Logo
Pengabdian dan Cinta
Pengabdian dan Cinta

Pengabdian dan Cinta

77 Bab
Tamat
Dalam mafia novel Pengabdian dan Cinta, Ardi terjebak misi berbahaya membongkar gembong kriminal. Saat rekannya tertembak, ia harus memilih antara keluarga atau negara. Saksikan aksi menegangkan dalam adventure story ini saat ia terpaksa menghabisi ayahnya demi tugas di web novel ini.
Bab 1 dari Pengabdian dan Cinta

Penggerebekan berbuah luka

Selamat Membaca

"Enyahlah kalian dari dunia!"

Suara tembakan terdengar beberapa kali, membuat pasangan tersebut meninggal secara mengenaskan. Mata dari seorang pria itu tertembak juga dengan istrinya, bahkan mereka sudah tersiksa dari pria misterius tersebut. Air mata terakhir kali menetes membasahi pandangan, karena mereka harus berpisah dengan putranya, mereka selama-lama mungkin.

"Angkat tubuh mereka dan bakar!"

Seorang anak lelaki memandang tindakannya pria misterius bersama dengan rekannya dan mereka semua mulai meninggalkan tempat itu. Tidak pernah terduga, bahwa itu adalah malam terakhir gadis tersebut bertemu dengan orang tuanya. Anak lelaki itu keluar dan mengikuti mereka sampai dia menembus sebuah hutan dan disanalah orang tua kandung sang gadis terbakar.

"Ayah, Ibu!"

Suara itu bergema sampai ke telinganya seorang pria misterius, membuat pria itu memutarkan pandangan mencari suara itu. Pria itu berjalan menelusuri hutan itu dan semua percuma, dia tidak mendapat siapapun di sana. Anak lelaki berusia delapan tahun menangis memandang api merah bercampur biru dan orange itu. Akhirnya, debu didapatkan sang anak lelaki sesudah ia melihat mereka meninggalkan hutan itu.

"Ayah, Ibu!"

Dia pun menghapus air mata, kemudian menggali tanah untuk membuat kuburan dan menanam debu orang tuanya. Anak lelaki itu memberi tanda dengan dua batu dan dia mulai meninggalkan hutan tersebut, kemudian mencari cara untuk membuat laporan tindakan kriminal terhadap ayah dan juga sang ibu.

Berbagai cara dilakukan oleh anak lelaki kecil tersebut untuk mengungkap pelaku, tapi semua polisi menertawakan cerita sang anak lelaki itu sampai membuat dia menangis. Ia meninggalkan tempat tersebut, namun satu dari polisi Australia mendatanginya untuk memberitahukan sesuatu.

"Kamu mau menjadi seorang polisi untuk ungkapkan kematian orang tua kandungmu?"

***

Lima belas tahun kemudian..

Hari ini, aku dan tim meluncur ke daerah pinggiran untuk melakukan penggerebekan di sebuah rumah. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari informan yang aku tempatkan di lokasi, akan terjadi transaksi jual beli shabu dalam jumlah yang besar. Aku meyakini bahwa kelompok ini masih ada hubungannya dengan pelaku yang sedang ditahan di polres.

Memakai kaos lengan panjang berwarna navy, celana jeans dengan sedikit robekan di paha dan sepatu kets putih menjadi pilihanku saat ini. Setelah briefing dengan anggota tim yang berjumlah enam orang, kami bergegas memasuki mobil untuk menuju lokasi penggerebekan.

Di dalam mobil, kami kembali memeriksa perlengkapan yang akan dibutuhkan saat penggerebekan nanti. Aku memasang rompi anti peluru dan menyelipkan senjata revolver di pinggang serta tidak lupa memakai masker penutup wajah.

Operasi kali ini harus berhasil agar bisa memutus mata rantai kelompok ini dalam mengedarkan obat-obat terlarang. Aku prihatin melihat generasi muda yang rusak karena barang haram tersebut. Padahal, masa depan mereka masih panjang.

Akhirnya, kami sampai di tempat yang dituju setelah menempuh perjalanan hampir satu jam. Bara memarkirkan mobil di tempat yang agak tersembunyi agar kedatangan kami tidak diketahui oleh mereka.

Setelah memastikan keadaan aman, kami segera melangkah menuju rumah yang menjadi target penggerebekan. Aku membagi tim menjadi 2 kelompok. Kapten Bara, aku dan Arshaka tim yang membantu Aiptu Arshaka dan mereka akan masuk dari pintu belakang, sedangkan aku, Bara dan Arshaka mencoba menerobos dari pintu depan.

Aku pun memberikan aba-aba untuk melakukan pergerakan, Aiptu Arshaka langsung bergerak ke bagian belakang bersama Bara, aku dan Aditya . Tim yang dipimpin langsung mengambil posisi menuju pintu depan.

Sebelum mendobrak pintu, aku memberikan kode kepada Aiptu Arshaka melalui handy talky agar masuk secara bersamaan. Jadi, kesempatan mereka untuk melarikan diri sangat kecil.

Brak!

“Angkat tangan! Kalian sudah kami kepung,” teriakku sambil menodongkan senjata ke arah mereka.

Tampak kelompok yang terdiri dari tujuh orang itu terkejut melihat kedatanganku dan tim. Sempat kulihat, salah satu dari mereka berusaha menyembunyikan shabu yang akan diperjualbelikan.

“Jangan bergerak! Sekarang jongkok dan tangan tetap di atas!” perintahku sambil mendekati mereka.

Aku yang terlalu fokus mendekati pelaku, tidak menyadari ada pergerakan dari belakang.

“Awas, pak!” teriak Bara sambil berlari ke arahku. Aku yang terkejut, refleks mengikuti arah lari dan melihat seorang pria yang sudah bersiap menyerang.

Perkelahian pun tidak terhindar lagi, mereka yang tadi dalam posisi jongkok juga sudah bersiap untuk membantu temannya.

Bugh! Bugh! Bugh!

Suara pukulan menggema di seluruh ruangan, perlawanan yang mereka berikan cukup membuatku dan tim kewalahan. Beruntungnya aku dan anggotaku menguasai ilmu beladiri yang mumpuni.

Aku, Bara dan Arshaka , menguasai taekwondo serta muaythai. Sementara yang lain walaupun hanya menguasai satu ilmu beladiri, tetapi itu sudah lebih dari cukup untuk melindungi diri mereka sendiri.

Namun, terjadi sesuatu yang tidak terduga saat aku melihat Bara kewalahan menghadapi lawannya. Tampak banyak memar di sekitar wajahnya, sepertinya yang dia hadapi mempunyai ilmu beladiri yang lebih dari dia. Bara tersentak, ketika merasakan sebuah benda tajam menusuk perut sebelah kanan dan secara spontan Bara pun berteriak kesakitan.

Argh!

Sebelum tubuh Bara roboh ke lantai, pelaku itu mengeluarkan senjata dan menambahkannya ke arah Bara yang bersiap untuk bangun dari tempatnya terjatuh. Sasarannya tepat mengenai paha bagian samping sebelah kanan dan Bara pun langsung tersungkur.

Anggota timku langsung berjalan ke arah Bara,setelah mereka berhasil melumpuhkan para komplotan penjahat itu. Hampir tiga tahun aku bergabung di unit reserse, baru kali ini mengalami luka yang parah.

“Bertahan, Bara. Jangan tutup mata, kami akan segera membawa kamu ke rumah sakit,” ujar Aiptu Arshaka sambil membuka rompi anti peluru dan menekan tempat yang terkena tusukan.

“Hmm, tenang aja. Saya nggak apa-apa, ini cuma luka kecil,” ujar Bara.

Aiptu Arshaka segera membawaku menuju mobil setelah memberikan perintah kepada Aditya dan yang lainnya untuk mengamankan lokasi penggerebekan.

Bau obat-obatan tercium ketika kesadaran sudah Bara dapatkan. Mencoba menggerakkan badan, tetapi perutku terasa sakit. Tampak infus sudah terpasang di tangan kiri Bara. Memindai seluruh ruangan, tidak ditemukan seorang pun yang menemani Bara.

Bara kembali memikirkan kejadian penusukan itu, bagaimana aku bisa lengah dalam melaksanakan tugas?

Aku bersyukur Bara diberikan kesempatan hidup sekali lagi karena masih banyak kasus yang belum terselesaikan termasuk kecelakaan kakaknya Bara. Misteri yang sampai sekarang belum terpecahkan.

Mamanya keluarga Bara sampai sekarang tidak tahu keberadaannya di mana. Seminggu setelah kedatanganku hari itu, aku kembali mengunjunginya. Akan tetapi, rumah sudah dalam keadaan kosong. Ketika dihubungi, nomornya pun tidak aktif. Sebenarnya apa yang disembunyikan oleh Mama soal kecelakaannya kakaknya Bara?.

Clek!

Bunyi kenop pintu yang dibuka mengembalikan kesadaran Bara akan lamunan tentang Mamanya Bara. Saat melihat ke arah samping, tampak kepala aku yang mengintip dari balik pintu.

“Bang, kenapa berdiri di situ aja? Kayak orang mau nagih utang tau, nggak,” gerutu Bara padaku.

“Nggak, Cuma mau pastikan masih hidup atau sudah lewat,” jawabku sambil berjalan mendekati brankar.

“Ih, jahat. Mendoakan adiknya mati, aku baik-baik aja, Bang. Ini mah belum seberapa,” ucapnya, yang langsung dihadiahi sentilan di kening Bara.

“Jangan takabur. Sekarang, kamu masih diberikan kesempatan hidup. Kita nggak tau apa yang akan terjadi besok. Janji sama Abang kalau kamu akan lebih waspada lagi dalam menjalani tugas.” Bara mengangguk sambil menggenggam tangannya yang berada di kepalaku.

“Begitu dapat kabar dari Arshaka , kami semua langsung shock. Mama sampai histeris, memikirkan nasib anak lelakinya itu semata wayangnya ini. Jangan mengulanginya lagi, ya!” tegasnya.

“Sekarang Mama di mana, kok nggak ke sini?” tanya Bara.

“Mama pulang istirahat sebentar, sudah dua hari Mama menjamu di sini. Takut kalau tiba-tiba kamu sadar.”

“Hah! Beneran Bara nggak sadarkan diri selama dua hari?”

“Iya, kamu nggak tau itu pingsan atau tidur? Nyenyak benar kayaknya.”

Bara tidak percaya kalau tidak sadarkan diri selama dua hari. Aku menceritakan kalau Bara banyak kehilangan darah dan luka tusukan pun terlalu dalam, sehingga merobek usus. Untungnya segera cepat ditangani karena itu bisa membahayakan nyawa Bara.

“Abang masih penasaran, sebenarnya apa yang kamu pikirkan sehingga bisa lengah seperti itu?”

“Aku melihat Aditya yang kewalahan menghadapi lawannya, Bang. Eh, malah nggak ingat kalau Aku juga lagi menghadapi pelaku yang lain.”

“Yakin cuma karena itu? Abang tau kamu lagi menyembunyikan suatu masalah karena beberapa minggu ini kamu sering melamun di kamar ataupun di gazebo belakang.”

Bara terkejut mendengar ucapanku barusan , ternyata dia memperhatikan segala tingkah laku Bara saat sedang berada di rumah.

“Belum saatnya Bara menceritakan masalah itu, Bang, sebelum bukti kuat ditemukan. Bara nggak mau gegabah dalam bertindak,” ujar Bara.

“Abang percaya sama kamu. Kalau memang butuh bantuan, nggak usah segan menghubungi Abang atau Mama dan Papa. Sudah cukup, kamu membuat mereka khawatir.”

“Siap, Pak,” ujar Bara sambil memberikan gerakan hormat. Aku hanya tersenyum melihat tingkah konyol Bara.

Bersambung

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

7 NAGA BEREBUT RAGA
7 NAGA BEREBUT RAGA
Dalam 7 NAGA BEREBUT RAGA, Davey yang lemah harus berbagi tubuh dengan Raja Naga berusia 12.000 tahun. Bergenre fantasy modern, mereka memulai misi balas dendam merebut Torres Group dari keturunan Ming. Baca fantasy novel penuh aksi ini di platform web novel terbaik sekarang.
Antara Aku dan Cinta Pertamanya
Antara Aku dan Cinta Pertamanya
Dalam novel web bergenre romance misteri Antara Aku dan Cinta Pertamanya, seorang istri hamil disandera dan dikhianati suaminya demi menyelamatkan cinta pertamanya. Setelah tewas mengenaskan, ia terlahir kembali ke masa lalu. Baca novel online menegangkan ini untuk mengungkap takdirnya.
Dangerous Girl
Dangerous Girl
Dalam Dangerous Girl, Aliya bertransformasi menjadi dewi kematian demi membalas dendam atas kematian orang tuanya. Ikuti misi penuh aksi dan misteri story ini saat ia menyusun teka-teki pembunuh sambil mencari Samudra. Baca romance novel penuh intrik ini sekarang di web novel kami.
Dimanja Suami Psikopat
Dimanja Suami Psikopat
Dalam novel romantis modern Dimanja Suami Psikopat, seorang wanita terjebak pernikahan paksa dengan miliarder pengidap sindrom XYY yang obsesif. Saat kehamilannya dituduh haram oleh sang mertua, nyawanya terancam. Baca novel online gratis bergenre misteri aksi ini sekarang!
Dinodai Kakak Angkat
Dinodai Kakak Angkat
Dalam Dinodai Kakak Angkat, Maheswari menghadapi pengkhianatan Yugo yang melarikan diri dari tanggung jawab. Sebagai romance novel dengan konflik tajam, ia harus melindungi bayinya saat Junior dijadikan kambing hitam. Baca kisah penuh intrik ini di platform online novel kami sekarang.
Jodoh Pilihan Oma
Jodoh Pilihan Oma
Dalam Jodoh Pilihan Oma, Dion harus melindungi Kayla dari rencana jahat Amara yang ambisius. Di tengah konflik keluarga dan rahasia masa lalu, ia berjuang mempertahankan cinta sejati. Baca romance novel penuh intrik ini di platform online novel dengan kisah modern novel yang mendebarkan.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Ayahku Raja Jalanan
Ayahku Raja Jalanan
Linden Holt, mantan penguasa dunia bawah tanah yang disegani di Provinsi Timur Laut, telah menukar masa lalunya yang kelam dengan kehidupan tenang sebagai tukang daging. Namun, saat preman muda menuntut uang keamanan, letnan setianya, Dominic Walden, tiba tepat waktu bersama tim pengawal untuk mengirim pesan yang jelas. Linden mengaku pensiun demi kehidupan yang stabil bagi putranya, Felix. Akan tetapi, sebuah telepon mendadak mengungkap bahwa Felix dalam masalah besar. Akankah sang mantan raja dunia kejahatan ini terpaksa kembali bertarung dan merebut kembali takhtanya demi melindungi keluarga?
Mantan Suami, Cinta Sejati
Mantan Suami, Cinta Sejati
Sadie dan Lydia, cinta pertama suaminya, Chase, diculik bersama. Lydia mengalami kekerasan dan hamil. Demi melindungi Lydia, Chase berbohong bahwa Sadie lah korbannya yang mengandung anak orang asing. Hancur hati, Sadie menceraikannya, membongkar kebohongannya, dan mengubur masa lalu kelam. Saat mereka bertemu lagi, Sadie telah menikah dengan rival Chase dan membangun keluarga bahagia. Kini Sadie paham, kebahagiaan tak dibangun di atas pengorbanan diri. Chase pun belajar, cinta kadang berarti melepaskan.
Istri Gemuk Dimanjakan
Istri Gemuk Dimanjakan
Dewi masuk ke dunia novel sebagai tokoh sampingan berbobot 100 kg. Demi mengubah nasib mati saat melahirkan, ia lepas dari sistem dan mencari suaminya. Dengan kecerdasan modern, ia membalikkan citra dan membuat Andi terguncang.
Dihancurkan Cinta, Diakui Dunia
Dihancurkan Cinta, Diakui Dunia
Setelah enam tahun menikah, Lexi terkejut mengetahui bahwa suaminya, Jake, selama ini diam-diam menghidupi mantan pacarnya di luar negeri. Hancur hati Lexi saat Jake tak berada di sisi putri mereka yang tengah sakit kritis, dia pun dengan mantap menggugat cerai. Lexi kemudian bangkit dan membangun kariernya, dari seorang ibu rumah tangga berubah menjadi tokoh terkemuka di dunia sains. Risetnya dimuat di jurnal internasional bergengsi, bahkan meraih penghargaan dunia. Namun, saat dia hendak menyambut babak baru kehidupannya, Jake yang dulu acuh tak acuh itu kini justru mati-matian memohon agar Lexi kembali.
Peramal Jenius
Peramal Jenius
Rangga Atmadja terlahir dengan konstitusi Yin Murni dan diramal tidak akan hidup melewati usia delapan belas tahun. Demi mengubah takdir, ia berangkat ke selatan untuk mencari Artefak Pengikat Naga. Dia berhasil membongkar Formasi Mayat Jahat milik Keluarga Pramudita, menguak rangkaian pembunuhan terselubung, dan mengumpulkan Artefak Lima Unsur untuk membalikkan keadaan serta mengalahkan dalang di balik layar. Dengan garis nasib yang telah sempurna, dia mendapatkan kasih sayang sejati dan rasa hormat dari empat keluarga besar, lalu memulai perjalanan baru dalam menjaga satu wilayah.
Bekas Luka Cinta
Bekas Luka Cinta
Leilani sakit parah saat hamil. Dia ingin menghabiskan hari-hari terakhirnya bersama suaminya, Tristan, tetapi pria itu sangat dibutakan oleh wanita simpanan dan berencana untuk meminta sumsum tulang Leilani, Leilani membuat rencana dan membiarkan Tristan menjalin hubungan yang tulus dengannya selama 30 hari, untuk memenangkan hatinya kembali.