Logo
Jay and her Odd Daddy
Jay and her Odd Daddy

Jay and her Odd Daddy

57 Bab
Tamat
Dalam Jay and her Odd Daddy, Jayashri terjepit antara kemiskinan dan prinsip hidup. Tawaran menjadi sugar baby dari pria asing dalam billionaire romance novels ini memaksanya memilih: menjual harga diri atau bertahan di tengah tekanan ekonomi. Simak kisah lengkapnya di web novel ini.
Bab 1 dari Jay and her Odd Daddy

“Saya memiliki sebuah penawaran untuk kamu. Itupun jika kamu tidak keberatan.” Chai memfokuskan pandangannya kepada pria di hadapannya untuk menyimak kalimat selanjutnya. Penawaran apa yang dimaksud? Perasaan Chai mulai tidak nyaman.

“Begini. Singkatnya, pekerjaan ini normalnya disebut sebagai sugar baby.”

Mata Chai membola. Apa dia tidak salah dengar? Miskin-miskin begini, kolot-kolot begini, Chai juga tahu mengenai istilah-istilah mesum itu. Chai tidak mengerti. Apa yang ada di benak pria di hadapannya, menawarinya pekerjaan yang jelas-jelas ia tahu sangat tidak cocok untuknya?

Chai sadar, ia tidak punya fisik yang semulus itu untuk bisa menjadi seorang sugar baby. Di atas itu semua, Chai masih waras dan tidak akan menggadaikan dirinya hanya untuk melunasi hutang budi tunggakan rumah sakit bapaknya.

“Jadi di sini itu ....”

Kalimat pria itu terpotong oleh dengusan napas Chai yang keras seperti banteng yang tengah mengamuk. Ya, Chai memang marah dan tidak berusaha untuk menyembunyikannya.

“Mungkin saya miskin, dan memang benar begitu. Tapi jangan berpikir jika saya akan menjual diri hanya karena tidak punya uang dan pekerjaan. Saya bukan perempuan seperti itu. Permisi.”

Dan begitulah pertemuan mereka berakhir. Chai berderap meninggalkan tempat itu sembari menahan air matanya yang hendak tumpah ruah. Tidak mengacuhkan seruan pria itu di belakangnya, hanya sibuk menahan kekesalan serta rasa terhina yang melukai batinnya. Ia tidak akan pernah terbiasa, tak peduli berapa kali merasakannya.

Chai menyesal, benar-benar menyesali takdirnya bertemu dengan pria itu. Pria tidak dikenal yang sudah banyak memberi bantuan finansial, namun ironisnya justru melecehkannya seperti ini. Kalau bisa, Chai tidak ingin kenal dengan pria itu sekalian!

Ini semua bermula dari beberapa minggu lalu, pada pertemuan pertama mereka yang dramatis, sekaligus agak tragis.

•••

Sore itu, Chai merasa tidak ingin pulang ke rumahnya sendiri. Gadis itu sudah pamit pada sang ibu, dari siang sebelum berangkat menjaga sang bapak di rumah sakit. Chai bilang pada jika dia akan menjaga sang bapak sampai pagi, tidak usah digantikan oleh adik-adiknya. Chai kasihan pada si kembar yang kebetulan memang tengah memasuki masa-masa UAS. Gadis 21 tahun itu tidak ingin mengganggu waktu belajar adik-adiknya.

Malam hari selepas sang bapak tertidur, Chai memutuskan untuk duduk sendirian di spot favoritnya. Pikirannya kacau akibat sebuah surat administrasi rumah sakit bertuliskan jumlah yang harus segera dibayar sementara Chai benar-benar sudah kehabisan akal. Depresi yang telah ia alami semenjak jaman sekolah, malam itu terasa semakin menjadi-jadi. Orang bilang, setan akan lebih mudah menggoda manusia untuk melakukan hal-hal gila saat manusia tersebut sedang berada dalam titik terendahnya.

Chai berjalan gontai tanpa arah, mulai dikuasai oleh kesedihan dan keputusasaan. Mungkin kalimat bijak tersebut benar adanya. Ketika Chai melihat sebuah pisau cutter serta sampah-sampah bekas buah yang ditinggalkan di atas sebuah meja gazebo, tak jauh dari spot favorit Chai menyendiri. Gadis itu merasa terpanggil oleh kilatan tajam lempeng pisau murahan yang semakin terlihat tajam ditimpa sinar lampu bangunan rumah sakit.

Chai hanya bergerak mengikuti nalurinya. Berjalan gontai, matanya yang kosong terlihat kontras dengan derap langkah yang lurus dan pasti menuju tempat di mana pisau tersebut berada. Orang bilang, bahasa lain dari jodoh adalah pertemuan. Chai berpikir, mungkin sudah jodohnya untuk menemukan pisau bekas memotong buah yang masih terlihat baru itu di meja gazebo rumah sakit. Mungkin pisau itu adalah jodohnya untuk kemudian berjodoh lagi dengan kematian.

Chai merampas pisau tersebut, memperkirakan posisi dan kedalaman luka yang tepat agar kematian benar-benar mendatanginya malam ini. Tangan kasar dan berwarna kecokelatan akibat sering terpanggang sinar matahari di ladang itu sudah bergerak hendak memutus nadinya sampai putus, memutuskan pula tekanan di hidupnya yang tak kunjung usai.

Tanpa Chai sadari, tindakan anehnya telah diperhatikan sejak awal oleh seorang pria yang berdiri di balik keremangan ekor koridor rumah sakit. Posisinya cukup tersembunyi hingga Chai yang sebelumnya sudah menengok kiri-kanan sebelum mengambil cutter pun tidak menyadari kehadirannya.

Tepat ketika Chai sudah hendak mengiris pergelangan tangannya, pria itu menghambur keluar dari persembunyiannya. Secepat kilat, menahan pergelangan tangan Chai dan membuang cutter jauh-jauh.

Pria misterius itu tidak melepaskan tangan Chai yang menatapnya dengan sorot heran, terkejut dan takut. Sebaliknya malah menarik tangan gadis itu keluar dari pelataran rumah sakit menuju sebuah kafe tak jauh dari sana. Pria aneh itu membelikan Chai segelas cokelat hangat dan membujuk Chai untuk berbicara.

Pria aneh itu menguarkan aura yang menenangkan. Chai tidak tahu apakah hal itu atau bebannya yang sudah sedemikian menumpuklah yang kemudian mendorongnya untuk mulai menuturkan masalah hidup.

Menuturkan tentang kesulitan keuangannya, tentang tekanan yang dialaminya, mengenai keterbatasan ekonomi dan cobaan bertubi-tubi. Mengenai keresahan diri karena sebagai anak sulung, ia tak dapat berbuat banyak untuk membantu ekonomi keluarga. Sementara tagihan rumah sakit tak mau menunggu. Lucunya negeri ini, keluarga Chai yang jelas-jelas masuk dalam kategori tidak mampu, justru malah tidak mendapatkan bantuan berupa BPJS Kesehatan khusus untuk masyarakat kurang mampu.

Beban dan tekanan yang telah ia tahan selama berhari-hari—bahkan berminggu-minggu semenjak sang bapak mulai sakit— laksana bendungan yang ambrol. Kala Chai selesai meluapkan semua isi hatinya, gadis itu tak kuasa membendung air mata. Gadis itu menangis tersedu-sedu di depan orang asing. Hal yang baru pertama kalinya terjadi.

Hanya sampai di sana, Chai bersyukur ia cepat sadar dan mengerem mulutnya. Hampir saja ia terlena dan menceritakan lebih banyak lagi pada pria asing berwajah teduh di hadapannya ini. Pria itu tak pernah memotong ucapannya sama sekali, bahkan memberikan beberapa helai tisu yang tersedia di meja mereka untuk Chai menghapus air mata dan ingusnya.

Pertemuan aneh mereka malam itu ternyata berujung pada perubahan nasib bagi Chai sendiri. Keesokan harinya ketika Chai berniat hendak meminta keringanan pada pihak rumah sakit, jawaban staf kasir berambut disanggul tersebut membuat Chai serasa bermimpi.

“Maaf, Mbak. Tapi tagihan rumah sakit atas nama Bapak Rismawan, sudah dilunasi seluruhnya tadi pagi.”

Chai melongo. Apa?

“Bahkan Mbak juga tidak perlu khawatir mengenai biaya kontrol Bapak Rismawan selanjutnya. Semua sudah dijamin, jadi Bapak Rismawan bisa terus datang secara rutin ke rumah sakit untuk kontrol hingga dinyatakan sembuh oleh dokter ya, Mbak,” tambah sang staf semakin membuat mata Chai terbelalak lebar.

“Ka-kalau boleh tahu, siapa yang sudah membayarnya, Mbak?” Chai tergagap, masih dikuasai kejutan. Staf tersebut tersenyum sebelum mengecek komputernya, lalu kembali menatap Chai dengan ekspresi meminta maaf.

“Maaf, Mbak. Tapi saya tidak punya wewenang untuk memberikan informasi pribadi terkait dermawan tersebut ....”

“Namanya, aja, Mbak?” desak Chai dengan tatapan memohon paling mumpuni. Sayangnya hal itu tidak mempan untuk meluluhkan sang staf.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya, Mbak ....” tandas sang staf sopan, namun final. Chai menghela napas kecewa, berlalu dari sana setelah sebelumnya mengucapkan terima kasih. Pikiran Chai masih dipenuhi rasa penasaran mengenai dermawan misterius, bahkan ia tidak begitu fokus ketika siangnya, ia menemani bapaknya pulang dari rumah sakit.

Sang Ibu menyambut kedatangan mereka dengan sukacita, adik lelakinya membantu Chai memapah bapak mereka yang masih lemah untuk masuk ke dalam rumah. Adik perempuannya sigap menyiapkan minum dan menghamparkan selimut di atas tubuh sang kepala keluarga. Bapak Chai tersenyum lemah, mengucapkan terima kasih dan membelai kepala kedua anak kembar berbeda jenis kelamin itu.

“Bagaimana bisa kamu berhasil meyakinkan rumah sakit hingga Bapak sudah dibolehkan pulang seperti ini?” Ibu Chai menarik putri sulungnya ke dapur, bertanya dengan jejak kekhawatiran yang nyata terpatri di wajahnya. Kekhawatiran yang sejak tadi ia sembunyikan di hadapan sang suami dan si kembar.

Begitulah seorang Ibu, selalu pintar menyembunyikan segala resah dari wajahnya, dari orang-orang tercinta. Setidaknya itulah yang Chai pelajari dari ibunya. Gadis berambut sepunggung itu menghembuskan napas pelan, semakin menambah kerutan di kening sang ibu.

“Chai nggak tahu, Bu. Ketika Chai baru aja mau minta keringanan ke staf rumah sakitnya, Chai tiba-tiba diberitahu kalau semuanya sudah dilunasi.”

Terdengar kesiap napas sang ibu, terkejut. Kedua tangannya menutup mulut. Chai mengangguk, melanjutkan penjelasannya seperti yang dituturkan staf rumah sakit tadi siang.

“Siapa dermawan itu sebenarnya?” tanya ibu Chai dengan tatapan menerawang. Chai menggeleng lelah, itu juga merupakan pertanyaannya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Gairah panas sang presdir
Gairah panas sang presdir
Dalam novel Gairah panas sang presdir, Joshua terjebak dalam kondisi hiperseksual setelah dikhianati. Pertemuan dengan seorang mahasiswi menjadi titik balik baginya. Simak kisah billionaire romance novels ini di platform read novels online untuk melihat perjuangan Joshua sembuh dari traumanya.
Istri Sang CEO yang Melarikan Diri
Istri Sang CEO yang Melarikan Diri
Dalam Istri Sang CEO yang Melarikan Diri, Jenessa memilih pergi saat suaminya, Ryan, berpaling pada cinta lama. Rahasia kehamilan ini menjadi konflik utama di billionaire romance novels ini. Akankah Ryan merebut kembali istrinya? Baca web novel modern novel seru ini sekarang.
ISTRI YANG DIRINDUKAN
ISTRI YANG DIRINDUKAN
Dalam novel romance ISTRI YANG DIRINDUKAN, billionaire Evan harus menghadapi konsekuensi setelah mencampakkan Anin. Dua tahun berlalu, pertemuan dengan putranya memicu misi untuk menebus kesalahan masa lalu. Baca kisah modern novel ini tentang perjuangan mendapatkan kembali cinta yang hilang.
Jangan Main-Main Dengan Dia
Jangan Main-Main Dengan Dia
Dalam novel Jangan Main-Main Dengan Dia, Yolanda dikhianati dan dibuang sebelum menemukan identitas aslinya sebagai pewaris kaya. Di genre romance modern ini, ia membalas dendam dan menarik perhatian seorang pria berkuasa. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti transformasi hidupnya.
RAHASIA ISTRIKU
RAHASIA ISTRIKU
Dalam RAHASIA ISTRIKU, Oliver sang pewaris kaya terjebak dalam teka-teki identitas Melissa yang menyamar jadi dosen. Sebagai billionaire romance dengan sentuhan mystery novel, Oliver harus melindungi istrinya saat rahasia gelap mulai terungkap. Baca kisah seru ini di webnovel pilihan Anda.
SHE'S SPECIAL
SHE'S SPECIAL
Dalam novel SHE'S SPECIAL, Hayden Mallory Lucano, seorang pria kaya, berupaya menyelamatkan seorang gadis dari depresi. Kisah billionaire romance ini mengikuti perjuangan Hayden dalam mengurusnya hingga rasa cinta tumbuh. Baca web novel modern novel ini untuk mengikuti takdir mereka.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Begitu Pergi dari Rumah, Dia Berubah
Begitu Pergi dari Rumah, Dia Berubah
Di kehidupan sebelumnya, Sindy memberikan segalanya untuk pastikan masa depan ayah dan ketiga kakak laki-lakinya cerah. Waktu keluarga itu akhirnya sukses, kakak perempuan Sindy kembali dan merebut kasih sayang mereka semua. Saat membuka matanya lagi, Sindy kembali ke waktu orang tuanya baru saja bercerai. Di kehidupan ini, dia memilih untuk ikut ibunya yang menikah lagi dan pindah ke Keluarga Surya.
Aku Bukan Sekadar Istri
Aku Bukan Sekadar Istri
Setelah enam tahun menikah, Wendy sadar suaminya masih mencintai cinta pertamanya, bahkan putri mereka pun menjauh. Ia pun mengajukan cerai dan kembali ke dunia medis, tampil kembali sebagai sosok jenius yang dikenal sebagai 'Su'. Saat karier Wendy menanjak, sang mantan suami terlambat menyadari bahwa selama ini dialah yang ia cintai. Dengan dukungan Milo, Wendy membangun kehidupan baru sesuai keinginannya.
Saya Mempekerjakan Seorang Pengasuh Miliarder
Saya Mempekerjakan Seorang Pengasuh Miliarder
Siska dan David punya hubungan satu malam, lima tahun lalu.Sekarang, dia kembali dengan putrinya, Priska sebagai CEO dari perusahaan produksi terbesar di Elya. Untuk berhubungan kembali dengan mereka, David sembunyikan identitasnya sebagai miliarder dan menjadi pengasuh Priska. Akankah mereka melawan dunia dan membangun kehidupan baru sebagai sebuah keluarga?
Ibumu Mekar Lagi
Ibumu Mekar Lagi
Emma adalah ibu tunggal yang sudah berjuang keras untuk membesarkan ketiga anaknya menjadi hebat. Pada hari ulang tahun ayahnya yang ke-70, ibunya Emma mengundangnya ke rumah, tapi Emma malah dihina dan dibuli oleh kedua adiknya yang iri beserta ayahnya yang gila uang. Bahkan tunangan putra pertamanya pun menghinanya di pesta. Mantan suaminya dan teman baiknya juga memperlakukannya seperti sampah! Apa yang akan dilakukan Emma? Bagaimana dia membalas semua perlakuan yang dia terima?
Istri Manis, Bayi Ajaib
Istri Manis, Bayi Ajaib
Lani yang hamil bisa dengar suara bayinya. Dia pura-pura manis, lahiran live buat bersihkan nama, lalu bawa si bayi cerdik sampai berhasil jadi nyonya Keluarga Saputra.
Pembantu Cilik untuk Cintaku
Pembantu Cilik untuk Cintaku
Sebagai pemimpin Jaringan Bayang, Joko Wijaya menyamar sebagai tukang ledeng untuk memburu pengkhianat. Tak disangka, ia terlibat hubungan satu malam dengan Yulia Suraya, seorang CEO cantik jelita. Enam tahun kemudian, Yulia muncul dengan anak mereka dan memaksa Joko menikah. Setelah menikah, Joko baru menyadari bahwa di balik kehidupan mewah sang CEO wanita tersimpan kisah pilu.