Logo
FAULT
FAULT

FAULT

82 Bab
Tamat
Dalam novel modern FAULT, Arista Lucy bertransformasi menjadi pembunuh bayaran demi menuntaskan dendam masa lalu. Namun, kehadiran Evan membawa teka-teki baru yang menguji misinya. Baca romance novel penuh misteri ini di platform online novel untuk mengungkap rahasia mereka.
Bab 1 dari FAULT

Malam telah larut, dari arah kamar mandi sebuah rumah mewah terlihat Zero, sedang mencuci tangan dan wajahnya yang berlumuran darah di washtafel.

Perlahan kedua tangan serta wajahnya mulai bersih, dan darah-darah tadi mengalir keujung washtafel hingga hilang sama sekali.

Entah kemana darah dari korbannya tadi mengalir selanjutnya.

“Mau sampai kapan? Mau sampai kapan lo kayak gini?!!!” Ucapnya sembari berkaca dan melihat wajahnya disana.

“Arghhhh!!! “ Serunya lagi sambil

memukul cermin hingga retak dan membuat darah mengalir deras dari tangannya.

Tiba – tiba terdengar sirine mobil polisi, gadis berambut panjang ini dengan sigap memakai topeng dan sarung tangannya kembali. Ia melangkah cepat bahkan setengah berlari menuju pintu belakang dan meninggalkan seorang pengusaha kaya yang

sudah tak bernyawa. Serta dua sandera digudang yaitu anak dan istri korban.

Kini Zero sudah jauh meninggalkan rumah tersebut. Dan kini lagi, lagi, dan lagi, Ia lolos dari kejaran polisi.

* * *

Matahari bersinar cukup terik siang ini, tapi itu tak membuat gadis manis berambut panjang dengan kulit putih pucatnya itu duduk di kursi taman sambil menyesap sepuntung rokok. 

Pohon mangga yang cukup besar yang berada di area taman kampus ini, sudah lebih dari cukup menyelamatkannya dari sengatan matahari siang ini.

Tapi, tentu saja itu tak menyelamatkannya dari setiap pasang mata yang kini sedang melihat aneh kearahnya sambil mencibir.

Awalnya Ia santai saja dengan keadaan ini, karena ini bukan kali pertama itu terjadi. Tapi lama kelamaan ia mulai risih dengan semuanya. Perempuan bermata tajam yang terkenal kasar dimata anak-anak kampus ini mulai ambil sikap.

"Eh ... Lo ngomongin gue??" Tanyanya menghampiri salah satu mahasiswa yang juga berada ditaman, yang memang sedari tadi mencibir kearahnya. 

Cowok berkacamata yang sedang bersama dua temannya yang lain ini mulai gugup, karena mengingat dia tak akan segan-segan pada siapapun yang mengganggu ketenangannya. 

Dia juga tak pernah terlihat ramah pada siapapun. Bahkan Ia juga tak pernah berbicara santun pada dosen-dosennya. Dia adalah Arista Lucy. She's real a badgirl.

"Ng-Nggak, gue nggak ngomongin lo kok," jawabnya gugup.

"Jangan bohong lo!!" Bentak Arista sembari menarik kerah baju cowok tersebut.

"Serius Ta, kita nggak ngomongin lo, " ucap cowok berkacamata ini semakin terlihat cemas.

"Ahh ... basi lo !!!" Bentaknya kian keras, dengan tatapan tajam dan penuh amarah. 

Arista tengah bersiap mendaratkan bogem mentah kearah wajah cowok berkacamata yang ia anggap sudah mengganggu ketenangannya itu.

"Arista !!! Berhenti !!!" Teriak Kania sahabat karibnya dari kejauhan dan kini berjalan mendekat kearahnya. Teriakan itu sukses membuat Arista mengurungkan niatnya.

"Inget !! sekali lagi lo ganggu ketenangan gue, gue pasti'in lo bakal nyesel seumur hidup. PAHAM LO !!" Bisik Arista dengan kata-kata kasarnya pada cowok berkacamata tadi.

"Ta ... lo apa – apa 'an sih? Lepasin nggak?" Pinta Kania dan Arista mau tak mau menurut.

"Gue mau ngomong sama lo," ucap Kania sembari menarik lengan Arista. Lalu menyeretnya pergi begitu saja.

***

"Ngapain kita kesini???? " Tanya Arista dengan wajah heran, karena Kania menyeretnya penuh paksaan tadi hanya untuk ke toilet. Tempat ini jelas bukan tempat ternyaman untuk ngobrol.

Kania bukannya menjawab, Ia lebih memilih mencipratkan air ke wajah Arista, dengan air keran yang baru saja Ia ambil.

"Nia ... !" Arista tampak kaget bercampur kesal. 

"Itu tujuan kita kesini?"

"Apa?" Arista masih tak mengerti dengan maksud dan arah pembicaraan sahabatnya itu.

"Ta, lo sadar nggak sih apa yang udah lo lakuin?"

Arista hanya memasang tampang tak peduli sembari mengeringkan wajahnya dengan tissue. Ini pasti masih soal sikap Arista saat di taman tadi. Huft ... Kania kadang terlalu cerewet. 

"Lo tahu, lo bisa aja beneran di drop out dari kampus karena sikap kasar loe."

"Maksud Lo?"

"Tadi gue nggak sengaja ngedengarin pembicaraan dosen-dosen tentang lo. Lo kemungkinan bakal di DO kalau sikap kasar lo masih belum bisa berubah sampai bulan depan," terang Kania dengan raut wajah serius. Sangat serius.

"Gue nggak peduli. Lagian gue berani jamin palingan itu cuma gertak sambel doank," tutur Arista dengan sangat tenang sembari mengambil satu puntung rokok dan mulai ingin membakarnya.

"Ta, Ayolah. Dengerin gue sekali ini aja!!!" Kania mengambil paksa rokok tadi dari Arista, hingga membuat sahabatnya mengkerutkan dahi.

"Mereka nggak bakal bersikap lembut lagi sama lo. Dan ini, sampai kapan lo kayak gini. Lo nggak merhatiin kesehatan lo?" sambung Kania lagi sambil menunjukkan rokok yang tadi dia rebut tepat di depan muka Arista. 

"Come on Ta, lo harus berubah dari sekarang. Nggak usah kasar lagi, dan berhenti ngerokok. Lo bisa kan lembutan dikit. Lo itu cewek, feminin dikit kek." Kania masih saja mengoceh. 

"Oh ... jadi maksud lo, gue harus pake rok, highheels trus pake bando kayak lo ini, iya???" Terka Arista karena Kania memang sosok cewek feminin, berbanding terbalik dengan Arista yang tomboy dan urakan.

"Ya ... bisa dibilang gitu sih. Tapi kalau lo nggak mau feminim dikit, paling nggak lo tu bisa lembut dan ramah dikitlah sama orang"

"Gitu ya??? " Tanya Arista dengan nada mengejek.

 Iya!" Jawab Kania ketus karena sikap tak peduli Arista.

Namun Kania beruntung karena Arista tak pernah bersikap dingin apalagi kasar padanya. Sikapnya yang dingin yang selalu ia tunjukkan pada orang lain, tak pernah terlihat saat dia bersama sahabatnya.

" Udah Ah, gue nggak betah lama – lama di toilet, gue cabut dulu." Arista mulai melangkah keluar. Agak malas melanjutkan topik obrolan yang saban hari hampir sama itu.

"Tunggu dulu"

"Apa lagi sih Nia???"

"Mana rokok lo?"

"Lo mau ngapain minta rokok gue?" tanya Arista dengan muka kecut

"Sini'in nggak rokok lo"

"Iya ... iya ... nih." Arista memberikan satu kotak rokok miliknya pada Kania.

"Yang lainnya mana?" Tanya Kania lagi.

"Udah nggak ada."

"Lo jangan bohong, Ta. I know who you are Arista Lucy."

"Iya ... nih. Ini yang terakhir. Puas lo!" Ale memberikan 2 puntung rokok yang ada di dalam saku kemejanya.

"Bagus. Ya udah yuk kita keluar."

Arista menghela nafas sejenak dengan tujuan agar emosinya cepat memudar. Dia memang jauh lebih sabar menghadapi sikap Kania dibanding menghadapi orang lain yang membuatnya selalu temperamen tinggi. 

Itu karena Arista sudah menganggap Kania sebagai saudaranya sendiri. Setelah kepergian Ibunya dan menghilangnya sang Ayah serta Alfi saudaranya 7 tahun lalu, Arista tak punya siapa – siapa lagi selain Kania sahabat karibnya yang selalu menemani.

Drrttt ... drttt ...

Ponsel Arista yang bersemayam di dalam saku jeans belelnya, bergetar. Arista merogoh saku, lalu mendapati satu panggilan masuk dari nomor pribadi terpampang di layar datar ponsel miliknya.

"Private number? Lagi?" tanya Kania yang ternyata ikutan melirik ponsel Arista. "Perasaan, lo sering banget dapat telepon dari private number, Ta. Lo beneran nggak tahu itu siapa?"

"Iya lah. Nggak penting juga." Sahut Arista santai. Teramat santai untuk seseorang yang gampang emosian dengan hal sepele.

"Tapi ... bukannya, lo orang yang gampang risih ya? Emang lo nggak sebel di teleponin orang iseng kek begitu? Mana pake private number pulak." 

“Biarinlah. Toh nggak pernah gue angkat juga.”

"Saran gue sih ya, mending lo ganti nomor deh." Kania masih saja nyerocos. Yup ... as always.

"Hm ... gue pikirin nantilah," sahut Arista. Bukan berarti dia setuju, dia hanya tak ingin mendengar ocehan Kania yang tak berkesudahan itu.

Bukan apa-apa, sejak Kania tahu, kalau ponsel Arista sering mendapat panggilan telepon dari nomor tak di kenal seperti ini, Kania adalah orang yang paling cerewet dan paling berpikiran aneh-aneh.

Bahkan, dia pernah bilang kalau orang yang terus menelepon dengan private number itu, mungkin saja pengagum rahasia Arista yang sangat obsessed tapi juga pengecut.

Tapi kenyataannya tidak seperti itu. Arista mungkin tak mengenal siapa yang meneleponnya, tapi dia cukup tahu apa yang harus dia lakukan saat telepon dengan private number itu masuk ke ponselnya.

Itu artinya, ada pekerjaan untuknya.

* * *

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

BALASAN SETIMPAL UNTUK PENGKHIANATAN SUAMIKU
BALASAN SETIMPAL UNTUK PENGKHIANATAN SUAMIKU
Dalam BALASAN SETIMPAL UNTUK PENGKHIANATAN SUAMIKU, seorang istri menghadapi pengkhianatan suaminya dengan asisten rumah tangga sendiri. Kisah romance modern ini mengungkap misi pembalasan dendam dan konsekuensi pahit perselingkuhan. Baca web novel ini untuk melihat perjuangannya.
COMPLICATED LOVE
COMPLICATED LOVE
Dalam COMPLICATED LOVE, Mira berjuang melawan kesenjangan sosial demi masa depan. Namun, takdir dan Sean, pemuda kaya yang angkuh, menghalangi ambisinya. Temukan kisah perjuangan kelas ini dalam romance novel modern yang penuh dinamika young adult fiction romance books di platform kami.
Godaan Sang Mantan
Godaan Sang Mantan
Dalam novel modern Godaan Sang Mantan, Marina terjebak nostalgia saat bertemu kembali dengan Willem setelah tujuh tahun. Ia harus memilih antara logika atau hasrat masa lalu dalam romance novel ini. Baca kisah mereka di web novel yang penuh kebimbangan dan keputusan sulit ini.
Hot Secret On The Rooftop
Hot Secret On The Rooftop
Dalam Hot Secret On The Rooftop, Angela mengungkap misteri di balik skandal atap kantor dan hubungan gelap bosnya. Di tengah tekanan tugas dan kejaran Mark, ia harus bertahan demi tantenya. Temukan kisah romance novel ini dengan baca buku online free untuk melihat akhir pilihan Angela.
Istri Kakakku Selalu Menangis
Istri Kakakku Selalu Menangis
Dalam Istri Kakakku Selalu Menangis, misteri menyelimuti rumah tangga Heru dan Rena. Penemuan tumpukan test pack dan kecelakaan misterius memicu penyelidikan mendalam. Simak kisah mystery novel ini di webnovel untuk mengungkap rahasia gelap di balik tangisan Rena dalam modern novel yang penuh teka-teki.
Istri Yang Berjuang Sendiri
Istri Yang Berjuang Sendiri
Dalam romance novel Istri Yang Berjuang Sendiri, seorang istri menghadapi pengkhianatan saat suaminya yang pengangguran justru berselingkuh setelah dibelikan mobil. Baca kisah modern novel ini untuk melihat perjuangannya bertahan di tengah utang bank dan hancurnya kesetiaan rumah tangga.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Dihina Kerabat, Aku Bela Ibu
Dihina Kerabat, Aku Bela Ibu
Pekerja wanita pensiunan Yuni Wibowo telah dieksploitasi oleh saudara perempuannya sendiri selama setengah hidupnya. Karena statusnya yang rendah, Yuni Wibowo tidak termasuk dalam daftar undangan pernikahan Tasya Santosa. Putrinya, Laras Pramudita, tidak tega melihat ibunya dihina, lalu mulai menyusun rencana secara diam-diam. Ia memutuskan untuk membalas pada hari pernikahan Tasya Santosa, hingga akhirnya membuat kerabat yang hanya suka menjilat yang kaya dan merendahkan yang miskin ini menyesali perbuatan mereka.
Kembali ke Tahun 1994
Kembali ke Tahun 1994
Feng Yang, seorang pria yang terpuruk dalam dunia perjudian, hancur hati ketika mengetahui pengkhianatan istrinya, Sun Xiaoxiao. Saat ibu mertuanya, Zhang Caiying, mencoba menghentikannya dari bercerai, Feng Yang menunjukkan bukti tak terbantahkan tentang perselingkuhan Sun Xiaoxiao. Namun Zhang Caiying tak tergoyahkan—ia menusuk Feng Yang, percaya bahwa kematiannya akan membawa warisan besar bagi putrinya dan membuat mereka kaya. Namun Feng Yang tidak mati—ia justru kembali ke tahun 1994, masa di mana ia masih terlilit utang. Kini, dengan kesempatan kedua untuk mengubah hidupnya, mampukah Feng Yang menghadapi masa lalu dan menulis ulang takdirnya, atau sejarah akan terulang kembali?
Jodohku Manusia Serigala (Sulih Suara)
Jodohku Manusia Serigala (Sulih Suara)
Demi memenuhi ikatan perjanjian antara kaum manusia dan manusia serigala, Lucy dinikahkan dengan Austin, pimpinan Alpha dari Kawanan Bulan. Tapi Lucy menikah dengan Austin punya maksud lain yaitu mencari kedua orangtua kandungnya yang hilang. Austin pun sebenarnya tidak setuju dinikahkan dengan manusia karena menganggap manusia tidak layak. Di luar sepengetahuan mereka, ternyata Lucy menyimpan asal-usul yang bisa mengubah masa depannya.
Kehidupan Baru Ibu untuk sang Putri
Kehidupan Baru Ibu untuk sang Putri
Rina Mahesa pernah buta karena cinta. Setelah kehilangan suami, ia justru terjebak bersama Juno Pranoto dan rela mengabaikan putrinya, Maya Mahesa. Akhir hidupnya tragis, dibuang oleh Keluarga Pranoto yang dulu ia bela. Saat diberi kesempatan hidup kembali, Rina bersumpah akan melindungi putrinya dan tidak lagi jatuh ke jalan yang sama.
Suami Tunawisma Saya Adalah Seorang Triliuner
Suami Tunawisma Saya Adalah Seorang Triliuner
Pada malam pernikahannya, dia menemukan perselingkuhan tunangannya. Dengan penuh kemarahan, dia menikahi seorang pria asing dengan iseng. Sedikit yang dia tahu bahwa suaminya yang tampan dan tunawisma sebenarnya adalah seorang CEO triliuner!
Ibu Mertuaku Memohon Maaf
Ibu Mertuaku Memohon Maaf
Her mother-in-law always mistreated her and never believed a word she said. But after being diagnosed with a terminal illness, her mother-in-law finally realized her goodness and begged for her forgiveness.