Logo
Melahirkan Keturunan Untuk CEO
Melahirkan Keturunan Untuk CEO

Melahirkan Keturunan Untuk CEO

48 Bab
Tamat
Demi biaya operasi ibunya, Kinara terjebak kesepakatan dengan atasannya dalam Melahirkan Keturunan Untuk CEO. Romance novel ini mengisahkan pernikahan mendadak sang billionaire demi memenuhi wasiat terakhir, sambil mengungkap rahasia masa lalu yang tersembunyi di balik status mereka.
Bab 1 dari Melahirkan Keturunan Untuk CEO

"Lahirkan anak untukku!" ucapnya dengan datar nan dingin. Pemuda dengan pahatan yang tampak sempurna itu menyodorkan uang merah pada perempuan di depannya.

"Apa Pak? Melahirkan?" Terdapat rona keheranan dari seorang wanita berjilbab tersebut.

"Maaf, Pak. Saya hanya ingin pinjam uang 200 juta untuk pengobatan ibu saya. Bukan berarti saya ingin mengorbankan keperawanan saya!" Perempuan bernama lengkap Kinara Ariana menggeleng pelan, dia menatap heran sang atasan.

Kinara yang terjebak dalam masalah ekonomi membuat dia bertekad menemui sang atasan. Bukan karena apa-apa, tapi saat ini sang ibu tengah terbaring di atas kasur. Dengan rasa sakit yang dia derita membuatnya harus segera ditangani.

Dokter menyarankan untuk melakukan operasi sang ibu, namun tentu ada administrasi untuk semuanya. Dan hal yang paling Kinara menyerah adalah masalah uang. Dia tidak mempunyai simpanan banyak untuk operasi Ibunya.

"Anggap saja ini sebuah tawaran. Saya akan memberimu uang lebih dari 200 juta kalau kau mau melahirkan anak untukku!" ucap pria tersebut tetap kukuh. Dia menatap dingin perempuan di depannya.

"Jika tidak, maka pintu di sana terbuka untuk kau---"

"Maaf, Pak. Bukannya saya enggak sopan, tapi, Bapak kan tajir, kaya raya, tampan bahkan terbilang sempurna. Tapi, apa untuk melahirkan seorang anak harus melakukan cara seperti ini? Maksud saya, Bapak kan bisa memilih wanita yang mungkin lebih cantik, seksi dan kaya dari saya. Dengan begitu, keturunan Bapak tidak akan jauh seperti itu."

"Jadi, kamu menolaknya?" tanya Aarav dengan muka paling tidak mengerti Kinara. Dia menampilkan raut dingin tanpa ekspresi.

"Saya tidak suka basa-basi. Jadi, saya akan memberimu waktu 5 menit untuk kau berpikir," ucap Aarav. "Saya akan memberimu 500 juta jika kau bersedia melahirkan anak untuk saya. Tidak hanya itu, uang akan saya tambahkan bila mana anak itu benar-benar lahir dari rahimmu!"

Kinara semakin dibuat melongo. Tidak percaya akan semua ini. 500 juta? Dilebihkan lagi?

Kinara benar-benar bimbang. Antara menerima atau menolak. Jika dirinya menerima itu berarti keimanannya pula sedang diperjual belikan. Siapa yang mau melahirkan anak tanpa status pernikahan? Dan jika pun menolak, bagaimana dengan Ibu di sana yang tengah berjuang untuk tetap hidup?

Bagaimana ini? Apa yang harus Kinara lakukan?

'Ya Allah ... apa yang harus aku lakukan?' tanya Kinara dalam hatinya. Dia meremas jari-jemarinya dengan resah.

Tidak!

Kinara memejamkan matanya. Keimanan seseorang tidak bisa digantikan dengan apapun. Seberat apapun hidup, seorang muslim tidak seharusnya mengorbankan keimanannya ber-hanyakan uang.

"Jadi, apa pilihan mu?" tanya Aarav setelah lama dia memberikan waktu Kinara untuk berpikir.

"Saya---saya---"

Derrtt Derrttt

Suara dering ponsel terdengar. Membuat ucapan Kinara terkatup. Dia merogoh saku gamisnya kala getaran itu semakin terasa bergetar.

Lusi.

Ah, adiknya.

"Maaf, Pak. Saya izin waktu sebentar," ucap Kinara.

"Apa saya memberimu izin? Di sini, kau seharusnya memiliki etika ketika berbicara dengan atasan!" Ucapan dingin nan datar itu membuat nyali Kinara semakin menciut. Membuat dirinya yang hendak beranjak terurung sudah.

"Angkat!" Satu kata Aarav membuat Kinara dengan gemetar menekan ikon hijau. Dia menatap terlebih dahulu Aarav yang juga menatapnya tanpa ekspresi.

"Assalamu'alaikum? Kak? Kakak di mana? Kondisi ibu semakin memburuk kak ...." Di sebrang sana suara tangisan terdengar. "Dia dari tadi nyebut nama Kakak terus."

Hati Kinara terasa menciut, tidak terasa air matanya tiba-tiba jatuh begitu saja. Dia menatap Aarav sang atasan. Berharap dia mau memberikan pinjaman uang tanpa harus mengorbankan hal lain. Namun sama saja, Aarav hanya menampilkan raut cueknya tanpa ekspresi.

"Kakak cepat ke mari.... "

"Iya, Dek. Sekarang Kakak ke sana. Kamu temenin dulu Ibu ya, Lus? Jangan sampai tinggalin Ibu. Sekarang kakak ke sana!" Tanpa menunggu lagi Kinara dengan cepat mematikan sambungan telfonnya. Rasa khawatir akan kondisi ibunya benar-benar membuatnya takut.

Dengan derai air mata yang sudah jatuh Kinara menatap Aarav dengan resah.

"Saya menerimanya, Pak! Tapi tolong, tolong beri saya pinjaman uang. Saya mohon Pak. Hanya untuk hari ini saja, saya mohon Pak ...."

Pada akhirnya Kinara menyerah, dia memohon dengan menautkan kedua tangannya di dada.

"Saya akan melahirkan anak untuk Bapak. Tapi saya mohon untuk Bapak kasih pinjam saya uang sekarang juga," ucapnya kembali dengan menunduk. Kemudian pelan kepala Kinara terangkat, dia menatap Aarav yang tidak ada di depannya.

"Ikuti saya!" ucap Aarav yang sudah berada di ambang pintu. Tanpa menoleh dia pergi dengan wajah khasnya. Tanpa ekspresi!

Kinara mengusap pipinya yang basah. Tidak ada waktu lain, dia harus segera menemui sang Ibu sebelum semuanya terlambat.

Kinara berlari menyusul Aarav yang sudah naik ke dalam mobil. Dengan segera dia juga ikut masuk ke dalamnya. Namun sebelum benar-benar masuk ...

"Saya bukan sopirmu! Jadi duduk di depan!" perintahnya dingin.

Kinara menurut, dengan segera dia berpindah duduk menjadi di depan. Belum sempat memakai pengaman, mobil itu sudah melesat cepat membelah jalan.

**

"Di mana Ibu?" tanya Kinara selepas dia bertemu Lusi. Sedari tadi Kinara menangis akan kondisi ibunya. Rasa takut semakin menjadi-jadi.

"I--ibu ada di dalam," ucap Lusi terbata-bata. Hidung merah, mata bengkak, terbukti sudah bahwa Lusi pun sedari tadi menangis.

"Bu?!"

Kinara langsung menyerobot masuk. Menatap sang Ibu yang kini dipenuhi dengan alat-alat rumah sakit.

"Ibu ..." Kinara menangis, mendekap Ibunya dengan linangan air mata. Tangisnya tidak bisa dicegah, dia menangis dengan terisak.

"Ibu, ibu bakal sehat kok. Ya, ibu bakal sehat. Ini Kinar Bu ... Kinar di sini ...." Bibir Kinara bergetar, dia semakin memeluk Ibunya dengan rasa takut. Setelah Ayahnya pergi, Kinara tidak ingin ibunya juga cepat pergi begitu saja.

"Kinar ...?" Suara parau nan lemah itu terdengar. Membuat Kinara semakin tidak bisa menahan tangisnya.

"Sekarang Ibu bakal di operasi. Ibu bakal sehat lagi. Kinar yakin bahwa Allah pasti bakal bantu kita Ibu," ucap Kinara mencium seluruh wajah Ibunya.

"Kinar, lihat Ibu," ucap Run—-ibunya Kinara.

"Kinar enggak perlu melakukan hal ini demi Ibu. Ibu tau, biaya operasi ibu enggak cukup satu atau dua juta. Butuh biaya banyak untuk operasi ibu ini ... untuk itu, Ibu tidak apa-apa jika memang harus pergi. Ibu udah ikhlas---"

"Enggak Ibu! Enggak. Kinara enggak mau kehilangan Ibu. Udah cukup Ayah ninggalin Kinar, sekarang Kinar enggak mau kehilangan Ibu juga. Lagipula, Kinar ada biaya kok buat Ibu operasi. Kinar dapat uangnya Bu ... dengan begitu Ibu bakal sehat lagi." Kinara menghapus air matanya, dia juga menghapus air mata Runi dengan pelan.

"Kinar ... ada satu hal yang sangat Ibu inginkan. Apa kamu, bisa memenuhi keinginan Ibu?" tanya Runi dengan tatapan sayu.

Dengan segera Kinara mengangguk. "Apapun Ibu. Apa yang Ibu mau, Kinar akan mengabulkannya," ucap Kinara dengan mengeratkan genggaman tangan pada sang Ibu.

Tangisnya yang tidak bisa berhenti semakin menangis kala sang Ibu berucap ...

"Ibu ingin, Kinar menikah ... "

Bola mata Kinara melebar sudah.

"Ibu ingin lihat Kinar menikah dengan lelaki pilihan Allah ... Kinar, keinginan satu-satunya Ibu adalah ingin melihat kamu menikah. Setiap doa yang Ibu panjatkan, setiap ingin yang selalu Ibu harapkan. Hanya itu yang Ibu inginkan. Apa Kinar, mau mengabulkan keinginan Ibu untuk yang terakhir kalinya?"

Kinara mengigit bibir bawahnya. Tidak tahan dengan semua ini.

Bukan, bukan karena tidak mampu dirinya untuk menikah. Tapi, sejauh ini tidak ada yang mau menikah dengan dirinya. Tidak ada lelaki yang mau menerima dirinya dengan sepenuh hati. Hingga sejauh ini, Kinara bukannya tidak ingin menikah, hanya saja ... semua lelaki justru menolaknya sebelum dirinya yang datang meminta untuk dinikahi.

"Kinar ...," ucap Runi dengan pelan. Dia menghela nafas panjang. Merasakan rasa sesak di paru-parunya.

Kinara menunduk,bingung juga apa yang harus ia katakan. Untuk membiayai ibunya sendiri pun Kinara harus merelakan kesuciannya? Jika begitu, bagaimana Kinara akan menemukan cinta sejatinya?

"Bu, Kinar-- Kinar---"

"Kinara akan menikah dengan saya Tante! "

Mata Kinara yang semula memejam langsung terbuka lebar. Dia terdiam bagaikan patung.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Di Balik Topeng Cinta Pertama
Di Balik Topeng Cinta Pertama
Dalam novel romantis Di Balik Topeng Cinta Pertama, seorang istri kehilangan putrinya akibat pengkhianatan suami billionaire yang menyuap dokter demi menyelamatkan anak teman masa kecilnya. Di tengah duka dan vonis leukemia stadium lanjut, ia harus menghadapi kenyataan pahit. Baca novel online ini.
Dikira Pelayan Miris, Ternyata Pewaris
Dikira Pelayan Miris, Ternyata Pewaris
Dalam Dikira Pelayan Miris, Ternyata Pewaris, Danny Laksana mengungkap identitasnya sebagai cucu miliarder demi membalas dendam. Melalui billionaire romance novels ini, ia mengejar pembunuh orang tuanya sambil menavigasi misteri di balik pernikahan barunya dalam modern novel yang penuh intrik.
Istri Lugu Presdir Dingin
Istri Lugu Presdir Dingin
Baca novel romantis miliarder Istri Lugu Presdir Dingin di novel online gratis ini. Nia yang hamil di luar nikah terpaksa menikahi Dion, duda kaya, demi menyelamatkan dirinya. Namun, rahasia besar tentang ayah kandung janinnya mengancam pernikahan baru ini.
Istri Rahasianya, Aib Publiknya
Istri Rahasianya, Aib Publiknya
Dalam Istri Rahasianya, Aib Publiknya, hidup seorang perawat hancur saat mengetahui suaminya, Bima, ternyata miliarder kejam Brama Wijaya. Terjebak dalam intrik billionaire romance novels, ia harus menghadapi kenyataan pahit sebagai rahasia yang ingin dilenyapkan oleh sang taipan di modern novel ini.
Istri Tanpa Suami
Istri Tanpa Suami
Dalam novel romantis modern "Istri Tanpa Suami", Aminarsih, seorang yatim piatu, dinikahi CEO miliarder hanya untuk penangkal kutukan nasib buruk. Alih-alih hidup bahagia, ia disembunyikan di rumah kosong menyeramkan. Baca novel online ini untuk melihat perjuangannya bertahan hidup.
Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka
Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka
Dalam novel romance modern Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka, Haura meninggalkan karier tentara bayaran demi Sean, seorang billionaire. Namun, pengkhianatan Sean memicu konflik besar. Baca kisah ini di web novel kami, di mana kesetiaan diuji oleh obsesi dan kesempatan kedua.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Permata Cinta di Era 80-an
Permata Cinta di Era 80-an
Dikhianati tunangan yang ia biayai kuliahnya, Sherly Dinara kehilangan semua harapannya. Di saat hatinya terluka, ia justru menyelamatkan seorang pria berkuasa, Jonathan Suradi. Di luar, ia penguasa yang tak tersentuh. Di rumah, ia hanya milik Sherly.
Si Kecil Bantu Cari Jodoh
Si Kecil Bantu Cari Jodoh
Lima tahun lalu, mereka berhubungan seks satu malam di sebuah hotel dan akhirnya memiliki empat orang anak. Kini, lima tahun kemudian, dia kembali dengan keempat anaknya. Sementara itu, pria itu telah mencarinya sangat lama. Takdir telah mempertemukan mereka kembali.
Cinta Penuh Rintangan
Cinta Penuh Rintangan
Kecelakaan saat mabuk secara tak terduga menjeratnya dengan CEO masa depan.
Senyum Manis yang Menjebak
Senyum Manis yang Menjebak
Nadia rela memberi segalanya kepada Kai hingga menjadi bahan tertawaan di seluruh kota. Saat semua orang mengira Nadia tidak akan menikah dengan siapa pun selain Kai, ternyata dia hanya menjadikan Kai sebagai pengganti. Dia tidak mencintai siapa pun bahkan ingin melarikan diri. Namun, Kai yang awalnya seorang yang tidak tahu arti cinta, akhirnya benar-benar jatuh cinta pada Nadia, hingga pada akhirnya dia seperti kehilangan akal dan mengikatnya di sisinya, memohon agar Nadia mencintainya.
Menikahi Dewa
Menikahi Dewa
Setelah Dewi tewas dalam kecelakaan, Dewa terakhir Raka menghidupkannya kembali. Karena insiden, kekuatan Raka berpindah padanya. Demi warisan keluarga, Dewi dan Raka sepakat menikah kilat.
Terobsesi Padanya: Kisah Cinta dan Balas Dendam
Terobsesi Padanya: Kisah Cinta dan Balas Dendam
Dikhianati oleh cinta dan dibayangi masa lalu, Yunxi Xia kembali untuk merebut kembali apa yang pernah hilang darinya. Dalam permainan cinta, balas dendam, dan tipu daya yang berbahaya, ia menemukan sebuah rahasia mengejutkan yang akan mengubah hidupnya selamanya. Mampukah ia menemukan penebusan dan kebahagiaan di tengah kekacauan ini, atau takdir akan terus mempermainkannya?