Logo
Love Over Everything
Love Over Everything

Love Over Everything

46 Bab
Tamat
Dalam Love Over Everything, Zanara kabur dari rahasia kelam suaminya demi keselamatan putrinya. Di tengah ancaman masa lalu, ia terjebak pilihan sulit antara hidup mandiri atau menerima cinta baru. Baca romance novel penuh misteri ini di platform online novel terbaik sekarang.
Bab 1 dari Love Over Everything

"Selamat datang. Mau pesan kue ap—?" Kalimat Zanara terhenti seketika, kala melihat siapa yang berdiri di hadapannya. Pria itu mengulas senyum paling memesona yang ia miliki, kemudian mengulurkan selembar uang pada Zanara yang berdiri di meja kasir.

"Apa maumu?" desisnya, tajam. Tatapan matanya memancarkan rasa kesal yang membuncah. Pria itu seperti kurang kerjaan karena datang hampir setiap hari di jam makan siang dan memesan seporsi shortcake dan tiramissu untuk ia nikmati bersama Marion. Dan kesalahan terbesar Zanara adalah membawa Marion bekerja lagi hari ini.

"Tenang, Zee ... aku hanya ingin bertemu Marion, kau tak perlu marah seperti itu. Strawberry shortcake untuk teman kencanku, dan tiramisu untukku. Terima kasih."

Zanara meraih uang di tangan Jayme dengan kesal. "Jangan lupa kalau Marion adalah putriku, Dokter Demir."

"Ah, kau tega sekali padaku. Bahkan sampai sekarang kau masih memanggilku seformal itu." Jayme menghela napas keras. "Aku tak tahu harus bagaimana lagi meluluhkan hatimu."

"Jangan melantur. Customerku akan enggan membeli kue di tokoku kalau kau terus saja datang seperti orang sakit jiwa. Makanlah, kemudian pergi dari sini."

Zanara menyodorkan nampan berisi dua pieces kue ke hadapan Jayme, lalu hendak berbalik, tetapi tangan Jayme mencekal lengan Zanara.

"Kau ... tidak ingin ikut makan denganku? Apakah kau sudah makan? Kau harus menjaga kesehatanmu demi Marion, jika tidak—"

"PAPA ...."

Jayme langsung menoleh seketika saat mendengar panggilan Marion yang layaknya alarm bagi Jayme. Ia sungguh menyukai gadis kecil itu, selain menyukai ibunya yang ketus. Anggap saja Marion adalah penghiburan baginya, setelah mendapatkan kalimat-kalimat pedas dari Zanara.

Jayme berjongkok demi menyejajarkan tingginya dengan gadis kecil yang mengenakan rok tutu dengan rambut kemerahan yang diikat seluruhnya ke atas. Ada pita kecil menghias di sana, ia memang sangat cantik seperti ibunya.

"Hai ... ini dia gadis kesayanganku. Bagaimana kabarmu? Apakah kau dan mamamu sudah makan siang? Bagaimana kalau kau ajak mama makan bersama?" Jayme mendekat ke telinga Marion sembari menyipitkan mata, kemudian berbisik. "Mamamu tidak mau kuajak makan siang."

"Jangan mempengaruhi anakku dengan bualanmu, Dokter Demir!" ketus Zanara, sembari sibuk menata kue di etalase. Siang ini toko sedang sepi, kue dagangannya juga hampir habis. Mungkin sore hari ia sudah bisa menutup tokonya dan pulang ke apartemen mereka.

Jayme bangkit, kemudian berdiri di depan meja kasir, menghadap Zanara dan menatap manik hazel cantik milik wanita itu.

"Makan sianglah bersamaku. Aku tahu kau pasti akan meluangkan waktu untuk hal itu, maksudku makan dan beristirahat. Namun, aku hanya ingin memastikan kalian sudah melakukannya. Kumohon."

Zanara tak menjawab, melainkan semakin menenggelamkan diri pada kesibukan yang sengaja dibuat-buat karena ia gugup akan kedatangan Jayme ke tokonya. Bukan karena ia menyukai pria itu, melainkan sekian lama ia menutup diri dan hidupnya dari lelaki, tetapi pria satu ini terus saja menempel padanya seperti permen karet bekas.

"Jangan memaksa, Jayme. Aku dan Marion baik-baik saja."

Jayme mendesah, ia berjalan keluar dari toko, kemudian menekan nomor di ponselnya. Tak berselang lama, sebuah motor dengan kotak besar bertuliskan 'PizzaPaw' berhenti di hadapan Jayme yang masih berdiri di tempat semula.

Ia menerima dua kotak pizza dan membawanya masuk, menyodorkan ke hadapan Zanara yang masih tak habis pikir dengan pria satu itu.

"Kau tak ingin makan di luar, berarti kau mau jika makan di sini, kan? Ayo temani aku dan Marion makan. Kita makan bersama."

Sungguh, Zanara ingin sekali menolak, tetapi akan percuma melakukan itu jika sudah berurusan dengan pria ini. Pria keras kepala yang tak berhenti mendekatinya selama dua setengah tahun ini, sampai-sampai Marion mengira dia sebagai ayahnya. Namun, tak rugi juga bagi Zanara, karena Jayme nyatanya sangat menyayangi Marion seperti putrinya sendiri.

Buktinya, kini dirinya menikmati makanannya sembari memangku Marion dan menyuapkan sepotong pizza, sementara gadis kecil itu menata rambut bonekanya.

"Marion, kau bisa makan sendiri, kan? Duduk di tempatmu dan makan dengan benar, oke? Biarkan papa—maksudku biarkan paman Jayme makan dengan tenang," tegurnya, kemudian ikut duduk di hadapan Marion dan Jayme yang kini tengah mengulas senyum.

Mendengar Zanara yang meski hanya kelepasan menyebutnya papa, sudah membuatnya seolah terbang ke langit ketujuh.

Ia sangat norak dan memalukan sekarang. Namun, tak masalah. Hal itu membuatnya bisa menikmati makan siang dan menghabiskan beberapa potong pizza di hadapannya. Sesungguhnya ia tak seberapa menyukai pizza, ia lebih baik hanya makan kebab, atau ayam saus mentega buatan Zanara. Namun, Zanara dan Marion menyukai pizza.

"Makanlah yang banyak," ucap Jayme, sembari mengusap lembut pucuk kepala Marion.

Ia kemudian bangkit, mengembuskan napas, lega karena akhirnya Zanara—meski dengan setengah hati—bersedia duduk dan makan bersamanya.

"Baiklah, Marion. Papa pergi bekerja dulu, kau baik-baiklah di sini bersama Mama. Jika ada yang kau butuhkan, kau tahu harus menghubungi ke mana, kan?" bisik Jayme pada gadis kecil itu. Marion mengangguk, kemudian tersenyum menampakkan giginya yang rapi.

Jayme kemudian mengalihkan perhatiannya pada Zanara yang masih menyantap pizzanya. Ia tak ingin mengganggu wanita itu, tetapi rasanya tak lega jika ia pergi begitu saja. Meski pada akhirnya, salam pamit yang ia ucapkan hanya akan dijawab ketus atau dingin, tetapi ia sudah terbiasa dengan itu. Seperti itulah Zanara yang ia kenal, dan ia tak mengapa akan hal itu.

"Zee ... aku pamit dulu. Ada banyak hal yang harus kuselesaikan, dan kuharap kau tak segan untuk menghubungiku jika kau atau Marion membutuhkan sesuatu. Terima kasih untuk kuenya."

Jayme tersenyum, tanpa menunggu respons dari Zanara, ia kemudian menenteng tas kerjanya dan memutar tubuh meninggalkan toko kue milik wanita itu.

Untuk hari ini tugasnya selesai, tetapi masih ada hari esok dan seterusnya yang harus ia hadapi. Mungkin akan sama dengan hari ini, tak mendapat angin segar, hanya sikap ketus dan tak bersahabat dari wanita itu. Namun, ia tak masalah akan hal itu. Ia menyukai Zanara seperti apa pun dirinya.

Meski kehidupan Jayme sangat rumit, bahkan terlalu rumit—karena bagaimana pun ia adalah lelaki yang juga membutuhkan tempat pelampiasan, tetapi hanya sebatas itu. Ia tetap tak bisa menampik bahwa dirinya tak bisa mengusir bayang-bayang Zanara sejak pertama kali bertemu dengannya.

Ponsel Zanara berdering keras, saat Jayme hendak melangkah keluar. Pria itu urung pergi, berbalik dan langsung berdiri di belakang Zanara.

Meski wanita itu tak pernah menceritakan padanya mengenai teror nomor tak dikenal itu, tetapi Jayme mengetahui semuanya. Ia berasumsi itu adalah perbuatan siapa pun dari masa lalu Zanara.

"Nomor yang sama?" tanya pria itu, yang membuat Zanara nyaris menjatuhkan benda pipih di tangannya. Wanita itu menoleh pada Jayme yang ternyata sejak tadi sudah berada di balik punggung Zanara.

"Bagaimana kau bisa tahu?" balas wanita itu, penasaran. Karena ia tak pernah sekali pun memberikan informasi apa pun mengenai masalah pribadinya pada Jayme.

"Berikan ponselmu."

"A-apa yang akan kau lakukan?" Zanara berusaha merebut kembali ponselnya, tetapi usahanya sia-sia dan justru membuat dirinya kini berada sangat dekat dengan pria itu.

Keduanya bertatapan dan seolah waktu terhenti di detik itu.

"Ponselku ...." Zanara mengulurkan tangan sembari memunduk, pada akhirnya. Namun, tidak dengan Jayme.

Pria itu masih mengunci tatapannya di satu objek. Hanya pada Zanara. Dan tak lama kemudian, ia serahkan benda yang sejak tadi diminta wanita itu.

"Zee ...," panggilnya, tanpa mengalihkan pandangan. Wanita itu menjawab singkat. "Ada sesuatu di wajahmu."

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Ah! Mantap Mas Ramli
Ah! Mantap Mas Ramli
Dalam novel romantis miliarder Ah! Mantap Mas Ramli, seorang duda desa bernama Ramli menerima tawaran gila majikannya untuk menghamili sang istri, Vina, demi uang. Hubungan rumit pun terjalin di novel web ini, mengungkap perselingkuhan sang suami dan identitas asli Ramli yang sebenarnya.
Boss Dingin
Boss Dingin
Zahra melamar di Perusahaan Haidar meski sempat diragukan karena penampilannya. Alvino, CEO dalam billionaire romance novels ini, akhirnya melihat potensi Zahra untuk memajukan bisnisnya. Ikuti kisah Boss Dingin ini dalam web novel yang penuh dinamika profesional dan kerja sama keluarga.
FANTASI LIAR MR. DOMINAN
FANTASI LIAR MR. DOMINAN
Dalam FANTASI LIAR MR. DOMINAN, Jenny terjebak antara Liam Anderson yang protektif dan bosnya, Ares Martin. Liam mempertaruhkan segalanya demi memenangkan jiwa Jenny dalam romance novel ini. Baca kisah billionaire romance novels ini untuk melihat persaingan kekuasaan dan hasrat yang mendalam.
I LOVE YOU PAK PENGHULU
I LOVE YOU PAK PENGHULU
Dalam I LOVE YOU PAK PENGHULU, seorang gadis bertekad menaklukkan hati penghulu tampan yang dingin. Meski terus diabaikan, ia melancarkan berbagai cara demi meruntuhkan sikap kaku pria tersebut. Baca romance novel ini untuk mengikuti kisah modern yang penuh perjuangan cinta.
Laksana Senja
Laksana Senja
Dalam novel Laksana Senja, Senja Mahesa harus pindah ke Tangerang dan menghadapi perubahan hidup drastis di tahun terakhir sekolahnya. Ikuti kisah romance remaja ini saat ia terjebak di antara pilihan sulit dan pertemuan tak terduga. Baca web novel modern ini sekarang.
Mati Kutu Ketika Mereka Tahu Suamiku Ternyata Sultan
Mati Kutu Ketika Mereka Tahu Suamiku Ternyata Sultan
Dalam novel Mati Kutu Ketika Mereka Tahu Suamiku Ternyata Sultan, seorang CEO menyamar menjadi pria miskin demi cinta. Saat identitas aslinya terungkap, semua yang menghinanya terdiam. Baca billionaire romance novels ini untuk mengungkap alasan di balik penyamaran sang sultan di web novel ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Ayahku Raja Jalanan
Ayahku Raja Jalanan
Linden Holt, mantan penguasa dunia bawah tanah yang disegani di Provinsi Timur Laut, telah menukar masa lalunya yang kelam dengan kehidupan tenang sebagai tukang daging. Namun, saat preman muda menuntut uang keamanan, letnan setianya, Dominic Walden, tiba tepat waktu bersama tim pengawal untuk mengirim pesan yang jelas. Linden mengaku pensiun demi kehidupan yang stabil bagi putranya, Felix. Akan tetapi, sebuah telepon mendadak mengungkap bahwa Felix dalam masalah besar. Akankah sang mantan raja dunia kejahatan ini terpaksa kembali bertarung dan merebut kembali takhtanya demi melindungi keluarga?
[Versi suara dubbing] Meninggalkan Yang Salah, Memeluk Yang Benar
[Versi suara dubbing] Meninggalkan Yang Salah, Memeluk Yang Benar
Ibu yang bangkit kembali meninggalkan hubungan yang salah, memanjakan dan melindungi anak perempuannya dengan keterampilan menjahit, menghukum orang jahat, bertemu dengan pria baik, dan menjalani kehidupan bahagia bersama anaknya.
[Versi suara dubbing] Kembali dengan Topeng
[Versi suara dubbing] Kembali dengan Topeng
Penyanyi bertopeng itu pensiun untuk kekasihnya yang buta. Setelah dia mendapatkan kembali penglihatannya, dia diperdayakan, putus asa, cerai, dan kembali ke panggung, membuatnya penuh dengan penyesalan...
Jenderal Ayah Mantanku, Cinta Baruku
Jenderal Ayah Mantanku, Cinta Baruku
Seorang gadis Amerika polos pergi ke Rusia demi mencari suaminya dan bertemu dengan berandal kejam. Terjebak dan terancam, dia diselamatkan seorang jenderal Rusia. Rasa takut berubah jadi sayang, hingga dia tahu jenderal itu ayah dari mantan suaminya yang culas. Mampukah cinta terlarang ini bertahan?
Jatuh cinta pada Paman Sahabatku
Jatuh cinta pada Paman Sahabatku
Dia adalah paman nominalnya, dan perbedaan usia membuatnya sulit menerima perasaan romantisnya. Hingga saat ia menemukan bahwa ada banyak pria yang berusaha memperdengarkan perhatiannya, ia menyadari cinta yang ia pegang padanya telah mencapai puncak. Dia mengungkapkan cintanya pada paman zenapnya namun ditolak. Empat tahun kemudian, ia mengejarnya kembali.
Strategi Bangkitnya Darah dan Cinta
Strategi Bangkitnya Darah dan Cinta
Seorang petani berusia paruh baya, Sena, menjadi muda kembali di tengah kekacauan perang berkat sebuah sistem yang dia miliki. Dalam perjalanannya, dia bertemu beberapa wanita cantik. Untuk bisa bertahan hidup, dia membuat kesepakatan dengan seorang jenderal wanita bernama Nara yang sedang terluka parah. Setelah itu, Sena dan Nara, yang menyamar sebagai pria, bergabung dengan pasukan militer. Dari situlah, dia memulai perjalanan untuk menjadi seorang pejuang dan penguasa.