Logo
Harta, Tahta, Anak Tungal Kaya Raya
Harta, Tahta, Anak Tungal Kaya Raya

Harta, Tahta, Anak Tungal Kaya Raya

85 Bab
Tamat
Dalam Harta, Tahta, Anak Tungal Kaya Raya, Ella harus menjaga perasaan pada sahabatnya, William. Sebagai anak tunggal kaya raya, William fokus pada warisan perusahaan dan Camelia, memicu konflik di billionaire romance ini. Baca kisah mereka di web novel yang penuh dilema modern ini.
Bab 1 dari Harta, Tahta, Anak Tungal Kaya Raya

"Ella, nanti pulang bareng aku lagi, ya?" teriak William dari koridor kantor sambil melambaikan tangan pada sahabatnya, Ella. Sontak pandangan orang-orang di sekitar koridor itu langsung tertuju ke arah Ella, sambil berbisik-bisik ria.

"Ih, itu si FWB nya Pak William ya?"

"Gatel banget tuh cewek, sayang banget Pak Williamnya."

"Kasihan dong calon pacar Pak William?"

Begitulah kira-kira gunjingan demi gunjingan yang sayup-sayup tertangkap telinga Ella. Perempuan itu menghela nafas kasar, lantas berbalik menuju ruangannya dengan menunduk lesu.

Padahal baru dua bulan ia pindah ke kantor baru milik ayah William, sahabatnya sejak kecil. Tapi rumor-rumor menyedihkan itu sudah berkali-kali mencercanya.

Sejak kecil mereka memang selalu bersama, tumbuh bersama berdua, hingga pada akhirnya mereka kesulitan mendeskripsikan status masing-masing untuk satu sama lain.

Mereka memang hanya sahabat, tapi sepertinya juga lebih dari itu. Tapi bukan pacar juga, karena baik William maupun Ella sering berganti pacar sejak remaja.

Bahkan sekarang pun William juga sedang PDKT dengan salah satu rekan kantor. Sedangkan nasib percintaan Ella sedang menggantung karena pacar brengseknya tak bisa ia hubungi berhari-hari.

"Eh kamu mau pulang bareng aku nggak, Ella?" tawar Kinan, salah satu rekan kerja satu divisi yang nampaknya menaruh perhatian lebih untuk Ella.

"Eh sorry Kin, hari ini aku bareng William."

"Lagi?" Tak sengaja Kinan berkomentar, kalimatnya langsung menarik atensi Ella yang sebelumnya merapikan berkas-berkas di meja.

"Apa maksud kamu 'lagi'? Kamu teman baruku yang paling baik disini sejauh ini, Kinan. Aku harap kamu nggak kaya mereka-meraka itu," ucap Ella agak sensitif. Entahlah, moodnya sedang hancur usai bertemu dengan pegawai-pegawai sialan yang menggunjingnya barusan.

"I'm sorry, aku kelepasan bilang gitu. Maaf, Ella," sesal Kinan. Perempuan yang diajak bicara hanya terdiam dan menganggukkan kepalanya, sedikit merasa bersalah juga pada Kinan. Padahal laki-laki itu adalah satu-satunya rekan kantor yang mau mengajaknya bicara tanpa peduli dengan gosip tentangnya.

"Ya sudah, aku duluan ya? Kamu pasti masih nunggu Pak William. Dia ada rapat, kayanya pulang sejam lagi, kan?" tanya Kinan ragu.

"Iya, hati-hati," senyum pun mengembang di wajah cantik Ella, membuat Kinan sedikit lega.

'William rapat lagi? Hmm kenapa nggak bilang?'

---

"Hei, marah?" William mengencangkan sabuk pengaman milik Ella yang diam saja begitu masuk mobil dengan raut muka cemberut. Perempuan itu hanya menggeleng kemudian melihat keluar jendela sambil menyangga dagunya dengan tangan kiri.

"Kamu kenapa? ada yang salah? aku salah?" Lelaki itu bolak balik melihat ke jalanan dan ke arah Ella.

"Enggak, Will. Fokus nyetir aja deh."

"Lagi datang bulan ya? Eh enggak mungkin, jadwal kamu kan tanggal lima belas bulan ini."

Kalimat itu berhasil membuat Ella menoleh kearah William sambil mengerutkan dahinya.

"Kamu bahkan hafal tanggal datang bulanku?"

"Iya dong, kamu kan selalu pengen cuddle tiap tamunya lagi dateng. Kenapa emangnya?"

Ella menggeleng lagi, pikirannya kembali berkecamuk. Benar-benar tak ada hal yang tak diketahui lelaki disampingnya itu tentangnya. William memang sesayang itu pada Ella. Ia akan selalu memprioritaskan Ella diatas segalanya, bahkan dibanding dirinya sendiri sekalipun.

"William, semakin hari semakin ribet aja status kita ini. Kamu mau apa sih, Will?" batin Ella.

Lagi-lagi kalimat itu tertahan di tenggorokannya saja, tak pernah terlontar. Pernah sekali Ella jujur pada William tentang hal-hal yang mengusiknya itu, saat itu mereka masih duduk di bangku SMA dan Ella menjadi bahan bully teman-teman pacar William.

Tapi diskusi itu berakhir sedikit menggantung dengan perjanjian yang mereka simpulkan, bahwa tidak boleh ada diantara keduanya yang saling meninggalkan satu sama lain.

William pun hanya menghujani Ella dengan kata-kata manis penyejuk ragunya saat itu. Mereka berjanji, tidak akan terbawa perasaan dihubungan persahabatan mereka. Tapi kesimpulan itu agaknya tidak membantu sama sekali. Karena Ella sekarang dibuat pusing lagi karena hubungan mereka

"Hei? Ella??"

"Hah? Iya? Kenapa, Will?" Ella gelagapan, terkejut dengan teriakan William.

"Aku dari tadi ngoceh nggak kamu dengerin? Ngelamunin apa sih?" gerutu lelaki berlesung pipi cantik itu.

"Hehe lagi butuh istirahat aja kok. Tadi bilang apa?" Sejujurnya Ella memang butuh istirahat, bukan hanya tubuhnya tapi juga otak dan hatinya tentu saja. Dua bulan sudah ia kerja rodi dibawah perintah atasannya.

"Ini, aku mau mampir ke tempat Camelia dulu. Dia tadi pesen suruh beliin smoked beef di resto dekat kantor, dia bolos kerja hari ini karna sakit katanya."

"Kamu beneran PDKT sama dia?"

"Iyalah, katanya sih dia suka sama aku sejak lama hahaha."

"Hmm" Ella hanya mengangguk, matanya melirik kearah rear vision mirror yang merefleksikan bayangan dari kursi tengah mobil. Dilihatnya satu kotak besar yang ia tebak adalah smoked beef pesanan Camelia, lengkap dengan satu bucket bunga cantik disampingnya.

"Kenapa? cemburu?"

"Nggak," jawab Ella singkat, menimbulkan kerutan di dahi William.

"Kamu beneran nggak marah kan? Aku cium nih kalo marah" enteng William.

"William!! jangan bercanda. Udah, fokus sana!" Tanpa Ella sadari, pipinya merah tersipu. Perempuan itu mengutuki dirinya sendiri dalam hati.

"Orang udah sampai kok." Lelaki itu menjulurkan lidahnya meledek.

Memang bukan sekali dua kali William tiba-tiba mencium Ella. Bukan di bibir, hanya kecupan singkat di pipi. Sejak kecil, William dan Ella memang sangat touchy satu sama lain, terlebih William.

Tapi tetap saja, naluri Ella berkata itu tidak benar. Setidaknya jika status mereka masih sebatas sahabat semata.

Begitu sampai di rumah gebetan William, lelaki itu turun dan mengambil hadiah untuk sang gebetan.

"Hmm, mau bunga juga," batin Ella.

Lelaki itu menghambur memeluk Camelia yang ternyata sudah menunggunya di depan rumah.

"Harus banget ya nunggu dipinggir jalan kaya gitu? Alay," batin Ella lagi.

Dua sejoli itu mengobrol selama beberapa saat, sesekali menengok kearah Ella. Mata Ella melebar saat melihat keduanya tiba-tiba... berciuman. Ya, Camelia mencium bibir William tiba-tiba. Tapi lelaki itu tak menolak, justru semakin memperdalam ciuman itu.

Hati Ella entah kenapa perih rasanya, ludahnya bahkan tak tertelan, serasa tertahan di tenggorokan. Ia hanya bisa memalingkan wajah sambil pura-pura sibuk dengan ponselnya.

"Maaf, lama," ucap William yang langsung kembali kedalam mobil.

"Kamu lihat? sorry ya" Tangan William mengacak rambut Ella tanpa permisi.

"Apa sih, biasa aja kali. Aku juga sering ciuman sama pacarku. Tapi nggak di pinggir jalan siang-siang juga kali, Will."

"Hehe, maaf. Dia kangen aku katanya." Mendengar itu, Ella hanya merotasikan bola matanya.

"Katanya belum pacaran? Kok udah cium-cium? Apalagi nanti kalo udah pacaran? Bakal ngapain aja kamu?"

"Heh, enggak akan. Kita kan udah janji nggak akan pernah skinship lebih dari ciuman sama pacar kita. Aku akan jaga diri, kamu juga akan aku jaga. Banyak cowok brengsek diluar sana."

"Kamu juga brengsek, Will,"

"Ya tapi kamu kan cowok juga, Will. Sama aja," sinis Ella, tangannya kemudian diraih William yang segera ditepisnya.

"Ih, Ella..."

CUP

Kecupan singkat mendarat di pipi kanan wanita itu. Matanya terbelalak, siap-siap memukul William tapi ditahannya.

"Ih, William... Kan aku udah bilang jangan cium-cium aku lagi"

"Kenapa sih? Sumpah kamu berubah sejak pindah kerja deket sama aku malah nggak mau disayang-sayang" William memanyunkan bibirnya, Ella luluh juga.

"Binggo, that's it."

"Apa? "

"Hah? enggak, lupakan," pungkas Ella.

"Aku capek, Will. Capek jadi bayang-bayang kamu terus," lirihnya dalam hati.

----

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bercinta Dengan Sang Presdir
Bercinta Dengan Sang Presdir
Dikhianati di depan altar, Alice Harper memulai hidup baru hingga bertemu Dastan Lancaster. Dalam novel modern Bercinta Dengan Sang Presdir ini, Alice harus memilih antara trauma masa lalu atau lamaran sang mantan. Baca romance novel ini untuk mengikuti kisah billionaire romance novels yang penuh intrik.
Cinta Rahasia Sang Pewaris
Cinta Rahasia Sang Pewaris
Dalam Cinta Rahasia Sang Pewaris, Ananda menyamar jadi karyawan biasa demi warisan. Namun, ia harus memenangkan hati Erika yang terjebak masa lalu. Ikuti kisah billionaire romance ini di web novel kami, pilihan terbaik bagi pembaca yang mencari romance stories penuh perjuangan dan ambisi.
Dikira Pelayan Miris, Ternyata Pewaris
Dikira Pelayan Miris, Ternyata Pewaris
Dalam Dikira Pelayan Miris, Ternyata Pewaris, Danny Laksana mengungkap identitasnya sebagai cucu miliarder demi membalas dendam. Melalui billionaire romance novels ini, ia mengejar pembunuh orang tuanya sambil menavigasi misteri di balik pernikahan barunya dalam modern novel yang penuh intrik.
Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun
Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun
Dalam novel romantis miliarder Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun, Ryn Laverna yang dikhianati sahabatnya harus menyetujui kontrak pernikahan dua tahun dengan bosnya sendiri. Baca novel online gratis ini untuk mengikuti dilema takdir baru Ryn dalam novel modern yang penuh intrik.
Disgraced Wife
Disgraced Wife
Dalam novel romance modern Disgraced Wife, El Barack Nagara membeli Bellina demi keturunan dinasti billionaire. Bellina terjebak pernikahan paksa dan harus meninggalkan kekasihnya. Akankah ia lepas dari jeratan El atau justru jatuh cinta? Baca web novel ini untuk kisah selengkapnya.
Kau Rebut Ayahku, Aku Rebut Suamimu
Kau Rebut Ayahku, Aku Rebut Suamimu
Dalam Kau Rebut Ayahku, Aku Rebut Suamimu, Arlena bertekad membalas dendam pada perusak keluarganya dengan mendekati Rafael Vallenzo. Billionaire romance novel ini mengisahkan misi balas dendam yang berubah menjadi permainan berbahaya. Baca kisah lengkapnya di web novel modern ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Ikatan Sunyi: Jatuh Cinta pada Petani Duda
Ikatan Sunyi: Jatuh Cinta pada Petani Duda
Natalie dijodohkan oleh nenek dan keluarganya dengan Rhett, seorang petani duda yang membesarkan putrinya yang bisu, Ellie. Kehadirannya ditolak, dan Ellie sering ditindas oleh orang-orang di sekitar mereka. Perlahan, Natalie membangun ikatan dengan Ellie. Saat gadis kecil itu berbicara untuk pertama kalinya demi menyelamatkannya, segalanya berubah. Kini, Natalie bertekad melindungi cinta dan keluarga yang telah ia bangun, apa pun risikonya.
Kemuliaan yang Pernah Kau Rendahkan
Kemuliaan yang Pernah Kau Rendahkan
Cello Caraka, Ketua Sekte Lohu yang tersembunyi, diam-diam membantu negara Kerta di bawah kepemimpinan Ratu Clara Lais. Namun, ketika identitas aslinya terancam terungkap, Cello difitnah mencuri stempel kekaisaran dan diusir. Ratu Clara malah bertunangan dengan Hasan Jura, yang mempermalukan Cello. Saat identitas Cello terungkap, Ratu Cynthia merekrutnya untuk bekerja sama dan menikahinya. Cello menolak, dan Cynthia berniat memaksa pernikahan mereka saat Clara menikah dengan Hasan. Cello bersumpah untuk membalas dendam pada hari pernikahan Clara. Namun, setelah dihina lagi, musuh menyerbu kerajaan. Clara menyesal dan memohon agar Cello kembali menyelamatkan negara.
Dokter Sakti jadi Permaisuri
Dokter Sakti jadi Permaisuri
Dia dibunuh oleh ibu tirinya saat memiliki sebuah buku rahasia, namun dia terlahir kembali sebagai seorang wanita muda yang tidak populer di zaman dahulu. Begitu dia membuka matanya, dia terpaksa menyelamatkan seorang anak laki-laki tampan keputusan mengabulkan pernikahan, tapi siapa yang tahu kalau dia sebenarnya serakah terhadap tubuhku? !
Cinta pada Tembakan Pertama
Cinta pada Tembakan Pertama
Kampus Stella Langford ditutup. Ia harus pindah dan akhirnya tinggal dengan Nathaniel Hawthorne, CEO Hawthorne Group. Mereka terpaksa menjalani pernikahan kontrak. Dirundung oleh sosialita Vicky Swing, Stella melawan dengan kecerdasan dan kelihaiannya menembak. Namun, saat identitas asli dan masa lalunya yang terpendam mulai terkuak, Nathaniel sadar gadis yang ia nikahi di atas kertas adalah takdir yang harus ia lindungi.
Maharani Naik Tahta
Maharani Naik Tahta
Maharani Keisha Sieputra yang sakit parah mencari putrinya yang hilang, Mutia Siputra, untuk mewariskan takhta. Mutia awalnya istri Ardi Salim, setia mengurus mertua dan membantunya meraih jabatan. Setelah Ardi merayu Sania Tanto dan menuduh Mutia tidak setia, mereka dipaksa cerai. Dalam bahaya, identitas Mutia terungkap, Kasim Jamal melindunginya dengan nyawa. Lando Surya datang tepat waktu, mengungkap kebenaran dan menghukum penjahat. Di pemakaman Jamal, Mutia mengumumkan naik takhta dan memutus hubungan dengan Ardi, berubah dari istri ditinggalkan menjadi Maharani.
Atas Nama Ayahku
Atas Nama Ayahku
Dia adalah pahlawan perang yang menyelamatkan negaranya di masa krisis. Tapi saat ia pergi, istrinya meninggal secara tak terduga, meninggalkan putri mereka. Untuk mencari kebenaran, ia menyembunyikan identitasnya selama 15 tahun, tetapi tidak sengaja juga mengabaikan perawatan putrinya dalam proses. Ketika dia tumbuh dewasa, dia memutuskan untuk menikahi pria yang tidak berguna. Bagaimana cara ayah penjual jalan yang tampak cacat ini menyelamatkan putrinya yang jatuh cinta secara bertahap, dan menemukan pengkhianat yang menyerah negaranya dan merencanakan melawan istrinya?