Logo
Poison, I'll Kill My Husband
Poison, I'll Kill My Husband

Poison, I'll Kill My Husband

33 Bab
Tamat
Dalam Poison, I'll Kill My Husband, Aaron ingin hidup tenang, namun istrinya, Alice, adalah agen rahasia yang mengincar nyawanya demi dendam. Romance novel penuh intrik ini menyajikan aksi dan mystery story saat cinta beradu dengan pengkhianatan di tengah ancaman Greenice Group.
Bab 1 dari Poison, I'll Kill My Husband

Alice selalu percaya bahwa kejahatan terbesar yang pernah ada di dunia ini bukanlah pembunuhan, tetapi pengkhianatan. Karena dari pengkhianatan, seseorang bisa kehilangan dirinya sendiri, bahkan kehancuran yang lebih buruk dari sekadar kematian.

Dan itulah yang ia lakukan.

Tangannya tidak berlumuran darah, tetapi hatinya penuh dengan racun. Sejak awal, pernikahan ini adalah bagian dari misinya, bukan kisah cinta seperti yang dipercayai Aaron. Ia adalah alat untuk mendapatkan jawaban, dan Aaron adalah kuncinya.

Namun, semakin lama ia berada di dalamnya, semakin sulit baginya untuk tetap berpegang pada misinya. Tatapan Aaron yang selalu lembut meski wajahnya dingin, cara pria itu menyentuhnya seolah ia adalah sesuatu yang berharga, dan bagaimana Aaron selalu pulang dengan membawa bunga kesukaannya. Hal-hal kecil seperti itu perlahan-lahan mengikis tembok yang selama ini Alice bangun.

Tapi tidak. Ia tidak boleh lengah.

Dari kaca jendela apartemen mereka yang terletak di lantai dua puluh, Alice menatap hamparan kota yang bercahaya. Cahaya lampu jalanan dan lalu lintas yang sibuk menciptakan pemandangan yang indah, namun itu tak mampu menenangkan pikirannya. Di tangannya, ada segelas anggur merah yang belum ia sentuh. Dini hari selalu menjadi waktu di mana pikirannya berputar terlalu cepat, mengingatkan dirinya pada alasan mengapa ia ada di sini.

Ponselnya bergetar di atas meja. Alice meraihnya dengan cepat, matanya menyipit membaca pesan yang muncul di layar:

Angel! Setahun terakhir dia tak meninggalkan jejak.

Mungkin pria itu benar-benar berhenti dari Black Organization.

Tapi tetap fokus pada misimu, Phonix punya banyak hal tak terduga.

Begitu ia selesai membaca, pesan itu langsung terhapus otomatis, meninggalkan layar kosong seolah tak pernah ada apa pun di sana. Alice terdiam, jemarinya mengetik balasan singkat sebelum pesan itu juga lenyap dari layar:

Pesan telah diterima. Kode 4.

Ia menutup ponselnya dan meletakkannya di atas meja dengan perlahan. Namun, pikirannya tetap melayang, jauh dari ruangan ini. Ada sesuatu yang mengganggu perasaannya-bukan hanya tentang misinya, tetapi juga tentang Aaron. Sesuatu yang belum bisa ia tentukan, tetapi semakin lama semakin mengikatnya.

Langkah kaki terdengar di belakangnya. Ia tak perlu menoleh untuk tahu siapa itu.

"Sayang, kau belum tidur?" Suara Aaron terdengar serak karena kantuk, tetapi penuh perhatian.

Alice berbalik, mendapati pria itu berdiri di ambang pintu kamar mereka, hanya mengenakan celana tidur dan kaus putih yang sedikit kusut. Rambutnya berantakan, menambah kesan kasual yang jarang terlihat darinya. Aaron selalu tampak sempurna, rapi, dan terkendali-kecuali saat seperti ini, ketika ia baru bangun tidur dan masih setengah sadar.

"Aku tidak mengantuk," jawab Alice dengan senyum tipis.

Aaron mendekat, kedua tangannya bertumpu di pinggang Alice, menariknya ke dalam dekapan hangatnya. "Kau terlalu sering begadang. Apa yang kau pikirkan?"

Alice bisa saja mengatakan yang sebenarnya-tentang misinya, tentang kebohongan yang selama ini ia sembunyikan, tentang alasan ia berada di sini. Tapi ia tidak bisa. Tidak sekarang. Atau aaron akan membunuhnya detik ini juga.

"Hanya memikirkan pekerjaanku," dustanya dengan mudah. "Beberapa laporan belum selesai."

Aaron menatapnya sejenak sebelum menghela napas. "Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri. Aku tidak ingin kau sakit."

Alice hanya mengangguk. Ia hampir merasa bersalah dengan betapa tulusnya perhatian Aaron. Jika saja ia bukan bagian dari Greenice Group. Jika saja ia bukan pria yang pernah menarik pelatuk yang membunuh kedua orang tuanya.

"Lagipula, kau tak perlu bekerja jika itu membuatmu stres,"

Alice tersenyum mendengar perkataan Aaron, "Aku menikmati pekerjaanku, aku yang akan stres jika aku terus di rumah, kau tahu itu," gumamnya.

Aaron mencium bahu wanita itu dengan lembut, "Oke, lakukan apapun, asalkan kau menikmatinya, dan jangan terlalu keras pada dirimu,"

"Baiklah," ucap Alice kemudian berbalik untuk menatap wajah suaminya.

Pria itu tersenyum, dengan gerakan lembut ia mengusap rambut Alice, kemudian membelai wajahnya.

Ia mencondongkan wajahnya untuk mencium bibir gadis itu.

"Ayo tidur," ajak Aaron akhirnya, menarik dirinya setelah ciuman singkat itu.

Ia menarik tangan Alice dengan lembut. Membuat Alice mengikutinya. Ia sudah terbiasa memainkan peran sebagai istri yang baik, mencintai suaminya.

Aaron memeluknya begitu mereka naik ketempat tidur, tangannya melingkari tubuhnya, seolah tak membiarkan gadis itu jauh darinya. Alice menatap pria itu, tubuhnya masih berada dalam pelukan Aaron. Pria itu memejamkan mata, tampak tidur nyenyak, dengan lengan kokohnya yang melingkari pinggangnya. Ia terlihat begitu damai, seolah dunia ini tidak berisi kegelapan yang membayanginya. Sejenak, Alice membiarkan dirinya mengamati wajah suaminya. Rahangnya yang tegas, garis-garis lembut di bawah matanya, dan ekspresi santai yang jarang sekali ia tunjukkan saat terjaga.

'Aku tak boleh tertipu dengan wajah ini'

Alice mulai memejamkan matanya,

berusaha untuk tertidur disamping pria yang selalu ia waspadai.

...

"Aku harus pergi lebih awal hari ini. Ada urusan bisnis yang harus kuurus." Aaron berdiri, meregangkan tubuh sebelum berjalan mendekatinya dan mengecup keningnya sekilas. "Jangan lupa sarapan, ya."

Alice hanya mengangguk, menatap Aaron yang mulai berpakaian. Setelan hitam, jam tangan mahal di pergelangan tangannya, dan gaya elegan yang sudah menjadi ciri khasnya. Jika orang-orang melihat Aaron, mereka hanya akan melihat seorang pria sukses dengan pesona yang tak terbantahkan. Tak ada yang akan menyangka bahwa di balik itu, ia adalah seseorang yang penuh dengan rahasia kelam.

"Jam berapa kau akan pulang?" tanya Alice hanya ingin memastikan.

Aaron melihat jam ditangannya, "Kurasa tak sampai malam, aku juga akan pulang lebih awal mungkin jam lima sore, dengan begitu aku kita punya banyak waktu bersama," jawabnya.

"Baiklah, berhati-hatilah, jaga diri," pesan Alice terdengar tulus, meskipun ia sendiri hanya menganggap itu sekedar basa-basi saja.

Aaron mengangguk, menatap gadis itu sekali lagi, "Kau juga, langsung pulang setelah kerja ok?"

Alice tersenyum kecil, "Tentu saja"

Beberapa menit kemudian, Aaron sudah pergi, meninggalkan Alice sendirian di apartemen yang terasa terlalu sunyi.

Alice menghela napas. Waktunya bekerja. Ia berjalan menuju meja kerjanya, menyalakan laptop, dan membuka file yang selama ini ia simpan dengan baik-dokumen tentang Greenice Group, organisasi hitam yang selama ini ia selidiki.

Ia mulai mengetik, menghubungkan titik-titik informasi yang selama ini ia kumpulkan. Nama-nama, transaksi, pembunuhan, semuanya ada di sini. Tetapi ada satu nama yang selalu membuatnya ragu.

Aaron.

Ia menelusuri kembali catatan tentang pria itu. Pembunuh bayaran Greenice Group, tangan kanan pemimpin organisasi, pria yang menghilang dari dunia kriminal sejak menikahinya. Namun, benarkah Aaron telah meninggalkan semuanya? Benarkah ia sekarang hanya pria biasa yang ingin menjalani hidup normal?

Alice tidak tahu.

Dan itulah yang membuatnya semakin takut.

Karena jika Aaron benar-benar bukan orang yang ia pikirkan, maka semua yang ia lakukan selama ini adalah sebuah kesalahan besar.

Dan jika Aaron mengetahui siapa dirinya yang sebenarnya...

Alice tidak yakin ia bisa keluar dari ini hidup-hidup.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bunga yang Terinjak
Bunga yang Terinjak
Dalam novel misteri "Bunga yang Terinjak", seorang ayah mencari keadilan setelah pemerkosa putrinya dibebaskan dengan kekuatan uang. Baca novel online aksi modern ini yang mengupas batas hukum, dendam membara, dan perjuangan melawan ketidakadilan demi membalaskan kehormatan keluarga.
Cinta di Ranjang Jenderal
Cinta di Ranjang Jenderal
Dalam novel romance Cinta di Ranjang Jenderal, Navila harus menyerahkan dirinya kepada Jenderal Erdan demi obat ayahnya. Di tengah misi adventure dan perang antar kerajaan, mereka terjebak dalam dilema antara kesetiaan dan perasaan. Baca web novel ini untuk mengikuti kisah cinta mereka.
DENDAM MERTUA MAFIA
DENDAM MERTUA MAFIA
Dalam DENDAM MERTUA MAFIA, Diandra Safaluna harus kembali ke dunia gelap demi menyelamatkan putranya yang diculik raja mafia Razzore. Baca adventure story penuh misteri ini di web novel kami, sebuah mafia novel yang menguji batas perjuangan seorang ibu melawan penguasa istana bawah tanah.
Ksatria Naga Phoenix
Ksatria Naga Phoenix
Zhu Fei harus memenuhi ramalan kuno dalam Ksatria Naga Phoenix untuk mencegah kiamat Naga Langit di Benua Arkandaria. Melalui misi adventure story ini, ia menjalani latihan berat demi menguasai kekuatan legendaris. Baca fantasy novel seru ini untuk mengikuti perjuangan sang pendekar sakti.
MENYUSUI MAFIA KEJAM
MENYUSUI MAFIA KEJAM
Dalam MENYUSUI MAFIA KEJAM, Alena Adriani Quensyah terjerat sebagai jaminan utang orang tuanya. Mafia novel ini mengisahkan perjuangan Alena bertahan di dunia gelap demi mengungkap alasan ia dikhianati. Temukan kelanjutan nasibnya di webnovel romance penuh intrik dan aksi ini.
My Beloved Bastard
My Beloved Bastard
Dalam My Beloved Bastard, penulis novel gore Jasmeen terjebak obsesi Cullen Kyleer yang arogan. Diwarnai aksi dan misteri, ia harus bertahan di tengah ancaman serta dominasi pria tersebut. Baca kisah modern novel ini sekarang bagi penggemar romance stories dengan plot yang intens.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Kembali ke 2002, Aku Membangun Kerajaanku
Kembali ke 2002, Aku Membangun Kerajaanku
Aiden Reed, seorang elite sosial dan bujangan idaman, terlahir kembali pada tahun 2002 saat hendak mendaftar kuliah. Berbekal wawasan masa depan, ia gencar memperluas jaringan dan menangkap peluang e-commerce dengan mendirikan Rocket 101 Delivery. Di sisi lain, Aiden bimbang antara si gadis istimewa, Isla Sutton, dan cinta pertamanya, Sophia Shaw...
[Versi suara dubbing] Pengantin Wanita Tak Terduga
[Versi suara dubbing] Pengantin Wanita Tak Terduga
Seorang pengantar barang dan seorang pewaris keluarga kaya berkonflik setelah kecelakaan lalu lintas, kemudian terjerat oleh wasiat yang mensyaratkan mereka menikah. Dia pertama kali jatuh cinta saat mengejarnya...
Ibu Tiri, Kau Sungguh Menggoda
Ibu Tiri, Kau Sungguh Menggoda
Ibu angkat Christina memberikannya dua pilihan yang kejam: menyerahkan keperawanannya pada pria berusia 70-an tahun, atau melihat adiknya dibunuh. Dia memilih pilihan pertama, tapi rencananya hancur saat si pria tua itu malah memilih meniduri cewek lain. Tapi tidak disangka, putra tirinya, Logan, akhirnya menjadi takdirnya. "Tidur denganku sekarang juga!" Kata Christina sambil memohon.
Harap Kau Selamanya Begitu
Harap Kau Selamanya Begitu
Dua tahun lalu, ayah Max meninggal dunia karena serangan jantung dan menuduh orang tua Sella yang menjadi penyebabnya karena sudah mengkhianati ayahnya. Oleh karena itu, Max membuat Sella menebus semua dosa orang tuanya. Namun, ada yang Max tidak tahu. Ternyata yang mengkhianati ayahnya adalah Dhani, ayah Becky, wanita yang akan menjadi tunangan Max. Apa yang akan Max lakukan? Apa Max dan Sella akan bersama kembali?
Tarian Sang Angsa dan Mesin Pembunuh
Tarian Sang Angsa dan Mesin Pembunuh
Hannah, penari balet yang dibesarkan di peternakan, memanfaatkan pertunangan kontrak untuk mendapatkan tempat di Perusahaan Balet Hargrove, tapi dia diganggu oleh Jack, pembunuh bayaran tampan, yang memaksa Hannah untuk membantunya. Namun, setelah melalui berbagai rintangan dan menghadapi kematian bersama, mereka menyadari bahwa hidup itu terlalu singkat untuk menyia-nyiakan cinta sejati.
Sebelum Hati Ini Beku
Sebelum Hati Ini Beku
Setelah kedua orang tuanya meninggal, Vano diadopsi oleh Keluarga Ludo. Dia dijodohkan dengan ketiga putri Keluarga Ludo, dengan kesepakatan akan menikahi salah satu dari mereka saat berusia 22 tahun. Namun, karena kemunculan Axel, Vano dicampakkan oleh ketiga saudari Ludo. Dalam keputusasaan, dia menikah kilat dengan Gwen, yang telah lama memendam cinta padanya. Ketiga saudari itu tidak percaya Vano menikahi orang lain, mengira dia hanya berakting...