Logo
Ketika Hujan Turun
Ketika Hujan Turun

Ketika Hujan Turun

76 Bab
Tamat
Dalam novel Ketika Hujan Turun, Ira berusaha bangkit dari duka kematian Ryan demi ujian nasional. Di tengah misteri cincin pemberian Edo, sebuah pesan rahasia tersimpan rapat. Ikuti kisah romance dan mystery story ini dalam balutan young adult fiction romance books yang penuh teka-teki.
Bab 1 dari Ketika Hujan Turun

KETIKA HUJAN TURUN

Oleh. R. Susanti Pelangi Senja

Bab.1. Kenangan Saat Hujan

Saat itu senja telah tiba. Sinar sang surya yang panas menyengat segera meredup. Tampak di barat, Matahari terbenam dengan sinarnya yang kemerah-merahan. Pemandangan itu sangat indah, namun tiba-tiba langit mendung dan hujan turun.

Tampak Ira terpaku disudut kamarnya. Pikirannya pun kembali mengingat sesuatu yang sulit untuk ia lupakan. Ia ingat segalanya, semua tentang Ryan. Perlahan-lahan Ira menghampiri jendela kamarnya dan memandangi hujan yang turun. Ia mencoba mengingat kembali memori itu. Memori tentang seseorang yang sangat berarti baginya. Seseorang yang sangat ia cintai dan mengajarkannya apa itu arti kehidupan. Apa arti hujan dan cinta.

Dia adalah Ryan, sosok laki- laki yang sangat sempurna di mata Ira. Laki- laki baik dan penuh cinta. Dialah yang mengajarkan tentang semangat untuk masa depan. Sungguh Ryan sudah banyak mengajarkannya tentang arti kehidupan yang sesungguhnya. Ira sangat bersyukur bisa mengenal Ryan, mencintai dan dicintai olehnya. Ira sangat beruntung bisa mendapatkan laki- laki sebaik Ryan, meskipun kenyataannya, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Namun dia bersyukur bisa berbagi kebahagiaan bersama laki- laki itu.

Dua tahun yang lalu, ia berjumpa dengan Ryan. Kala itu Ryan dan dirinya sama-sama terperangkap dalam hujan. Seusai mengikuti ekstra kulikuler basket di sekolah, Ira beristirahat dan bermaksud untuk pulang ke rumah namun tiba-tiba langit mendung dan hujan deras pun turun. Ira segera berlari dan berlindung di sudut bangunan sekolah.

Lama Ira dan teman-temannya menanti hujan reda. Hujan deras pun kini mulai mereda, tinggal titik-titik gerimis yang berjatuhan membasahi dedaunan. Tak terasa ada seseorang yang sejak tadi memperhatikannya. Dia adalah Ryan, anak baru pindahan dari Yogyakarta. Ryan tergolong anak yang baik dan pintar di sekolahnya.

“Belum pulang, Ir?” tanya Ryan menyapa.

“Eh, kamu Ryan. Belum nih soalnya masih gerimis,” sahut Ira perlahan seraya melempar senyum ke arah Ryan.

“Ah, gerimis sedikit kan enggak apa-apa.”

“Iya sih, tapi kalau aku kena hujan bisa-bisa penyakit demamku kambuh,” jawab Ira singkat.

Ryan tersenyum mendengar jawaban itu. Ira tidak tahu apa maksud dari senyuman itu tapi ia yakin Ryan cukup puas mendengar jawabannya. Ryan memandangi langit. Tak terasa gerimis pun mulai mereda dan waktu tidak memungkinkan mereka untuk berlama-lama di sana. Ryan mengajak Ira untuk pulang.

Ryan, Ira dan teman – teman lainnya berjalan ke arah gerbang sekolah. Perlahan Ryan menuju area parkir di samping gerbang sekolah itu. Ia bermaksud mengambil kuda besinya yang sejak tadi berada di sana.

Sementara itu, Ira yang akan pulang ke rumahnya berdiri di luar gerbang sekolah, bermaksud mencari taksi yang lewat di jalan itu. Namun sayang sejak tadi ia berdiri di sana, ia belum menemukan satu taksi pun yang lewat. Kebanyakan motor dan mobil pribadi yang lewat di jalan itu. Hatinya sedikit cemas, tersenyum kecut seperti jeruk purut.

“ Bagaimana aku akan pulang kalau begini,” ujarnya perlahan.

Di tengah kecemasan hatinya, tiba – tiba Ira dikejutkan dengan suara klakson motor. Ia pun menoleh. Dilihatnya Ryan yang sedang mengendarai motor, berhenti di sampingnya. Ryan tersenyum pada Ira, bermaksud memberinya tumpangan.

“ Lagi nunggu taksi ya, Ir?” tanya Ryan perlahan.

“ Eh, iya nih! Aku lagi nunggu taksi. Kamu mau pulang ya, Ryan?” ujar Ira balik menanya.

“ Iya, aku mau pulang sekarang. Yuk bareng aku aja, biar aku antar?” tawar Ryan pada Ira.

Ira tertegun. Berpikir sejenak, apakah akan menerima atau tidak tawaran dari Ryan. Ira tampak bingung karena ia belum mengenal dekat laki – laki itu.

“ Enggak usah kok, Ryan. Biar aku naik taksi saja nanti,” ujarnya menolak ajakan Ryan itu.

“ Ayolah, Ir! Kamu naik motorku saja. Enggak apa – apa kok, aku siap mengantarkanmu pulang. Apa kamu takut padaku?”

“ Tenang, Ir! Aku enggak akan bawa lari anak gadis orang kok,” kata Ryan mantap. Mencoba meyakinkan Ira yang tampak ragu – ragu.

“ Eh, bukan begitu maksudku Ryan,” ucap Ira tidak enak. Ia tidak ingin Ryan berpikir yang bukan – bukan tentangnya.

“ Aku enggak mau merepotkanmu,” sahut Ira pelan.

“ Aku enggak merasa kerepotan kok, Ir! Justru aku senang bisa membantumu. Lagian hari hujan begini, jarang loh ada taksi yang lewat.”

Ira berpikir sejenak. Benar juga apa yang dikatakan Ryan barusan. Sebaiknya aku terima saja tawarannya, pikirnya kembali.

“ Iya deh, kalau kamu memaksa. Aku mau diantar sama kamu.”

“ Nah gitu dong! Ayo naik ke motorku,” ajak Ryan pada Ira.

Ira melangkah perlahan, ia mulai naik ke motor itu. Setelah ia duduk, Ryan pun melajukan motor itu perlahan. Siap mengantar Ira pulang ke rumahnya.

Mereka berdua menyusuri jalan demi jalan di kota Bandung. Berjalan di tengah gerimis yang mulai mereda. Di sanalah awal percintaan itu dimulai. Percintaan yang murni dan penuh kasih.

**

Hari- hari pun berlalu, benih- benih cinta semakin tumbuh dan bersemi. Kini mereka berdua menjadi sepasang sekasih. Keduanya sangat serasi, paras Ira yang cantik dan lembut begitu pas dipadukan dengan Ryan yang berwajah tampan dan berkarisma. Tak hanya itu tubuh atletis Ryan juga sangat mendukung. Postur tubuhnya yang tinggi dan bagus, sangat enak dipandang. Maklumlah Ryan rajin berolahraga. Tak hanya olahraga kesukaannya saja yang ia kerjakan tapi ia juga melakukan olahraga lain.

Pagi itu, Ryan menjemput Ira dengan motor RX King kesayangannya, pemberian ayahnya semasa muda dulu. Di depan pintu pagar, ia membunyikan klakson motornya sambil memanggil Ira.

“ Ira... Ira...,” terdengar suara Ryan dari depan pintu pagar.

Mendengar suara klakson motor di depan pagar, Ira yang saat itu sedang sarapan segera menyudahi sarapannya. Ia menghambur ke luar rumah namun tak lupa untuk berpamitan pada ibu serta neneknya. Sedangkan ayahnya sudah tidak ada lagi, meninggal lantaran tertembak saat bertugas di Palestina. Ayahnya adalah seorang tentara di salah satu kesatuan di Indonesia yang ditugaskan ke luar negeri dalam misi perdamaian. Kala itu, Ira masih sangat kecil. Ia belum mengerti arti sebuah kehilangan. Saat itu Ira berumur satu tahun, ia hanya merengek di pangkuan ibunya. Tanpa tahu, ayahnya sudah tiada.

Ira membuka pintu pagar, tampak di jumpainya Ryan sedang menunggunya di sana. Segera ia menghampiri Ryan.

“ Akhirnya tuan putriku keluar juga,” tukas Ryan pada Ira.

Ira hanya tersenyum mendengar perkataan Ryan itu. Ia pun berkata,” Iya pangeran! Pangeran sudah lama menunggu kah?” tanya Ira pada Ryan.

“Apakah Pangeran tidak bosan menunggu tuan putri ini?” tanya Ira kembali.

“ Untuk tuan putri, tentu saja tidak!” tegas Ryan.

“ Hamba akan selalu sabar menunggu tuan putriku yang cantik ini!” goda Ryan sembari tersenyum. Senyumnya sangat manis, memperlihatkan barisan gigi putih yang rapi bak pualam.

“ Apa benar begitu ? Pangeran akan selalu sabar menunggu ku?”

“Tentu saja . Tuan putri tidak perlu ragu akan hal itu.”

“ Kalau begitu, ayo kita segera pergi pangeran. Nanti kita terlambat,” ajak Ira pada Ryan.

“ Baiklah tuan putri, tuan putri naik ya ke kuda putihku ini,” ujar Ryan menyuruh Ira untuk naik ke motornya.

Ira pun segera naik ke motor Ryan, ia duduk di belakang.

“ Tuan putri sudah siap?” tanya Ryan sembari menghidupkan motornya, bermaksud untuk pergi dari tempat itu.

“ Sudah pangeran. Pangeran jalan saja,” pinta Ira agar segera berangkat.

“ Oke... kalau begitu kita berangkat sekarang. Pegang yang kuat ya tuan putri,” ujar Ryan sembari tertawa kecil.

“ Siap pangeran!” tegas Ira membalas perkataan Ryan.

Akhirnya mereka berangkat ke sekolah. Di sepanjang perjalanan banyak hal yang mereka bicarakan salah satunya tentang perguruan tinggi mana yang akan mereka tuju selepas tamat dari SMU nanti.

“Ir, kamu nanti mau masuk perguruan tinggi mana?” tanya Ryan perlahan sambil tetap fokus melajukan motornya di jalan beraspal itu.

“ Kalau aku inginnya bisa masuk UI di Jakarta tapi Ibu ingin aku kuliah di Bandung saja. Kamu kan tahu Ryan, aku anak tunggal di keluarga Imran Cik Nang, sedangkan ayahku, sudah meninggal saat misi perdamaian di Palestina. Ibu tidak mau aku meninggalkannya. Ibu takut kehilanganku,” ucap Ira menjelaskan semuanya.

“Hmm, ibumu sangat sayang padamu ya, Ir! Sampai- sampai tidak menyuruhmu pergi jauh meskipun itu untuk sebuah pendidikan,” gumam Ryan.

“ Ya, begitulah. Ibuku takut terjadi sesuatu padaku. Rupanya peristiwa kematian ayahku sudah membekas di hati ibuku. Mungkin ia sedikit trauma akan hal itu. Menjadi posesif dan takut kehilangan orang yang sangat dicintai untuk kedua kalinya,” ucap Ira sedih.

“ Iya, aku tahu, Ir! Itulah sebabnya ibumu melarang kamu untuk kuliah di tempat jauh,” kata Ryan

“ Iya Ryan. Aku pun maklum dengan keputusannya itu.”

Ira menghela nafas panjang. Jauh di lubuk hatinya, ia ingin sekali bisa kuliah di UI. Hijrah ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikannya. Namun impiannya itu harus ia kubur dalam – dalam karena ia yakin ibunya pasti tidak akan mengizinkannya kuliah ke luar kota.

“ Oh iya, kamu sendiri nanti mau kuliah di mana? Apa mau kuliah di sini juga?” tanya Ira.

“ Entahlah Ir, aku sendiri pun enggak tahu. Kalau aku sih mengikuti ke mana ayahku. Soalnya ayahku kerja di sini. Kalau tahun depan beliau masih kerja di sini, kemungkinan besar sih kuliah di sini,” ujar Ryan pada Ira. Ryan sendiri pun tidak tahu entah berapa tahun dia akan tinggal di kota Varis Van Java itu.

“ Kalau kamu kuliah di sini, mau kuliah di universitas mana Ryan?” tanya Ira perlahan.

“ Aku maunya sih di ITB, Ir! Aku suka teknik soalnya.”

“ Wah... bagus itu, Ryan. ITB kan kampus terbaik dan terkenal di Bandung. Ternyata pilihan universitasmu sama ya, kayak si Cecep.”

“ Cecep? Cecep siapa, Ir?” Ryan bertanya pada Ira tentang siapa Cecep itu.

“ Cecep itu teman sekelasku, Ryan. Orangnya polos dan lucu. Dia tipikal yang humoris. Kalau kamu dekat dengannya, kamu pasti akan tertawa mendengar banyolannya.”

“ Oh, ya! Wah... aku jadi penasaran dengan sosok yang bernama Cecep itu. Kapan – kapan kamu kenalkan aku dengan temanmu yang lucu itu ya, Ir!”

“ Beres... nanti aku kenalkan kok!”

“ Oh ya, ngomong – ngomong Ayahmu kerja apa di sini Ryan?”

Tampaknya Ira penasaran sekali dengan pekerjaan yang dilakukan oleh Ayah kekasihnya itu.

“ Ayahku kerja di perusahaan farmasi di Yogya yang dipindah tugaskan ke sini. Ayahku seorang kepala cabang di perusahaannya.”

“ Oh... gitu! Memang Ayahmu tugas di sini berapa tahun, Ryan?”

“ Aku juga belum tahu pastinya, Ir! Bisa setahun, dua tahun, lima tahun atau selamanya. Mudah - mudahan saja, ayahku kerja di sini lama. Biar kita bisa sama- sama terus, Ir!” tegas Ryan.

“ Aamiin, semoga saja begitu ya Ryan,” ucap Ira berharap.

Tanpa terasa motor yang di kendarai Ryan kini mulai memasuki gerbang sekolah. Mereka sudah sampai di sekolah yang dituju. Segera Ryan memarkirkan motornya, lalu mereka berdua pun berjalan menuju ruang kelas.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Begitu Reinkarnasi, Kutukar Kondom Suamiku
Begitu Reinkarnasi, Kutukar Kondom Suamiku
Dalam novel misteri "Begitu Reinkarnasi, Kutukar Kondom Suamiku", seorang istri bereinkarnasi demi membalas dendam pada sahabat pengkhianat yang memenjarakan keluarganya lewat fitnah kehamilan. Baca buku online gratis kisah penuh intrik ini untuk mengungkap kebenaran yang terkubur.
Bingkai Suami, Keadilan Sengit Istri
Bingkai Suami, Keadilan Sengit Istri
Dalam novel modern Bingkai Suami, Keadilan Sengit Istri, seorang desainer dijebak suaminya, Baskara, demi wanita lain. Setelah bebas, ia memulai misi balas dendam untuk menghancurkan karier dan reputasi Baskara. Baca romance novel penuh misteri ini di aplikasi online novel sekarang.
Captain's Ravenge
Captain's Ravenge
Dalam Captain's Ravenge, Arya Bimantara meninggalkan tugas negara demi mengungkap misteri kematian saudara kembarnya. Melalui genre mystery action, Arya mengejar pembunuh adik dan iparnya demi keadilan. Baca mystery story ini di webnovel sebagai salah satu fiction books penuh intrik.
DIA
DIA
Dalam novel DIA, jenazah yang hidup kembali memicu kekacauan besar sekaligus menyingkap rahasia kelam yang terkubur. Telusuri misteri mencekam ini dalam mystery story yang penuh teka-teki. Segera baca horror novel ini untuk mengungkap kebenaran di balik teror yang mengancam nyawa.
Dikhianati di Ranjang Pengantin
Dikhianati di Ranjang Pengantin
Dalam Dikhianati di Ranjang Pengantin, Aurora kembali untuk menuntut keadilan setelah dijebak saudari tirinya. Sebagai modern novel penuh intrik, ia harus membongkar misteri ayah dari anak kembarnya. Baca kisah lengkapnya di webnovel ini untuk mengungkap kebenaran yang terkubur.
Kutukan Selingkuhan
Kutukan Selingkuhan
Dalam Kutukan Selingkuhan, Rhino berjuang melawan penyakit misterius setelah mengakhiri hubungan gelapnya. Rena menyelidiki ancaman mistis ini dalam balutan genre modern mystery story. Temukan rahasia gelap dan teror mengerikan dalam horror novel ini untuk mengungkap kebenaran di balik penderitaan Rhino.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Versi Dub] Main HP, Jadi Dewa, Nikahi Dewi!
[Versi Dub] Main HP, Jadi Dewa, Nikahi Dewi!
Kasman Yuandi, jenius kultivasi yang suka main HP, turun gunung demi menikahi Dewi Suci. Tapi dia malah jadi pelindung dunia—dengan HP-nya tetap di tangan!
[Versi suara dubbing] Bisikan Cinta
[Versi suara dubbing] Bisikan Cinta
Menantu yang menyembunyikan identitasnya selama lima tahun, ditolak oleh istrinya. Setelah terluka parah saat membela negara, dia melihat istrinya bersiap menikah lagi; ketika kebenaran terungkap, istrinya menyesal. Menantu itu direinkarnasi, menolak permintaan rekonsiliasinya, dan memilih penyelamatnya.
Cinta Bersemi Kembali
Cinta Bersemi Kembali
Lima tahun silam, seorang pria menjadi incaran penjahat. Seorang wanita menyelamatkannya, tapi harus menanggung luka permanen. Lima tahun berselang, takdir mempertemukan mereka kembali. Karena suatu kesalahpahaman, pria itu tanpa sengaja melukai lengan sang wanita, dan ini membuatnya curiga mungkin wanita tersebut adalah sang penyelamat dulu. Diam-diam, ia menyelidiki latar belakang wanita itu. Lewat serangkaian kejadian lucu dan haru, akhirnya kebenaran terungkap, dan dua hati yang terikat takdir pun perlahan menyatu.
Cinta Menangkap Isyarat Penyelamatan
Cinta Menangkap Isyarat Penyelamatan
Belen, seorang cultivator perkasa, tiba-tiba bertransmigrasi ke dalam tubuh karakter sampingan jahat yang menghadapi perceraian. Roger, suaminya, berusaha mengusirnya dengan uang. Dalam hati, Belen mengejek nasib tragis keluarga Roger, tanpa sadar bahwa setiap anggota keluarga bisa mendengar pikirannya. Di bawah bimbingannya, Roger berhasil menyingkap dalang di balik semua kejahatan dan mengubah takdir kelam yang telah menunggu keluarganya.
Rahasia Ayahku Mengguncang Dunia!
Rahasia Ayahku Mengguncang Dunia!
Justin Hedo, seorang mantan Ketua Istana Dewa Perang Daria, memutuskan untuk menjalani kehidupan sederhana bersama kekasihnya, Paula Lyka, setelah berhasil menstabilkan perbatasan Daria. Namun, Paula dibawa pergi oleh keluarganya setelah melahirkan putri mereka, Siska. Lima tahun kemudian, Justin mengetahui bahwa Paula dipaksa bertunangan dengan Toni Onda. Demi menyelamatkan istrinya, Justin membawa Siska ke pesta ulang tahun Keluarga Onda. Di pesta itu, Justin berhasil menyelamatkan Paula dan memberikan pukulan telak kepada Keluarga Onda dengan kekuatan Dewa Perang. Pada akhirnya, sekeluarga itu bersatu kembali. Justin juga kembali ke Desa Hedo dan membalas budi penduduk desa dengan emas. Namun, kesalahpahaman muncul antara dirinya dan ayahnya, Denis Hedo.