Logo
DON'T PLAY GAMES WITH ME
DON'T PLAY GAMES WITH ME

DON'T PLAY GAMES WITH ME

68 Bab
Tamat
Dalam novel DON'T PLAY GAMES WITH ME, Adiba menghadapi teror mengerikan di rumah barunya di Rusia. Kisah romance modern ini berubah menjadi horror saat Adiba keguguran secara misterius. Kini ia menuntut balas dalam adventure penuh misteri. Baca web novel menegangkan ini sekarang.
Bab 1 dari DON'T PLAY GAMES WITH ME

⛄ Bab. 1

Pesawat mendarat di Sheretmeyevo airport. Para penumpang di dalam pesawat mulai berdiri..bersiap-siap berjalan keluar pesawat. Morgan menoleh ke arahku dan Syden..

"Syden... Adiba... Kita keluar terakhir. Biarkan para penumpang lain keluar duluan.. ".

Syden dan aku mengangguk. Dua puluh menit kemudian, seorang pramugari cantik bertubuh tinggi semampai.. menghampiri kami sambil membawa kursi roda ibunya Syden tapi Morgan langsung berdiri dan berkata....

" Sudah delapan jam ibu itu duduk di dalam pesawat, sekarang biarlah aku menggendongnya keluar pesawat".

Pramugari cantik itu tersenyum ramah dengan sopan membantu melepaskan sabuk pengaman di kursi ibunya Syden. Morgan menggendong ibunya Morgan dan berjalan di antara kursi penumpang pesawat. Kedua anak Aisyah... Nabilla dan Maryam melompat-lompat kegirangan sambil berteriak...

"Alhamdulillah, kita sampai di Russia".

Sholeha adik mereka yang masih berusia sebelas bulan terbangun karena teriakan kedua kakaknya dan langsung menangis keras. Aisyah dan Alif mendiamkan sholeha tapi sholeha makin menangis keras. Syden mengambil sholeha dari gendongan alif..

" Aku mau menggendong sholeha".

Sholeha mulai surut tangisnya, dengan mata yang indah bulat berkedip-kedip melihat Syden. Aku melap pipi sholeha yang berlinang air mata. Lucunya... kedua tangan mungil sholeha memegang pipi Syden.. Langsung tertawa terbahak-bahak. Kami berjalan keluar dari pesawat menuju ke ruangan kedatangan.. Antrian panjang...untuk pemeriksaan paspor dan visa. Setelah mengambil barang bawaan kami keluar. Beberapa orang menghampiri Syden.. mereka berbicara di dekatku ternyata mereka para pegawai di kantor Syden. Aku mendekati abu...

"Abu, itu ada beberapa pegawai dari kantor Syden yang mau mengantar kita semua ke rumah Syden".

Abu mengangguk, memberitahu alif yang mengatur.... 1 mobil mengantar abu, ummu, eama Hanifah, sama Hassan dan kedua orang tua Alif, Morgan. 1 mobil lagi mengantar Rowena, Aisyah, alif, siti adik perempuan Alif , adik sepupuku yang kembar.. Mohammad dan Mohammed. Mobil yang satu lagi mengantar Syden, ibunya, aku dan ketiga keponakanku.. Nabilla, Maryam, sholeha. Aku perhatikan ketiga keponakanku dekat sekali dengan Syden dan ibunya. Aku heran dengan arah jalan yang dilalui mobil yang kami tumpangi.

"Syden, kita kemana ??".

Syden asyik bermain dengan ketiga keponakanku, dengan singkat hanya menjawab..

" Pulang, adiba sayang ".

Aku memperhatikan jalan dan menoleh ke ibunya Syden....

" Adiba bingung, ini bukan jalan menuju ke rumahnya adiba, bu".

Ibunya Syden dengan keheranan memandangku.

"Ibu juga heran, kita mau kemana ini, adiba cantik ".

Ibu dan aku secara bersamaan menoleh ke Syden. Ehmmm... Syden suamiku mulai kumat main rahasia-rahasiaan. Aku menyentuh tangan ibunya..

" Bu, syden anak ibu yang tampan itu mulai kumat main rahasia-rahasiaan pada kita berdua".

Syden tertawa renyah...

" Ini kita pulang ke rumah kita".

Aku dan ibu saling berpandangan..makin penasaran.. Mobil berhenti di depan halaman rumah besar. Kami turun dari mobil, aku masih keheranan melihat rumah besar ini.

"Syden, ini rumah siapa ?."

Syden hanya tertawa sambil meletakkan sholeha di pangkuan ibunya yang duduk di kursi roda. Syden mendorong kursi roda ibunya.

"Ayo kita masuk, adiba".

Aku menggandeng Nabilla dan Maryam masuk ke dalam rumah. Aku dan ibu masih keheranan. Ibu bertanya..

" Sebenarnya ini rumah siapa ?. Rasanya tidak sopan kita tidak sopan masuk rumah orang tanpa seijin pemiliknya, Syden anakku ".

" Bagaimana kita ijin pemilik rumah ini kalau pemiliknya masuk bersamaku ke rumah ini, bu".

Aku langsung berdiri di hadapan Syden...

"Adiba benar-benar gak paham maksud Syden".

Syden tertawa keras...

" Adiba sayang, kamu dan ibuku...kalian berdua pemilik rumah ini. Kita tinggal di rumah baru ini, masih gak paham ?".

Aku menggeleng..

"Rumah ini terlalu besar sekali. Terus mana rumah mungil yang adiba tempati dulu, Syden ?".

" Masih ada, adiba sayang".

Mulai habis rasa heranku.. sudah terdengar suara..

"Assalamu mualaykum".

Kami menoleh ke pintu ruang tamu .. Abu, ummu, kedua orang tuanya Alif , eama Hanifah, eamm Hassan, siti, alif, Aisyah, si kembar mohammad dan Mohammed, Morgan, Rowena. Syden memeluk bahuku sambil menjawab..

" waalaikum salam, ayooo masuklah... ".

Semua masuk sambil berdecak kagum. Morgan mendekati Syden...

" Besar sekali rumah barumu, Syden ".

Syden tertawa keras sambil menepuk bahu Morgan..

"Aku gak punya rumah. Ini rumah milik ibu dan adiba. Aku hidup menumpang pada mereka berdua, Morgan".

Morgan menjawab...

" Syden sekarang kamu tahu jika dengan dua perempuan cantik itu kamu harus banyak mengalah ".

Semua tertawa. Syden mendorong kursi roda ibunya.

" Ada kolam renang di belakang sini. Silahkan kalau ada yang mau berenang di sini".

Ummu berjalan di sampingku...

"Masya Alloh, rumah sebesar ini kalian bertiga tempati ?".

Syden langsung menoleh ke arah Ummu..

" Kami berenam, Ummu".

Abu bertanya...

"Siapa saja, nak Syden ? ".

Dengan santai Syden menjawab...

" Adiba, saya, ibu saya dan tiga anak Aisyah ".

Semua tertawa melihat ekspresi wajah Alif dan Aisyah yang terkejut mendengar gurauan Syden. HP Syden berdering. Syden menerima telpon dan berjalan menggandengku.

" Adiba sayang, ada orang mengantar makanan. Ayo kita ambil makanannya ".

Kami membuka pintu ruang tamu, mengambil beberapa tas plastik berisi bungkusan makanan yang diberikan kurir pengantar makanan. Aku masih bingung dan belum tahu letak dapur. Syden mengajakku ke dapur.

" Ayo adiba sayang... Kita siapkan makanan".

Aku melihat Syden membuka rak kayu berisi peralatan makan lengkap. Kami memindahkan makanan ke dalam beberapa piring, meletakkan di atas meja makan.kuperhatikan Syden memang laki cekatan...dalam hitungan menit, semua sudah tertata di meja makan. Syden melaporkan mulutku dengan tisue.

"Mulutmu penuh dengan coklat...selalu saja belepotan coklat seperti ini, adiba sayang".

Aku mengajak mereka makan siang bersama. Syden menyuapi ibunya, aku makan bersama si kembar dan kedua anak Aisyah di dekat kolam renang. Selesai makan, kami sholat dhuhur berjama'ah di ruang keluarga. Alhamdulillah, selesai sholat dhuhur berjama'ah, kami duduk-duduk di teras belakang dekat kolam renang.

"Abu... Ummu.... ada yang mau saya bicarakan"

.

Abu yang duduk di sebelahku langsung menoleh ke syden suamiku..

" Kemarilah nak Syden, mari kita bicara ".

Semua melihat ke Syden yang pindah duduk ke dekat abu dan ummu.

" Abu,saya mau mengadakan pengajian sekalian kirim doa buat almarhum ayah saya ".

Dengan sikap kebapakan, abu merentangkan kedua tangannya...

" Kemarilah, nak Syden.. "

Syden mendekati dan memeluk abu yang mengelus-elus kepala Syden..kemudian membisikkan Al fatihah. Kulihat mata Syden berkaca-kaca. Tetap dengan sikap kebapakan, abu berkata...

"Nak Syden, subhanaAlloh.. Sungguh hebat ibumu mendidikmu untuk tetap menghormati dan menyayangi almarhum ayahmu meskipun sukses pekerjaanmu tetap saja kamu menempatkan diri sebagai anak sholeh yang mengirim doa untuk almarhum ayahmu".

Aku berbisik pada abu..

" Adiba gak marah kalau abu peluk Syden tapi Syden suka marah kalau ibunya peluk adiba. Malah pernah Syden naruh banyak kulit kacang di rambut adiba."

Abu dan Syden tertawa, abu melihatku..

"Kemarilah, abu peluk adiba juga".

Aku memeluk abu, sambil melihat Syden.

" Syden.. Adiba baik ya.. Gak taruh banyak kulit kacang di rambut Syden. Ini abu kita bersama. Ayo senyum.. Syden "

"Terima kasih, adiba sayang".

" Ehmmm... Adiba minta es krim dan coklat yang di kulkas ya, Syden ".

" Iya, adiba sayang ".

Morgan mendekati kami, sambil berkata...

" Keterlaluan sekali sepasang pengantin baru ini. Kami menunggu abu bicara, kalian berdua malah peluk abu dan bicara sayang-sayangan. Ayo abu.. Kita lemparkan mereka berdua ke kolam renang ".

Kami berdua baru sadar... Tertawa sambil melepaskan diri dari pelukan abu.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

ALEYA
ALEYA
Dalam novel ALEYA, Aleya nekat mencari ayahnya yang hilang bertahun-tahun. Perjalanan penuh misteri ini membawanya pada konflik cinta dan perbedaan kasta. Sebagai romance novel dengan elemen adventure, ia harus memilih antara mengejar takdir atau keluarganya. Baca kisah lengkapnya di online novel ini.
Balas Dendam Seorang Janda
Balas Dendam Seorang Janda
Dalam Balas Dendam Seorang Janda, agen khusus Ardena bereinkarnasi menjadi Lyra, janda bisu yang diremehkan. Dengan keahlian tempur, ia membangun kekuatan baru dalam modern novel penuh aksi ini. Simak petualangan misteri dan strategi di web novel ini saat ia melindungi tiga anak kembarnya.
Beautiful ESCAPE
Beautiful ESCAPE
Dalam novel Beautiful ESCAPE, Louisa Gonzales terjebak di Sisilia bersama pimpinan mafia Dominic Theodoretti. Sebagai mantan hacker, ia harus bertahan hidup dari ancaman kejam. Baca romance novel penuh aksi ini untuk mengungkap rahasia identitas dan takdir mereka di platform webnovel.
Bisikan Abu
Bisikan Abu
Dalam Bisikan Abu, Asha menyamar demi bertahan hidup di kuil suci. Sebagai fiction fantasy romance books, kisah ini mengikuti usahanya membaca memori abu bersama Kael. Petualangan dalam adventure story ini mengungkap konspirasi kekaisaran yang mengancam takdir mereka selamanya.
Dipaksa Menikahi Mafia Kejam
Dipaksa Menikahi Mafia Kejam
Dalam novel Dipaksa Menikahi Mafia Kejam, Grazella terjebak obsesi Gabriel, mafia Italia yang menuntut kepatuhan mutlak. Menjadi buruan dalam mafia romance books ini, Grazella harus bertahan demi kesembuhan adiknya meski raga terbelenggu. Baca kisah romance novel penuh aksi ini sekarang.
JERAT CINTA DETEKTIF TAMPAN
JERAT CINTA DETEKTIF TAMPAN
Dalam JERAT CINTA DETEKTIF TAMPAN, Leina berjuang mengejar cinta Arsen di tengah misi berbahaya. Sebagai romance novel penuh misteri, mereka harus menghadapi ancaman musuh yang mengincar nyawa. Akankah misi dan perasaan bersatu? Baca kisah selengkapnya di web novel penuh aksi ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Setelah Mati, Aku Menemukan Aku Adalah Cintanya
Setelah Mati, Aku Menemukan Aku Adalah Cintanya
Di kehidupan sebelumnya, dia memberikan segala kepada pria yang dicintainya, tapi dia malah dikhianati dan dibunuh. Sedangkan orang yang selalu setia menemaninya adalah tunangannya yang selalu dia sakiti. Sekarang dia terlahir kembali dan bertekad untuk menemukan kebahagiannya.
Bayinya Terjebak oleh Miliarder
Bayinya Terjebak oleh Miliarder
Ketika kanker adik perempuannya memburuk, dia mendapati dirinya menandatangani kontrak untuk melahirkan pewaris miliarder misterius. Namun, ketika membuktikan hubungan mereka dengan kakeknya CEO ternyata lebih sulit dari yang dibayangkan. Sedangkan hubungan dia dengan CEO makin lama makin dekat, meskipun satu-satunya aturan dalam kontrak adalah tidak boleh jatuh cinta.
Bangkit dari Penjara Wanita
Bangkit dari Penjara Wanita
Dimas masuk penjara demi kakak angkat, belajar ilmu hebat tapi kena racun. Setelah bebas, ia cari jodoh dan penawar, menyelamatkan Sabrina dan mulai bangkit jadi kuat.
Tutup Hatimu
Tutup Hatimu
Setelah semua pengorbanan yang dilakukannya, dia masih diabaikan dan sekarang dia memutuskan untuk tidak menjadi orang bodoh lagi.
Ayah Bayiku adalah ayah mantanku!
Ayah Bayiku adalah ayah mantanku!
Setelah pacar egois Anda mengakhiri hubungan karena dia tidak yakin karier Anda akan berhasil, Anda bersumpah untuk membuktikan bahwa dia salah. Bertekad untuk menjadi residen bedah terbaik, Anda terjun ke dunia kerja— dan di bawah pengawasan residen Anda, Dr. Sawyer Campbell: ahli bedah terkenal yang kejam, ayah bayi yang mengejutkan, dan yang terburuk… ayah mantan Anda.
Sekretaris Mencintai Sang CEO
Sekretaris Mencintai Sang CEO
Pada usia delapan belas tahun, dia ditelantarkan oleh ibu angkatnya, lalu diselamatkan oleh orang asing. Keduanya langsung akrab dan jatuh cinta. Namun, tekanan keluarga mengancam kebahagiaan mereka, karena kerabatnya berencana agar dia menikahi putri dari keluarga berkuasa. Dengan kesepakatan ini, pewaris tersebut pindah ke rumah mereka, mengungkap rahasia tentang pertukaran identitas dua puluh tiga tahun yang lalu...