Logo
Hasrat Nikmat Bidadari Kampus
Hasrat Nikmat Bidadari Kampus

Hasrat Nikmat Bidadari Kampus

84 Bab
Tamat
Dalam novel modern Hasrat Nikmat Bidadari Kampus, seorang mahasiswa mengagumi sosok mahasiswi paling sempurna yang memiliki IP tertinggi dan pesona fisik menawan. Ikuti kisah romance penuh ambisi ini melalui webnovel yang menggambarkan perjuangan mendekati sang mutiara kampus.
Bab 1 dari Hasrat Nikmat Bidadari Kampus

Gerimis seharian ini membuat cuaca terasa begitu memanjakan rasa malasku, sangat berat tubuh ini untuk melakukan aktifitas, disaat gue sedang berteduh pada sebuah halte depan kampusku kumelihat seseorang yang sangat gue kenal, dengan cepat gue pun berlari mendekati seseorang yang sangat aku kenal itu, walau tanah sedikit agak becek gue tidak mempedulikannya dan terus berlari menghampirinya, lalu gue pun menepuk pundaknya untuk menegurnya.

"Hai.. kemana aja lu ?", tegurku dari belakang pada seorang teman.

"Ooiii... !", ucapnya terkaget.

"Asuuuu.. mbok'ne ancuk'an ancen arek iki !", ucapnya kesal kepadaku.

(Anjing... emaknya dancok emang nih anak).

"Wes toh.. jangan ngamuk terus !", sautku menenangkannya.

(udahlah..).

"Ehh... udah dapet kabar kapan nilai semester keluar ?", tanyaku padanya.

"Belum nath... serem gue kalau IP gue jeblok !", jawabnya dengan melas.

"Hahaha... seorang adrian takut nilainya jeblok, nih dah mau masuk semester 4.. kemarin-kemarin lu kemana aje mas, kok baru mikirnya sekarang !", ejekku pada adrian.

Dia adalah teman baikku di kampus namanya Adrian Matuhusein, dari namanya saja mungkin udah bisa di tebak asalnya, ayah dari indonesia timur sedangkan ibunya dari jawab barat yaitu tasikmalaya, cewek sunda. dia lebih tua dariku satu tahun dan dia satu fakultas denganku juga di fakultas hukum, saat ini kita akan memasuki semester empat dan masih butuh waktu 2,5 tahun lagi untuk lulus dari universitas Airlangga Surabaya.

Gue bukanlah nathael yang dulu kalian kenal karena nathael yang sekarang bukan lagi anak dari keluarga yang kaya raya dan terpandang di kota ini, aku yang sekarang adalah anak yang sedang berjuang untuk meraih impian dengan menggunakan tangannya sendiri, hidupku berubah total setelah peristiwa di jakarta, semuanya lenyap seketika bagai ditelan bumi, tak ada lagi gelimang harta atau anggota keluarga yang sudi membantu, mereka seperti orang yang tidak mengenalku lebih tepatnya tidak sudi lagi mengakuiku sebagai anggota keluarganya.

Gue hidup sendiri, cari makan sendiri, beli pakaian sendiri dan biaya kuliah juga sendiri. untuk saja Tuhan Yang Maha Esa memberiku sebuah otak yang sangat jenius sehingga gue bisa menggunakannya untuk mendapatkan uang, thanks God !.

Gue kuliah di hari senin sampai dengan jumat, pulang kuliah gue pun menghabiskan waktuku dengan bekerja di sebuah caffe sebagai barista atau peracik kopi, dalam satu minggu gue di beri kesempatan untuk libur satu hari, gue juga menyambi sebagai guru privat yang datang ke rumah-rumah untuk memberikan bimbingan kepada mereka yang membutuhkan bantuanku.

"Nath.. ke lapangan basket yuk, ada turnamen basket !", ucap adrian.

"Yuukk.. !", sautku.

Kita berdua segera menuju ke lapangan basket untuk melihat turnamen basket antar kampus di surabaya, ternyata peminat olahraga basket di kampus ini sangat banyak juga sampai-sampai penontonnya terlihat penuh mengelilingi lapangan basket tersebut. dengan berdesak-desakan gue pun menyelinap masuk di antara para penonton untuk bisa menyaksikan pertandingan basket ini, akhirnya aku berada di tengah-tengah para penonton dan gue bisa dengan leluasa menyaksikan pertandingan basket ini.

"Hei, nath... coba perhati'in nomor 6 !", berbisik lirih adrian di telingaku.

"Kenapa ?", tanyaku dengan memperhatikan seseorang bernomor punggung 6.

"Hehehe... susu'ne gedimbal-gedimbul cok, mentolo nguntal ae.. !", lagi-lagi adrian berbisik pelan pada telingaku.

(Hehehe... payudaranya membal-membal cok, pingin nelan aja).

"Raimu cok.. !", sautku pelan.

(Mukamu cok).

"Di emprut uenak tenan iku bro... !", ucapnya lagi dengan berbisik.

(Di entot/ewek enak banget itu bro..).

"Males banget gue ngeladenin lu.. gue ke kantin aja dah !", ucapku dengan acuh kepada adrian.

Belum ada 10 menit gue dah memutuskan untuk pergi dari kerumunan manusia yang sedang menyaksikan pertandingan basket tersebut, dan adrian pun mengikutiku dari belakang. kita berdua pun menuju ke kantin untuk membeli minuman ringan karena kehausan setelah capek berjalan, dan sesampainya di kantin.

"Porek koe.. !", ucap adrian padaku.

(Ngambek kamu..).

"Kagak... gue cuma males aja dengarin omongan mesum lu !, ucapku pada adrian yang duduk di depanku.

"Eehh.. tapi tuh cewek primadonanya kampus sini lho !", ujar adrian.

"Udah cantik, tinggi, putih, mulus, bokong ama teteknya gemesin, dan anak orang kaya lagi... rasa'ne pingin ngelon'i ae cok !", sambung adrian.

(Rasanya ingin berhubungan intim).

"Kebanyakan cewek-cewek kayak gitu otaknya gak kepakai !", ucapku

"Buset.. lu tau gak siapa yang menyandang IP tertinggi di kampus ini ?", tanya adrian padaku.

"Anggun Wijayanata !", jawabku singkat.

"Naaahh... Anggun Wijayanata tuh dia, cewek yang lu omongin otaknya gak kepakai !", ucap adrian.

"Heboh amat lu... !", ucapku acuh.

"Gue aku'in lu pinter tapi lu kalah ama dia, dia peringkat satu lah lu ada di peringkat dua !", papar lagi adrian dengan meyakinkanku.

"Biasa aja ahh... !", ucap sangat cuek.

"Pantes aja lu gak punya cewek, sikap lu aja kayak gini... jangankan cewek, temen aja cuma satu, gue doank !", ucapnya menyindirku.

"Berisik lu.. !", ucapku dengan meninggalkannya.

Uang lima ribu rupiah gue taruh di meja dan setelah itu gue pergi meninggalkan adrian di kantin sendiri, yaa... seperti itulah sikap adrian sangat maniak terhadap wanita cantik dan seksi, mulut sering kali mengucapkan hal-hal mesum yang membuatku sangat risih.

"Woi.. kemana lu nath ?", tanya adrian sesaat aku pergi.

"Toilet bentar !", jawabku.

"Ojok suweh-suweh, cok... !", teriak adrian.

(Jangan lama-lama, cok... ).

Kulambaikan tanganku kebelakang bertanda it's ok, langkah demi langkah menuju toilet yang berada di ujung kantin. suasana nampak lengang dan gue pun menelusuri dinding-dinding kantin yang sudah mulai usang, setibanya gue di toilet gue pun mencari ruangan yang kosong untuk ku masuki, tak ku sangka sampai di ujung pun tidak ada satu pun ruangan toilet yang terbuka alias kosong. kemudian aku pun menunggu di toilet paling ujung dan berada tepat di depan pintu toilet gue berdiri.

15 menit kemudian

"Kraaaaaaakkkkk... ", suara pintu toilet terbuka, pandanganku pun berpaling ke arah belakang tepat ke arah pintu tersebut terbuka, terlihat sosok wanita dengan paras cantiknya yang seperti amoy atau wajah-wajah chinesse, dengan menggunakan baju basket warna biru muda dan rambut hitam panjang terikat sempurna ke belakang, keringatnya pun nampak jelas mengalir di wajah cantiknya, turun membasahi leher putihnya dan kuperhatikan bahunya yang tak terbalut secuil kainpun, rongga-rongga kecil di antara ketiaknya juga terbanjir oleh keringatnya. bukannya jijik melihat hal ini tapi aku malah semakin bergairah, sepertinya penyakit lamaku sudah kambuh.

"udah selesai.. ?", tanyaku.

"udah !", ucapnya singkat.

Dan setelah satu kata yang terlantun dia pun pergi begitu saja, terkesan sangat angkuh dan sombong sekali cewek ini. gue pun berpikir bahwa hal tersebut lumrah terjadi pada seorang wanita yang memiliki paras cantik, pintar dan kaya, mereka pasti akan lebih berhati-hati dalam menjalin hubungan dengan seseorang. mungkin gue ini di anggap orang yang mencurigakan baginya karena seorang diri berdiri di depan toilet yang sedang dia masuki.

Memang benar perkataan adrian tentang dirinya, dia wanita yang sangat cantik nan rupawan, aroma tubuhnya sampai tercium meskipun jarak di antara kita cukup jauh. tubuhnya juga sangat terawat, pantatnya yang besar dan nampak sekel, dan lagi payudara miliknya nampak begitu bulat berisi.

"Ehmm... dia itu yaa wanita yang mendapat IP tertinggi sekampus ini !", gumamku.

"Cantik, kaya dan pintar.. dia seperti mutiara di kampus ini !", lanjut gumamku.

Bersambung

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Cinta di Daun Semanggi
Cinta di Daun Semanggi
Dalam novel modern Cinta di Daun Semanggi, Sindi terjebak hubungan terlarang dengan Ronald yang telah beristri. Setelah tiga tahun, kehamilan Sindi memaksa dirinya menghadapi konsekuensi berat sendirian. Baca romance novel ini untuk melihat perjuangannya melewati kehilangan dan pilihan hidup.
Cinta Ellina
Cinta Ellina
Dalam romance novel Cinta Ellina, harapan Ellina akan pernikahan bahagia di hari Valentine sirna saat suaminya berpaling pada cinta pertama. Ellina harus menghadapi kebahagiaan semu dan pengkhianatan dalam modern novel ini demi mempertahankan impian keluarga kecilnya.
Gairah Liar Perselingkuhan
Gairah Liar Perselingkuhan
Dalam Gairah Liar Perselingkuhan, Kaindra membalas pengkhianatan Tanika melalui hubungan rahasia dengan Fiona. Sebagai modern novel penuh intrik, ia menjerat Isvara demi mengungkap kebenaran. Simak kisah romance novel ini tentang manipulasi dan risiko hancurnya hidup dalam misteri yang kelam.
Jovan, Birahi Anak Panti
Jovan, Birahi Anak Panti
Dalam novel modern Jovan, Birahi Anak Panti, sebuah pernikahan yang dikira sederhana berubah menjadi konflik kompleks. Ikuti kisah nyata pasutri ini menghadapi tantangan nafkah dan loyalitas dalam romance novel yang penuh dinamika. Baca selengkapnya di web novel ini sekarang.
MANDUL
MANDUL
Dalam novel romance MANDUL, Izza berjuang menghadapi tekanan sosial dan perbandingan dengan menantu lain demi mendapatkan keturunan. Ikuti perjalanan emosionalnya meraih garis dua di tengah konflik keluarga dalam modern novel ini yang tersedia bagi Anda yang ingin read novels online.
Mendadak Kaya
Mendadak Kaya
Dalam novel Mendadak Kaya, seorang gadis yang baru saja dipecat menerima tawaran makan malam senilai 100 juta rupiah. Kisah billionaire romance books ini mengikuti pilihannya menghadapi tantangan finansial melalui kencan tak terduga yang mengubah nasibnya dalam genre modern novel.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cepat Nikah: Istri Indah
Cepat Nikah: Istri Indah
Sebagai anak angkat, dia harus menikahi seorang pria tua kaya yang lumpuh untuk menyelamatkan neneknya yang telah membesarkannya. Namun, karena miopianya yang parah, dia mengenali pria yang salah pada hari pernikahan dan suaminya meninggalkannya setelah mendapatkan surat nikah. Setahun kemudian, dia datang ke sebuah vila besar untuk bekerja sebagai pembantu. CEO yang terkenal itu kebetulan kembali. Meskipun mereka belum pernah bertemu, dia merasa pria itu tidak asing...
[Dijuluki] Setelah Cerai, Tuan CEO Memohon Aku Kembali
[Dijuluki] Setelah Cerai, Tuan CEO Memohon Aku Kembali
Setelah setahun pernikahan rahasia, dia menyadari bahwa dia hanya menjadi gantinya di hatinya, bukan cahaya bulan putih yang sejati. Dia memutuskan dengan tegas untuk mengakhiri, tetapi setelah menandatangani surat cerai, dia menyesal!
Dendam Pewaris yang Terbuang
Dendam Pewaris yang Terbuang
Evelyn kembali ke rumah orang tua kandungnya setelah belasan tahun lalu ditukar saat kelahiran dengan Isabella oleh pengasuhnya yang jahat. Ditempa dalam lingkungan yang keras, Evelyn tumbuh menjadi gadis yang cerdas dan tangguh. Kini setelah kembali ke dalam Keluarga Vincent, Evelyn bertekad merebut kembali haknya sebagai pewaris yang sah dan membalas perlakuan mereka yang telah mengabaikannya selama bertahun-tahun.
Keluarga Tercinta
Keluarga Tercinta
Setelah suami meninggal, Carol membesarkan dua putranya sendirian, tetapi putra sulungnya, Johan William menghilang. Dua puluh tahun kemudian, putra bungsunya, James William, terpaksa mengusir Carol karena istrinya tidak menyukainya. Pada saat ini, cucu imut, Santo Horison, memperkenalkan Carol kepada kakeknya. Carol tidak menyangka pasangan kencan butanya ini berasal dari keluarga kaya. Dari sanalah nasibnya pun berubah.
Pembalasan di Kehidupan Kedua
Pembalasan di Kehidupan Kedua
Sheva Uskar, seorang elite bisnis, di kehidupan sebelumnya telah tertipu oleh adik laki-lakinya, Yandi Uskar dan suaminya Septian Salidi. Karena percaya pada tipu daya mereka, dia menyerahkan seluruh usahanya kepada sang adik ipar, Yura Waldi. Siapa sangka, Yura ternyata berhati jahat, setelah merebut seluruh bisnis Sheva, dia malah berselingkuh dengan Septian, dan pada akhirnya menyebabkan kematian tragis Sheva! Namun, Sheva terlahir kembali. Kali ini, di pesta pertunangannya, ia secara terbuka membatalkan pertunangannya dengan Septian, bahkan menghancurkan mimpi Yura untuk menikah masuk ke keluarga kaya dengan berdiri tegas sebagai kepala Keluarga Uskar. Sayangnya, Yandi masih terlalu dibutakan dan tetap percaya pada Yura. Dalam keadaan terpaksa, Sheva pun mengungkap jati diri Yura yang sebenarnya. Akhirnya, ia berhasil “menyadarkan” adiknya yang bodoh dan menunjukkan jati dirinya sebagai wanita tangguh sejati.
Perjuanganku
Perjuanganku
Rian yang baru memulai karier menghadapi ejekan dan tantangan berat, namun tak pernah menyerah. Dengan kerja keras dan kecerdasan, ia berhasil bangkit dari posisi terendah hingga menjadi bintang penjualan. Perjuangannya membuktikan bahwa orang biasa pun bisa mewujudkan nilai diri, menginspirasi semangat pantang menyerah bagi semua orang.