Logo
OBSESI CINTA UNTUK NADEEVA
OBSESI CINTA UNTUK NADEEVA

OBSESI CINTA UNTUK NADEEVA

93 Bab
Tamat
Dalam romance novel OBSESI CINTA UNTUK NADEEVA, Rheno berusaha merebut Nadeeva dari Aiman, suami yang melindunginya lewat pernikahan kontrak. Di tengah intrik modern dan mystery story, Nadeeva harus memilih antara cinta Rheno atau keamanan dari ancaman nyawa yang hanya diketahui Aiman.
Bab 1 dari OBSESI CINTA UNTUK NADEEVA

Love On First Sight

Rheno melirik jam tangan yang melingkari pergelangannya. Tepat jam 7 malam. Dihentikannya mobil tepat di luar pagar besi tinggi. Sekali lagi diceknya alamat yang tadi dikirim Ghani padanya. Sudah betul.

Akhirnya ia turun dari mobil dan mendekati pintu gerbang. 

"Cari siapa?!" Seorang lelaki bertubuh kekar dengan wajah dingin menyambutnya sesaat sebelum tangannya meraih handle besi.

"Permisi, Pak! Apa benar ini rumahnya Ghani?" tanyanya sopan seraya menunjukkan layar ponsel yang berisi alamat rumah yang dikirim dari nomor Ghani. 

Lelaki berwajah dingin itu melirik sejenak ke arah ponsel di tangan Rheno. "Ada perlu apa?"

"Ketemu sama Ghani, Pak. Kami sudah ada janji!""

"Namamu siapa? Apanya tuan muda Ghani?" cecarnya dengan nada dan sorot mata menyelidik.

Elaaaahh... Berasa sudah kaya bertamu di rumah Bupati aja. Batin Rheno mulai sebal. "Saya Rheno, Pak, temannya Ghani. Kami sama-sama member di Nice & Fit Fitness Center!" jawab Rheno berusaha menyebarkan diri.

"Tunggu! Biar saya tanyakan dulu!" Lelaki sangar itu segera mengeluarkan ponselnya, menghubungi sebuah nomor, mengambil foto Rheno yang masih berdiri di luar pagar dengan kamera ponselnya. Dan beberapa saat kemudian, "Ya sudah. Kamu boleh masuk!"

Akhirnya, "Tidak butuh lihat KTP saya, Pak?" tanya Rheno dengan hati panas, tapi lelaki itu dengan cueknya membuka pintu gerbang lebar-lebar dan dengan isyarat menyuruh Rheno memasukkan mobilnya.

Ternyata tahap berikutnya untuk bertemu Ghani juga tidak berjalan terlalu mulus. Di depan pintu rumah yang tertutup rapat, sudah lebih dari tiga kali Rheno memencet bel. Sudah lebih dari lima menit dia berdiri. Tapi pintu tetap tak terbuka.

Rheno sudah hampir menyerah dan nyaris balik badan ketika terdengar suara derit pintu yang terbuka.

Seraut wajah cantik tak biasa berbingkai rambut panjang sepunggung dengan potongan Shagie muncul dari balik pintu yg hanya terbuka separuh.

"Cari siapa?"

Satu detik, dua detik, ..lima detik

Kriiik.... Kriiik... Kriiiikkk...

Rheno yang sudah hampir berbalik menatap pemandangan mempesona di depannya dengan pandangan takjub. Dan sialnya, dengan mulut ternganga.

Waaduuuhh! Cantiknyaaa! Manusia apa peri dalam dongeng siih??

Dag dug dag dug...

Kenapa juga dengan jantung ini, Tuhan?

Mata itu,

Dia sungguh sangat istimewa, beda banget sama cewek yang biasa ia lihat di sekitarnya. Cantik, pembawaannya tenang, binar matanya indah tak terungkapkan, suaranya, sosok tubuhnya, dia tidak kurus, tidak gemuk tp padat berisi, tak mungil tak terlalu jangkung juga. Pokoknya pas. Sempurna!!

"Ya?" wanita bertubuh semampai itu mengulangi tanyanya dengan alis terangkat, tp sosok yang berdiri di depan pintu masih tak bersuara.

"Cari siapa ya?" tanyanya lagi dengan nada lebih keras membuyarkan keterpanaan yang kini tengah melanda Rheno.

"Eh, mmm-- maaf Ghaninya ada, Mbak? Saya teman Ghani, Rheno!" jawabnya gagap seraya mengulurkan telapak tangan untuk memperkenalkan diri, tetapi sosok cantik di depannya mengabaikan telapak tangan yang selama beberapa saat terbiarkan menggantung di udara itu.

OOOH NASIIIB!!

"Oh, teman Ghani. Mari masuk!" ujarnya sambil melebarkan daun pintu. Tapi tetap tak menyambut uluran tangan tamunya.

"Duduklah! Saya panggilkan Ghani sebentar!" perintahnya. Lalu tanpa menoleh lagi ia langsung masuk membiarkan tamunya yg masih memandangnya dengan raut kecewa.

Deeeuuuhh SHOOMBOONG!! Untung cakep. Batin Rheno sambil menghempaskan diri di sofa.

Sambil menunggu Rheno melayangkan pandangan matanya ke seputar ruang tamu bergaya modern minimalis bernuansa krem lembut itu dengan antusias.

"Hallo, Bang! Akhirnya sampai juga di sini ya!" sebuah suara bernada girang menyapa. " Sudah lama, Bang? Maaf tadi aku selesaikan tugas dulu. Biar besok gak keteteran!"

"Sebenarnya sudah dari setengah jam yang lalu aku sampai di sini. Cuma terhambat di gerbang utama. Pemeriksaan ketat banget. Sudah seperti mau masuk rumah Walikota aja!" seloroh Rheno meluapkan kekesalannya, yang hanya di sambut gelak tawa Ghani.

Ghani menghempaskan tubuh bongsornya di sebelah Rheno.

"Mau langsung pergi, apa mau minum dulu, nih?"

"Kamu kok gak ngomong kalau punya saudara bening banget?" protes Rheno tanpa menghiraukan pertanyaan Ghani yang menjawab tanyanya sambil mengangkat alis.

"Aku tidak punya saudara, alias anak tunggal Bang! Bisa-bisanya main tuduh begitu!" sungut Ghani.

"Nah yang bukakan pintu tadi siapa?"

"Mbak Munah, kali?" jawab Ghani cuek sambil ngeloyor keluar.

Hm, mbak Munah? Cakep-cakep namanya primitif banget. Hehehe.. kalau namanya Maymunah mending panggil May, lebih oke dan pas sama wajah cantiknya. Batin Rheno sambil membuntuti Ghani.

"Kamu kenapa cengar cengir gitu sih, Bang?" 

"Gak, gak apa-apa! cuma,  hehehe  hari gini masih pake nama Munah?  Munah apa? Munaroh, apa Maymunah? Ehehehe." cengir Rheno. Ghani cuma memutar bola mata lalu memandang Rheno dengan tatapan penuh tanda tanya.

Hadeeeehhh.  Tanpa komentar ia langsung masuk & menghidupkan mobilnya.

Rheno buru-buru mengikuti masuk dan duduk di kursi penumpang.

"Pindah gak, Bang! Emangnya aku ini sopir pribadi Abang apa?" sungut Ghani ngedumel.

Rheno pindah ke kursi depan sambil nyengir. "Gak pamitan orang rumah?"

"Mama udah tau kok, tadi udah bilang mau main keluar sekalian belanja kebutuhan sekolah!"

***

Setelah hampir satu jam putar-putar memenuhi keperluan dua lelaki muda itu berhenti di caffe yang ada di seberang toko buku.

Suasana yang tidak terlalu ramai dan suara musik slow yang terdengar membuat kerasan pengunjung.

Mereka memilih duduk di teras depan sambil memperhatikan lalu lalang pejalan kaki.

"Memangnya Mbak Munah tuh siapanya kamu Ghan?" tanya Rheno yang masih penasaran tentang ketidak sinkronan antara bentuk rupa dan nama wanita cantik yang tadi ia temui di rumah Ghani.

"ART!" jawab Ghani singkat sambil mencomot keripik kentang dan langsung melemparkannya ke rongga mulutnya penuh semangat.

"Wuiiih! kalau aku punya ART model begitu, gak bakalan aku suruh ngerjain apa-apa dah! Aku suruh dia duduk manis menemaniku atau malah aku ajak jalan-jalan saja sekalian hehehe.."

Ghani lagi-lagi memutar bola matanya.

Udah somplak mungkin otaknya! Batin Ghani melihat tingkah Rheno.

"Memangnya Abang gak malu mengajak dia jalan bareng?"

"Lha, memang kenapa?"

"Penampilan super minimalis alias sederhana atau kasarnya UDIIIKK, dodol!!"

Rheno ingat bagaimana penampilan mbak Munah tadi memang terlihat sederhana sekali. Baju rumahan blouse sederhana motif dipadu bawahan kulot pendek polos. Sederhana memang, tapi apik kok.

"Aaahhh.  Masak?? Gak banget kok, masih bisa diperbaiki. Kalau menurut aku sih, mending begitu. Tidak kelihatan norak!" kilahnya kalem.

"Kamu tuh kenapa sih, Bang? Interest banget sama mbak Munah. Dari tadi ngomongin dia melulu?"  Rheno cuma mengedikkan bahu sambil senyum- senyum.

"Lama-lama liat muka Kamu tuh, berasa pengen guyur pake kopi panas dah! Yuk ah buruan kita pulang. Aku tadi terlanjur bilang mama mau pulang jam 10. Bisa kena jewer lagi kupingku kalau sampai telat pulang!" 

"Lebay kamu! Masa sudah pegang KTP masih ada jam malam..hehehe."

"Daripada terpotong jatah jajan bulanan, jadi gak bisa jalan bareng Bella, ya mendingan aku nurutin aturan aja. Hehehe!"

"Ya sudahlah, pulang yuk! Sekalian ambil mobilku dari rumahmu!" kalau bisa sekalian ketemu mbak Munah. Lanjut Rheno membatin.

***

Sesosok bayangan tampak duduk di kursi teras yg temaram ketika mobil Ghani memasuki halaman rumahnya.

"Ketemu yang dicari?" suara halus menyapa gendang telinga Rheno begitu turun dari mobil.

"Eh, yaa, sudah Mbak!" gagapnya kaget tak mengira sosok yang sejak tadi memenuhi otaknya tiba-tiba berdiri di sampingnya.

Wanita cantik itu hanya tersenyum tipis sambil mengangguk.

"Mbak,  mmmm  kok belum tidur?" tanya Rheno sok akrab. Ghani yg berjalan memutari mobil menghampiri mereka. Dan dengan santai tangannya langsung nemplok di bahu si mbak yg masih memamerkan senyum manisnya.

"Iya, nunggu kalian!"

Iiih  enak sekali jadi Ghani! Besar kepala dia keluar rumah masih ditungguin pulangnya sama makhluk sebening ini. Rheno membatin sebal.

"Papa belum pulang?" suara Ghani bertanya yg disambut gelengan kepala si Mbak.

"Hhm pantass,  kesepian ya? Memang mbak Munah kemana?"

LHO?! Rheno melotot bingung.

"Sudah duluan tidur. Mbak Munah kan harus bangun pagi-pagi sekali, besok."

"Kenapa mama gak tidur sekalian aja daripada duduk sendirian di teras?" Dua orang itu masih berjalan berhimpitan menuju teras, dengan tangan Ghani yang masih bertengger di bahu wanita cantik di sebelahnya,  yang juga tengah memeluk pinggang Ghani. Meninggalkan Rheno di belakang yang sedang mematung, shock mendengar dialog  dua orang di depannya itu.

WHAT???

MAMA???

     ***

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Api Dendam di Masa Lalu
Api Dendam di Masa Lalu
Dalam Api Dendam di Masa Lalu, seorang wanita kembali ke masa kuliah untuk membalas pengkhianatan suaminya yang licik. Mengusung genre romance modern dengan bumbu mystery story, ia bertekad mengamankan warisannya. Baca kisah balas dendam ini hanya di platform web novel kami.
Istri Lusuhku Jadi CEO, Setelah Aku Ceraikan
Istri Lusuhku Jadi CEO, Setelah Aku Ceraikan
Dalam romance novel Istri Lusuhku Jadi CEO, Setelah Aku Ceraikan, Surya mengusir Anaya tanpa nafkah. Tiga belas tahun kemudian, ia mencari keluarganya demi bantuan pribadi, namun mendapati realita yang kontras. Baca kisah modern novel ini untuk melihat konsekuensi dari pengkhianatan masa lalu.
KURIR CINTA
KURIR CINTA
Dalam KURIR CINTA, Aryo berjuang menaklukkan hati Dona melalui misi rahasia bersama sahabatnya. Namun, pernikahan muda mereka terancam hancur oleh konflik hebat. Temukan kelanjutan kisah romance novel ini di webnovel yang penuh tantangan asmara dan persahabatan modern ini.
KUTANG GANTUNG
KUTANG GANTUNG
Dalam KUTANG GANTUNG, Dara (18) harus menghadapi kenyataan pahit setelah dikhianati ayah dan kakaknya sendiri. Mystery story ini mengikuti misi pembalasan dendam Dara demi menuntut keadilan atas kehancuran keluarganya. Simak kisah modern novel yang penuh intrik dan perjuangan ini.
Mengejar Cinta Mantan Istriku
Mengejar Cinta Mantan Istriku
Terbangun dari koma, Sean mendapati dirinya telah bercerai. Dalam web novel Mengejar Cinta Mantan Istriku, ia berusaha mengungkap rahasia Inara dan merebut kembali hatinya. Ikuti perjuangan Sean dalam romance novel modern ini untuk memperbaiki takdir cintanya melalui platform read novels online.
Sahabat Parasit
Sahabat Parasit
Dalam Sahabat Parasit, Riana dikhianati Sandra yang ia bantu bekerja sebagai sekretaris Andreas. Billionaire romance novel ini mengisahkan rusaknya kepercayaan akibat ambisi di dunia modern. Baca kisah pengkhianatan ini di webnovel kami sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Versi suara dubbing] Pedang Balas Dendam: Pencabut Langit
[Versi suara dubbing] Pedang Balas Dendam: Pencabut Langit
Sage Pedang, untuk membantu tunangan perempuaninya membangkitkan Semangat Pedang, dengan sukarela mengorbankan matanya dan menetap di gunung, hanya berharap hidup damai bersamanya.
Makanan, Cinta, dan Robot
Makanan, Cinta, dan Robot
Tujuh tahun setelah kematian mendadak pasangan sejatinya, Elliot, Natalinya yang tenang pada hari Natal terganggu ketika keinginan putra mereka, Evan, terwujud: Elliot kembali. Namun, Elliot yang kembali kali ini adalah robot humanoid, yang diprogram dengan kenangan dari pacar yang sudah meninggal tersebut. Saat hati Lily mulai terbuka kembali untuk mencintai, dia harus menavigasi kekacauan penuh pesona dalam keluarga, romansa, dan teknologi, sambil mencari tahu apakah kesempatan kedua untuk kebahagiaan ini nyata atau hanya program AI yang sempurna.
Bagaimana Aku Merindukanmu
Bagaimana Aku Merindukanmu
Mina, yang dibesarkan di pedesaan, menemukan bahwa orang tua kandungnya masih hidup dan dibawa kembali ke kota. Pada malam kepergiannya, dia menyelamatkan Hank tetapi malah diserang olehnya. Sedikit yang dia tahu, pria itu adalah CEO dari sebuah perusahaan yang kuat dan berpengaruh di kota. Ketika Hank bangun dan mencarinya, Mina telah dipenjara secara tidak adil oleh orang tuanya untuk dijadikan kambing hitam karena kejahatan saudara tirinya. Hidupnya terbalik, bergeser dari awal yang penuh harapan menjadi keputusasaan total.
Kuusir Ibu yang Selamatkanku
Kuusir Ibu yang Selamatkanku
Wyatt, putra angkat Naomi, didiagnosis mengidap tumor ganas yang membutuhkan biaya operasi selangit. Tanpa ragu, Naomi menguras tabungan hasil jual rumah demi menyelamatkannya. Namun, akibat hasutan istrinya, Wyatt salah sangka Naomi-lah yang sedang sakit. Dia membiarkan istrinya mengambil uang itu, mengusir Naomi dan meninggalkannya begitu saja. Setelah melihat wajah asli mereka, Naomi dengan tegas memutuskan hubungan dan bertekad takkan lagi membiarkan dirinya dimanfaatkan. Saat itulah Wyatt tersadar bahwa operasi itu sebenarnya untuk dirinya sendiri.
Putri dan Ratu Neraka
Putri dan Ratu Neraka
Vania adalah satu-satunya Ratu Neraka. Demi balas dendam atas keluarganya di kehidupan lalu, dia kembali ke alam manusia dan meminjam tubuh orang lain. Begitu bangun, dia menikah dengan teman masa kecilnya di alam manusia, Kevin. Kevin yang juga memendam dendam mendalam, melihat istrinya yang bangkit dari peti mati merasa takut namun dekat. Mereka melewati kesulitan bersama, melanjutkan hubungan mereka, dan membongkar kejadian yang menggemparkan.
Terlahir Kembali, Nada Menjadi Lebih Tegar
Terlahir Kembali, Nada Menjadi Lebih Tegar
Di kehidupan sebelumnya, harta keluarga Nada Tadean dirampas oleh seorang pria brengsek dan wanita murahan, kemudian dibunuh dengan kejam. Setelah terlahir kembali, Nada dan orang terkaya di Kota Selat, Bryan menikah kilat dan mempermalukan pria brengsek itu di depan umum! Untuk mempertahankan perusahaan yang ditinggalkan ayahnya, Nada harus menyelesaikan perjanjian taruhan dalam setengah tahun. Dengan bantuan Bryan, Nada berhasil mempermalukan semua pengkhianat dan akhirnya punya anak yang menggemaskan bersama Bryan. Mereka pun hidup bahagia bersama selamanya.