Logo
Perceraian: Jangan Berharap Kembali
Perceraian: Jangan Berharap Kembali

Perceraian: Jangan Berharap Kembali

100 Bab
Tamat
Dalam novel modern Perceraian: Jangan Berharap Kembali, Tari membangun hidup baru sebagai pemilik toko kue setelah dikhianati Deo. Di tengah gangguan sang mantan suami, Tari terlibat dalam rencana Noah. Baca romance novel ini untuk melihat pilihan Tari saat terjebak situasi tak terduga.

Ringkasan Perceraian: Jangan Berharap Kembali

Pasca memergoki perselingkuhan Deo, Tari memilih bercerai dan memulai hidup baru sebagai pemilik toko kue yang mandiri. Meski ingin melupakan mantan suaminya yang merupakan DJ bertato itu, Deo justru terus muncul demi mengejar maafnya. Di sisi lain, ada Noah, tetangga setia yang jatuh hati pada Tari sejak awal. Demi menjauh dari Deo, Tari terlibat dalam permainan perasaan dengan Noah. Namun, situasi menjadi rumit saat mereka terbangun di ranjang yang sama, dan Noah menuntut tanggung jawab darinya.
Selengkapnya

Bab 1 dari Perceraian: Jangan Berharap Kembali

Di dalam dapur berukuran 3×5 itu, bau harum dari dalam oven menguar. Perempuan yang tengah berkutat dengan buku resep buatannya itu begitu fokus. Hingga suara ting dari oven terdengar, perempuan itu baru bangkit, menggapai oven glove.

Ketika tutup oven dibuka, bau harum langsung menyerbu keluar. Perempuan itu, Tari, tersenyum senang melihat resep barunya berhasil. Dia mengeluarkan nampan dari dalam ovel, lalu meletakkannya di meja.

"Cantiknya."

Kue dengan kombinasi abstrak warna merah dan putih. Tari sendiri memang suka membuat resep baru yang terinspirasi dari resep lainnya. Dia mempunyai sebuah toko kue yang dia bangun sendiri. Dengan uang tabungannya selama kuliah, yah tentu saja uang sakunya dia dapat dari orang tuanya.

"Oby pasti suka," ujarnya, menyebut panggilan sayang untuk suaminya, Deo.

Ponsel yang tergeletak di sampingnya bergetar. Tari menggapainya, melihat nama Oby tertera di layar. Dia melepas oven glove di tangannya, lalu menjawab panggilan dan menempelkan ponsel ke telinga kiri.

"Ada apa by?"

Dua detik kemudian baru terdengar suara. Namun, itu bukan suara Deo, melainkan seorang pria yang tak Tari kenal. Alisnya mengernyit, mendengar suara di sebrang bergumam canggung.

"Siapa?" tanya Tari.

"Sorry … lo istrinya Deo, kan? Gue bartender di club tempat dia tampil malam ini. Gue ambil hpnya buat hubungin lo karena dia mabuk berat. Tadi hampir adu tinju sama pacar Nadine."

Alis Tari bertaut. Dia merubah ponselnya ke telinga kanan. "Nadine? Kok bisa? Eh, nggak usah diceritain. Club Hourse, kan? Gue ke sana sekarang."

"Iya—"

Tari mematikan sambungan sepihak. Dia langsung melepas apronnya, melipatnya asal. Kaki melangkah cepat, menggapai long blazer dan kunci mobil di atas meja.

"Ada-ada aja. Bisa-bisanya berantem sama pacar orang. Pacarnya si uler lagi," gerutunya, berlari cepat keluar unit apartemennya.

Tari memarkir mobilnya di tengah mobil-mobil kecil dengan harga selangit. Tentu saja. Club yang dia datangi adalah salah satu club terbesar di Jakarta, yang hanya bisa didatangi orang-orang ber-uang. Biaya masuknya saja lebih mahal dari harga menginap di hotel bintang lima.

Tari tersenyum pada kedua penjaga di pintu, yang dibalas denagn anggukan kecil. Dia tak perlu membayar atau memesan dahulu. Pelanggan VIP kalau kata Deo, karena suaminya yang tampan itu adalah disjoki kebanggaan Hourse Club.

"Tar!"

Seorang perempuan berambut merah berlari mendekat. Dia adalah teman SMA Tari dan Deo, Cloe namanya. Anak orang kaya, yang sukanya bermain di club bahkan sejak masih SMA.

"Lo lihat Deo nggak?" Tari menggelengkan kepala, melihat Cloe yang terhuyung-huyung.

"Enggak, tuh! Kenapa? Dari pada urusin suami lo itu, mending ikut gue seneng-seneng yok! Ada bule di sana beb!" Nada bicara Cloe naik turun, tak beraturan.

"Lo minum berapa botol sih?" Aroma alkohol menyapa hidung Tari, membut kepalanya pening. Dia tidak suka minuman yang memiliki rasa tajam itu. "Lo beneran nggak lihat Deo? Katanya ada job di sini malam ini. Oh, iya. Dia tadi juga ada ribut sama pacar Nadine."

Cloe menggaruk kepala dengan bibir mengerucut. "Nadine …? Oh! Iya, beb. Tadi ada Nadine di sini. Sendirian kok, dia langsung ke sana."

Telunjuk Cloe bergetar, mengarah ke lorong gelap. Tari mengernyitkan alis, sangat tahu tempat apa itu. Tempat para pasangan yang ingin menuntaskan kesenangan, melewati malam-malam penuh jrit mesra bersama-sama.

"Nadine ke sana sendirian?"

Cloe mengangguk. Tari berdecak, dia memberi tepukan singkat di bahu Cloe. "Jangan minum lagi, pulang aja," nasihatnya, sebelum memutuskan melihat tempat yang Cloe maksud.

Setahunya Nadine akhir-kahir ini hidup dengan benar. Dia juga beberapa kali mendengar dari Deo kalau Nadine sudah tidak pernah mabuk-mabukan di club, atau menari dengan pakaian minim di atas lantai dansa seorang diri.

Tari menghentikan langkahnya setelah masuk lumayan jauh ke dalam lorong temaram itu. "Gue ngapain ke sini? Nadine mau ngapain juga bukan urusan gue."

Tujuannya adalah mencari Deo, sang suami yang entah ada di mana. Dia jadi meragukan ucapa si penelpon yang berbeda dengan Cloe. Dia hampir saja kembali, tapi seorang pria yang menggenggam ponsel dengan gantungan serupa dengan miliknya membuatnya berhenti.

Gantungan kupu-kupu dengan sayap berwarna merah dan biru. Itu ponsel milik Deo. "Lo! Stoo!" Melangkah cepat, Tari menghampiri pria bertopi hitam itu. Tanpa aba-aba dia menarik ponsel Deo, memastikan itu benar-benar ponsel suaminya.

"Lo yang nelpon gue?" tanyanya, setelah melihat wallpaper ponsel, fotonya bersama dengan Deo.

Pria itu mengangguk. "Deo ada di salah satu kamar," ucapnya.

Tari menoleh ke belakang, melihat kamar-kamar yang tertutup dengan alis mengernyit. "Dia semabuk itu?" tanyanya.

Pria bertopi hanya mengangguk singkat. "Nomor 25," beritahunya.

"Oke. Makasih, yah." Dia kembali melangkah di lorong dengan lampu redup berwarna-warni itu. Matanya menatap awas sampai menemukan papan bertulis angka 25. Sebelum mendorong pintu, Tari menatap pria bertopi lagi untuk memastikan.

Pintu kayu itu dia dorong perlahan. Kegelapan menyambut Tari. Tangannya meraba-raba dinding, menekan saklar di dekat pintu. Seketika ruangan itu diterangi cahaya dari lampu di langit-langit. Tari bisa melihat dengan jelas setiap inci dalam kamar itu.

Di atas ranjang, dua orang tengah saling menindih, tanpa satupun busana di tubuh mereka. Si wanita mendongak menatap langit-langit, membiarkan pria di atasnya bermain-main di lehernya.

Tari mengerjap pelan. Dia hampir saja menutup pintu lagi, kalau tidak menangkap tato kupu-kupu di bahu si pria. Alisnya bertaut, mulutnya terbuka kecil.

"D-deo?"

Gerakan pria itu terhenti. Dia mengangkat kepala, tanpa sengaja beradu pandang dengan Tari. Mulut Tari terbuka lebar, melihat wajah yang teramat familier itu. Dia membuang muka, di detik selanjutnya dia keluar dan membanting pintu kasar.

"Ah! S-sial! Apa-apaan!"

Menjambak rambut, Tari berkedip beberapa kali menatap pintu yang tertutup. Dia ganti melihat pria bertopi yang hanya berdiri diam. Tangan Tari kembali menyentuh gagang pintu. Tetapi, dia tidak mampu untuk mendorong sebilah pintu itu.

"Bangsat!"

Memilih pergi, Tari melangkah cepat menjauh dari kamar itu. Dia berhenti sejenak di samping pria bertopi yang kini menunduk. Tari baru bisa mengenali wajah pria itu, dia mantan pacar Nadine yang dicampakkan beberapa bulan lalu.

"Sial! Lo nggak mau putus sendiri?"

Dengan sengaja Tari menabrak bahu pria itu. Keluar dari lorong menyesakkan itu. Dia melangkah bertambah cepat, membelah kerumunan orang yang makin ramai karena sudah malam. Dia tidak peduli walau beberapa orang berteriak marah karena tertabrak olehnya.

Keluar dari club, Tari merogoh saku blazer untuk menemukan smart key, menekan salah satu tombol hingga mobilnya berbunyi. Tari berlari menghampiri mobilnya. Tangannya yang bergetar menarik pintu mobil kuat.

Dia masuk, menutup kembali pintu lalu langsung berusaha menyalakan mesin mobil. "Ahh!" Tetapi, mesin tak juga menyala. Dia kembali mencoba, hingga percobaan ke lima baru berhasil.

Namun, wajah Deo tiba-tiba muncul di kaca jendela. Pria itu mengenakan kaus yang terpasang terbalik, memukul-mukul kaca sambil berteriak memanggil Tari. Sekalipun Tari tak menoleh. Dia segera menginjak gas, memutar setir keluar dari parkiran.

Dia masih bisa mendengar umpatan Deo, yang langsung berteriak mencari kunci mobilnya. Tari tak peduli, menambah kecepatan hingga mobilnya sampai di jalan raya. Pandangannya kabur, membuatnya tak bisa melihat dengan benar.

Berada di jalan dua arah, hampir saja Tari melewati garis batas. Beberapa mobil membunyikan klakson, membuat Tari terkejut dan menginjak rem. Klakson semakin kencang orang bunyikan saat mobil Tari berhenti di tengah jalan.

Perempuan itu panik, menginjak gas dan menepikan mobil ke kiri. Napasnya memburu, kepalanya terasa pening bukan main. Menjambak rambut hingga ikatannya berantakan.

Tari membenturkan kepalanya ke setir beberapa kali. Dia menggeram keras, mengertakkan gigi kuat. Tangannya mengepal, memukul setir hingga memerah.

"Ahh!" teriaknya. Dia menggigit bibir kuat, membuang muka ke jendela, menatap beberapa pejalan kaki yang berjalan di trotoar. Tanpa bisa dia cegah, air matanya menetes begitu saja.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Absurd Boyfriend With Kianna
Absurd Boyfriend With Kianna
Dalam Absurd Boyfriend With Kianna, Kianna menulis romance novel terinspirasi dari Giorgio, kakak kelas populer. Namun, hidupnya berubah saat Giorgio mendekat dengan tingkah absurd dan rayuan tak terduga. Ikuti kisah cinta remaja dalam modern novel ini di platform read novels online.
Benci Membawa Cinta
Benci Membawa Cinta
Dalam novel modern Benci Membawa Cinta, Eleonore Duvall berusaha mengungkap misteri kematian keluarganya yang melibatkan suaminya, Kaelan Ravenswood. Di tengah obsesi dan rahasia masa lalu, ia harus memilih antara dendam atau perasaan. Baca kisah lengkapnya di web novel ini.
Cinta Setelah Perceraian: Kasih Sayangnya yang Terlambat
Cinta Setelah Perceraian: Kasih Sayangnya yang Terlambat
Dalam Cinta Setelah Perceraian: Kasih Sayangnya yang Terlambat, Giselle bangkit menjadi CEO saingan usai bercerai dari Lucian. Billionaire romance novel ini mengisahkan perjuangan Giselle mengungkap identitas rahasianya. Baca web novel seru ini saat Lucian berusaha mengejar cintanya yang hilang.
Cute My Husband
Cute My Husband
Dalam romance novel Cute My Husband, Zalfa, guru janda beranak dua, harus menjaga rumah tangga rahasianya dengan Edgar, mantan muridnya yang menempuh akademi kepolisian. Hadapi konflik restu orang tua dan perbedaan status dalam modern novel yang penuh tantangan ini di platform web novel.
Hasrat Cinta Om Zafran
Hasrat Cinta Om Zafran
Dalam romance novel Hasrat Cinta Om Zafran, Bella terjebak cinta terlarang dengan omnya sendiri. Saat hubungan rahasia ini terancam oleh perjodohan dan kemarahan sang ayah, Zafran bertekad mempertahankan asmara mereka. Baca kisah modern novel ini tentang pilihan sulit dan konsekuensi cinta.
Istri Kontrak Kembali Bersinar
Istri Kontrak Kembali Bersinar
Dalam Istri Kontrak Kembali Bersinar, Amalia mengakhiri penderitaannya setelah Rayan lebih memilih menyelamatkan selingkuhannya saat kecelakaan. Amalia bangkit menjadi peneliti sukses di Norwegia. Baca romance novel ini untuk melihat perjuangannya lepas dari jeratan mafia novel dan pengkhianatan.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Surat Terakhir untuk Natalia
Surat Terakhir untuk Natalia
Dua puluh tahun bersama, satu malam hancur oleh pengkhianatan. Saat Natalia pilih adik kelasnya dibanding hubungan mereka, Brett dengan hati hancur meninggalkan surat perpisahan sebelum menghilang untuk selamanya.
Dendam Sang Putri: Kembali untuk Merebut Segalanya
Dendam Sang Putri: Kembali untuk Merebut Segalanya
Eliana kembali kepada orang tua kandungnya dan berusaha memenangkan hati mereka, tapi mereka lebih memilih anak angkatnya, mempercayai kebohongannya, hingga mendorong Eliana menuju kematian. Setelah terlahir kembali, Eliana melepas ikatan keluarga dan bersumpah merebut kembali segala yang hak miliknya. Dalam perjalanan balas dendam, hubungannya dengan Liam berkembang dari sekutu menjadi kekasih. Dendamnya terbalaskan, dan mereka meraih kebahagiaan bersama.
Anggaplah Ini Lagu Perpisahan Kita
Anggaplah Ini Lagu Perpisahan Kita
Nancy Merlin, putri Keluarga Merlin yang tinggal di Kota Cingkawi, bertengkar dengan ayahnya dan pergi dari rumah demi merawat kekasihnya, Howard Sukri yang menjadi tuli dan bisu akibat kecelakaan mobil. Dia berpura-pura tuli dan bisu untuk bersama Howard selama tiga tahun, selama waktu itu dia bekerja keras untuk mendapatkan biaya pengobatan Howard. Setelah Howard sembuh, dia merasa muak dengan kehidupan bersama Nancy dan merasa malu memiliki pacar yang tuli dan bisu. Lalu dia dekat dengan Sonya Ongko yang jahat, dia mengabaikan dan menyakiti Nancy. Akhirnya Nancy patah hati dan memutuskan untuk putus dengan Howard. Dia pergi ke luar negeri sesuai permintaan keluarganya, bersama Mike Yasin, dan kembali ke kehidupan yang benar-benar bahagia sebagai gadis kaya.
Bangkit Lagi!  Mama Petinju Mengguncang Dunia
Bangkit Lagi! Mama Petinju Mengguncang Dunia
Setelah hidup kembali, Jessica kembali ke dunia tinju untuk meraih kembali kehormatannya yang hilang. Setelah bercerai dengan Yohan, dia mengetahui bahwa pacar barunya, Fani, berpura-pura menjadi dirinya. Dalam pertandingan, Jessica mengalahkan Yohan, membuktikan bahwa dialah juara sejati, dan mulai mengejar kebahagiaannya sendiri.
Si Kembar CEO Jadi Mak Comblang
Si Kembar CEO Jadi Mak Comblang
Punya suami penyayang dan anak tiri menggemaskan, pernikahan kilat Cassandra tampak terlalu sempurna. Namun, akankah masa lalunya yang kelam menghantuinya kembali? Lalu, kenapa anak-anak itu terasa begitu familier?
Dari Istri ke Legenda
Dari Istri ke Legenda
Emily menyembunyikan identitasnya sebagai pilot jenius dan pewaris miliarder demi menikahi cinta sejatinya, kapten maskapai Andrew. Selama lima tahun menjadi istri setia dengan suami yang dingin dan menjauh, Emily yang sedang hamil menyaksikan Andrew naik pesawat bersama cinta pertamanya, Casey. Saat pesawat jatuh dan Emily keguguran sambil menangis minta tolong, Andrew malah menyelamatkan diri bersama Casey, tak mendengar jeritan hatinya. Setelah kehilangan bayi, Emily menceraikan Andrew dan kembali ke keluarganya, bangkit sebagai pilot legendaris M. Barulah saat itu Andrew menyadari cintanya dan diliputi penyesalan. Casey yang licin menyebar kebohongan tentang Emily, namun terbongkar oleh keluarga Emily. Ketika Andrew mengetahui kebenaran identitas dan keguguran Emily, dia pun bersujud memohon pengampunan...