Logo
Pewaris Dari Rahim Yang Disewa
Pewaris Dari Rahim Yang Disewa

Pewaris Dari Rahim Yang Disewa

56 Bab
Tamat
Dalam Pewaris Dari Rahim Yang Disewa, Elara harus memilih antara moralitas atau ekonomi. Presdir Adrian menawarkan kontrak rahim demi garis keturunan dalam billionaire romance novels ini. Temukan kisah modern novel yang penuh intrik keluarga dan cinta tak terduga hanya di web novel kami.
Bab 1 dari Pewaris Dari Rahim Yang Disewa

Elara menatap layar komputernya yang kini kosong. Semua file kerja yang semula tertata rapi tiba-tiba terasa sia-sia. Sejak pagi tadi, ia duduk di kursi yang biasa ia gunakan, menatap laporan-laporan yang seharusnya menjadi bukti kinerjanya. Namun kenyataan pahit datang dari satu email: "Dengan berat hati, kami memutuskan hubungan kerja Anda efektif hari ini."

Tangannya gemetar saat mematikan komputer. Pikirannya kacau, jantungnya berdebar, dan matanya terasa panas. Ia tahu, di balik email itu, ada tangan-tangan yang ingin menjatuhkannya. Rekan kerjanya, Maya, dengan senyum manis tapi penuh kebencian, berhasil menanam fitnah yang cukup untuk membuat manajemen percaya padanya.

"Ini... ini tidak mungkin terjadi," gumam Elara pada dirinya sendiri. "Aku sudah bekerja keras... seharusnya ini tidak terjadi."

Di luar jendela kantor, hujan mulai turun deras. Tetesannya menimpa kaca jendela, membentuk garis-garis yang seolah ikut menangis bersamanya. Elara menghela napas panjang. Ia harus kuat. Ibunya sakit, adiknya masih kuliah, dan satu-satunya yang bisa menopang keluarga kini ia sendiri. Ia tidak boleh menyerah.

Beberapa jam kemudian, Elara pulang ke rumah kontrakannya yang sempit. Langkahnya berat, tubuhnya lelah, dan hatinya hampa. Namun sesampainya di rumah, ia disambut oleh senyuman tipis adiknya, Dita, yang tampak khawatir.

"Lara, kau... bagaimana di kantor?" Dita bertanya, menatap kakaknya dengan mata yang cemas.

Elara hanya tersenyum lemah. "Hanya masalah kecil... nanti aku ceritakan. Sekarang, makan dulu."

Namun, di dalam hatinya, kekhawatiran membuncah. Bagaimana ia bisa membayar sewa rumah bulan ini? Bagaimana ia bisa membeli obat ibu yang kian mahal? Pikirannya dipenuhi rasa takut, tapi ia tahu satu hal: ia harus bertindak.

Keesokan harinya, Elara berjalan menelusuri jalanan kota, mengantarkan lamaran kerja dari satu tempat ke tempat lain. Namun setiap pintu yang diketuk, setiap HRD yang ditemui, selalu berakhir sama: penolakan. Rasanya dunia menutup semua jalannya.

"Tidak ada yang mau menerima pekerjaanku," gumamnya saat duduk di bangku taman, menatap anak-anak bermain, merasakan hidup mereka begitu ringan sementara ia menanggung beban dunia.

Saat itulah, sebuah mobil hitam mewah melambat di depannya. Jendela mobil terbuka, dan seorang pria berpakaian rapi menatapnya dengan penuh ketertarikan.

"Kau Elara, bukan?" suaranya dalam dan tegas, namun ada sesuatu yang menenangkan di dalamnya.

Elara menatapnya, sedikit terkejut. "Eh... ya, saya Elara. Maaf, siapa Anda?"

"Saya Adrian," jawab pria itu sambil tersenyum tipis. "Saya punya tawaran pekerjaan untukmu. Tapi bukan pekerjaan biasa. Ini... berbeda."

Elara menatapnya curiga. Dalam hidupnya yang penuh kesulitan, tawaran pekerjaan tiba-tiba dari orang asing terasa aneh. Namun ada sesuatu di matanya Adrian yang membuatnya merasa aman, atau setidaknya penasaran.

"Pekerjaan apa maksud Anda?" tanyanya hati-hati.

Adrian menurunkan kaca mobil sepenuhnya. "Bayaran tinggi. Sangat tinggi. Cukup untuk melunasi semua hutang keluargamu, bahkan lebih."

Elara terperangah. "Bayaran tinggi... tapi... pekerjaan seperti apa?"

Adrian menghela napas panjang. "Aku akan jujur. Pekerjaan ini... tidak mudah diterima hati nurani banyak orang. Aku ingin kau menjadi... surrogatku."

Elara menatapnya kosong. "Apa maksud Anda...?"

"Surrogat. Aku ingin kau melahirkan anak untukku," jawab Adrian dengan tenang. "Aku pewaris terakhir keluargaku, dan aku dituntut untuk memiliki keturunan. Dijodohkan dengan wanita lain... aku menolak karena aku tahu niat sebenarnya. Aku butuh cara lain untuk meneruskan garis keturunan. Kau... bisa membantuku."

Elara merasa dunia di sekelilingnya berputar. Bayangan-bayangan masa depan yang membebani hidupnya kini berpadu dengan tawaran yang begitu kontroversial. Ia menunduk, merasakan denyut jantungnya meningkat.

"Maaf... saya... saya tidak mengerti... mengapa Anda memilih saya?" suara Elara bergetar.

Adrian menatapnya tajam, namun penuh kelembutan. "Karena aku melihatmu. Bukan hanya sebagai wanita biasa yang membutuhkan uang. Aku melihat keberanianmu, ketangguhanmu. Kau mampu menghadapi dunia yang kejam ini."

Elara menarik napas panjang. Tawaran itu menggoda-cukup untuk menutupi semua kebutuhan keluarganya. Namun harga yang harus dibayarkan... ia merasakan ketakutan yang begitu dalam. Tubuhnya, hidupnya, semuanya harus ia pertaruhkan.

"Berikan waktu... aku harus memikirkan ini," kata Elara akhirnya.

Adrian tersenyum. "Tentu. Tapi ingat... waktu sangat berharga. Jangan terlalu lama, karena ini kesempatan yang tidak datang dua kali."

Setelah mobil itu pergi, Elara duduk di bangku taman, menatap hujan yang mulai reda. Ia merasakan campuran takut, penasaran, dan harapan. Jika ia menolak, keluarga mungkin tetap kelaparan. Jika ia menerima... hidupnya akan berubah selamanya.

Malam itu, Elara duduk di samping ibu yang sedang tidur, menatap wajahnya yang lelah. Ia menggenggam tangan ibu dengan lembut. "Aku akan melakukan apa pun... demi Ibu, demi Dita," bisiknya.

Hari-hari berikutnya, Elara mulai menyelidiki tawaran Adrian lebih dalam. Ia bertemu pengacara, membaca kontrak, mencari tahu konsekuensi medis dan hukum dari menjadi surrogat. Semakin ia menggali, semakin besar dilema yang ia rasakan.

Di sisi lain, Adrian juga tidak bisa berhenti memikirkan Elara. Ia terpikat pada keteguhan hatinya, keberaniannya menghadapi dunia yang kejam. Namun ia tetap tegas, menjaga jarak emosional, karena tawaran itu awalnya hanya masalah bisnis dan garis keturunan.

Pertemuan mereka semakin sering terjadi. Setiap kali Elara ragu, Adrian hadir dengan ketenangan yang membingungkan hatinya. Setiap kali Adrian mencoba menjaga jarak, Elara merasa ada rasa penasaran yang menuntunnya lebih dekat.

Suatu sore, ketika hujan mulai turun lagi, Elara berdiri di depan kantor Adrian, menatap gedung tinggi yang tampak dingin dan tidak ramah. Namun kali ini, ia merasa harus melangkah masuk. Ia tidak hanya melangkah untuk kontrak, tapi juga untuk masa depan keluarganya.

Adrian menunggu di ruang kerjanya, duduk dengan sikap tenang namun waspada. "Jadi... kau datang," katanya tanpa senyum.

Elara mengangguk. "Aku ingin tahu semua risiko. Semua konsekuensi. Jika aku melakukannya... aku harus siap sepenuhnya."

Adrian tersenyum tipis. "Aku menghargai keberanianmu. Tidak banyak orang yang bisa menghadapi kenyataan seperti ini."

Percakapan itu berlangsung berjam-jam, membahas segala kemungkinan, dari risiko kesehatan hingga hukum. Elara merasa lelah, namun juga lega-setidaknya ia memiliki kendali, dan bukan sekadar pion dalam permainan orang lain.

Ketika malam semakin larut, Adrian akhirnya berdiri. "Aku tidak akan memaksa. Tapi pikirkan ini sebagai awal dari sesuatu yang besar... untukmu dan untuk keluargamu."

Elara menatapnya, merasakan campuran takut dan harapan. Dunia di luar jendela malam itu terasa dingin, namun di dalam hatinya, ada percikan tekad yang menyala. Ia tahu keputusan yang akan diambilnya bukanlah hal sepele. Namun demi keluarganya, ia siap menghadapi dunia-apa pun risikonya.

Dan begitulah, benih-benih sebuah hubungan yang kompleks mulai tumbuh. Tidak dari cinta, tapi dari kebutuhan dan keteguhan hati. Namun di balik kontrak, bayangan perasaan yang lebih dalam mulai mengintai, menunggu saat yang tepat untuk muncul.

Elara menutup mata sejenak malam itu, merasakan beratnya masa depan yang menantinya. Apakah ia benar-benar siap? Apakah pilihan ini akan menjadi berkah atau malapetaka? Hanya waktu yang akan menjawab, dan satu hal yang pasti: hidupnya kini tidak akan pernah sama lagi.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Antara Dendam dan Penyesalan
Antara Dendam dan Penyesalan
Dalam novel romantis miliarder Antara Dendam dan Penyesalan, Selena memilih pergi setelah divonis kanker dan mengetahui pernikahan tiga tahunnya dengan Harvey hanyalah alat balas dendam. Saat hidupnya hancur, ia memilih mengakhiri segalanya. Baca novel online ini sekarang.
Bukan Aku Yang Menjebakmu
Bukan Aku Yang Menjebakmu
Dalam novel Bukan Aku Yang Menjebakmu, Nadira dituduh menjebak CEO Elvano demi harta. Dipecat secara hina, sekretaris ini ternyata mengandung pewaris Mahardika Corp. Temukan kisah billionaire romance ini di webnovel yang penuh perjuangan melindungi buah hati dari ketidakadilan.
Cinta dan Dosa
Cinta dan Dosa
Dalam novel modern Cinta dan Dosa, Bisma, putra CEO kaya, terjebak obsesi pada Melati yang mencintai sahabatnya sendiri. Menghadapi konsekuensi dosa masa lalu, ia harus memilih antara berubah atau melepas cintanya. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti kisah penebusannya.
Cinta Setelah Menikah
Cinta Setelah Menikah
Dalam novel Cinta Setelah Menikah, Bunga harus menghadapi kenyataan saat dinikahi Rio Xen Zhin, seorang CEO dingin yang mirip mantan tunangannya. Billionaire romance novels ini mengisahkan perjuangan Bunga lepas dari masa lalu di tengah pernikahan balas jasa. Baca online novel seru ini.
Dendam Cinta Sang Miliarder
Dendam Cinta Sang Miliarder
Dalam Dendam Cinta Sang Miliarder, Saga memaksa Aluna menjadi pengantin pengganti demi membalas kematian kekasihnya. Billionaire romance ini mengikuti misi Saga mengendalikan hidup Aluna di tengah misteri kecelakaan tragis. Baca web novel modern ini untuk mengungkap kebenaran yang tersembunyi.
En-PD181
En-PD181
Dalam novel En-PD181, seorang agen terbaik mendadak dipecat karena ulah model pemula kekasih Lucas. Mengusung genre modern romance, ia membalas dengan menghubungi investor terkaya untuk menghentikan proyek film besar. Simak persaingan kekuasaan dalam billionaire romance novels ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Kebohongan sang Pengasuh
Kebohongan sang Pengasuh
Lillian menyembunyikan identitas aslinya sebagai ketua perusahaan terbuka, hidup sebagai sales biasa. Tapi ketika mengetahui suaminya Milo berkhianat dan merencanakan dengan selingkuhannya, Whitney, untuk mencuri hartanya, dunianya hancur. Patah tapi tak kalah, Lillian bangkit. Dengan ketepatan tenang dan kekuatan yang dulu disembunyikannya, dia membongkar skema Milo, melindungi putrinya, dan membuat Milo menelan konsekuensi keserakahannya sendiri.
Putri yang Tak Akan Tunduk
Putri yang Tak Akan Tunduk
Putri Rea menyembunyikan identitasnya untuk menyembuhkan Pangeran Zaki, dan membantunya naik takhta. Namun setelah berkuasa, Zaki menurunkan Rea jadi selir demi menikahi Yurea. Rea pun menceraikannya dan kembali ke Negara Lira untuk naik takhta.
Dusta di Balik Operasi
Dusta di Balik Operasi
Dokter Rini jadi korban teknik operasi tanpa rasa sakit milik dokter magang Lana yang memindahkan rasa sakit ke dirinya hingga tewas. Terlahir kembali, Rini membeli slot perawatan Lana demi membongkar rahasia pemindahan rasa sakit.
Eksperimen Terakhirnya: Penyesalan Mereka
Eksperimen Terakhirnya: Penyesalan Mereka
Leia Sutton, yang dulunya merupakan mahasiswa kedokteran yang sangat dihormati, sangat dihargai oleh rekan-rekannya di laboratorium—hingga kedatangan Maya Newman. Terjerumus dalam intrik Maya, reputasi Leia hancur, dan lima rekan yang dulunya dia percayai mengkhianatinya dan meninggalkannya. Menjadi sasaran publik, kejatuhannya berujung pada penjara dan kematian yang penuh kesepian. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua. Lahir kembali dengan pengetahuan tentang masa lalunya, Leia menolak untuk mengulangi kesalahan yang sama.
Sejak Itu, Kita Terpisah Jauh
Sejak Itu, Kita Terpisah Jauh
Tujuh tahun lalu, adik Kevin Tanjaya, Alexander Tanjaya, menabrak seseorang hingga tewas. Tunangannya, Sarah, dan orang tuanya malah memaksanya untuk mengakui kesalahan adiknya. Kevin pun akhirnya ditangkap dan dipenjarai. Setelah bebas, Kevin sadar gak ada satu pun anggota keluarganya yang peduli dengannya. Karena sudah berkali-kali mengalami pengkhianatan, dia pun memutuskan untuk pergi.
Musuhku Alpha
Musuhku Alpha
Ketika Anda dipaksa untuk menikahi Alpha Ronan yang gelap dan berbahaya - musuh fana Anda - Anda yakin Anda akan saling membunuh sebelum Anda sampai ke altar. Tetapi ketika musuh yang sama mengancam untuk menghancurkan paket Anda, maukah Anda menerima bahwa Anda ditakdirkan satu sama lain? Atau menuai konsekuensi mematikan?