Logo
PAMANKU SUAMIKU
PAMANKU SUAMIKU

PAMANKU SUAMIKU

42 Bab
Tamat
Dalam PAMANKU SUAMIKU, Aruna terikat pernikahan wasiat dengan pria yang diduga mafia. Menghadapi masa lalu kelam suami dan perebutan takhta nyonya rumah, ia harus bertahan di dunia mafia novel ini. Baca kisah romance novel penuh intrik ini sebagai pilihan fiction books terbaik Anda.
Bab 1 dari PAMANKU SUAMIKU

Empat hari telah berlalu semenjak kematian Pak Arga dan Bu Aisyah. Ardan hanya kembali di saat malam, dia bahkan selalu melewatkan acara tahlil di rumah. Karenanya, dia kembali menjadi buah bibir di antara masyarakat. Begitu juga dengan ketidakhadiran Aruna di rumah, yang hanya muncul sekali-kala saja untuk membereskan keperluan baju gantinya selama di rumah sakit, menunggui dua adik kembarnya. Karena semua hal itu, hanya Gavin yang tersisa di rumah untuk mengurus semua keperluan selama berkabung.

''Cing. Ini gak bener... Ardan, gak akan bisa ngurus,'' ujar Tono salah satu sepupu Ardan.

''Maksudnya apa?'' tanya Nenek Halimah dengan ekspresi kesal melihat salah satu keponakannya bersikap kurang sopan karena meninggikan suara kepadanya yang jelas jauh lebih tua darinya.

''Sudah empat malam dia nggak ada di tahlilan. Pan tahlilan 'ni buat abang dia... Cuma dua bersaudara, udah tinggal tahlilnya doang, tapi tetep aja dia nggak peduli,'' jawab Tono dengan nada yang jelas memperlihatkan kalau dia kesal.

''Om Ardan ada urusan Cang...'' sahut Gavin, menekan nada suaranya.

Dia kesal, tapi karena dia jauh lebih muda berusaha untuk tetap bersikap sopan pada para kerabatnya yang jauh lebih tua darinya.

''Urusan apa Vin?!'' seru Rustam menyahut, ''Pengangguran tapi sok sibuk banget...'' tambahnya dengan cibiran yang sangat mengganggu.

''Dari mana encang tahu kalo Om Ardan pengangguran?!'' tukas Gavin bertanya dengan wajah kesal.

Darah muda Gavin bergejolak, dia berusaha menahan emosi tapi sulit di tengah gempuran kata-kata yang menohok perasaan.

''Lah... Vin, sudah banyak yang lihat... Om elu cuma keluyuran gak jelas,'' jawab Rustam balik menyahut dengan nada mulai meninggi. Dia tidak suka melihat ekspresi Gavin yang tampak sedang menantangnya.

''Iya Vin, gue juga pernah liat dia lagi kumpul sama preman-preman di tanjung priok,'' ujar Tono lagi, dia membenarkan ucapan Rustam.

''Kali aja dia kerja di sana,'' sahut Gavin lantang tidak mau kalah.

''Kerja apa?'' tukas Minan menyahut, ''Orang dia cuma jadi preman di sana,'' tambah Minan lagi. Dia salah satu sepupu Gavin, anak dari Rustam ikut menyahut dengan ketus.

''Bang... Belum ada buktinya, jangan asal ngomong!'' seru Gavin kembali menjawab dengan kesal.

''Vin, Gua tahu dia Om elu, adek bapak lu... Tapi, nggak gitu juga lu belain dia,'' ujar Marta ikut bicara, dia adik dari Minan. ''Udah banyak yang liat kelakuan Om elu itu... Kadang di Tanjung priok, kadang di Senen, kadang di Bantar gebang...''

''Iya, Vin. Elu denger...'' ujar Tono menanggapi, ''Kita ni punya niat baik buat elu juga buat adek-adek lu yang ada di rumah sakit. Jangan lu terlalu percaya sama si Ardan!''

''Bukan lagi satu, apa dua orang... Sudah banyak mata yang liat kelakuan Om elu itu. Selalunya dia kumpul ama orang-orang kagak bener, butuh bukti yang kek gimana lagi lu?'' tanya Rustam ikut menegaskan pernyataan Tono dan yang lainnya.

''Tetap saja Itu semua kan nggak jelas...'' sahut Gavin masih tegas membela pamannya.

''Vin. Elu musti inget, ada dua bayi yang mesti lu urus! Takutnya, abis, entar... Banda bapak lu di porotin ama si Ardan,'' sahut Rustam kembali mengukuhkan pendapatnya.

''Cang, jangan suudzon kek gitu! Om Ardan enggak kek gitu,'' seru Gavin masih tidak mau kalah, dia masih terus berusaha membela pamannya walau dia hanya sendirian di antara mereka semua yang telah bersikap skeptis pada Ardan.

''Vin... Elu tuh, masih bocah,'' ujar Kakek Marwan, dia yang tertua diantara semua yang berkumpul di situ. ''Elu mesti denger omongan orang tua, kita semua ni maksudnya baek, jangan elu dari tadi terus aja nyerocos, denger dulu! Terus elu pikirin baek-baek ni omongan, bukan buat orang lain, buat elu, buat adek-adek lu juga...''

Kakek Marwan angkat bicara dengan ekspresi tegas, menekankan otoritas yang dimilikinya. Dia adalah kakak dari kakek Gavin yang paling tua.

''Bener itu Vin... nggak gampang mengurus dua bayi kembar... satu aja, udah bikin stres, ini lagi dua...'' tukas Nenek Sundari istri dari Kakek Marwan.

''Bener itu Vin. Bocah kek lo nggak bakal bisa... Gue udah nggak punya anak kecil, entar biar adek lu gua yang urus. Tapi, pan elu tau gaji laki gue nggak seberapa... Kasih jatah satu, apa dua pintu, dari kontrakan bapak lu, buat beli popok ama susunya...'' ujar nenek Sarna, dia salah satu kerabat jauh yang masih satu rumpun dengan kakek Ardan.

''Si uwak kerepotan kali kalo ngurus dua-duanya, biarin, satu gue yang urus. Yang penting ada jatah susu ama popok kayak si uwak...'' ujar Demi salah satu sepupu Ardan, anak dari Rustam.

''Vin, kalo nggak biar gue aja yang urus. Gue masih muda... tenaganya masih full,'' ujar Carnih, adik sepupu Demi. Dia masih muda, usianya masih di awal dua puluhan.

''Lah! Elu Carnih, elu mah masih bocah, nggak punya pengalaman,'' sahut Demi kesal.

''Teh Demi, pan udah tua, emang kuat gendong-gendong bocah?! Carnih emang masih muda baru juga kemaren kawin tapi pan ada emak, emak bisa ngajarin Carnih nanti,'' sahut Carnih balik menjawab dan malah menyindir Demi.

''Iya, Mi. Gue bisa ngebantuin ngajarin si Carnih ngurus bocah... elu tenang aja Vin, adek lu bakal keurus,'' ujar Elis ikut menimpali, dia angkat bicara membela anak sulungnya.

Emosi Gavriel yang sudah terpancing sejak awal karena mereka menjelek-jelekkan pamannya tepat di hadapannya dan sekarang mereka malah berebut minta jatah. Semakin membuat Gavin berang karena apa pun yang diucapkan olehnya tidak digubris oleh para orang tua, yang ternyata hanya menginginkan harta almarhum ayahnya yang baru meninggal, di balik nasihat-nasihat dan ucapan simpati mereka. Gavin memang baru berusia sembilan belas tahun, dia baru saja menyelesaikan ujian akhir SMAnya, tapi, bukan berarti dia tidak tahu apa pun.

''Udah! Apa yang mau di ributin? Urusan si kembar, ada Aruna yang urus...'' ujar Gavin menengahi perbincangan yang malah makin karut marut di antara para sepupu ini.

ARUNA!

Serempak mereka semua menjawab Gavin dengan heran sekaligus kesal. Para paman, bibi, dan juga sepupu-sepupu Gavin . Mereka semua kaget dengan jawabannya barusan, ada rona kemarahan di wajah sebagian dari mereka. Mereka saling lirik satu sama lain, mereka yang tadinya dengan lantang bicara kesana dan kemari, sekarang, malah mendadak menggunakan bahasa isyarat.

''Apa yang salah memang?!’’ seru Gavin lantang dan tegas, dia menegaskan kembali kata-katanya, ‘’Urusan ngejaga si kembar, dari awal udah di amanatin bapak... Bapak udah wanti-wanti kalau Aruna yang bakal jaga.''

Gavin cukup kesal melihat tatapan-tatapan yang mulai merendahkan merendahkan, dan dia tahu pada siapa hal itu ditunjukkan. Tentu saja pada adik tirinya, Aruna Hashifa yang empat tahun yang lalu resmi menjadi adiknya.

''Vin, bapak lu kan waktu itu dalam kondisi...''

Rustam segera menjeda kata-katanya, dia sangat vokal tadi. Tapi, tetap saja, dia juga manusia yang masih punya perasaan. Dia tidak enak mengatakannya dengan lugas, kalau waktu itu ayah Gavin sedang sekarat.

''Cang. Bapak mungkin sekarat waktu itu, tapi bapak ambil keputusan yang benar menurut Gavin.''

Gavin segera menyahut, menegaskan apa yang tidak terucap oleh Rustam dengan lantang.

''Vin lu gimana sih, Si Aruna kan sama kek elu masih bocah?!'' seru Demi dengan nada ketus.

''Bukan cuma masih bocah, dia itu cuma sodara tiri elu Vin…'' ujar Kartiah ikut menimpali Demi dengan ekspresi cukup menyeramkan, dengan mata melotot.

''Tapi, dia tetep satu emak ama si kembar!'' sahut Gavin menjawab mereka berdua.

''Ikatan darah bapak lebih kuat,'' ujar Kartiah dengan lantang menyudutkan Gavin.

Sama seperti yang lain, dia juga sangat tidak setuju dengan keberadaan Aruna yang tidak punya hubungan kekerabatan apa pun dengan mereka. Apa lagi setelah meninggalnya Pak Arga, ayah tirinya.

''Gavin tahu. Makanya Gavin juga kan ikut jaga...'' sahut Gavin ketus, dia sudah mulai tidak bisa mengendalikan emosinya yang mulai jelas terlihat dari gelagatnya.

''Tapi elu kan...'' sahut Kartiah berusaha menimpali tapi langsung di potong, ''UDAH!'' seru Kakek Wawan tegap berdiri, setelah sedari tadi hanya diam menyaksikan perdebatan mereka semua, ''Ribut nggak bertempat! Kuburan si Arga masih basah, lu pada ribut apa?! Berhenti, balik enggak lu pada sekarang!'' tambah Kakek wawan dengan ekspresi marah menghardik mereka semua.

Dia kesal melihat semuanya memojokkan Gavin, sedangkan dia masih dalam keadaan berduka sekarang. Dia juga sedih melihat istrinya ikut merasa sakit hati, Pak Arga baru saja meninggal, acara tahlil bahkan belum genap tujuh hari tapi mereka semua sudah mulai melirik harta peninggalannya, padahal masih ada Gavin dan si kembar pewaris sah harta tersebut.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bos Mafia yang Kejam Ingin Aku Kembali
Bos Mafia yang Kejam Ingin Aku Kembali
Dalam mafia novel Bos Mafia yang Kejam Ingin Aku Kembali, Eleanor kehilangan statusnya dan kini berhadapan dengan Andreas yang ingin membalas dendam. Baca romance novel ini untuk melihat bagaimana nasib mereka berbalik dalam persaingan kekuasaan dan masa lalu yang penuh kebencian.
Diabaikan Berujung Penyesalan
Diabaikan Berujung Penyesalan
Baca Novel Online Gratis Diabaikan Berujung Penyesalan. Novel romantis bertema mafia modern ini mengisahkan perjuangan istri seorang bos mafia yang dikhianati demi kekasih masa kecilnya. Saat suaminya melindungi anak wanita lain, dia harus mempertahankan bayinya sendiri di tengah penolakan keluarga.
Gadis Barbar dan Cowok Cupu
Gadis Barbar dan Cowok Cupu
Dalam romance novel Gadis Barbar dan Cowok Cupu, putri mafia pemberontak berusaha melindungi teman sebangkunya yang sering dirundung. Di tengah konflik mafia novel ini, ia harus memilih antara mengikuti aturan keluarga atau mengejar obsesinya dalam cerita modern novel yang penuh risiko.
ISABELLA
ISABELLA
Dalam novel ISABELLA, seorang gadis Turki mengejar mimpi ke London namun justru terjebak dalam konspirasi mafia bersama kekasihnya, Alech. Nikmati mafia romance books ini yang menyajikan adventure penuh risiko demi mempertahankan cinta di tengah ancaman dunia gelap dalam webnovel terbaru.
Mahkota Murka
Mahkota Murka
Dalam Mahkota Murka, Amelia menyelamatkan Edmund Nash tanpa tahu ia adalah bos mafia kejam. Saat bisnis ayahnya hancur, Amelia menyadari pengkhianatan tunangannya. Baca mafia romance books ini untuk melihat aksi balas dendam Amelia dalam web novel penuh intrik dan kekuasaan.
Menjadi Tahanan Mafia
Menjadi Tahanan Mafia
Dalam Menjadi Tahanan Mafia, Demora menyamar sebagai Erica untuk membalas dendam pada pemimpin Salvador. Namun, misi di mafia novel ini terhambat saat ia terjebak identitas palsu dan perasaan tak terduga. Simak kisah romance fiction books ini tentang pengkhianatan dan loyalitas.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cinta yang Terlambat
Cinta yang Terlambat
Ditindas dan dipaksa berpisah dengan cinta pertamanya, dia terpuruk dalam kesakitan hingga akhirnya masuk rumah sakit jiwa dan melahirkan seorang putri. 5 tahun kemudian, ketika dia berjuang untuk bertahan hidup bersama putrinya, cinta pertamanya yang telah menjadi pengacara terkenal kembali lagi. Takdir membuat mereka bertemu kembali, tapi masa lalunya yang kelam masih menghantuinya...
Aku Ditakdirkan Milikmu
Aku Ditakdirkan Milikmu
Gadis desa masuk istana karena takdir, terlibat cinta palsu dengan kaisar yang berujung jadi cinta sejati, diuji amnesia dan kesetiaan.
Bangkit Bersama Putriku
Bangkit Bersama Putriku
Kiki Julius tumbuh dalam keluarga patriarki. Pada usia 18 tahun, dia jatuh cinta dengan Randi Lewis dan mengikuti ke kota setelah melahirkan putri mereka. Namun, keluarga Lewis meremehkan asal-usul Kiki, memfitnah putrinya, dan terus menyulitkan hidupnya. Tak tahan lagi, Kiki melarikan diri bersama putrinya dan bertemu Niko Juan, mantan tentara cacat. Dengan dukungan Niko, Kiki membuka pabrik pakaian, menulis ulang takdir hidupnya, dan menemukan cinta baru.
Cinta di Balik Senja
Cinta di Balik Senja
Sepuluh tahun yang lalu, Grup Finch mengalami kebangkrutan karena putusnya rantai pendanaan. Orang tua Leo tewas dalam kecelakaan mobil, dan Leo diselamatkan oleh King, pemimpin organisasi Onyx. Di bawah asuhan King, Leo dilatih hingga tumbuh menjadi wakil pemimpin Onyx. Sepuluh tahun kemudian, Leo berusaha mengungkap kebenaran di balik kehancuran Grup Finch dan mencari kalung berlian "Roda Takdir". Dalam perjalanan itu, Leo menghadiri acara lelang dan bertemu Zane, yang sedang dilelang sebagai salah satu "objek lelang." Melihat Zane yang lemah dan tak berdaya, Leo teringat dirinya sendiri di masa kecil. Didorong oleh rasa iba, Leo menyelamatkan Zane dan mengirimnya kembali ke negaranya, berharap Zane bisa memulai hidup yang normal. Namun, setelah kembali ke negaranya, Zane tetap bersikeras untuk menyelidiki kebenaran di balik insiden tersebut. Dalam usahanya mendekati orang-orang yang terkait dengan kasus itu, Zane bertemu lagi dengan Leo, yang sedang menjalankan misi di negara yang sama. Penyelidikan Zane penuh dengan bahaya, tetapi dia berhasil selamat berkat bantuan Leo. Selama waktu bersama, hubungan keduanya berkembang menjadi kisah cinta. Ketika mereka akhirnya menemukan bukti kunci, para penjahat menunjukkan niat aslinya dan menculik Zane.
Cinta Terkhianati
Cinta Terkhianati
Febi, Putri Mahkota Nala, rela meninggalkan tahtanya demi menikah dengan Pangeran Feri. Namun saat Feri jadi putra mahkota, Yuna-lah yang jadi putri, sementara Febi hanya selir. Terhina, Febi bersumpah membalas perlakuan Feri padanya.
Pernikahan yang Sulit Minta Cerai
Pernikahan yang Sulit Minta Cerai
Setelah dibunuh oleh Jerry Kurniadi, Shanna Sanjaya, nona besar Keluarga Sanjaya mendapat kesempatan kedua dan hidup kembali. Dia kembali ke 2 tahun lalu, di hari pertunangannya dengan Jerry. Hari di mana Shanna dijebak oleh Indira Sanjaya, sepupunya, untuk tidur dengan Samuel Kurniadi, kakak dari Jerry sekaligus Jenderal Kota Jimara. Dengan dendamnya pada Jerry di kehidupan lalu, Shanna memutuskan untuk menolong Samuel dari jebakan Jerry. Mengandalkan pengetahuannya atas kejadian yang sudah terjadi di kehidupan lalu, Shanna menolong Samuel sambil membalaskan dendamnya pada Jerry karena sudah mengkhianati cintanya selama ini. Shanna awalnya tidak mau berhubungan dengan Samuel karena Samuel sudah punya pacar, Nona Wanda. Tapi ternyata itu semua rencana Samuel untuk melindungi calon istrinya. Samuel yang awalnya curiga atas motif Shanna yang tiba-tiba menolongnya pun, mulai menunjukkan cintanya pada Shanna.