Logo
HOLD ME
HOLD ME

HOLD ME

60 Bab
Tamat
Dalam novel HOLD ME, Alice harus menghadapi kenyataan pahit saat kakaknya menjualnya kepada Devan, seorang miliarder brengsek. Di tengah hancurnya mimpi, ia terjebak dalam obsesi gelap. Baca romance novel ini untuk melihat perjuangan Alice lepas dari cengkeraman gairah di billionaire romance books.
Bab 1 dari HOLD ME

Disebuah ruang UGD rumah sakit tampak seorang lelaki yang terbaring lemah dengan beberapa alat medis menempel pada tubuhnya. Dia adalah Angga Prahadie, seorang manager hotel bintang lima di Bandung yang baru saja mengalami kecelakaan mobil di jalan tol Cipularang bersama istrinya yang bernama Karina.

Karina tewas di tempat sedangkan Angga sendiri sedang menjalani masa-masa kritisnya. Di sampingnya tampak seorang lelaki muda sekitar umur 23 tahun yang duduk dengan memasang wajah acuh tak acuh. Dia adalah Martin Richard Prahadie. Putranya dari istri pertamanya di Jakarta.

Angga sengaja meminta pihak rumah sakit untuk menghubungi Martin karena merasa waktunya sudah tidak lama lagi. Martin memang datang dengan terpaksa karena sebenarnya dia sangat membenci lelaki itu. Pasalnya, Angga sudah meninggalkan Martin dan ibunya 18 tahun yang lalu saat Martin masih sangat kecil. Dan karena pendarahan yang hebat, ibunya Martin yang bernama Stela meninggal saat sedang mengandung anak keduanya dari Angga.

Sejak itu Martin sangat depresi dan tumbuh rasa benci di hatinya untuk Angga yang menurutnya tidak pantas dipanggil "ayah" lagi olehnya.

"Martin ...," suara Angga terdengar sangat berat dengan napasnya yang mulai putus-putus.

Martin membuang wajahnya jauh-jauh, dia tak ingin menatap wajah ayahnya itu yang sudah hampir menemui ajalnya.

"Nak ..." Angga meraih jemari Martin sampai menggenggamnya erat. Dipandanginya wajah putranya itu yang sangat mirip dengannya sewaktu muda.

"Ayah minta padamu, Martin. Tolong bawa Alice bersamamu ke Jakarta. Bagaimanapun dia adalah Adikmu, Nak. Alice tak punya siapa-siapa lagi," ucapan Angga membuat Martin menoleh padanya.

Tidak mungkin! Dia harus mengurus anak dari istri kedua ayahnya itu.

"Dengar pesan Ayah, Martin. Ayah mohon, kamu jaga dan lindungi Adikmu itu ya, Nak?" Angga kelihatan sangat berharap.

Namun Martin hanya diam dan mengalihkan wajahnya ke semua arah. Ya, ini sangat berat baginya.

Dia tidak bisa menerima adik dari ibu yang berbeda itu.

"Martin, berjanjilah pada Ayah, Nak.." suara Angga semakin dalam sedangkan Martin belum juga memberikan jawaban. Paling tidak sebuah anggukan mungkin bisa membuat lelaki itu pergi dengan tenang.

Martin masih membisu sampai Angga menghembuskan napas terakhirnya dengan mata yang masih menatapnya penuh harap. Para perawat dan dokter segera memeriksa dan mencatat waktu kematian lelaki berumur 50 tahun itu.

"Ayah...!!"

Teriakan seorang gadis berseragam SMA yang tiba-tiba histeris di ruang UGD. Martin mundur agak jauh dari ranjang Angga yang sudah tertutup kain putih. Dia tampak jengah melihat tangisan gadis itu. Akan tetapi, butiran air mata tanpa sadar terjun di pipinya. Ya, bagaimanapun Angga adalah ayahnya.

"Ayah bangun! Jangan tinggalkan Alice. Ayah..!!" suara histeris itu sangat menyayat hati Martin.

Ya, gadis malang itu adalah anak dari wanita yang sudah menghancurkan kebahagiaan ibunya. Tidak, tidak, dia tak boleh sampai simpati pada gadis itu. Karena gadis itu adalah anak haram ayahnya! Anak yang tidak seharusnya terlahir! Dia harus membencinya!

***

Setelah proses pemakaman selesai, Martin yang berdiri agak jauh mulai berbalik untuk segera meninggalkan makam Angga. Baginya kematian yang sangat mudah itu terlalu singkat untuk seorang lelaki yang sudah menelantarkan dia dan ibunya bertahun-tahun lamanya. Harusnya Angga mendapatkan hukuman yang lebih. Semoga dia membusuk dia neraka! Martin berdoa dalam hatinya

"Kak Martin!"

Terdengar suara Alice yang membuatnya menghentikan langkahnya tanpa menoleh. Alice berjalan agak ragu menghampiri lelaki berkemeja hitam itu. Seperti pesan terakhir sang ayah, dia harus mengikuti Martin karena cuma pemuda itu keluarga satu-satunya yang dia miliki sekarang.

"Kak Martin mau kemana? Aku ikut ya, Kak?" Alice menatap nanar pada Martin yang malah membuang wajahnya jauh-jauh. Sangat terlihat jelas kebencian di wajah pemuda itu.

"Gue mau balik ke Jakarta," ucapan Martin dengan wajah sinisnya membuat Alice sedikit lega. Paling tidak, lelaki itu mau melihat wajahnya sekarang.

"Aku ikut ya, Kak. Ayah bilang.."

"Siap-siap sana! Gue nggak suka menunggu." Martin tak ingin berlama-lama berhadapan dengan adik sialan itu. Dia segera melanjutkan langkahnya disusul oleh Alice yang tersenyum puas mendengar ucapan sang kakak.

Setelah semuanya selesai dipacking, Alice segera meninggalkan rumahnya dan langsung memasuki mobil Martin. Pemuda itu tidak perduli sedikit pun saat dia sudah duduk di dalam mobilnya. Martin merasa sangat sial karena harus mengurus anak hasil hubungan terkutuk sang ayah.

Martin segera melajukan mobilnya menuju Jakarta. Sepanjang perjalanan mereka tidak saling buka suara apa lagi mengobrol. Keduanya merasa sangat asing karena memang mereka belum pernah bertemu sebelumnya. Alice sesekali menoleh pada Martin, tapi lelaki itu tidak pernah menggubrisnya.

Martin sedang mengutuk dirinya sendiri karena merasa kasihan pada Alice. Kenapa tidak ia tinggalkan saja gadis itu. Apa pedulinya? Anak haram ayahnya itu juga harus mendapatkan balasannya, bukan?

Setibanya di Jakarta mobil Martin memasuki gerbang sebuah rumah yang cukup besar. Rumah peninggalan ibunya itu dirawatnya dengan baik selama ini. Martin kesal melihat Alice yang malah tertidur dengan santainya. Gadis sialan! Dia mengumpat sampai kemudian membuka suara lantangnya.

"Heh, bangun! Lo mau tidur di mobil, hah?!"

Alice tersentak dan tampak ling lung karena suara Martin tadi cukup membuatnya kaget. Dia melihat Martin sedang memasang wajah geram padanya.

"Oh iya, Kak. Maaf, aku ketiduran tadi." Alice segera membuka pintu mobil dan menyeret kopernya keluar. Martin tidak membantunya sama sekali. Lelaki itu segera membuka pintu dan memasuki rumah.

"Bawa semua barang-barang lo ke kamar itu! Gue capek mau tidur," ucapan Martin sambil menunjuk pintu sebuah kamar yang ada di sudut ruangan.

"Iya, Kak, makasih.." Alice tersenyum padanya. Namun Martin langsung membuang muka dan berlalu menuju kamarnya yang ada di lantai dua.

Tak apa, Alice bisa mengerti perlakuan sang kakak padanya. Siapa sih, yang mau menerima anak dari wanita lain ayahnya.

Setibanya di kamar, Alice membuka kopernya dan segera menata semua barang-barangnya. Dia meraih sebuah figuran foto orang tuanya yang tampak sedang tersenyum manis.

Air matanya mulai menetes lagi. Mulai sekarang dia tidak bisa bermanja-manja lagi, tidak ada yang melindunginya lagi, dan tak ada tempat untuk berkeluh kesah lagi. Sekarang dia hanya menumpang pada kakak yang sangat membencinya. Entah akan seperti apa kehidupannya nanti.

Dia ingin berontak dari nasib buruk ini, dia tak mau begini! Tapi apa boleh buat, Tuhan berkehendak lain. Ayah-bundanya harus pergi, dan cuma Martin satu-satunya keluarga yang dia miliki sekarang. Dia harus kuat menerima kenyataan ini.

Alice tertidur dengan pipinya yang basah dan kedua tangannya mendekap figuran foto orang tuanya. Andaikan semua ini hanya mimpi, dia ingin segera bangun dari mimpi buruk ini sekarang juga!

Tok! Tok! Tok!

"Bangun!!"

Suara Martin membuatnya kaget, Alice melihat jam wekernya yang baru saja menunjuk pukul dua pagi. Mau apa kakaknya itu memintanya bangun? Meski masih mengantuk, Alice segera beranjak dari ranjangnya untuk membuka pintu.

"Tidur apa mati sih? Lama banget. Pakai ini, cepat keluar!" Martin langsung melemparkan sehelai pakaian berbahan tipis ke wajah Alice. Gadis itu masih bingung, lantas menjembreng pakaian itu.

Lingeri? Apa maksudnya?

"Apa ini, Kak?"

"Pake tanya lagi, elo nggak lihat itu apa?"

"Lingerie, Kak," jawab Alice dengan wajah polosnya

"Bagus kalo lo tahu. Cepat pakai itu dan temui teman-teman gue di teras belakang. Temani mereka minum."

Apah? Menemani minum? Pake baju begini? Alice masih tidak percaya dengan apa yang barusan didengarnya. Dia masih terdiam menatap wajah Martin yang tampak geram padanya

"Kenapa bengong? Cepat pakai sana!" Martin mendorong tubuh Alice.

Gadis itu benar-benar tidak menyangka kalau kakaknya itu menyuruhnya melayani temannya yang sedang pesta miras di teras belakang rumah.

Astaga, bagaimana ini? Tidak mungkin dia mengenakan pakaian tipis begitu di depan banyak lelaki.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Gadis Nakal Miliarder
Gadis Nakal Miliarder
Dalam Gadis Nakal Miliarder, Serafhine Ariana menjalankan bisnis jasa unik demi bertahan hidup di dunia modern. Meski berurusan dengan klien elit, ia memegang prinsip tanpa repeat order. Simak kisah billionaire romance novel ini tentang batasan profesional dan konsekuensi di balik pilihan berisiko.
Hati yang Remuk dan Mati
Hati yang Remuk dan Mati
Dalam novel romantis miliarder Hati yang Remuk dan Mati, Sheila menghadapi pengkhianatan suaminya, Dave, yang berpaling ke mantan kekasihnya. Menyadari pernikahannya hancur di tahun kelima, ia memilih mundur dan menyiapkan pernikahan sang suami dengan selingkuhannya. Baca kisah lengkapnya di Novel Web ini.
Istri Kelima Sang Presdir
Istri Kelima Sang Presdir
Terjebak siasat licik, Cassandra terpaksa menjadi istri kelima Bardolf Konstantino. Dalam billionaire romance novels ini, ia harus melahirkan pewaris demi melindungi adiknya. Akankah ia berhasil menaklukkan hati sang Presdir? Baca kisah lengkapnya di web novel modern ini.
Kesalahan Cinta CEO: Balas Dendam Manisnya
Kesalahan Cinta CEO: Balas Dendam Manisnya
Dalam Kesalahan Cinta CEO: Balas Dendam Manisnya, Dayna bangkit dari patah hati demi karier gemilang. Saat sang CEO ingin kembali, Dayna membalas dengan aksi tak terduga di situs kencan. Baca romance novel modern ini sebagai pilihan fiction books terbaik bagi pecinta billionaire romance books.
My Handsome Boy
My Handsome Boy
Dalam My Handsome Boy, Kiara terjebak utang besar kepada Ken. Sang miliarder menuntut pernikahan kontrak sebagai pelunasan, meski Kiara sudah bertunangan. Baca kisah romance novel ini untuk melihat bagaimana ia menghadapi pilihan sulit dalam modern novel yang penuh intrik ini.
Penjara Cinta Tuan Billionare
Penjara Cinta Tuan Billionare
Dalam Penjara Cinta Tuan Billionare, Dominique Anastasia berusaha lari dari Haiden Aramgyan, mantan kekasih yang posesif. Sebagai pengusaha sukses dalam billionaire romance novels ini, Haiden terobsesi mengejarnya. Simak kisah modern novel ini untuk melihat apakah Dominique bisa bebas.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Atas Nama Sang Ibu (Sulih Suara)
Atas Nama Sang Ibu (Sulih Suara)
Sang anak, Yumi, sering menjadi korban perundungan di sekolah. Begitu mengetahui hal ini, sang ibu, Zahra, segera melindungi anaknya. Dia membungkam para orang tua murid yang membela anak-anak mereka yang berbuat salah, sekaligus menampar mereka secara moral. Aksinya membuat Fania tidak bisa lagi memanfaatkan identitas Citro untuk menipu orang lain. Pada akhirnya, Fania dan suaminya, Cundra, mendapat hukuman yang pantas mereka terima.
[Versi suara dubbing] Cinta terputus sang putri
[Versi suara dubbing] Cinta terputus sang putri
Dia menyembunyikan identitasnya untuk membantu kekasihnya naik, hanya untuk dikhianati. Akhirnya, dia memperlihatkan identitasnya, menghukum orang yang tidak berhati dan mengambil alih kendali!
Keluar dari Penjara, Jadi Kesayangan
Keluar dari Penjara, Jadi Kesayangan
Naura Sabila dipenjara 3 tahun demi menanggung kesalahan pacarnya. Di penjara, ia ditemukan Kakek Jufri dan diminta mendonorkan darah untuk Ilham Fikry agar bisa bebas. Setelah pulang, ia justru memergoki pacarnya berselingkuh dengan atasannya. Putus asa, Naura menikah dengan Ilham. Sejak itu, ia dimanjakan suaminya, membalas perlakuan mantan dan selingkuhannya, lalu hidup bahagia hingga dikaruniai seorang putri.
Godaan Sengaja
Godaan Sengaja
Nafisa Sidjaja, untuk menyelamatkan adik laki-laki yang koma, terpaksa menikah dengan cucu tertua Keluarga Soekotjo. Tapi saat pertunangan, dia terkejut mengetahui calon suami dan sekretarisnya sudah punya hubungan gelap, bahkan ingin membahayakan hidupnya setelah menikah! Dalam situasi putus asa, Nafisa langsung mendekati Carlos Soekotjo — adik tiri Keluarga Soekotjo yang paling sulit dihadapi dan musuh Novan. Dengan menggoda dan menguji langkah demi langkah, dia ingin mengganti pasangan demi keselamatan, tapi berulang kali dibalik dan dilindungi oleh pria dingin ini. Perhitungan berubah jadi perasaan, tapi pernikahannya hanya untuk menyelamatkan adik.
Siapa Bos di Rumah Ini?
Siapa Bos di Rumah Ini?
Cora adalah seorang eksekutif sukses, sedangkan suaminya, Colin, sepenuhnya bergantung padanya secara finansial. Di hari ulang tahun pernikahan kedelapan, Cora menemukan kenyataan pahit: Colin berselingkuh dengan pengasuh anak mereka, Gianna. Bahkan, diam-diam Colin telah menghadiahkan Gianna sebuah rumah. Ibu Colin tak hanya membela perbuatan anaknya, tapi juga memperlakukan putri Cora dengan kejam. Menyadari sifat asli keluarga itu, Cora pun bertekad bulat untuk menagih lunas semua penderitaannya.
Godaan di Balik Kain Renda
Godaan di Balik Kain Renda
Grace, seorang desainer lingerie yang sedang terpuruk secara finansial, terpaksa mencari dana untuk operasi adiknya. Saat melamar pekerjaan di perusahaan Chris, dia malah dikira penguji produk dan menjalani "bimbingan" sensual dari Chris. Setelah kesalahpahaman teratasi, Chris yang tertarik menawarkan kontrak BDSM dengan bayaran sangat tinggi. Meski ragu, terdesak kondisi kritis adiknya, Grace akhirnya setuju. Saat memasuki dunia yang asing ini, bakat desainnya mulai bersinar dan hubungan rumit dengan Chris pun perlahan terbangun.