Logo
Om Duda I Love You
Om Duda I Love You

Om Duda I Love You

56 Bab
Tamat
Dalam Om Duda I Love You, Baby berusaha mengejar cinta Rega meski terhalang perbedaan usia dan status sekolah. Novel modern ini menyajikan romance stories yang penuh ambisi remaja. Ikuti perjalanan Baby meyakinkan Rega dalam romance novel yang menantang batas kedewasaan ini.
Bab 1 dari Om Duda I Love You

“Kharisma Baby Arganda bangun! Sudah jam berapa ini!” Suara teriakan wanita peruh baya memekakan telinga seluruh penghuni rumah. itu hal biasa yang terjadi setiap harinya. Para anggota keluarga rumah itu pun sudah kenal akan teriakan wanita paruh baya itu setiap pagi.

“Lima menit lagi Ma.” Lirih gadis cantik yang masih setia bergelung di bawah selimut bebulunya . 

“No! Baby cepat bangun!” teriak Anina_Ibu Baby.  

“Iya-iya tapi Baby gak mau bawa bekel ke sekolah.”Rengek Baby dengan wajah di buat sememelas mungkin.

“Penawaran macam apa itu Baby?!” sura bariton lelaki masuk ke dalam kamar bernuansa merah muda itu.

 “Abang~” Baby seketika bangun dan memeluk tubuh kekar lelaki tampan berusia dua puluh lima tahun itu.

“Bang Ken, Baby gak mau bawa bekel, bilangin Mama ya, Baby ‘kan pengen makan di kantin Mbok Nai.” Ujar gadis cantik dan imut bermata bulat seperti boneka itu. 

“Hhari ini Baby gak apa-apa, gak bawa bekel, tapi besok harus bawa.”

 “Hhhh selalu begitu.” Keluh Baby dengan bibir maju beberapa senti. 

Kenan gemas sendiri melihat tingkah sang adik. “Ayo cepat bangun, dan mandi. Abang tunggu di bawah.” 

Baby pun hanya menurut saja. Baby memang selalu menurut apa kata Abang pertamanya itu, Kenan memang  baik, sangat baik , memanjakan Baby, namun ia juga tau caranya membuat Baby takut, hanya dengan suara tingginya. 

Kenan adalah Kakak laki-laki pertama Baby, di usianya yang muda lelaki itu sudah menjadi seorang CEO.

Kharisma Baby Arganda, adalah gadis muda berusai 17 tahun yang masih duduk di bangku senior high school. Kerap di panggil Baby, sangat cocok dengan pemilik nama itu, badan Baby mungil, dengan wajah cantik bak boneka Barbie , matanya bulat, bibir kecil, dan hidung mancung minimalis. 

Baby di treet like a queen di keluarga Arganda. Ia anak bungsu dari pasangan Agam Arganda dan Anina Arganda. Baby memiliki dua Kakak laki-laki, yang pertama bernama Kenan Arganda Putra, seorang lelaki tampan berprofesi sebagai CEO muda. Kakak keduanya juga laki-laki bernama Gentala Arganda, Gentala masih kuliah di salah satu universitas ternama di Indonesia.  Gentala meruakan pemain basket ternama di kampusnya. 

“Baby, datang!” suara Baby, membuat semua yang berada di meja makan menoleh ke arah gadis periang yang kini sudah siap dengan seragam sekolahnya.

“Baby! Kenapa dengan bibir mu itu?” tegur sang Mama dengan mata melotot saat melihat bibir Baby berwarna merah. Tidak seperti biasanya.

Baby tersenyum menunjuk bibirnya sendiri. “Ah ini? Baby pakai lipstick Mama, kata teman Baby cewek itu harus pakai lipstick biar terlihat dewasa, jadi Baby pakai lipstick juga agar terlihat dewasa.” Dengan polosnya gadis itu berucap. Membuat keempat orang yag mendengar menggeleng-gelengkan kepala pasrah. Baby ini memang sangat terlampau polos, itu sebabnya ia selalu di perlakuakn posesif oleh keluarganya sendiri. 

Hpppf!

Gentala menahan tawanya melihat Baby, bahkan gadis itu memakai lipstick sampai belepotan. Maklum Baby tidak pernah memoles wajahnya dengan make-up . Tentu saja karena keluarganya yang melarang. 

“Baby sini!” panggil Kenan, tangannya meraih tissue. 

“Jangan di hapus Bang Ken, Baby susah payah tau pakainya.” Tolak Baby menutup bibirnya dengan tangan, saat tahu Ken akan menghapus lipstiknya. Gadis itu memandang dengan mata penuh permohonan. 

“Baby, itu tidak baik di pakai anak sekolah seperti kamu, hapus Nak.” Agam buka suara dengan sangat lembut. Lelaki itu memang sangat menyayangi Putri kecilnya itu, bahkan ia tak pernah berkata kasar sedikit pun pada Putri kesayangannya itu.

“Tapi Pa.” 

“Baby gak ada tapi-tapian, sini!” Suara dingin Kenan mebuat Baby mau tidak mau maju melangkah mendekati abangnya itu. 

Kenan mendudukkan Baby  di pangkuannya, tak peduli jika pakainnya sendiri akan lecek dan kumal. 

Dengan lembut lelaki itu menghapus bibir Baby dengan tissue, hingga lipstick merah itu tak ada lagi di bibir kecil Baby. 

“Kamu itu sudah cantik tanpa apapun, jangan pakai itu lagi, paham?”beritahu Kenan penuh penekanan.

 “Pa-paham, tapi ‘kan Baby juga pengen jadi dewasa Bang Ken.” Sahut Baby dengan suara lemah. 

“Baby.”

 “Iya iya baiklah.” Sahut Baby cepat, lalu bangkit dari pangkuan Ken, beralih duduk di pangkuan Tala.

“Bang Tala, Baby mau di suap.” Rengeknya manja. Gentala tersenyum, mengecup sayang pipi Baby, lalu  mengambil nasi goreng yang telah di siapkan Anina untuk Baby.

 “Aaaa buka mulutnya Sayang.” 

Baby dengan lahap makan di suap oleh Gentala, pemandangan itu sudah biasa di kediaman Arganda. Tak cuma dengan Gentala Baby sering minta di suap. Sama Kenan dan Agam pun sering, ia hanya tak berani minta di suap oleh sang Mama. 

“Baby, Abang mu juga mau makan, turun Syang.”Suruh Anina. 

“Kan Abang juga bisa makan sambil suap Baby.”Jawab gadis itu tak ingin turun dari pangkuan Gentala. 

“Baby  sama Abang Ken aja, Abang udah selesai, biarkan Bang Talanya sarapan.” Panggil Kenan menepuk pahanya sendiri, menyuruh Baby berpindah tempat.

“Oke Abang es nya Baby.” Baby dengan senang hati berpindah duduk ke pangkuan Kenan. Tala hanya bisa geleng-geleng dengan tingkah sang adik. Leaki itu pun melanjutkan sarapannya. 

Setelah sarapan bersama seperti biasa Anina akan mengantarkan anggota keluarganya sampai teras rumah.

 “Sayang aku berangkat dulu, ada apa-apa cepat hubungi aku.” Pamit Agam, selalu seperti itu, Anina bahkan  hapal kalimat itu. Kalian ya yang selalu sama di ucapkan Agam setiap paginya.

“Iya Mas.” 

Cup!

Agam mengecup kening sang istri.

 “Ma, Ken juga berangkat.” 

Cup! 

Kenan mengecup sayang pipi kanan Anina. 

“Tala juga Ma, kayakanya Tala hari ini pulang agak sorean ya Ma, ada latihan basket soalnya.” Pamit Tala memeluk sang Mama. Lalu mengecup pipi kiri wanita itu. 

“Iya kalian hati-hati, ingat pesan Mama.” 

“Iya Ma.” Sahut kedua lelaki tampan itu. 

“Baby mau berangkat sama siapa Sayang?” tanya Agam pada sang Putri.

“Baby mau berangkat sama Bang Ken, Bang Ken bisa ‘kan anterin Baby?” tanya gadis mungil itu mendongak menatap Abangnya yang menjulang tinggi.

Kenan tersneyum, lalu mengecup sayang kepala sang adik. “Iya Abang selalu bisa kalau urusannya sama Baby.” 

Baby bersorak riang. “Yeey, sayang Abang Ken banyak-banyak.” Gadis cantik itu memeluk erat tubuh tegap Kenan yang terbalut  jas.

 “Bang Tala gak di sayang By?” tanya Tala dengan wajah di buat merajuk.

Baby terkikik geli, lalu menubruk tubuh lelaki tampan itu, tinggi Tala hanya beda sedikit dari Kenan. 

“Baby juga sangat amat sayang Abang Tala.”

“Abang juga sayang sama kamu.” Sahut Tala mengecup sayang kening sang adik.

 “Hei sudah-sudah, nanti kalian telat.” Suara sang Mama menghentikan drama sayang-sayangan anak-anaknya itu.

“Mama Baby berangkat ya, Mama hati-hati loh di rumah sendirian, takut nanti ada hihihi.”ucap  Baby menirukan suara ketawa hantu kuntilanak, yang malah lucu di telinga keluarganya . 

“Heh kamu itu! Awas ya, nanti jajannya Mama potong loh!” Ancam Anina, tentu saja hanya bercanda.

“Ih Mama mainnya ngancem deh.” Kesal Baby mengerucutkan bibirnya kesal.

 “Sudah ayo, masuk.” Kenan membukakan pintu mobil untuk kesayangannya itu.  

“Bye Ma, love you.” Teriak Baby melambaikan tangannya pada sang Mama. 

“Bye Sayang, janga nakal ya.”

 “Siap Ibu Negara!” Kenan, Agam dan Tala hanya bisa tertawa kecil melihat tingkah random Baby. Dua mobil dan satu motor itu pun pergi bersamaan. Tala memang memakai motor jika ia tidak mengantar Baby ke sekolah. 

**

“Bang Ken, hati-hati yaahh. Oh ya, nanti Baby mau main ke kantor Abang sehabis pulang, soalnya ‘kan Abang Tala hari ini latihan basket, Baby gal ada temannya, boleh ya Bang?” rengek Baby sebelum turun dari mobil Kenan. 

Kenan mengangguk sembari mengusap sayang surai hitam milik Baby. 

“Boleh nanti Abang jemput ya?” 

Senyum Baby semakin merekah saja mendengarnya. “Terimakasih Abang es-nya Baby, love you Abang.”

“Love you too sayang, uang jajannya ada ‘kan? Mama gak potong uang Jajan kamu?” tanya Kenan.

“Enggak Bang, ada kok masih, tadi malam juga Bang Tala baru kasih Baby uang, karena Bang Tala lagi dapet rezeki katanya.” Cerita Baby antusias. 

“Menang tournament lagi?” tanya Kenan.

Baby mengangguk. Gentala memang  belum bekerja, tapi masalah uang jangan di ragukan lagi lelaki itu mempunyai  uang dari hasil hoby nya itu. 

“Gak mau Abang tambahin lagi jajannya?”  tanya Kenan. 

“Ih Abang mah kebiasaan, kalau niat kasih sih gak bakal nanya dulu.” Sindir Baby. 

Kenan terkekeh. “Ya udah ini ambil, buat Baby makan, hari ini Baby gak baa bekel kan? Tapi ingat jangan makan mie instan dan yang pedes-pedes.”

“Siap Kapten. Terimakasih.” Baby menyambut uang seratus ribu lima lembar dari Kenan, lalu mengecup  singat pipi lelaki itu sebelum keluar mobil.

 “Bye Bang, hati-hati ya.” 

“Kamu jangan nakal.”

“Siap.” Baby berlari masuk ke dalam gedung sekolahnya yang sangat besar. 

‘Asiss bocah itu sealau saja berlari.’ Batin Kenan menjalankan mobilnya pergi.

 ***

Jam pulang sekolah telah usai, Baby  menelpon sang Mama untuk memberi tahu jika ia akan ke kantor Kenan, jadi Pak Supri_supir pribadi keluarga Arganda tak perlu menjemputya. 

“Ih Abang Ken kemana sih? Katanya mau jemput, udah lima menit nih, nanti adeknya lumutan di sini baru dia tau rasa.” Celoteh Baby menghentak-hentakkan kakinya kesal. 

Tak lama terlihat mobil Kenan, membuat senyum Baby merekah. Namun senyum itu seketika pudar melihat bukanlah Abangnya yang turun dari mobil itu. 

“Loh Om Jo? Abangnya Baby mana?” tanya Baby dengan wajah yang sudah di tekuk. Serta tangan bersedekap di dada.

 “Non Princes, Pak Kenannya sedang ada pertemuan penting jadi tidak bisa menjemput Nona, maka dari itu saya yang di tugaskan untuk menjemput Nona.” Jelas Johan asisten pribadi Kenan. 

“Oh begitu rupanya, pantas saja, ya sudah ayo berangkat.” Baby langsung masuk ke dalam mobil setelah di buka kan oleh Jo. 

“Terimakasih Om Jo yang kumisnya jelek.” 

Johan tertawa, dia sudah terbiasa dengan sikap jahil adik majikannya itu, dan ia cukup terhibur akan kehadiran Baby. 

***

Tak lama mobil itu pun sampai di basement perusahaan milik Kenan. Kenan memang sudah memupunyai perusahaan sendiri dengan hasil kerja kerasnya sendiri di usianya yang masih terbilang muda. Sungguh keren kan? Othor sih pengen jadi istrinya Kenan, upss, bercyandaaak … bercyandaak …. 

“Om Jo, Baby duluan ya.” teriak Baby yang sudah berlari meninggalkan Johan sendiri.

“Jangan lari-lari Nona.” Teriak Johan sembari menggeleng-gelengkan kepalanya melihat sosok gadis yang masih mengenakan seragam itu sudah berlarian bagai anak kecil masuk kedalam gedung  besar itu.

 “Apa lihat-lihat, Baby cantik kan?!”Imbuh Baby ketika masuk mendapati tatapan tak suka dari resepsionis. Wanita resepsionis itu hanya menahan kesalnya, ia cukup sadar diri untuk tidak melawan sosok gadis kecil di hadapannya itu. Jika ingin masih ingin bekerja di sana.

“Jaga dong matanya, kalah cantik ‘kan sama Baby. Wleee!” setelah menjulurkan lidahnya Baby langsung kembali berlari masuk ke dalam lift khusus untuk abangnya itu.

“Di mana Kak Nara?” heran Baby ketika sampai di hadapan ruangan sang Abang tak mendapati sosok Nara, wanita cantik yang menjadi seketaris Kenan itu. 

Brak! 

“Abang Baby dat- upss sorry.” Gadis yang sudah membuka pintu dengan kasar itru langsung menutup mulutnya sendiri dengan tangan, setelah melihat ada orang lain di dalam ruangan sang abang. 

“Maaf, gak tau kalau ada tamu.” Cicit Baby malu, dan tak enak hati. Apalagi mendapati tatapan tajam dari tamu sang abang. 

“Baby, kemarilah.” Suara Kenan terdengar lembut, itu artinya lelaki itu tidak marah padanya, membuat Baby bernafas lega. Baby dengan pelan menghampiri Kenan yang duduk berdampingan dengan Nara di sofa, sedangkan di hadapan Kenan ada lelaki tampan yang sepertinya usianya itu tidak jauh dari Kenan, lelaki itu duduk berdampingan dengan seorang lelaki berkacamata.

 “Ga, kau sudah kenal adek ku ini kan?”

Lelaki di hadapan Kenan itu memperhatikan Baby yang malah bergelut manja di lengan sang kakak, gadis kecil itu sudah duduk di tengah-tengah antara Nara dan Kenan. 

“Yang aku tau adek mu seorang lelaki, Gantala.” Sahut lelaki itu.

“Kau kelamaan di London sepertinya.” Sahut Kenan terkekeh. 

Lelaki berwajah datar itu ikut terkekeh namun tak hayal pandangannya sesekali menatap Baby yang sibuk bergelayut manja di lengan Kenan.

 “Abang, Baby laper tau.” Bisik Baby, namun masih dapat terdengar oleh semua orang.Maklum berbisik kata Baby itu sama saja bicara normal bagi orang lain. 

“Ekhem! Berhubung sudah tidak ada lagi yang kita bahas, dan mengenai dokumen tanda tangan itu akan di urus seketarisku.” Ujar lelaki di hadapan Kenan itu, sepertinya ia sadar diri setelah mendengar bisiskan nyaring Baby tadi.

 “Oke baiklah, kalau begitu, bagaimana jika kita makan siang bersama?” tawar Kenan.

Lelaki berwajah datar dan tampan itu menatap arloji mahal yang melingkar di pergelangan tangannya. “Ini bahkan sudah lewat dari jam makan siang.” 

Kenan terkekeh. “Tidak usah makan, bagaiman a dengan ngopi?”

 “Hm, baiklah!”

 “Baby, ayo kita makan di luar.” Ajak Kenan menatap Baby. 

Mata Baby seketika berbinar. “Okey, lets go! berangkat!’ girang Baby. “Kak Nara ikut kan Bang?” tanya gadis itu ketika bangkit dan berjalan.

“Gak Baby, Kakak masih banyak kerjaan di kantor, Baby pergi saja sama Pak Ken ya.” Sahut wanita cantik bernama Nara itu.

 “Yaaah, tapi gak papa deh, Kak Nara mau nitip sesuatu tidak? Mau ice cream? Coklat? Ahh mau mie ramyeon instan?” tawar Baby dengan antusias. 

“Baby, Nara bukan anak kecil, yang kau tawari semua itu.” Tegur Kenan tak habis pikir dengan adiknya itu. 

“Ehehe, ‘kan Baby cuma berbaik hati saja, ya sudah Kak Nara, Baby pergi ya, hati-hati loh nanti ada hantu di sini, hihihi~” pamit Baby dengan di akhiri menirukan suara hantu.

Tanpa ia sadari semua celotehan dan tingkahnya itu tak lepas dari pandangan seorang lelaki tampan yang sekarang menjadi rekan kerja kakanya.

Dia adalah Rega Prdipta Wilson, lelaki tampan dengan tubuh tegap atletis, berusia 28 tahun, Rega merupakan duda beranak satu. Namun meskipun begitu jika ia berkata ia adalah seorang duda, tidak akan ada yang percaya, jika melihat penampilan lelaki itu. 

Rega merupakan teman lama Kenan, keduanya pernah berteman sewaktu Kenan menempuh pendidikan di London.

 “Abang apa kita akan makan bersama Om Kulkas ini?” 

Deg! 

Mata Rega melotot sempurna di buatnya .

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Cinta & Pengorbanan Alya
Cinta & Pengorbanan Alya
Dalam Cinta & Pengorbanan Alya, Alya harus menjadi ibu pengganti demi biaya medis ibunya. Namun, kesepakatan dengan Niko sang pengusaha sukses ini berubah menjadi dilema perasaan. Baca kisah romance novel modern ini yang penuh rahasia keluarga dalam billionaire romance books pilihan.
Cinta Setelah Perceraian: Mantan Suami Ingin Aku Kembali
Cinta Setelah Perceraian: Mantan Suami Ingin Aku Kembali
Dalam Cinta Setelah Perceraian: Mantan Suami Ingin Aku Kembali, Kirana memilih cerai demi harga diri. Reza meremehkannya, namun kini panik saat Kirana didekati pria lain. Baca romance novel ini di webnovel untuk melihat perjuangan Kirana memulai hidup baru dalam modern novel yang emosional.
Dikhianati Manager Diperjuangkan Dokter
Dikhianati Manager Diperjuangkan Dokter
Dalam romance novel Dikhianati Manager Diperjuangkan Dokter, Winda terjebak misteri perselingkuhan suaminya yang penuh teka-teki. Di antara pengkhianatan dan rahasia kelam, ia harus memilih antara memaafkan atau mencari cinta baru. Baca modern novel ini hanya di platform web novel terbaik.
Gadis Kesayangan Tuan Muda
Gadis Kesayangan Tuan Muda
Dalam Gadis Kesayangan Tuan Muda, Syaqila harus menghadapi kenyataan dijual sang ayah demi melunasi hutang. Ia kini menjadi tunangan Aditya Garrett, pengusaha kaya yang ambisius. Temukan kisah billionaire romance novels ini dalam webnovel yang penuh intrik kekuasaan dan pilihan hidup.
Harta Tahta Kesayangan Duda
Harta Tahta Kesayangan Duda
Dalam romance novel Harta Tahta Kesayangan Duda, Viallynn menghadapi dilema saat dikejar duda kaya yang kalem. Meski ragu akan perbedaan usia, tawaran kemapanan dan kehadiran sang anak membuatnya sulit menolak. Baca web novel ini untuk melihat pilihan hidupnya yang penuh kejutan.
Om Kos
Om Kos
Dalam novel Om Kos, Mariska harus bertahan hidup setelah diusir dan dikhianati. Takdir membawanya ke sebuah modern novel milik Ares yang misterius. Di tengah tawaran nikah mendadak dan memori masa lalu yang kelam, mampukah ia mengungkap rahasia cinta pertamanya? Baca romance stories ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Permata Cinta di Era 80-an
Permata Cinta di Era 80-an
Dikhianati tunangan yang ia biayai kuliahnya, Sherly Dinara kehilangan semua harapannya. Di saat hatinya terluka, ia justru menyelamatkan seorang pria berkuasa, Jonathan Suradi. Di luar, ia penguasa yang tak tersentuh. Di rumah, ia hanya milik Sherly.
Anak Haram dan Gaun Pengkhianatan
Anak Haram dan Gaun Pengkhianatan
Di kehidupan sebelumnya, Yuli mengetahui siswi yang ia biayai, Nana, adalah putri haram suaminya,Bayu, dan ia dibunuh bersama putrinya, Yayu, oleh suami serta ibu dan anak simpanan itu. Terlahir kembali, Yuli merobek gaun adibusana itu, mempermalukan ketiganya hingga diusir dari rumah. Nana yang tak terima terus berusaha menjatuhkan Yayu, bahkan berkolusi merusak nama baiknya, tapi Yayu akhirnya diselamatkan oleh ayah kandungnya, Hazran, dan Yuli. Akibatnya, ibu dan anak Nana pun menjadi seperti tikus got yang dibenci semua orang.
Perjodohan Cinta Sejati
Perjodohan Cinta Sejati
Untuk menyelidiki misteri kematian istrinya, dia menyembunyikan identitasnya sebagai penjaga keamanan dan membawa anaknya ke saudara iparnya untuk melindunginya secara diam-diam. Tanpa diduga, adik iparnya mengeluarkan sebuah kartu hitam dan berkata, Satu juta, saya ingin menjadi ibu dari anak Anda!
Menikah karena Kesalahan: Pengantin Kekasih Sang CEO
Menikah karena Kesalahan: Pengantin Kekasih Sang CEO
Wanita muda ini mencoba menolong seorang pria yang terluka, namun akhirnya malah tidur dengannya. Dia pergi dengan rasa malu, tetapi kemudian dipaksa menikah dengan keluarga kaya, di mana dia mengetahui bahwa suami barunya adalah ...
Menikah ke dalam Kemewahan
Menikah ke dalam Kemewahan
Setelah dikhianati oleh suaminya yang tidak setia, kehidupan Rhonda berubah secara tak terduga. Mencari balas dendam terhadap mantan suaminya, dia mengadakan pertunangan kontrak dengan Gerald. Baik Rhonda maupun Gerald telah memutuskan untuk hanya mengadakan pertunjukan, tetapi chemistry yang tak terbantahkan di antara mereka mulai muncul. Saat mengejar pembalasannya, Rhonda secara tidak sengaja menemukan orang tua sejatinya dan mengungkap rahasia tentang identitasnya.
Mila Pembasmi Ilhitam
Mila Pembasmi Ilhitam
Setelah Terlahir Kembali, Mila Widyaningsih Menemukan Penderitaan Kehamilannya Telah Dipindahkan ke Dirinya oleh Mega Hidayanto melalui Ilhitam. Setelah Penyelidikan Tak Membuahkan Hasil, Ia Memanfaatkan Aromaterapi untuk Mendeteksi Racun Kemandulan dan Obat Peluntur yang Tersembunyi, Akhirnya Mengetahui Media Santet Itu. Diam-diam, Ia Membalikkan Kontrol atas Makanan dan Kehidupan Sehari-hari Mega Hidayanto, Membuatnya Perlahan Terguncang Mental. Pada Hari Persalinan, Mila Menyerang Balik dengan Secangkir Teh Empedu Es yang Mematikan, Membongkar Semua Kebenaran sebelum Pergi ke Selatan Membawa Maharnya.