Logo
Pengasuh tuan muda lumpuh dan buta
Pengasuh tuan muda lumpuh dan buta

Pengasuh tuan muda lumpuh dan buta

44 Bab
Tamat
Dalam billionaire romance novel Pengasuh tuan muda lumpuh dan buta, Hafsa harus merawat Elang Rahardian yang dingin setelah kecelakaan tragis. Di tengah tekanan keluarga, ia berjuang bertahan dalam modern novel ini demi bertahan hidup. Baca kisah selengkapnya di webnovel ini.

Ringkasan Pengasuh tuan muda lumpuh dan buta

Elang Rahardian kehilangan penglihatan dan kemampuan berjalan setelah kecelakaan tragis akibat rencana pembunuhan demi hartanya. Di sisi lain, Hafsa Aulia harus menanggung beban keluarga dengan ayah penjudi serta ibu dan adik tiri yang kasar. Demi memenuhi kebutuhan, Hafsa menerima tawaran pekerjaan tanpa menyadari bahwa ia harus merawat Elang yang kini dikenal sangat dingin dan kejam. Akankah Hafsa mampu bertahan menghadapi temperamen sang tuan muda atau justru memilih menyerah?
Selengkapnya

Bab 1 dari Pengasuh tuan muda lumpuh dan buta

"Hafsaaa.....!" teriak Sesil dikamarnya yang mengundang ibunya mendatangi kamarnya.

"Sesil, ada apa? kenapa teriak-teriak?" tanya ibunya yang bernama Rahma.

"Ini Bu, baju aku bolong ini pasti ulah si Hafsa!" Sesil merengek memperlihatkan bajunya yang berlubang ditengahnya.

"Hahh... Sesil ini kan baju mahal!" Rahma melotot melihat baju anaknya.

"Iya Bu, padahal baju itu mau aku pake buat ikutan casting artis. huhu"

"Kurang ajar anak itu. Hafsaaa.....!" Sesil tersenyum melihat ibunya marah yang berarti akan memarahi Hafsa saudari tirinya.

"Iya Bu, ada apa?" Hafsa datang tergopoh-gopoh dirinya sedang memasak tapi sudah dikagetkan dengan suara ibunya sampai-sampai harus meninggalkan masakannya.

"Heh! lihat ini pekerjaanmu!" Rahma melempar baju Sesil ke wajah Hafsa.

Hafsa mengambilnya dan melihat kalau baju Sesil berlubang ditengahnya.

"Eh, kenapa bisa berlubang." Hafsa berfikir.

"Ya ampun maaf Sil, aku tidak sengaja!".

"Tidak sengaja kau bilang, ini baju mahal tau, mamah lihat tuh!" Sesil lagi-lagi merengek membuat Hafsa mendesis.

"Heh...!" Rahma menarik rambut Hafsa dengan erat sehingga membuat Hafsa kesakitan.

"Aduh sakit mah, jangan ditarik!" kata Hafsa meringis memegang ujung rambutnya supaya tidak ikut terbawa.

"Enak banget kamu yah! pokoknya kamu harus ganti baju Sesil, mamah tidak mau tau."

"Tapi mah ganti gimana? aku tidak punya baju dress yang seperti Sesil."

"Mangkanya kerja sana jangan merepotkan mulu huh." Sesil bersungut pada Hafsa.

"Aku juga sedang mencari pekerjaan, mah tolong lepaskan mah, ini sakit!" ucap Hafsa memohon dan Rahma langsung melepaskannya dengan kasar.

"Dasar anak tidak berguna sama seperti ayahmu tidak berguna."

Tiba-tiba tercium bau angus gosong didapur dengan asap yang mengepul mereka menciumnya.

"Hem.. mah bau apa ini?" ucap Sesil menutup hidungnya.

Hafsa baru teringat jika dia sedang menggoreng ikan dia pun langsung berlari panik kedapur diikuti Rahma dan Sesil.

Saat didapur ternyata ikannya gosong bahkan warnanya sangat hitam dan mengeluarkan asap yang beraroma gosong. Hafsa segera mematikan kompor dan mengangkat ikan itu yang sudah berubah warna menjadi hitam.

"Hah gosong." panik Hafsa.

"Benar-benar kau anak tidak berguna.!" Rahma marah besar hendak memukul tapi dihalang oleh Sesil.

Sesil membisikkan sesuatu pada mamahnya kemudian mereka tersenyum smirk.

"Bagus juga idemu!" Sesil mengacungkan jempolnya.

Rahma kembali kasar, "Heh karena kau sudah membuat ikanku gosong maka hukumanmu adalah kau harus memakan ikan gosong itu sampai habis tanpa nasi."

Hafsa membulat seketika tidak mungkin dia bisa memakan ikan gosong yang pasti rasanya pahit.

"Ayo cepat!" Rahma menarik Hafsa ke meja makan dan mendudukkannya paksa beserta ikan yang sudah didepannya.

"Cepat makan!" tambah Sesil membentak.

Hafsa masih tak bergerak dia tidak mau memakan ikan gosong itu dia sudah mual melihatnya saja.

"Cepat, kalau kau tidak mau makan maka malam ini kau harus tidur diluar! ayo cepat makan." ancam Rahma dan Sesil hanya tertawa sinis.

Karena Hafsa tidak mau merespon maka Rahma memaksanya memasukan ikan itu kedalam mulutnya yang tertutup rapat.

"Nih cepat makan!" Rahma terus memaksa dibantu Sesil membuka mulut Hafsa sehingga mau tidak mau ikan pahit itu masuk juga ke mulutnya dan mereka membekap mulut Hafsa, supaya dia tidak memuntahkan ikannya jadilah Hafsa menelannya langsung tidak dikunyah demi menghindari rasa mual dilidahnya.

Hafsa memberontak pun percuma karena mereka sangat kuat meskipun badan mereka langsing beda lagi dengan. Hafsa yang bertubuh mungil dan kekuatan fisiknya dibawah rata-rata.

Setelah Hafsa menelannya baru mereka melepaskan bekapannya, mereka tertawa terbahak-bahak sedangkan Hafsa mengap-mengap seperti ikan yang kehabisan oksigen.

"Kalian kenapa tega sekali denganku?" Lirih Hafsa menatap mereka yang masih tertawa.

Mereka tidak peduli, "Mangkanya bilang sama bapakmu yang tidak berguna itu untuk mencari uang yang banyak supaya kau tidak tersakiti." Rahma melirik sinis.

"Sudah Mah ayo mendingan kita pergi saja, kita belanja beli baju baru untuk aku casting besok." kata Sesil tersenyum menyeringai.

"Belanja, memangnya kamu punya uang." tanya Rahma setahunya putrinya itu tidak pernah punya uang meski simpanan sekalipun.

"Punya dong, aku simpan di lemari yang didalam kaleng." jawab Sesil tersenyum.

Hafsa langsung menengok panik, uang yang dilemari didalam kaleng. Hafsa langsung berlari ke kamarnya dan memeriksa lemarinya, ternyata lemarinya langsung terbuka dengan kunci yang sudah menggantung dan kaleng yang berisi uang tabungannya tandas tak bersisa. Kemana uangnya? apa uang yang dibilang Sesil itu uangnya.

Hafsa langsung berlari ibu tiri dan saudari tirinya yang kini sedang tersenyum menikmati kepanikannya.

"Sesil, yang kamu ambil itu uangku kembalikan." Hafsa mengguncang bahu Sesil tapi Sesil segera menepisnya.

"Heh, itu sudah jadi uangku karena aku melihatnya.

Dan apapun yang aku lihat didepan mataku itu berarti adalah milikku." kata Sesil tak tau diri.

"Sesil itu uang tabunganku untuk kuliahku." Hafsa terus memohon hingga Rahma mendorongnya kasar hingga terjatuh.

"Heh, kau pelit sekali ingat yah punya mu berarti punya Sesil juga. Lagian ini juga uang untuk ganti rugi bajunya Sesil yang kau rusak.!" sentaknya pada Hafsa yang sudah menangis.

"Eh lagian kau tidak perlu sekolah lagi cari saja uang yang banyak untuk kami.!"

"tapi mah...!"

"Sudahlah mah mendingan kita belanja sekarang tidak usah meladeni dia." kata Sesil menarik tangan ibunya.

Ibunya menurut saja sambil tersenyum meledek.

"Jangan Sil, mah mamah." Hafsa menangis karena uang tabungannya direbut oleh Sesil dan sekarang dia tidak punya uang lagi.

Memang seperti itu hidup Hafsa hidup bersama dengan ayah dan ibu serta adik tirinya bagai hidup dineraka.

Sebelum ibunya meninggal hidupnya sangat bahagia dan ayahnya tidak pernah main judi dan mabuk-mabukkan usaha ayahnya juga maju pesat sebagi juragan beras.

Namun semenjak ibunya meninggal dia langsung memutuskan menikah dengan Rahma karena sudah mengenal Rahma bahkan ketika ibunya masih hidup tapi ayahnya tidak berselingkuh hanya tertarik saja tapi ternyata setelah istrinya meninggal dia langsung menikahinya setelah 40 hari.

Rahma adalah janda beranak satu yang ditinggal oleh suaminya yang selingkuh dia mengincar Anton karena dia kaya raya waktu itu.

Tapi setelah Rahma memasuki kehidupan Anton semua berubah. Rahma dan anaknya Sesil yang boros membuat usahanya lambat laun merosot hingga bangkrut.

Anton pun frustasi dia jadi sering lari ke bar, mabuk-mabukkan dan bermain judi tidak peduli pada anak kandungnya yang sering disiksa oleh istri dan anak tirinya. Karena semenjak Anton jatuh bangkrut mereka jadi tidak bisa berbelanja lagi sehingga imbasnya kepada Hafsa yang tidak bersalah sama sekali.

Tapi itu semua sudah terlambat nasi sudah menjadi bubur dan Hafsa harus menerimanya hanya saja dia menyayangkan ayahnya yang telah berubah drastis dan dia selalu berdoa supaya ayahnya bisa kembali seperti dulu lagi.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Air Mata di Antara Bunga
Air Mata di Antara Bunga
Di Novel Web Air Mata di Antara Bunga, hidup Vanya hancur setelah bisnis keluarganya bangkrut. Rangga, sang penyelamat, ternyata menyimpan rahasia kelam sebagai dalang di balik tragedi tersebut. Temukan kelanjutan novel romantis miliarder misteri ini saat Anda baca novel online.
Belenggu Cinta
Belenggu Cinta
Dalam novel romantis Belenggu Cinta, seorang istri memutuskan untuk melakukan aborsi dan mengakhiri pernikahan dinginnya dengan miliarder Yohan Suharso setelah memergokinya bersama wanita lain. Baca novel online ini untuk mengikuti perjuangannya lepas dari utang budi sepuluh tahun.
Duri Pernikahan
Duri Pernikahan
Dalam novel romantis Duri Pernikahan, Nada menghadapi fitnah kejam dari murid yoganya sendiri yang menggoda sang suami miliarder, Nathan. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap konspirasi rumah tangga dan rahasia besar di balik pernikahan yang berada di ujung tanduk.
ISTRI SIMPANAN CEO
ISTRI SIMPANAN CEO
Dalam ISTRI SIMPANAN CEO, Almaira terikat kontrak rahasia dengan Daffa demi jaminan ekonomi. Menjadi istri simpanan pengusaha tambang ini penuh risiko saat ia harus memberikan keturunan. Baca romance novel ini untuk melihat konflik dalam billionaire romance books yang penuh pilihan sulit.
Kembalinya Istri yang Tak Diinginkan
Kembalinya Istri yang Tak Diinginkan
Dalam Kembalinya Istri yang Tak Diinginkan, Alisha dikhianati Jordan hingga bercerai. Kini ia bangkit menjadi artis terkenal di modern novel ini. Saat Jordan memohon rujuk, Alisha telah bersama taipan berkuasa. Baca billionaire romance novels ini untuk kisah pembalasan yang elegan.
Menikahi Mayat Palsu CEO
Menikahi Mayat Palsu CEO
Dalam Menikahi Mayat Palsu CEO, Angel terpaksa menikahi jasad CEO demi melunasi hutang keluarga. Namun, rahasia besar terungkap saat mempelai pria ternyata masih hidup. Ikuti kelanjutan kisah billionaire romance novels ini dalam web novel penuh intrik dan pilihan sulit di genre modern.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Dijuluki] Mencuri rasa manis dari masa muda Memetik Kenangan Indah di Masa Muda
[Dijuluki] Mencuri rasa manis dari masa muda Memetik Kenangan Indah di Masa Muda
Empat orang bertemu dalam perjalanan pertumbuhan mereka, menemukan persahabatan, dan bersama-sama mewujudkan impian-impian masa muda mereka dengan dukungan dan dorongan satu sama lain.
Audrey Dalam Puncak Kecantikan
Audrey Dalam Puncak Kecantikan
Lulusan MBA Universitas Hanura, Audrey, sedang dalam perjuangan mendobrak batasan sebagai presiden direktur wanita non-kulit putih pertama di Grup Berjaya, sebuah perusahaan konglomerasi raksasa. Dia telah mempersiapkan diri bertahun-tahun, bahkan menggunakan nama samaran sebagai petugas kebersihan untuk mempelajari cara kerja internal perusahaan. Sekarang, pada malam perjamuan perkenalan dirinya, Audrey mengetahui bahwa tunangannya mengira dia adalah imigran gelap, lalu berencana menipu dan mendeportasi dirinya. Para eksekutif senior merencanakan kudeta untuk menempatkan sepupunya yang berkulit putih sebagai pimpinan. Sedangkan musuh bebuyutannya sejak kecil, Ranko, mungkin sama sekali bukan musuhnya...
Lupakanlah Aku
Lupakanlah Aku
Saat dia mengetahui dirinya adalah orang ketiga dalam hubungan ini, bahkan hubungan ini menyebabkan kekasih suaminya meninggal. Dunia langsung hancur, suaminya juga mulai menindas dan menghinanya. Hanya saja suaminya tidak tahu kalau dia telah pelan-pelan menyukai istrinya ini, bahkan menyesal akan perbuatannya. Menurut kalian, apa mereka bisa bersama kembali?
Ibuku Adalah Pewaris
Ibuku Adalah Pewaris
Dia tidak tahu bahwa kakeknya sebenarnya adalah orang terkaya!
Putri Sejati Kembali
Putri Sejati Kembali
Yulia Kangean polisi wanita identitas penyamaran terbongkar dan dia tewas saat tugas. Saat membuka mata lagi dia jadi putri sejati keluarga Solihin. Putri ini hidup tragis lahir dicuri disiksa ibu angkat bertahun-tahun kembali ke orang tua kandung tapi terus dijebak putri palsu dibenci orang tua akhirnya tewas di tangan penculik. Sebelum mati Yulia menyelidiki Grup Solihin dan balas dendam demi kebenaran. Semakin dalam penyebab kematiannya dulu penuh misteri dan teman masa kecilnya muncul lagi. Yulia ""Tuan Bima, kamu mau apa?"" Bima ""Aku mau jadi pacarmu.
Sang Adik Bangkit: Menghancurkan
Sang Adik Bangkit: Menghancurkan
Seorang gadis telah lama menjadi korban perundungan di sekolahnya. Suatu hari, ia diseret untuk dijadikan 'sasaran hidup' oleh teman-temannya. Saat bermain panah, seorang pelaku tanpa sengaja menembak dadanya. Si perempuan jahat, takut bertanggung jawab, membuang gadis malang itu di bukit terpencil. Yang tak mereka sangka—kakak kembar korban telah datang! Seorang wanita kaya dan cerdas ini akan membalas dendam dengan segala cara, membuat setiap pelaku MENANGGUNG AKIBAT NYATA dari kekejaman mereka!