Logo
Penyembuh Luka
Penyembuh Luka

Penyembuh Luka

52 Bab
Tamat
Dalam novel Penyembuh Luka, Sarah dipaksa menikah dengan Diko, seorang CEO arogan. Menjadi jaminan utang ayahnya, ia harus bertahan di tengah tekanan billionaire romance novels ini. Saat Diko mulai protektif, harga diri Sarah sudah terlanjur hancur. Baca kisah romance novel ini sekarang.
Bab 1 dari Penyembuh Luka

"Sekarang kamu istri saya, Sarah! Buka baju kamu!" Perintah Diko dengan nada dingin, tatapan mata pria itu bahkan tampak begitu merendahkan Sarah yang gugup berdiri di hadapannya. Satu tangannya melepaskan kancing kemeja yang ia kenakan saat mengucapkan janji suci siang tadi. Sarah membeku, ia bingung, bahkan kedua matanya melihat ke sembarang arah. Tak tahu harus berbuat apa.

"Lepas baju kamu! Saya mau kita lakukan sekarang! Kamu istri saya kan! Cepat, Sarah!" Makinya. Sarah yang sudah menanggalkan gaun pengantin dan menggantinya dengan dres corak garis tipis warna biru tua. Hanya bisa membalas tatapan Diko dengan sorot mata tak percaya jika pria yang menjadi suaminya begitu kasar.

Diko berdecak. Ia menarik tangan Sarah dengan paksa, membawa masuk ke kamar hotel mewah itu, kemudian melempar sarah ke atas ranjang dengan kasar. Ia melucuti pakaiannya hingga tak menutupi tubuhnya lagi. Sarah membuang pandangan, ia mencoba bangun untuk menghindar, namun Diko tak peduli. Ia akan melakukan kegiatan ranjang itu bukan karena cinta atau menjadi tugas suami. Namun, karena marah dan dendam.

"Diko!" Pekik Sarah saat ia mencoba berontak. Diko diam, tatapannya setajam pisau dengan aura segelap awan mendung. Sarah mulai menangis di sela berontaknya. Ia masih bertahan menutupi tubuhnya dengan tangan, hingga, satu tamparan mendarat di wajahnya. Sarah diam sembari memalingkan wajah. Kehalaian rambut menutupi sebagian wajahnya..

"Diko! STOP!" teriak Sarah lagi. Diko naik ke atas ranjang, bahkan kini ia seperti mencekik leher Sarah. Wajah wanita itu memerah, ia menangis.

"Diam, atau aku semakin membuatmu kesakitan, wanita sialan!" Makinya begitu murka. Sorot mata Diko memperlihatkan kebencian. Sarah terbatuk, tangan Diko terangkat dari leher mulus Sarah lalu beralih melepaskan apa yang menutupi inti Sarah.

"Kalau kamu tahu aku semarah apa sama kamu atas semua yang terjadi. Kamu akan tahu apa yang aku lakukan ke kamu nanti." Sarah tak bisa berbuat banyak. Ia berteriak, meronta, dengan hati yang hancur saat Diko segera melakukan hal itu. Merobos masuk begitu kasar, membuat rasa perih itu menjalar begitu sakit. Sarah hancur, ia malu, marah, juga kecewa dengan dirinya.

Ia mengeram emosi saat Diko tak menggubris ampunan supaya Diko berhenti. Bahkan Sarah dengan berani menampar wajah pria yang sedang bergerak di atasnya dengan brutal dan kasar.

"Bajingan!" teriak Sarah. Diko diam, menatap lekat sorot mata Sarah yang mendadak hilang binarnya. Berganti tangis dan muncul kekosongan dalam sekejap. Tak lama, Diko mengumpat Sarah, sembari terus menikmati apa yang ia perbuat di atas tubuh Sarah yang hanya diam tanpa bereaksi apa pun. Diko menghentak, ia merasa meledak di dalam Sarah. Dengan kasar mencabut miliknya, pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, meninggalkan Sarah yang diam, dengan linangan air mata, dan bercak darah di sprei kamar hotel yang menjadi saksi hilangnya sosok Sarah yang ceria, terenggut paksa Diko bersamaan dengan apa yang ia jaga selama hidupnya.

***

Pagi menjelang. Semalam, keduanya tidur terpisah, Diko di sofa besar ruang TV, sementara Sarah di dalam kamar itu. Dengan perlahan, ia melepaskan sprei, lalu mencuci noda darah, terlalu malu jika petugas kebersihan kamar melihat hal itu. Sarah sudah bangun sejak pukul lima pagi. Duduk merenung dengan wajah murung menatap diri di depan cermin. Rambut panjangnya ia gerai, setelah ia keringkan dengan alat pengering rambut.

Ia diam, bahkan hanya melirik saat berjalan melewati Diko yang masih tertidur pulas. Ia melihat kertas pesan di atas meja makan kecil kamar suite itu, tertulis jika Sarah tidak perlu menyiapkan sarapan untuknya. Jika lapar, ia cukup pesan makanan melalui jasa room service.

Sarah lapar, ia tak ingat apakah kemarin ia makan atau tidak. Tangannya bergerak membuka kulkas kecil di kamar hotel itu. Ada teh kotak dingin, ia mengambilnya, lalu segera ia minum. Di sebelahnya, ada rak kaca, dengan jejeran cemilan berbagai merek. Sarah membuka biskuit cokelat. Ia duduk di kursi, menikmati makanannya tanpa peduli dengan Diko yang tampak bergeliat. Kemudian, perlahan pria itu beranjak, duduk sembari memegang kepalanya yang tertunduk mencoba mengingat apa yang terjadi malam sebelumnya.

Kepalanya terangkat perlahan, ia melihat Sarah sedang duduk, menikmati biskuit dan minuman teh seorang diri dengan pandangan lurus ke arah kulkas.

"Sarah ..." panggilnya. Sarah diam, ia mengabaikan.

"Sarah ..." panggil Diko sekali lagi. Sarah menoleh, sedetik kemudian ia kembali fokus dengan makanannya. Diko beranjak, masuk ke dalam kamar mandi yang ada di dalam kamar, tak lama, ia berjalan keluar kamar dengan wajah lebih segar. Ia membuka kulkas, membuka air mineral lalu menenggaknya hingga habis. Botol kosong itu ia buang ke tempat sampah dengan cara melempar.

"Jawab kalau aku panggil." Suara itu begitu bernada dingin. Bahkan tangan kirinya sudah mencengkram wajah Sarah yang menatapnya tak suka.

"Punya mulut, kan! Jawab kalau aku panggil." Diko melotot, Sarah menatap dengan cahaya yang memudar dari matanya yang sedikit sayu.

Diko dengan kasar melepaskan cengkramannya. Lalu mendorong pipi Sarah dengan santainya.

"Wanita bodoh." Lanjutnya sembari mendorong kepala Sarah. Ia beranjak, meninggalkan Sarah yang masih diam di tempat.

"Ganti pakaianmu yang ada di koper merah. Kita harus menempati rumah baru untuk tempat tinggal. Pakaian-pakaian itu sudah disiapkan sektretarisku untukmu. Aku akan pesan makanan. Aku tidak mau disangka suami tak peduli badan kurus istrinya. Cepat, ke kamar, ganti bajumu. Kita makan bersama," ujarnya.

"Aku sudah kenyang. Makasih." Jawab Sarah ketus. Diko diam, dengan tangan memegang gagang telpon ia melirik Sarah yang berjalan pelan, jelas tampak kesakitan saat ia melangkah. Diko membuang pandangan, ia menatap ke luar jendela.

Baginya, bukan kali pertama ia bersetubuh, ia dan Abel, begitu sudah terikat untuk urusan ranjang padahal masih berstatus tunangan. Kini, hatinya nyeri, merasa mengkhianati Abel, padahal semalam, ia melakukannya tidak seperti bercinta pada umumnya atau saat bersama Abel.

Diko diam, terduduk setelah selesai memesan makanan. Abel, semenjak tahu jika pertunangan mereka batal, ia pergi untuk menenangkan diri ke Canada, merasa malu juga sakit hati dengan keluarga Diko. Keluarganya tak bisa berkutik karena Ayah Diko, orang yang segani oleh para pengusaha di banyak bidang, salah satunya pemilik stasiun TV ternama.

Semenjak Abel pergi dan pernikahan itu harus dilangsungkan karena Ayah Diko ingin menunjukkan kekuasaannya. Mulai detik itu juga, kehidupan Diko seperti terenggut. Dan kini, ia lampiaskan semua amarahnya, sakit hati, dan dendam kepada Sarah yang menjadi korban.

Petugas room service mengantar makanan. Diko dengan santai menikmati makanannya, sedangkan Sarah masih duduk di depan meja rias, mematut dirinya yang juga, separuh dirinya sudah direnggut Diko. Ponselnya berbunyi, pesan singkat ia dapatkan.

Ibu :

"Sarah, maafkan Ibu. Ibu akan berusaha membawamu pergi dari Diko, ya, nak, Ibu akan coba mencari cara terbaiknya. Bersabarlah di sana sayang, kuat dan tegar. Tunggu Ibu datang menjemputmu."

Tangan Sarah gemetar, ia menunduk, membekap mulutnya supaya isak tangisnya tak terdengar pria yang merenggut apa yang ia jaga, bersikap kasar, juga berucap seenaknya. Air mata mengalir deras, seraya tangan kirinya menggenggam erat ponsel miliknya. Ia tahu, hanya ibunya yang akan berada di sisinya. Ia anak tunggal, begitu dibanggakan oleh kedua orang tua, tapi, ia terkejut saat Ayahnya sendiri tega menjadikannya jaminan atas saingan bisnisnya. Bahkan, saat pria itu pergi dari dunia, Sarah bukannya mendapat pesan yang baik untuk menjalani hari-hari, justru surat wasiat bertuliskan jika ia, harus menikah dengan Diko, dan semua asset milik mendiang ayahnya, di serahkan ke pada keluarga Diko. Meninggalkan ibunya dalam kondisi terpuruk juga, karena terusir dari rumahnya, dan dipindahkan ke rumah lebih kecil di salah satu cluster perumahan biasa. Dipaksa meninggalkan haknya, dan kehidupan berada.

"Heh! Sini kamu." Suara Diko membuat Sarah cepat-cepat menghapus air mata. Ia beranjak, berjalan dan berhenti dengan jarak yang sudah ia putuskan supaya tak berdiri berdekatan dengan Diko.

"Masa cuti kerjaku sampai lusa. Kita pindah ke rumah itu siang ini juga. Sekrestarisku sudah menyiapkan semuanya. Aku harap kamu nggak banyak protes, apalagi mencoba berontak seperti semalam saat kita tidur satu ranjang."

Diko berjalan ke arah kamar mandi, meninggalkan Sarah yang membeku di tempat.

"Ya." Hanya itu jawaban Sarah. Ia beranjak, menyeret koper hitam miliknya, juga koper merah yang berisi pakaian baru miliknya. Ia duduk di single sofa, menatap lurus ke arah gordin abu-abu.

'Warna gordin itu, kini jadi warna favoritku. Abu-abu.' ucapnya dalam hati diakhiri senyum pahit yang ia tunjukkan pada dirinya sendiri.

Bersambung,

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Dulu Aku Bodoh, Sekarang Tidak Lagi
Dulu Aku Bodoh, Sekarang Tidak Lagi
Dalam novel romantis miliarder Dulu Aku Bodoh, Sekarang Tidak Lagi, Solene harus kehilangan bayinya akibat diagnosis palsu suaminya sendiri. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap konspirasi perebutan harta dan pengkhianatan rumah tangga yang penuh misteri.
Ending Scene: Wanita Terakhir di Hati Presdir
Ending Scene: Wanita Terakhir di Hati Presdir
Dalam Ending Scene: Wanita Terakhir di Hati Presdir, Kirei Nakamoto menikahi River, billionaire lumpuh demi misi balas dendam. Di tengah konspirasi harta, mereka terjebak dalam romance modern yang tak terduga. Baca kisah selengkapnya di web novel ini sekarang.
Menantu Hina Ternyata Kaya Raya
Menantu Hina Ternyata Kaya Raya
Dalam Menantu Hina Ternyata Kaya Raya, Randi harus menghadapi hinaan mertuanya meski memiliki harta tak terhitung. Billionaire romance ini mengungkap perjuangan menantu yang menyembunyikan identitas aslinya. Baca modern novel ini untuk melihat takdir Randi di platform web novel.
My Absurd CEO
My Absurd CEO
Dalam My Absurd CEO, Enzo Delwyn adalah billionaire yang mendekati Aylin demi sebuah misi balas dendam masa lalu. Romance novel ini mengungkap ambisi gelap di balik perilaku eksentrik sang CEO. Temukan kelanjutan kisahnya dalam web novel yang penuh intrik dan pilihan sulit ini.
Pengantin Yang Terjebak Dalam Dendam
Pengantin Yang Terjebak Dalam Dendam
Dalam Pengantin Yang Terjebak Dalam Dendam, Sephia terikat pernikahan paksa dengan Elandro, pewaris dingin yang haus pembalasan. Kisah billionaire romance ini mengungkap hukuman di balik janji suci. Temukan ketegangan dalam modern novel ini sebagai salah satu romance stories terbaik.
Perangkap Cinta Mafia Queen
Perangkap Cinta Mafia Queen
Dalam Perangkap Cinta Mafia Queen, Christina Morgan menyamar jadi Kim Ara untuk melarikan diri. Namun, misi membunuh CEO Lee Joon Woo dalam mafia novel ini terhambat oleh perasaan. Baca kisah billionaire romance novels penuh intrik dan pengkhianatan ini di platform online novel kami.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Jatuh ke dalam Perangkapnya
Jatuh ke dalam Perangkapnya
Ashley, seorang CEO yang sangat ingin punya anak, menikahi Dean, seorang pria dari desa, agar mau tinggal bersamanya. Tanpa sepengetahuannya, Dean ternyata adalah pewaris misterius yang diam-diam mencintainya dan sengaja menyamar agar bisa dekat dengan Ashley. Keluarga kaya Ashley penuh dengan intrik. Dia harus berhadapan dengan bibinya yang tidak waras, pamannya yang munafik, dan kakeknya yang sangat pilih kasih. Ashley mengira Dean akan menjadi penyelamatnya, tapi ternyata pria itu justru menjadi mimpi buruk dalam hidupnya.
Tersesat dalam Sentuhannya
Tersesat dalam Sentuhannya
Anak magang baru, Isla tak pernah menyangka bahwa CEO dingin dan perfeksionis, Christian — yang terus menekannya tanpa ampun di lapangan tenis siang hari — adalah orang yang sama yang membawanya menjelajahi dunia tersembunyi di malam hari di sebuah klub BDSM eksklusif. Namun saat topeng itu akhirnya terlepas dan identitas rahasia mereka mulai bercampur dengan kenyataan, apakah ini permainan yang bisa ia kendalikan… atau justru menyeretnya tenggelam dalam bayangan hasrat yang mencari penebusan tak terduga?
Dalam Panasnya Pengkhianatan
Dalam Panasnya Pengkhianatan
Alexandra dan Jerald sering mengabaikan putri mereka, Bella, karena jadwal kerja mereka yang sibuk. Dalam pertemuan suatu hari, Alexandra tiba-tiba menerima panggilan darurat dari Bella. Saat itulah dia menemukan suaminya telah membawa cinta pertamanya, Dayna, dan putranya, keluar untuk bersenang-senang, meninggalkan putri mereka terkunci di dalam mobil. Mesin mati, udara stagnan, dan panas terik membuat situasinya mengerikan. Dalam kepanikan, Alexandra mencoba menghubungi Jerald melalui telepon untuk mencari tahu di mana dia berada, tetapi dia menuduhnya cemburu dan berbohong, menolak untuk mengungkapkan lokasinya dan akhirnya berhenti menjawab panggilannya. Putus asa, dia kembali ke rumah untuk mencari bantuan dari ibu Jerald, hanya untuk membuatnya mengungkapkan sifatnya yang sebenarnya dan tidak peduli. Ibu Jerald telah lama cuek terhadap cucunya, diam-diam berharap kecelakaan sehingga Alexandra bisa memiliki anak lagi—seorang cucu laki-laki untuk melanjutkan warisan keluarga.
Kebangkitan Orang Biasa
Kebangkitan Orang Biasa
Leo Liman, mahasiswa berprestasi di Universitas Kota Laut, memukul profesor demi menyelamatkan pacarnya, lalu dikeluarkan dan membuka penjual sate. Saat kecelakaan mobil, dia bertemu CEO dingin Yuna Lieva dan menyelamatkan putri kaya Elin Yongki dalam kebakaran. Karena kehilangan cincin, dia berpura-pura jadi ayah putri CEO, menghadapi pengkhianatan mantan dan tekanan kerja. Tanpa ragu, Leo mempertaruhkan nyawa untuk Wulan, penderita leukemia, membuktikan bahwa orang biasa bisa bangkit dengan keberanian dan tekad.
Sakit Hati Berbuah Manis
Sakit Hati Berbuah Manis
Di kehidupan sebelumnya, Sani memaksa omnya untuk menikahinya, tapi tak disangka itu menjadi awal penderitaannya. Sebelum meninggal, kesalahpahaman akan hubungan Yuno dan Alia membuat Sani mengira Yuno selingkuh dan tidak mencintainya. Saat Sani membuka matanya lagi, dia kembali ke 40 tahun lalu saat dia batal kuliah dan memilih untuk menikah dengan Yuno. Kali ini, Sani memilih untuk melanjutkan kuliahnya dan memulai hidup baru.
Dendam Tersirat
Dendam Tersirat
Tujuh tahun silam, adik Sean menyebabkan sebuah kecelakaan mobil fatal. Yang mengejutkan, tunangannya beserta keluarganya justru memaksa Sean mengaku sebagai pelaku demi menyelamatkan sang adik. Demi pengorbanan itu, Sean harus menjalani hukuman penjara secara tidak adil. Di balik jeruji besi, Sean menyibukkan diri dengan mempelajari teknologi fusi nuklir terkendali hingga meraih pengakuan dari lembaga penelitian nasional dan tawaran pekerjaan bergengsi. Namun saat akhirnya bebas, kenyataan pahit menyambutnya: tak satu pun anggota keluarganya yang benar-benar peduli padanya. Setelah merasakan derita dan pengkhianatan tiada akhir, dengan hati yang luka, Sean memutuskan pergi untuk selamanya.