Logo
Ena-Ena 21+
Ena-Ena 21+

Ena-Ena 21+

43 Bab
Tamat
Dalam Ena-Ena 21+, nikmati kumpulan romance stories yang mengeksplorasi ambisi dan hasrat dari berbagai profesi, mulai dari CEO hingga tentara. Billionaire romance novels ini menyajikan narasi modern tentang pilihan hidup dan hubungan yang memikat bagi pembaca online novel dewasa.
Bab 1 dari Ena-Ena 21+

Marni menatap layar ponselnya dengan mata penuh nafsu, tersenyum senang ketika menemukan film dewasa yang baru diunduhnya. Kamar kecil yang terletak di sebelah garasi mobil milik majikan adalah tempat yang ia pilih untuk memuaskan hasratnya yang tak terbendung. Dengan kondisi usia yang sudah menginjak angka 30 tahun dan belum menikah, Marni tidak pernah kehilangan hasratnya untuk bercinta. Tubuhnya yang montok dan berkulit putih bersih, serta wajahnya yang manis, menjadi alasan kenapa dia sering kali merasa kesepian.

Sejak pindah ke Jakarta untuk mencari nafkah sebagai pembantu di rumah keluarga Tomas dan Tania, Marni telah menjadi saksi bisu dari kehidupan seksual majikannya. Tomas, pria atletis berusia 40 tahun dengan wajah tampan, dan Tania, wanita berusia 38 tahun yang sibuk dengan bisnisnya, ternyata memiliki kehidupan seksual yang sangat aktif.

Marni sering kali tanpa sengaja mendengar suara erangan halus dan desahan dari kamar majikan saat ia berada di dekatnya, kala Marni sedang melakukan pekerjaan rumah tangga seperti mengepel lantai atau merapikan barang-barang di sekitar kamar. Kemesraan di antara pasangan suami istri itu membuat selalu Marni berdegup kencang jantungnya, namun di saat yang sama, rasa iri menyelinap ke dalam pikirannya.

"Kapankah aku bisa merasakan kenikmatan seperti itu?" gumam Marni pada dirinya sendiri, sambil terus membenahi kamar tidurnya yang sederhana. Keinginannya untuk memiliki hubungan yang intim semakin menggebu. Namun, keberanian untuk mencari pasangan selalu tertahan oleh kenyataan hidupnya sebagai pembantu yang sibuk.

Setiap kali Tomas pulang ke rumah, hati Marni berdegup kencang. Melihat sosok tampan itu membuatnya tak bisa menahan getaran perasaan di dalam dirinya. Tomas, seorang pengusaha sukses, sering kali menghabiskan lebih banyak waktu di rumah daripada Tania. Hal ini menjadi peluang bagi Marni untuk melihatnya lebih sering, meski hanya dari kejauhan.

Hari-hari berlalu dengan rutinitas yang sama. Marni memberikan yang terbaik dalam pekerjaannya sebagai pembantu. Namun, ketidakpuasan dalam kehidupan pribadinya terus merayap di benaknya. Kegiatannya di kamar kecil itu menjadi pelarian, meski hanya untuk sementara.

Suatu hari, ketika Tania sedang dalam perjalanan untuk mengurus cabang perusahaannya di kota lain, Marni merasa kesempatan emas untuk mendekati Tomas. Dengan hati berdebar, ia menyiapkan alasan untuk berbincang-bincang dengan majikannya.

"Tuan Tomas, apa boleh saya membantu Anda dengan sesuatu?" ucap Marni sambil tersenyum manis ketika Tomas melewati lorong menuju ruang kerjanya di rumah mewah itu.

Tomas tersenyum ramah, "Ah, Marni, tidak perlu repot-repot. Saya hanya akan bekerja di ruang kerja saya sebentar saja koq."

"Baiklah, tuan. Kalau begitu, jika ada yang perlu saya lakukan, beri tahu saja," jawab Marni, mencoba menyembunyikan kegugupannya.

Seiring berjalannya waktu, Marni dan Tomas semakin sering berbincang-bincang. Marni menemukan kebahagiaan dalam setiap percakapan ringan mereka, meski kadang-kadang hatinya berdegup tak terkendali.

Tetapi, di balik kedekatan mereka, Marni tahu bahwa batas antara majikan dan pembantu harus tetap dijaga. Ia menyadari bahwa fantasi dan kenyataan adalah dua hal yang berbeda. Marni masih harus menjalani kehidupan sebagai pembantu yang menjaga rahasia dan berharap suatu hari dapat menemukan kebahagiaannya sendiri.

***

Malam itu, ketika gelap mulai menyelimuti rumah besar itu, Marni duduk di kamarnya yang sederhana. Suara gemuruh dari lantai atas menyusup masuk melalui dinding, mengingatkannya pada kemesraan di antara pasangan majikannya, Tomas dan Tania. Hati Marni berdebar-debar ketika terdengar erangan dan desahan dari kamar tersebut, menciptakan bayangan yang menggoda di dalam benaknya.

Dengan berani, Marni melangkah mendekati tangga yang menuju lantai atas. Setiap langkahnya terasa berat dan bergetar di setiap serat sarafnya. Di lantai atas, ia memperhatikan cahaya temaram yang keluar dari kamar majikan. Pikirannya melayang pada adegan yang tak terlihat di balik pintu tertutup.

Tomas, dengan keganasan dan keperkasaannya, merayu Tania dalam keintiman yang Marni hanya bisa bayangkan. Suara percikan kasar dan manja terdengar jelas, membuat Marni semakin tak tahan. Meskipun ia tahu ini adalah momen pribadi kedua majikannya, rasa iri dan keinginan untuk merasakan kehangatan itu sendiri meluap di dalam dirinya.

Marni kembali ke kamarnya, duduk di tepi tempat tidurnya yang sederhana, dan merenung. "Kenapa aku harus terus menyaksikan kebahagiaan mereka? Aku juga ingin merasakannya," bisiknya pada dirinya sendiri. Namun, dia tahu bahwa ini adalah batas yang tak boleh dilanggar.

Dalam kebingungan dan hasrat yang menggebu, Marni mulai merancang siasatnya. Dia memutuskan untuk memanfaatkan momen ketika Tania sering pergi ke luar kota untuk mengurus bisnisnya. Ia merasa ini adalah kesempatan emas untuk mendekati Tomas.

Hari-hari berlalu dengan rutinitas yang sama. Ketika Tania memberi tahu bahwa dia akan pergi ke luar kota untuk beberapa hari, Marni menyambut berita itu dengan senyum di wajahnya yang manis.

"Tuan Tomas, apakah ada yang perlu saya lakukan selama Ibu Tania pergi?" tanya Marni dengan ekspresi polosnya, mencoba menyembunyikan niat tersembunyi di balik senyumnya.

Tomas, yang tengah sibuk membaca koran, mengangkat pandangannya. "Ah, tidak ada yang istimewa, Marni. Hanya pastikan semuanya tetap rapi seperti biasa."

Marni menanggapi, "Baik tuan. Saya akan berusaha sebaik mungkin."

Saat Tania akhirnya berangkat, Marni merasa kegembiraan dan kegelisahan yang bercampur aduk. Dia tahu inilah waktunya. Dengan cepat, Marni mulai mengatur keadaan agar ia bisa lebih dekat dengan Tomas.

Malam itu, setelah pekerjaan rumah selesai, Marni menemui Tomas di ruang keluarga. "Tuan Tomas, bolehkah saya menawarkan secangkir teh?" tanyanya dengan senyum lembut.

Tomas menoleh, mengukur Marni dengan pandangan yang penuh perhatian. "Tentu, Marni. Terima kasih."

Marni segera pergi ke dapur, dengan hati yang berdebar kencang. Ketika ia kembali dengan segelas teh panas, mereka duduk bersama di sofa.

"Saya merasa agak kesepian, tuan. Terutama setelah Ibu Tania pergi," ujar Marni, sambil mencoba menciptakan ruang keakraban.

Tomas mengangguk. "Ya, memang agak sunyi tanpa Tania di sini. Bagaimana denganmu, Marni? Apa kamu juga merasa kesepian?"

Marni menatap Tomas dengan mata yang penuh keinginan. "Terkadang, tuan. Hidup saya agak monoton."

Tomas tersenyum, "Kamu adalah bagian yang penting dari rumah tangga ini, Marni. Bagaimana jika kita membuatnya lebih menarik?"

Sesaat setelah Tomas mengajukan pertanyaan tersebut, atmosfir di ruangan itu berubah. Marni bisa merasakan ketegangan dan keinginan yang tak terucap di antara mereka berdua. Tomas melihat Marni dengan mata yang penuh nafsu, seolah-olah membaca keinginan tersembunyi di balik senyumnya.

Marni menggigit bibir bawahnya, mencoba menahan detak jantung yang semakin cepat. Hatinya berkecamuk dalam perasaan antara hasrat yang lama terpendam dan ketakutan akan konsekuensinya. Namun, ketika Tomas memberi isyarat bahwa Tania tidak akan pulang, keberanian Marni tumbuh.

"Kenapa tidak, tuan?" ucap Marni dengan suara yang lembut, membuatnya terdengar lebih menggoda.

Tomas bangkit dari sofa dan mengulurkan tangannya ke arah Marni. "Mari, kita coba membuat malam ini lebih berkesan."

Dengan ragu, Marni menerima tangan Tomas, dan keduanya beranjak menuju lantai atas. Tomas membawa Marni melewati koridor mewah menuju kamar utama, tempat tempat dimana keintiman terlarang itu akan terjadi.

Mereka memasuki kamar yang dihiasi dengan selimut sutra dan lampu gemerlap. Udara penuh dengan aroma keharuman kamar parfum mewah. Marni bisa merasakan ketegangan di udara, namun, keinginan dalam dirinya membuatnya tetap berdiri di sana dengan mata yang memancarkan hasrat.

Tomas berdiri di depan Marni dan menatapnya intens. "Kamu tahu, Marni, kadang-kadang hidup memerlukan momen yang spontan."

Marni hanya bisa mengangguk, tanpa kata-kata. Tomas kemudian meraih wajah Marni dengan lembut, menyapu rambutnya ke belakang dan mencium bibirnya. Marni merasa dunianya berputar saat bibir mereka bertemu. Desahan lembut keluar dari bibir Marni, menciptakan dentingan erotis di dalam kamar itu.

Dalam perlahan, Marni merasakan Tomas membimbingnya ke tempat tidur yang mewah. Mereka terlibat dalam keintiman yang telah lama terpendam. Pakaian-pakaian terlempar tanpa ragu, dan tubuh telanjang mereka pun menyatu dalam alunan keinginan dan nafsu. Malam itu menjadi saksi dari rahasia terlarang yang melibatkan majikan dan sang pembantu.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Andai Aku Boleh Memilih
Andai Aku Boleh Memilih
Dalam novel romance modern Andai Aku Boleh Memilih, Kenanga berjuang menyelesaikan kuliah di tengah tekanan ibu tiri. Saat diusir dari rumah, ia terjebak rencana pernikahan paksa dengan Ghaffarel, putra billionaire, demi menutupi rahasia kelam. Baca web novel ini untuk mengungkap kebenarannya.
Kesempatan Kedua dengan Sang Miliarder
Kesempatan Kedua dengan Sang Miliarder
Dalam Kesempatan Kedua dengan Sang Miliarder, Raina memilih pergi saat Felix mencampakkannya demi cinta lama. Kini, ia kembali sebagai wanita mandiri. Felix yang cemburu berusaha mengejarnya di antara antrean pria lain. Baca billionaire romance novels ini di platform web novel kami.
Menjalin Cinta Dengan Musuh Pacarku
Menjalin Cinta Dengan Musuh Pacarku
Dalam novel romantis modern Menjalin Cinta Dengan Musuh Pacarku, seorang wanita dikhianati kekasih miliardernya hingga tenggelam. Setelah selamat, ia mengaku hilang ingatan dan mengklaim musuh bebuyutan sang mantan sebagai pacar barunya. Baca novel online ini untuk mengikuti kisah pembalasan dendamnya.
On CEO's Bed
On CEO's Bed
Dalam On CEO's Bed, Alyssa harus menghadapi kejaran penagih hutang dan terpaksa mencari perlindungan di kediaman Assa Zachary. Berharap bantuan finansial, ia justru tertahan dalam misteri sang konglomerat. Simak kisah billionaire romance novels ini di platform web novel kami.
Pembantu dan pewaris muda
Pembantu dan pewaris muda
Dalam Pembantu dan pewaris muda, Amelia berjuang melunasi utang ayahnya hingga bertemu Luciano. Hubungan terlarang di billionaire romance ini memicu skandal besar. Baca kisah ini di webnovel kami, sebuah modern novel tentang pengorbanan dan cinta lintas kelas yang berbahaya.
Pengantinku Menyembunyikan Banyak Rahasia
Pengantinku Menyembunyikan Banyak Rahasia
Dalam novel modern Pengantinku Menyembunyikan Banyak Rahasia, Helena berpura-pura polos meski aslinya jenius. Charlie, seorang miliarder, bertekad melindunginya hingga Helena melarikan diri. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti misi Helena mencapai puncak kesuksesan.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Berlabuh ke Musuh Hati
Berlabuh ke Musuh Hati
Demi menyelamatkan Sam, kaki Sella patah. Namun, ia malah disalahpahami dan disakiti oleh Sam. Dengan bantuan Gian, Sella bangkit membalas. Saat Sam sadar, segalanya sudah terlambat. Sella memilih Gian, dan Sam hidup sendiri dalam penyesalan. Kisah ini sarat cinta, luka, dan balas denda.
[Dijuluki] Setelah Cerai, Tuan CEO Memohon Aku Kembali
[Dijuluki] Setelah Cerai, Tuan CEO Memohon Aku Kembali
Setelah setahun pernikahan rahasia, dia menyadari bahwa dia hanya menjadi gantinya di hatinya, bukan cahaya bulan putih yang sejati. Dia memutuskan dengan tegas untuk mengakhiri, tetapi setelah menandatangani surat cerai, dia menyesal!
Jangan Ganggu: Bos Wanita Berdisguis!
Jangan Ganggu: Bos Wanita Berdisguis!
Untuk mengubah warisan keluarga hotel Anda, Violet Trenton menjadi pasar bagi señora de la limpieza dan menghilangkan alborotadores uno uno. ¿Lograra lograrlo dan menyelamatkan hotel? Apakah direktur operasi barunya yang seksi, Kasey Johnson, hanya seorang yang mampu atau lebih?
[Versi suara dubbing] Pedang Balas Dendam: Pencabut Langit
[Versi suara dubbing] Pedang Balas Dendam: Pencabut Langit
Sage Pedang, untuk membantu tunangan perempuaninya membangkitkan Semangat Pedang, dengan sukarela mengorbankan matanya dan menetap di gunung, hanya berharap hidup damai bersamanya.
Dia Naik ke Puncak
Dia Naik ke Puncak
Di kehidupan sebelumnya, dia sangat mencintai suaminya dan melakukan apa pun yang dia bisa untuk membantunya naik pangkat. Namun, suaminya mengkhianatinya, berselingkuh dengan sahabatnya, mencekiknya, dan memusnahkan seluruh keluarganya. Setelah diberi kesempatan kedua dalam hidup, dia bertemu dengan saingan politik suaminya dan memutuskan untuk bergabung dengannya. Kali ini, saksikan bagaimana dia menjadi tangguh dan berhasil membalas dendam pada bajingan itu.
Pergi, Ibu Tiri! Kamu Salah Besar!
Pergi, Ibu Tiri! Kamu Salah Besar!
Menjelang pernikahan Ayahnya, Putrinya datang tepat waktu sebelum acara dan disangka simpanan oleh Calon Ibu Tirinya. Jiwa bully sang Calon Ibu Tiri membara dan melampiaskannya pada seseorang yang seharusnya tidak dia hina dan lecehkan. Sampai sejauh mana Sang Calon Ibu Tiri dalam kesalahpahaman ini? Simak Cerita selengkapnya....