Logo
Do Not Love Me
Do Not Love Me

Do Not Love Me

74 Bab
Tamat
Dalam novel Do Not Love Me, Kayla Prawijaya menghadapi konflik dengan Mexsi Megantara di sekolah baru. Kebencian Mexsi berubah menjadi dilema setelah rahasia masa lalu dan penyakit Kayla terungkap. Baca romance stories ini sebagai salah satu fiction books pilihan di platform web novel.
Bab 1 dari Do Not Love Me

Terbangun dari tidur panjang semalam dalam keadaan rambut panjang hitam acak-acakan mirip rambut Tarjan, kelopak mata sulit terbuka, dan menguap beberapa kali. Matanya menyipit saat diliriknya jam di dinding, menunjukkan hampir jam tujuh lewat lima menit. Mengerjap-ngerjapkan mata berharap apa yang barusan ia lihat hanyalah sebuah kesalahan, membulatkan mata, mulut terbuka lebar tak percaya, namun jam di dinding tidak berubah sama sekali.

"MATI DEH GUE!" teriak gadis itu, bangkit dari tempat tidur secepatnya lari ke dalam kamar mandi.

Hari pertama Kayla masuk ke sekolah SMAN 81 JAKARTA, kelas XI ia murid pindahan dari Cikarang. Nama lengkapnya Kayla Prawijaya. Ibunya sedang merintis sebuah usaha di Jakarta Selatan. Meski ia sendiri tidak menginginkan pindah secara terpaksa, hanya memiliki satu anggota keluarga yang saat ini bersamanya. Ibu yang sangat ia sayangi.

Keluar dari balik pintu kamar. Tampak rapi mengenakan seragam putih abu-abu. Menuju meja makan, menyambar roti lapis berisi selai kacang yang sudah disediakan untuknya, mengunyah dan menelan secepat mungkin, melihat segelas susu putih, meneguk sampai habis tak tersisa. Ibunya berangkat kerja sebelum ia bangun dari tidurnya, inilah rutinitas sehari-hari menyiapkan segalanya sendirian.

Tulang punggung keluarga hanyalah ibunya, ia harus memahami situasi dan kondisi saat ini.

***

Lari menuju samping jalan raya, kebetulan angkot sedang berhenti mengangkut penumpang. Ia secepatnya masuk ke dalam angkot, beberapa menit kemudian sampai di depan gerbang sekolah turun dari angkot tak lupa juga membayar. Kaki Kayla bergemetaran, melihat tidak ada siapa pun yang di dekat gerbang. Satpan mulai menarik ujung pagar gerbang itu. Lari... lari, kedua tangannya menahan pagar. Tersenyum datar tampak terlihat raut wajah yang memelas. Terpaksa kali ini Satpan memperbolehkannya masuk, menuju ruang kelas XI IPA.

Mengintip dari jendela kelas, memutar bola matanya menengok ke kiri dan ke kanan ruang kelas.

'Selamet! Guru belum masuk kelas.' batinnya di dalam hati.

Baru saja menghembuskan napas lega seseorang menepuk pundaknya dari belakang, ia mematung detak jantung berdebar was-was. Menarik napas perlahan-lahan dan menghembuskan dengan keras, memberanikan diri menengok ke belakang.

Tiga detik.

"Eh, ada bapak," kata Kayla memaksakan seculas senyuman ramah.

Mengulurkan telapak tangan kanan, wajahnya kembali tersenyum datar, guru yang berdiri di depan pintu menyambut tangan gadis itu. Mencium punggung tangan gurunya.

"Anak baru?" tanyanya datar.

"I-iya Pak," jawabnya manggut-manggut.

Tanpa basa-basi pak Selamet masuk ke dalam kelas, diikuti langkah kakinya dari belakang.

Semua siswa yang di dalam kelas menatap ke satu arah, bukan gurunya yang mereka tatap. Tetapi seorang gadis berkulit kuning langsat, mata hitam, hidung apa adanya, berambut hitam panjang lebat yang menggendong tas ransel biru cerah. Pak Selamet berkumis putih tebal, rambut pada bagian kepalanya sebagian besar telah menghilang alias botak, menjatuhkan bokongnya di bangku. Menatap tajam ke arah depan.

Satu kelas langsung menunduk patuh, sudah paham jika pak Selamet menatap mereka seperti itu. Ia guru Mtk yang paling ditakuti semua siswa di sekolah, termasuk ke dalam guru killer karena peraturannya yang begitu menyiksa, mencekam dan hukuman yang sangat berat bila melanggar.

"Perkenalkan dirimu." suruh pak Selamet menatap siswa baru yang berada pada sampingnya.

"Perkenalkan nama saya... " terdiam cukup lama sambil menunduk nervous.

Tiba-tiba seseorang lari ke dalam kelas terhenti berdiri tepat di sampingnya.

"Mexsi Megantara."

Menghentikan rasa nervous gadis yang sedang kebingungan menatap lelaki itu. Ia memakai kacamata hitam, memakai masker hitam, sembari menggandeng tas ransel berwarna biru gelap sebelah kiri bahu.

Kayla melanjutkan ucapannya yang terhenti tadi, "Kayla Prawijaya."

Kayla menatap lelaki yang berdiri di sampingnya dengan tatapan serius.

Pak Selamet berdiri, mereka mengarahkan pandangannya pada sang guru.

"Lepas kacamata dan masker sekarang juga!" bentaknya menatap tajam ke arah lelaki itu.

Saat Mexsi melepas masker lalu kacamata tersenyum tipis. Semua wanita di dalam kelas itu terpaku menatapnya, bahkan salah satu gadis yang sedang mengantuk berat, kepalanya hampir tumbang jatuh kepentok meja. Tiba-tiba matanya melek hampir keluar dari tempatnya. Bagaimana tidak? badannya yang kekar, berbadan tinggi, berkulit putih, matanya hitam kecoklatan saat tersenyum membuat para kaum hawa meleleh.

Namun ada sesuatu yang mengganggu...

Kayla mengerutkan kening. Kenapa? Siapa? Mengapa wajahnya tak terlihat asing. Tidak, Kayla tidak yakin betul ia tak pernah bertemu lelaki itu sebelumnya. Tetapi, ada sesuatu yang enggan baginya. Bertanya-tanya di dalam hati.

Lelaki itu tidak memandang siapa gadis yang saat ini berdiri di sampingnya, hanya menatap ke depan lurus-lurus.

"Subhanallah, ganteng banget!" jerit salah satu siswa dari sudut kiri tengah.

Sampai seseorang yang akan pindah kelas, demi menghindar dari pak Selamet.

"Astagfirullah Aladzim, gue gak jadi pindah kelas."

Kembali terdengar jeritan dari berbagai arah. Seketika kelas yang tadinya hening, kini menjadi sangat berisik. Tidak menghiraukan bahwa ak Selamet sedang mendengarkan ucapan mereka.

"Cari tempat duduk yang kosong sana!" perkataan pak Selamet membuat seisi kelas terdiam. Pada hal terdengar biasa saja, mungkin terbiasa dengan hawa mencengkram. Mereka segera sadar, sedari tadi membuat keributan sendiri.

"Jangan memakai kacamata, ditambah masker hitam lagi! Mau sekolah apa maling?"

Semua siswa cekikikan kecil. Tanpa menjawab perkataannya, Mexsi melangkahkan kaki panjangnya mencari tempat duduk yang kosong, melewati para kaum hawa santai. Membuat mereka saling memberi tatapan sebuah isyarat. Salah satu di antara mereka ingin Mexsi duduk di sebelahnya, mendorong teman sebangku sampai dia berdiri hampir jatuh, mengkedipkan mata genit. Teman yang di sampingnya pun tidak mau kalah, mendorong teman yang sedang sibuk cari perhatian, saling tak terima mereka langsung dorong-mendorong akhirnya terjatuh bersama.

Seisi kelas tertawa sangat geli, lagi-lagi suasana kembali menjadi berisik. Pak Selamet kembali menggeram, menggebrak papan tulis menggunakan penggaris panjang dua meter berbahan kayu kecoklatan. Mereka kembali terdiam setelah mendapat kode keras dari gurunya yang super sadis itu.

Mexsi melengos tatapannya terlihat tajam duduk di bangku paling belakang dibaris kedua dari samping. Kayla menengok ke berbagai arah bahkan sudut ruangan tidak ada satu bangku pun yang kosong di sana, kecuali... meja lelaki tadi yang datang secara mendadak. Terpaksa memberanikan diri duduk bersebelahan dengannya.

Daripada ambil risiko tidak mendapatkan tempat duduk? Kayla menaruh tasnya pada bagian bawah samping kanan kaki.

Mexsi Megantara ia salah satu murid pindahan dari Negara Singapura, alasan pindah dari sana karena seorang gadis tak henti-hentinya terus mengganggunya. 'Si Toa Berjalan,' itulah nama panggilan terbaik pada musuh bebuyutannya, bertengkar dari usia sebelas tahun.

Aneh... ia dengan gadis yang amat sangat dibenci, selalu satu sekolah. Terlebih satu kelas lagi dan lagi, hingga sekarang. Mendengar jika gadis itu sengaja mengikuti Mexsi, daripada ambil pusing lebih baik menghindar sampai rela pindah sekolah ke Indonesia.

Sebelum Mexsi tahu nama gadis itu, mereka sudah saling benci. Setiap ada guru yang mengabsen kehadiran siswa sebelum menyebutkan nama orang yang membuat hari-hari terasa di neraka, mengeluarkan headset, untuk menyumpal telinganya tampak jelas tidak ingin tahu siapa namanya. Toa adalah satu-satunya nama panggilan yang terbaik baginya untuk diucapkan.

Tak lupa juga membawa kapas, sebagai cadangan jika lupa membawa perihal yang pertama, atau lebih parahnya lagi ngumpet dipojokan sambil menutup rapat kedua telinga tampak orang yang mendengar nama 'Malaikat Maut' yang akan mencabut nyawanya. Sebelum masuk ke dalam kelas ia menerobos masuk, sebelum Satpan menutup rapat pagar tadi sesudah Kayla.

Alih-alih mencuri-curi pandang, Kayla menatap wajah lelaki yang terlihat sibuk.

Mengeluarkan headset, kapas. Pikir Mexsi sudah terbebas dari Toa, tak memerlukannya lagi. Mengambil plastik keresek di kolong meja berinisiatif membuang sampah beserta masa lalunya, mengambil buku lalu tak sengaja pulpennya jatuh ke bawah kolong sebelah.

Mexsi akan membungkuk mengambil pulpennya, Kayla membunguk terlebih dahulu. Membuat lelaki itu menatap wajah gadis yang tertutup rambut panjangnya yang hitam lebat, mengambil pulpen dengan tangan kanan. Mengangkat punggung, menyandarkan tubuh, duduk kembali. Menengok, menatap Mexsi yang berada di sebelahnya, memberikan pulpen yang ia ambil.

Bukannya Mexsi mengambil pulpen, kedua alisnya terangkat, wajahnya memerah, menatap gadis itu.

"Lo!" teriak Mexsi langsung terkejut, syok dan panik menahan amarah, membuat seisi kelas melihat ke arahnya.

"Ko ada di sini?!"

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Baby Twins Billionaire
Baby Twins Billionaire
Dalam Baby Twins Billionaire, Freya harus membesarkan anak kembar sendirian setelah satu malam kelam. Kini Vero, sang pria dingin, berusaha menebus kesalahannya. Simak kisah modern novel ini dan baca billionaire romance novels selengkapnya sebagai pilihan fiction books terbaik Anda.
Desire of Love CEO
Desire of Love CEO
Dalam Desire of Love CEO, Alana Handoko terjebak dendam Reynar Adiwangsa akibat kecelakaan tragis. CEO muda ini bertekad mengubah hidup Alana menjadi neraka. Baca kelanjutan billionaire romance novels ini di webnovel, sebuah modern novel penuh ketegangan dan konsekuensi besar.
I LOVE YOU PAK PENGHULU
I LOVE YOU PAK PENGHULU
Dalam I LOVE YOU PAK PENGHULU, seorang gadis bertekad menaklukkan hati penghulu tampan yang dingin. Meski terus diabaikan, ia melancarkan berbagai cara demi meruntuhkan sikap kaku pria tersebut. Baca romance novel ini untuk mengikuti kisah modern yang penuh perjuangan cinta.
Jerat Pesona Ayah Anakku
Jerat Pesona Ayah Anakku
Dalam novel romance modern Jerat Pesona Ayah Anakku, Kara berjuang membesarkan anaknya sendirian setelah diasingkan. Saat pelaku masa lalunya kembali untuk menjerat hidupnya dan merebut sang anak, ia harus memilih antara bertahan atau menyerah. Baca romance novel ini sekarang.
Kisah Sang Penguasa
Kisah Sang Penguasa
Dalam Kisah Sang Penguasa, Fugaku dikhianati dan dibuang ke laut oleh keluarga Diningrat. Setelah selamat, ia bergabung dengan pasukan misterius Celestial. Simak modern novel penuh aksi dan adventure story ini saat ia kembali menuntut balas melalui misi rahasia di Kota Kastiya.
Princess and The Secret
Princess and The Secret
Zia, supermodel keturunan kerajaan, menyamar menjadi Ara Bella demi misi rahasia keluarganya. Dalam romance modern penuh intrik ini, ia harus menghadapi Reikhan Edward di tengah pengkhianatan dan misteri story yang mengancam. Baca kisah seru ini di webnovel pilihan Anda sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Dari Penjara ke Pelukan Suami Miliarder
Dari Penjara ke Pelukan Suami Miliarder
Sunira rela menanggung kesalahan demi pacarnya yang brengsek dan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara. Saat di dalam penjara, ia didatangi oleh Kakek Doni Felikan, yang memintanya mendonorkan darah untuk cucunya, Yandi. Demi kesempatan bebas lebih cepat, Sunira pun menyetujui permintaan itu. Namun, tak disangka, setelah kembali ke rumah, Sunira justru memergoki pacarnya selingkuh dengan atasan perempuannya. Hancur dan putus asa, Sunira akhirnya menikah kilat dengan Yandi. Setelah menikah, Sunira diperlakukan bak ratu dan dimanja oleh Yandi. Bersama-sama, mereka membalas dendam mantan pacar dan wanita selingkuhannya. Hingga dikaruniai seorang putri kecil yang menggemaskan!
Mencintaimu adalah Kewajibanku
Mencintaimu adalah Kewajibanku
Sinta, pewaris Keluarga Hapdijaya, mengalami pukulan berat ketika ayah dan mertuanya meninggal dalam kecelakaan tragis. Sinta menderita kanker paru-paru dan rela berkorban demi menyelamatkan anaknya yang sekarat. Namun, suaminya, Fendi, mencurigai Sinta bekerja sama dengan pamannya untuk membunuh ayahnya. Kehadiran Cindy di saat-saat kelam justru membawa malapetaka, karena dialah pelaku sebenarnya. Ketika Fendi menemukan kebenaran, dia membantu Sinta untuk membalas dendam. Setelah bercerai, Fendi menyamar dengan identitas baru dan kembali untuk memulai hidup bahagia bersama Sinta.
Tunggu Saja Keberhasilanku
Tunggu Saja Keberhasilanku
Sudah lima tahun Isa hidup bersama suaminya yang idiot, ditambah harus menjaga ibu mertua yang ada penyakit jantung. Awalnya Isa berencana meninggalkan mereka, hanya saja Isa tahu kalau Isa meninggalkan mereka, hidup mereka akan makin sulit, jadi Isa masih ragu-ragu. Hanya saja Isa sudah dicari oleh Keluarga Lino dan harus kembali bersama mereka, di saat itu Isa baru mengungkapkan semua rahasianya. Tapi entah bagaimana nasib Isa ke depannya, serta nasib ibu mertua dan suami idiotnya...
Kali Ini Aku Jadi Kakak Ipar
Kali Ini Aku Jadi Kakak Ipar
Setelah Wendy bersama putri kaya, dia langsung membunuh Nia! Jadi begitu Nia terlahir kembali, dia langsung mengejar kakaknya si putri kaya, Bino! Bino punya Penyakit Racun Dingin. Selain mandul, dia bahkan divonis tidak akan bisa hidup lebih dari sebulan setelah nikah. Tapi di saat ini, Nia malah muntah. Dokter berkata, Pak Bino, Bu Nia hamil!
[Dijuluki] Pengantin Pengganti Yaslan
[Dijuluki] Pengantin Pengganti Yaslan
Cinderella diperlakukan sebagai kekasih pengganti oleh presiden, dan bahkan ketika dia hamil, dia harus menyumbangkan darah kepada wanita yang pernah dicintainya. Pada akhirnya, Cinderella sangat kecewa dan meninggalkan presiden, tetapi presiden menyadari bahwa dia telah jatuh cinta padanya.
Pelayan Taklukkan Bangsawan
Pelayan Taklukkan Bangsawan
Seorang pelayan di kediaman bangsawan diam-diam menyimpan kecerdasan dan ambisi. Lewat siasat, keberanian, dan pesona tersembunyi, dia perlahan menaklukkan hati sang bangsawan dan mengubah nasibnya di tengah intrik dan perbedaan status.