Logo
My Lovely Fiance
My Lovely Fiance

My Lovely Fiance

35 Bab
Tamat
Dalam My Lovely Fiance, Nola yang polos harus menghadapi Nathan yang dominan setelah tiba-tiba dilamar. Mahasiswi ini terjebak dalam komitmen yang mengendalikan hidupnya. Simak dinamika hubungan mereka di romance novel ini, salah satu fiction books pilihan untuk dibaca online.
Bab 1 dari My Lovely Fiance

Nola berjalan dengan terburu-buru. Masih tersisa 3 menit lagi sebelum perkuliahan di mulai.

Hari pertamanya kuliah di semester 3 benar-benar kacau. Dia terlambat bangun, hampir tertabrak mobil, dan nyaris telat masuk kelas.

Gadis itu tak peduli pada pandangan orang lain dan terus berlari menaiki tangga. Nafasnya ngos-ngosan dan rambut hitamnya berantakan. Namun, itu tak menjadi penghalang baginya untuk terus berlari.

Satu hal yang paling ditakutkan Nola sejak dulu adalah terlambat masuk kelas. Dia takut menjadi pusat perhatian apalagi dimarahi guru yang mengajar. Dia hanya ingin belajar dengan tenang tanpa dimarahi oleh guru.

Bruk!

Nola terhuyung ke belakang saat menabrak tubuh seseorang. Hampir saja dia terjatuh dan berguling-guling gratis di tangga jika pinggangnya tidak ditahan oleh orang yang ditabraknya.

Gadis cantik itu mendongak. Menatap orang yang berbaik hati menolongnya. "Terima kasih, pak." Suara lembut nan manisnya membuat orang itu tertegun.

Nola berusaha berdiri. "Sekali lagi terima kasih telah menolong Nola, pak. Nola pergi dulu." Langsung pergi begitu saja karena teringat dengan kelasnya. Meninggalkan pria yang terpaku menatap punggungnya yang kian menjauh.

Pria itu adalah Nathan Alexander. Seorang dosen muda yang baru berumur 25 tahun. Dosen pengampu mata kuliah Keredaksian Jurnalistik Media Cetak.

Seakan tersadar, dosen tampan itu kembali melanjutkan jalannya yang tertunda. Bibirnya menyunggingkan sebuah senyuman misterius melihat sosok Nola memasuki kelas.  "Baguslah. Semua akan terasa lebih mudah." Gumamnya pelan.

Nathan mempercepat langkahnya. Memasuki kelas yang akan diajarnya mulai hari ini.

Semua mahasiswi di dalam kelas tercengang melihat ketampanan mematikan Nathan, terkecuali untuk Nola yang kini tampak terkejut melihatnya.

Diam-diam Nathan menahan rasa gemasnya melihat wajah terkejut Nola. Lantas, berdehem sejenak dan mulai membuka sesi pembelajaran.

"Selamat pagi semuanya. Perkenalkan, nama saya Nathan Alexander. Saya adalah dosen pengampu mata kuliah KJMC kalian untuk semester 3 ini."

Semua siswi menjerit tertahan mendengar suara sexy Nathan. Bahkan di antaranya ada yang menunjukkan ekspresi lemas bin lebay.

Nathan yang melihat tingkah mereka hanya bisa bergidik ngeri. Ia memang sudah terbiasa bertemu mahasiswi semacam mereka, tapi tetap saja dia merasa ngeri. Tatapan mereka seolah memakannya hidup-hidup.

"Saya punya peraturan tersendiri selama proses pembelajaran berlangsung." Nathan melanjutkan ucapannya.

Semua mendengarkan Nathan dengan baik.

"Pertama, harus berpakaian sopan. Kedua, toleransi terlambat hanya 10 menit. Ketiga, siapapun yang heboh saat pelajaran berlangsung akan saya usir keluar. Keempat, tidak boleh bermain ponsel. Kelima, pembelajaran dilakukan dengan sistem diskusi. Jadi, saya akan membagi kalian menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok harus membuat makalah dan PPT."

Mereka semua begitu fokus menatap ke depan. Lebih tepatnya fokus menatap wajah tampan Nathan. Tentu saja para mahasiswi yang melakukan hal itu.

Para mahasiswi di kelas itu sangat bahagia mendapatkan dosen tampan karena sebelumnya dosen mereka pria tua dan jelek.

Nathan terus berbicara dengan pandangan yang sering tertuju pada Nola. Membuat Nola panik bukan main karena berpikir dirinya melakukan kesalahan.

Nola memang selalu berpikir seperti itu jika seorang dosen sering menatapnya.

Kini, otaknya berpikir keras tentang kesalahan apa yang telah diperbuatnya sehingga dosen di depan menatapnya terus menerus.

Pada akhirnya, gadis itu pun menunduk dan meremas kedua tangannya gugup.

Virlia yang berada di sampingnya berbisik pelan, memanggilnya. Sungguh, gadis itu merasa heran dengan tingkah Nola yang tak biasanya.

Nola menoleh pada temannya sejak pertama kali masuk kuliah. Keningnya mengernyit dan bibirnya memberikan isyarat, "Apa?"

"Kenapa kamu terlihat takut? Apakah ada yang salah atau dosen di depan pernah menjahatimu?" Bisik Virlia pelan.

"Bukan. Pak Nathan tidak jahat tapi Nola takut ditatap terus. Apakah Nola telah melakukan kesalahan?" Cicitnya pelan.

Virlia yang melihat tingkah polos Nola tertawa geli. "Jangan takut, La. Palingan Pak Nathan menatapmu karena menyukaimu."

Nola mengerjap kaget mendengar penuturan teman baiknya itu. Lalu, dia menghela nafas lega. "Syukurlah Pak Nathan menyukai Nola. Padahal Nola berpikir Pak Nathan tidak menyukai Nola karena terus-terusan menatap Nola."

Virlia menepuk keningnya tak habis pikir mendengar perkataan polos Nola. "Dasar polos dan Lola." Geramnya.

Ya, Nola memang polos dan Lola orangnya. Kepolosan dan kelolaannya membuat orang-orang gemas bukan main padanya. Bahkan ada di antaranya yang ingin menjedotkan kepala mereka ke pintu saking gemasnya.

Namun meski begitu, semua orang tetap menyukainya karena dia begitu baik dan ramah. Apalagi wajahnya sangat cantik dan imut seperti Barbie, membuat para lelaki tergila-gila padanya. Tapi sayang, Nola tidak paham maksud para lelaki nan malang itu.

**

Jam kuliah pagi telah berakhir. Namun, Nola tidak langsung pulang ke rumah melainkan singgah ke kantin kampus bersama Virlia.

Nola menjadi pusat perhatian anak-anak kampus karena berwajah cantik, bertubuh mungil, dan selalu mengeluarkan aura positif.

Gadis berambut sebahu itu seringkali membalas sapaan orang yang tidak dikenalnya dengan wajah ceria dan senyuman manis khasnya.

"La, kamu mau membeli apa?"

Nola terdiam sejenak. Meletakkan jari telunjuknya di dagu sembari melihat-lihat menu makanan.

Setelah lama berpikir, ia meringis lantaran tak tahu harus memesan apa. "Nola ngikut Lia aja."

Virlia memutar bola mata malas melihat cengiran tanpa dosa Nola. "Heh, aku pikir kamu mau pesan apa sampai berpikir selama itu. Percuma aku tuh nungguin kamu. Dasar Lola."

Nola menyengir. Tidak merasa tersinggung sedikit pun karena sahabatnya itu sudah biasa memanggilnya Lola kalau otaknya sedang slow respon.

Gadis itu hanya menatap polos pada Virlia yang kini telah memesan bakso dan teh es. Lalu, mengekori sahabatnya mencari tempat duduk terbaik.

Mereka berdua duduk berhadapan di dekat jendela. Sama-sama meletakkan tas di atas meja. Nola menguap pelan kala rasa kantuk melandanya.

"Aku penasaran tentang sesuatu. Apa hubunganmu dengan Pak Nathan? Apakah kamu pernah bertemu dengan dia sebelumnya? Karena dari pengamatan ku sejak di dalam kelas tadi, Pak Nathan seperti memiliki rasa spesial terhadapmu."

Nola mengerjap polos. "Masa sih Lia tidak tahu hubungan Nola dengan Pak Nathan?" Gadis itu mencebik kesal melihat reaksi heran Virlia. "Hubungan Nola dengan Pak Nathan kan dosen dan mahasiswi. Masa itu saja Lia tidak tahu." Sahutnya gemas.

Virlia menepuk keningnya. Tatapannya seakan ingin memakan Nola hidup-hidup hingga membuat Nola bergidik ngeri. "Bukan hubungan itu maksudku, La!"

Nola kembali mengerjap polos. "Lalu, hubungan apa maksud Lia?" Ia benar-benar tidak paham akan maksud sahabatnya itu.

"Hubungan sepasang kekasih atau apa kek gitu!"

Jawaban ngegas Virlia membuat Nola mengerucutkan bibir kesal. "Lia jangan marah-marah dong."

"Huh, kesal aku sama kamu."

"Jangan kesal lagi ke Nola. Nola minta maaf," kata Nola sedih.

"Ya ampun. Jangan nangis dong." Panik Virlia akibat melihat mata berkaca-kaca Nola.

"Nola tidak menangis tahu." Nola menolak mengakui karena tidak ingin dicap cengeng.

"Tidak menangis tapi matamu berkaca-kaca. Hadeh. Untung aku orangnya sabar."

Nola tersenyum lebar saat melihat ibu kantin sudah mengantarkan pesanan mereka. "Makasih, Bu," katanya semangat.

Tak lama setelah kepergian ibu kantin, muncullah Nathan secara mendadak di dalam kantin. Membuat suasana di dalam kantin hening untuk sejenak.

Para perempuan mulai menatap Nathan dengan tatapan memuja, bahkan di antaranya ada yang sampai mengabaikan pacar yang berada di sisi mereka.

Nola mengerutkan kening heran saat melihat Nathan duduk di sampingnya. "Loh, Pak Nathan kenapa duduk di sini?" Tanyanya polos.

Nathan menatap Nola datar. "Memangnya saya tidak boleh duduk di sini?"

Suara dinginnya membuat Nola menunduk takut. "Boleh kok, pak." Jawabnya gugup.

"Memangnya saya semenakutkan itu sampai kamu gemetaran?" Tanya Nathan terdengar tidak suka.

Nola langsung mengangkat kepalanya dan menatap Nathan gugup. "Ada masalah apa ya pak sampai bapak duduk di dekat Nola? Apakah Nola melakukan kesalahan?"

Demi apapun, gadis itu sangat takut sekarang. Namun, melihat gelengan Nathan, rasa takutnya menghilang seketika.

Bibir mungilnya mulai menyunggingkan senyuman manis. "Syukurlah Nola tidak melakukan kesalahan." Cengirnya.

Nathan mengulum senyum melihat tingkah manis Nola.

"Nanti kamu pulang bersama saya."

Nola melongo. "Tidak bisa, pak. Kalau Nola pulang bersama bapak, nanti motor Nola gimana?"

"Akan ada orang yang membawanya pulang ke rumahmu."

"Eh, pak. Bukan bermaksud ikut campur. Nanti Nola pulang bersama saya karena ada sesuatu yang penting dan mendesak." Sela Virlia.

Perhatian Nathan langsung tertuju pada sahabat Nola. Tatapannya sangat datar dan dingin. Sorot matanya menunjukkan bahwa ia merasa sangat terganggu oleh kehadiran gadis satu itu.

Sedangkan Virlia berusaha untuk tidak terintimidasi karena ia tidak ingin sahabatnya menjadi korban Nathan. Virlia kasihan pada Nola mengingat gadis itu sangat polos. Virlia takut Nola menjadi korban Nathan.

Siapa tahu dibalik ketampanan Nathan tersimpan sebuah fakta mengerikan.

"Hal penting apa, Lia? Kenapa Nola tidak ingat ya?"

Pertanyaan polos Nola membuat Virlia tersenyum gemas dan di dalam hati memaki kebodohan sahabatnya.

-Tbc-

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1
CH. 2
CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Balas Dendam Kejam Sang Mantan
Balas Dendam Kejam Sang Mantan
Dalam Balas Dendam Kejam Sang Mantan, pengusaha wanita dikhianati kekasihnya demi anak magang. Ia melawan balik dengan memegang hak paten algoritma inti perusahaan. Billionaire romance novel ini mengisahkan perebutan kekuasaan dan kerja sama dengan rival demi membalas pengkhianatan.
Broken home
Broken home
Dalam modern novel berjudul Broken home, seorang protagonis berjuang menata kembali hidupnya yang hancur akibat konflik keluarga. Temukan kisah penuh pilihan sulit dan pencarian jati diri dalam romance stories ini, sebuah web novel yang menggali konsekuensi dari luka masa lalu.
Istri Rahasia Tuan CEO Dingin
Istri Rahasia Tuan CEO Dingin
Dalam Istri Rahasia Tuan CEO Dingin, Deana terjebak utang besar hingga nyawanya terancam. Ia terpaksa menerima tawaran Marvin untuk melahirkan ahli waris demi melunasi segalanya. Temukan kelanjutan kisah billionaire romance novels ini dalam web novel penuh pilihan sulit dan konsekuensi.
Matahari di Atas Benua
Matahari di Atas Benua
Dalam Matahari di Atas Benua, Bella mengejar mimpi penulisnya ke Swiss dan bertemu Alex. Di tengah genre adventure dan modern novel ini, mereka harus memilih antara tekanan keluarga dan masa lalu kelam demi cinta sejati. Baca romance stories ini untuk melihat perjuangan mereka di Alpen.
Pemuas Birahi Setengah Baya
Pemuas Birahi Setengah Baya
Dalam Pemuas Birahi Setengah Baya, Anisa terjebak dalam gairah pria matang yang penuh misteri. Sebagai romance novel dengan sentuhan modern novel, cerita ini mengungkap sisi maskulinitas liar dan sensasi tak terduga. Temukan rahasia nafsu mereka di web novel yang penuh godaan ini.
Perselingkuhan Liar Istriku
Perselingkuhan Liar Istriku
Dalam Perselingkuhan Liar Istriku, Bayu terjebak dalam obsesi dan pengkhianatan yang menguji kesetiaan. Temukan kisah penuh intrik dalam romance novel ini. Baca ribuan fiction books lainnya dan nikmati pengalaman seru membaca modern novel hanya di platform kami.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Setelah Bercerai, Dia tak Menyesal
Setelah Bercerai, Dia tak Menyesal
Dia adalah diva pop legendaris yang menghilang selama tujuh tahun setelah mengumumkan pengunduran dirinya secara tiba-tiba. Selama waktu itu, dia menemukan kekasih masa kecilnya yang telah lama hilang, yang kini buta setelah kecelakaan mobil. Dia merawatnya, tetapi begitu dia pulih, dia kembali pada cinta pertamanya. Menyadari bahwa sudah waktunya untuk melupakan masa lalu, dia meninggalkannya dan kembali ke panggung. Di konsernya, sebuah video saat dia bernyanyi membuatnya menyadari istrinya adalah gadis yang selama ini dia cari.
Cinta sama Tetangga
Cinta sama Tetangga
Saat muda, Rina Wijaya mengajar Andi Pratama selama tiga tahun. Andi jatuh hati, tapi cintanya ditolak, dan mereka tak lagi berhubungan. Belasan tahun kemudian, mereka kembali jadi tetangga. Rina hidup tegar sambil membesarkan anaknya, sementara Andi sukses besar tapi menyembunyikan identitasnya, membantu mengelola bar tua. Awalnya, Andi hanya ingin melihat kekonyolan Rina. Namun, tanpa disangka, setelah berputar-putar hidup, Rina tetap menjadi musim semi hangat yang selalu mekar dalam hatinya.
Anak Kecil Jadi Bos?
Anak Kecil Jadi Bos?
Lina putri keluarga ternama mendapati tunangannya selingkuh. Lina yang sedang berpikiran kacau akhirnya berhubungan cinta di bawah pengaruh obat bersama seorang gigolo yang tak ia kenal. Lina diberitakan mengandung anak gigolo dan membuat keluarganya hancur. Ibunya bunuh diri, ayahnya koma, ia juga harus membesarkan anaknya yang kembar lima seorang diri, dan perusahaan keluarganya diambil alih oleh saudari tirinya dan tunangannya. Setelah lima tahun, Lina pun bertemu lagi dengan pria gigolo yang nggak ia sadari ternyata pria itu adalah CEO dari tempatnya bekerja.
Mata Surgawi Terbuka! Tak Ada Lawan
Mata Surgawi Terbuka! Tak Ada Lawan
Louis Wandi, murid Sekte Kekacauan bertubuh Suci, memperoleh Mata Surgawi saat membaca teks klasik, menjadikannya orang ketiga yang memilikinya. Ia diberi setengah giok ilahi dan petunjuk tentang tunangan masa kecilnya yang memegang giok iblis. Demi bebas dari belenggu, mereka harus berkultivasi bersama. Turun gunung, Louis bertemu tunangan di hotel dan insiden pot bunga berujung ciuman tak sengaja. Disalahpahami, ia bertekad bangkit, berkuasa, dan hidup bebas.
Melayang Tanpa Sayap
Melayang Tanpa Sayap
Pemuda jenius, Evan, sebenarnya adalah tuan muda Keluarga Buana, karena tersesat 15 tahun yang lalu, dia dipungut oleh Keluarga Handika, dan dianiaya oleh tuan muda Keluarga Handika. Untungnya, keempat tante Evan adalah dewi perang, aktris terkenal, dokter ajaib, dan ratu bisnis. Setelah menemukan Evan, mereka memanjakannya dan mempermalukan tuan muda palsu!
Cinta yang Tak Kembali
Cinta yang Tak Kembali
Dia menemukan pengkhianatan istrinya secara tidak sengaja saat bekerja. Jadi dia merencanakan balas dendam kepada para pezina.