasi leluhur mereka. Mereka memohon padanya untuk kembali guna memulihkan berkah keluarga. Namun, Arman menolak dengan alasan karma telah berakhir, dan memilih untuk kembali ke keluarga Wahyuni. Di sana, ia justru difitnah oleh cucu angkat, Agus Wahyuni, serta dicemooh dan ditolak oleh sanak saudaranya sendiri. Pada akhirnya, ia diusir. Tak lama setelah kepergiannya, keluarga Wahyuni dilanda berbagai malapetaka tanpa henti. Mereka baru menyesal, namun semuanya sudah terlambat.
Peramal Wanita
Peramal Wanita
Peramal Savira Loran, untuk menyelamatkan manusia, memecah kekuatan ilahinya – Mata Maha Tahu, Hati Penyembuh Langit, Jiwa Pejuang Abadi – menjadi dua belas fragmen dan membentuk dua belas keluarga besar. Enam puluh tahun kemudian, ia kembali dengan rambut putih dan wujud manusia biasa. Panglima Pasukan Elite Haryo Surya diperintahkan mengawasinya, namun perlahan menjadi pengawal utama sekaligus pengikut setianya. Kali ini, Savira tidak hanya ingin mengambil kembali fragmen-fragmen itu, tapi juga menetapkan ulang aturan dunia ini.