Logo
PENDEKAR TAPAK DEWA
PENDEKAR TAPAK DEWA

PENDEKAR TAPAK DEWA

87 Bab
Tamat
Dalam novel fantasy PENDEKAR TAPAK DEWA, Jenderal Hongli menyelamatkan bayi ajaib La Mudu dari pembantaian Kelompok Merah-Merah. Ia bersumpah melatih sang titisan dewa menjadi pendekar besar untuk menuntut balas. Ikuti adventure story penuh aksi ini hanya di web novel pilihan Anda.
Bab 1 dari PENDEKAR TAPAK DEWA

SUASANA rimba Sorowua, seperti biasa, begitu lengang. Burung-burung pun seakan-akan enggan bernyanyi kepada alam. Hari sebenarnya sudah menjelang siang, namun karena rimbunnya pepohonan yang demikian rapat dan berlumut, menjadikan keadaan di rimba ini seperti senja saja. Sinar matahari tak mampu menembus langsung ke dalamnya. Kabut-kabut abadi yang bertebaran di seantero rimba membatasi jarak pandang. Batu-batu cadas yang besar-besar dan berlumut bertebaran di mana-mana.

Kondisi yang demikian bukan saja menjadikan suhu di daerah ini begitu dingin, namun juga memberi kesan demikian wingit, angker. Maka tidaklah berlebihan, jika warga desa-desa di sekitar kaki gunung rimba ini menilainya sebagai rimba yang sangat besar uraga (sangat angker dan wingit), sehingga amat jarang orang yang berani memasuki rimba ini seorang diri, baik untuk berburu rusa, mencari sarang sarang tawon madu, maupun untuk mengambil kayu.

Konon, rimba Sorowua dijaga oleh sesosok siluman putih: berjubah putih, berjenggot putih, berkulit putih, serta bermata sipit. Entah dari mana desas-desus ini bermula. Namun yang jelas, desas-desus itu telah terlanjur dipercayai oleh masyarakat yang bermukim di sekitar kaki gunung itu sebagai sebuah kebenaran, setidaknya sejak lima belas tahun yang lalu. Walhasil, keperawanan rimba pun masih terjaga!

Dalam pada itu, di tengah rimba yang katanya sangat angker tersebut, mendadak sesosok bocah laki-laki berlari dengan demikian ringan dengan kecepatan tinggi, melesat ke arah barat.

Apakah ia juga sesosok siluman selain sesosok siluman yang berjubah putih, berjenggot putih, berkulit putih, serta bermata sipit seperti yang dipercayai oleh masyarakat di sekitar kaki gunung itu?

Entahlah. Namun yang pasti, kondisi rimba yang berkabut dengan pepohonan dan bebatuan yang besar-besar dan rapat di sana sini, sama sekali tidak digubris oleh si bocah yang naga-naganya baru berusia belasan tahun dan berperawakan kekar itu. Ia berlari seperti layaknya di tanah yang lapang dan terbuka. Rupanya si bocah sudah sangat hafal dengan medan rimba. Di kedua belah tangan masing-masing menjinjing seekor kelinci hutan. Rambutnya yang panjang melewati pundak dan terikat semacam kain, masih bisa bebas meriap kebelakang akibat kencangnya larinya.

Ketika tapak kakinya mendekati mulut sebuah jurang panjang sempit namun sangat curam yang menghadang di depannya, si bocah bukannya menghentikan larinya, tetapi...

"Hupp...!!"

Hanya dengan satu gerakan ringan mulut jurang itu pun dilampauinya. Kedua kakinya menapak indah di pinggir jurang yang di seberang. Sesaat si bocah berhenti, menengok ke belakang, ke dalam mulut jurang, dan...

"Hiiih...!!" Seperti ada sesuatu yang lucu, ia pun cekikikan, lalu kembali melanjutkan larinya.

Akan tetapi, belum lagi si bocah jauh dari mulut jurang sempit, mendadak satu kilatan cahaya putih kemilau menderu dahsyat kearahnya.

Wusss...!!

"Eittt...!"

Si bocah melakukan satu gerakan salto yang sangat cepat, melampaui ujung cahaya putih yang sangat mematikan itu.

Dumm...!!

Sebuah bunyi dahsyat terjadi. Cahaya putih kemilau itu menghantam dinding sebuah bebatuan raksasa yang tak jauh dari samping si bocah. Dinding batu cadas itu rontok dalam bentuk serpihan-serpihan kecil yang menghitam.

Bisa dibayangkan, jika serangan cahaya itu mengenai tubuh si bocah, mungkin tubuh si bocah akan berubah menjadi setumpuk abu, yang kemudian lenyap berhamburan dalam sekejap!

Tetapi anehnya, si bocah, yang rupanya bukanlah seorang bocah sembarangan, bukannya menggubris serangan berbahaya itu, apalagi sekedar mengelus dada, justeru dengan cueknya ia kembali cekikikan dan kembali melanjutkan larinya.

Namun, belum lagi beberapa jauh ia berlari, tiba-tiba sebuah bola api raksasa kembali menderu, memburu cepat ke arahnya.

Seolah-olah si bocah tak ambil peduli. Akan tetapi, ketika bola api itu tinggal beberapa meter lagi menghantamnya, tiba-tiba tubuh si bocah seolah-olah menyemplung ke dalam bumi dan bola api menghantam sebatang pohon yang berada di depan hingga tumbang dan terbakar.

Bumm...!!

Sesaat kemudian, tiba-tiba tubuh si bocah muncul kembali ke permukaan. Ia menggeleng-geleng pelan ketika melihat nasib pohon yang terkena bola api barusan, lalu melanjutkan larinya sambil meninggalkan suara cekikikannya.

Akan tetapi, lagi-lagi dari arah sampingnnya satu bola api kembali datang menderu ke arahnya.

Kaget juga si bocah mendapat kiriman bola api maut itu. Ia menghentikan larinya. Sadarlah ia bahwa seseorang tengah mengintainya dan menghendaki nyawanya. Namun ia tidak sempat berpikir tentang siapakah gerangan orang yang hendak mencelakakannya itu, karena bola api demikian cepat melesat ke arahnya. Dan ketika beberapa depa lagi bola api itu akan meluluhlantakkannya, si bocah menghentakkan kakinya, tubuhnya melesat ke atas, sehingga bola api lewat di bawahnya.

Bumm...!!!

Satu ledakan dahsyat yang disertai kepulan asap hitam pekat terjadi. Bola api menghantam permukaan bumi di mana si bocah tadi berdiri. Ketika asap hitam tebal lenyap, maka tampaklah sebuah lubang besar menganga yang menyerupai kawah kecil. Kenyataan itu memberi gambaran, bahwa bola api itu merupakan hasil olah nafas dan tenaga dalam tingkat tinggi dari sang empunya. Kedahsyatannya setingkat di atas serangan pertama berupa cahaya putih kemilau.

"Woiii...!" Teriakan si Bocah membahana. Dengan sikap waspada tinggi, ia mengedarkan pandangannya ke seantero daerah di sekelilingnya. Tapi tak tampak siapa-siapa, kecuali senyap kembali setelah gema suaranya lenyap. "Aku bisa pastikan bahkan engkau bukanlah jin atau henca! Jadi tak perlu bermain petak umpet. Jika ingin bermain-main denganku, maka tampakkan saja wujudmu. Tak perlu sembunyi-sembunyi begitu...!" (Henca = siluman; demit)

Tak ada sahutan, kecuali gema suaranya sendiri.

"Sangat burukkah wajahmu, sehingga kau tak berani menampakkan diri? Ataukah tubuhmu sangat bau...?" Si bocah kembali mencoba menyapa.

Namun lagi-lagi hanya disahuti oleh gema suaranya sendiri. Beberapa lama menunggu, masih juga tak ada tanda-tanda jika sang pengintai dan penyerang ada di sekitar itu.

"Jika kau tidak juga mau menampakkan diri, lebih baik aku melanjutkan perjalananku! Tak ada untungnya bagiku untuk melayani manusia aneh dan jelek sepertimu...!"

Naga-naganya si bocah tak berminat lagi untuk mendengar tanggapan dari si mahluk misterius itu, ia pun melanjutkan larinya.

Akan tetapi, baru beberapa puluh meter ia berlari si bocah, telinganya mendengar suara "krekk...!" dari arah belakangnya. Seperti suara reranting kering yang terpijak. Saat ia menoleh ke belakang...

Wuss...wuss...wuss...!!

Puluhan batang kayu yang rata-rata sebesar paha orang dewasa meluncur deras mengancam tubuh si bocah. Sesaat si bocah terkesiap mendapat ancaman itu.

“Kurang ajar! Rupanya dia benar-benar ingin mengajakku bermain...!”

Si Bocah menjatuhkan begitu saja dua ekor kelinci yang dijinjingnya. Ia tidak mau menganggap enteng terhadap serangan itu. Dengan cepat kedua tangannya disilangkan di depan dada sembari menyedot kekuatan alam dengan satu tarikan nafas. Pada saat puluhan batang kayu itu hanya beberapa depa menghujam tubuhnya, si bocah segera memutar kedua tangannya sedemikian rupa yang disertai teriakan nyaring dan berat yang memekakkan telinga mahluk apa pun yang mendengarkannya.

"Heaaahhh...!"

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Broken Vessel
Broken Vessel
Dalam Broken Vessel, Trystan harus bertahan hidup saat kekuatan Arte miliknya menjadi incaran banyak pihak. Ikuti perjuangannya menghadapi pengkhianatan dan musuh dalam fantasy novel penuh aksi ini. Baca petualangan seru ini di platform web novel untuk mengungkap keadilan yang sesungguhnya.
Guru Tampan Seorang Yakuza
Guru Tampan Seorang Yakuza
Dalam novel mafia Guru Tampan Seorang Yakuza, Akeno menyamar demi membalas dendam pada klan Howaitotaiga. Ia mengincar Reina Akinara sebagai alat pembalasan, namun rahasia identitas Reina mengubah segalanya. Baca romance stories penuh aksi ini di platform web novel kami sekarang.
Occidens
Occidens
Dalam fantasy novel Occidens, Edgar berjuang melawan kutukan akibat darah campurannya. Saat cintanya pada Selena tumbuh, takdir memaksanya memimpin klan demon tanpa pendamping. Ikuti kisah penuh action dan adventure ini dalam webnovel yang menguji batas antara kekuasaan dan pengabdian.
PEDANG HALILINTAR
PEDANG HALILINTAR
Dalam fantasy novel PEDANG HALILINTAR, Jalu sang pendekar aliran hitam harus memilih takdir baru setelah pencerahan di Gunung Pesagi. Kini ia memimpin misi adventure story untuk menghentikan guru abadi yang dibebaskan iblis demi menyelamatkan dunia persilatan dari kehancuran total.
Pengkhianatannya, Balas Dendam Mafia-ku
Pengkhianatannya, Balas Dendam Mafia-ku
Dalam Pengkhianatannya, Balas Dendam Mafia-ku, seorang putri mafia memicu perang setelah suaminya berkhianat. Saat kode kehormatan dilanggar, ia memulai penghancuran keluarga suaminya. Baca mafia novel penuh aksi ini di webnovel untuk mengikuti misi balas dendam berdarah yang tak terelakkan.
Penyesalan Mantan Suamiku
Penyesalan Mantan Suamiku
Dalam Penyesalan Mantan Suamiku, Sophia dikhianati Nathan saat hamil hingga hampir kehilangan nyawa. Kini ia bangkit di romance novel ini untuk memulai hidup baru. Namun, saat Sophia akan menikah lagi, sang mantan kembali menuntut haknya. Simak kisah modern novel ini selengkapnya.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Amarah di Balik Duka
Amarah di Balik Duka
Seorang penulis, Sandra, tiba-tiba masuk ke dunia novel yang dia tulis sendiri. Untuk bertahan hidup, dia harus menyelesaikan misi dari sistem. Awalnya dia mengira, sebagai seorang penulis, menyelesaikan misi itu akan mudah. Tapi ternyata, sang tokoh utama pria, Jason, justru bisa mendengar suara hatinya. Sandra yang mau bertahan hidup dan Jason yang mau membongkar kebenaran pun menjalani kehidupan rumah tangga dengan saling adu cerdik.
Menjadi Serigala
Menjadi Serigala
Mochen Xiao, seorang kurir makanan, terseret ke dunia berbahaya setelah jatuh dalam perangkap Penyihir Merah. Untuk menyelamatkan Erbai, seorang pembawa acara wanita, ia berubah menjadi manusia serigala. Di sisi lain, Muramasa, vampir dari Kamar Dagang Jepang, berencana memanfaatkan Erbai lewat film cinta ilegal. Dalam kekacauan itu, Siwen, gadis kaya yang diselamatkan Mochen, mulai menyukainya. Saat bahaya datang dari segala arah, Mochen harus mencari tahu mengapa Penyihir Merah dan Muramasa menginginkan gen serigalanya. Bisakah cintanya dengan Erbai bertahan, atau mereka akan terpisah oleh kegelapan?
Sewa Pahlawan Curi Hatinya
Sewa Pahlawan Curi Hatinya
Terabaikan oleh keluarganya sejak ibunya koma, Jillian dipaksa menikahi Rhys untuk menyelamatkan keuangan keluarganya. Secara rahasia, dia mendatangi ketua Nightowl, dalang kriminal yang ditakutinya, untuk menggagalkan pesta pernikahannya dengan sebuah sandiwara penculikan. Ironisnya, Rhys ternyata adalah Nightowl itu sendiri. Terhibur sekaligus tertantang oleh calon istrinya untuk meninggalkannya, Rhys menyetujui permintaannya dengan satu syarat bahwa Jillian harus menjadi pembantu pribadinya selama seminggu. Awalnya, ini semua adalah permainan balas dendamnya untuk membuat Jillian menyerah dan menerimanya. Namun, dalam usahanya membuktikan diri, Rhys justru jatuh cinta pada Jillian secara tak terduga.
[Versi Dub] Terjebak di Dalam Novel: Bangkitnya Istri Jahat
[Versi Dub] Terjebak di Dalam Novel: Bangkitnya Istri Jahat
Mahasiswi modern, Yesi Bara, tiba-tiba terbangun dalam tubuh mantan istri jahat tokoh utama pria di sebuah novel era lama. Demi jadi istri pejabat, dia pernah mengkhianati suami dan menggugurkan kandungannya. Akhirnya, hidupnya berakhir tragis bersama pria kasar.
Konglomerat Misterius
Konglomerat Misterius
Jafis yang miskin dan dihina tiba-tiba mendapat sistem ajaib. Setiap selesaikan misi dapat akan hadiah. Dalam seketika dia jadi konglomerat misterius dan kembali membalas semua orang yang pernah menindas keluarganya.
Jangan Bilang Lagi
Jangan Bilang Lagi
Awalnya dia berpura-pura tuli dan bisu demi pemeran utama pria, tetapi akhirnya dibenci olehnya. Ketika identitas aslinya terungkap, bagaimana dia akan menangani cinta yang tidak seimbang ini, apakah dia mampu memulai hidup baru?