Logo
Ditinggal 17 Kali, Kini Aku Pemimpin Mafia
Ditinggal 17 Kali, Kini Aku Pemimpin Mafia

Ditinggal 17 Kali, Kini Aku Pemimpin Mafia

53 Bab
Tamat
Dalam novel romantis Ditinggal 17 Kali, Kini Aku Pemimpin Mafia, Merry yang hamil lima bulan menghadapi pernikahan ke-17 dengan Lewis. Setelah ditinggal 16 kali demi Agnes, Merry bersiap pulang ke Keluarga Damian jika dikhianati lagi. Baca novel online ini untuk mengikuti kisahnya.
Bab 1 dari Ditinggal 17 Kali, Kini Aku Pemimpin Mafia

Malam sebelum pernikahan yang ke-17, suamiku, yang seorang mafia, berjanji kali ini pernikahan kami akan tenang tanpa gangguan.

"Merry, kali ini aku janji," katanya dengan sungguh-sungguh. "Aku sudah bilang pada Agnes, besok, sekali pun langit runtuh, dia harus menanggungnya sendiri."

Kandunganku sudah memasuki bulan kelima.

Aku dan Lewis sudah bersama selama tiga tahun. Kini, aku hamil lima bulan, tetapi belum pernah sekali pun kami berhasil menggelar pernikahan.

Sebab sebelumnya, dia sudah membatalkan pernikahan kami sebanyak enam belas kali.

Setiap kali itu terjadi, alasannya selalu sama, yaitu karena adik angkatnya, Agnes.

Pertama, katanya demam. Aku menemaninya semalaman di rumah sakit tanpa sempat ganti gaun pengantin, yang ternyata Agnes hanya flu ringan.

Kedua, katanya sakit jantung. Lewis langsung pergi meninggalkanku, padahal sebenarnya dia sedang asyik mengobrol bersama teman-temannya sambil minum teh.

Ketiga, katanya takut petir. Lewis meninggalkanku di tengah sumpah pernikahan, membiarkanku berdiri sendirian di depan para tamu.

Namun, kali ini berbeda.

Tiga hari lalu, aku menerima sepucuk surat dari Vireka Utara. Ayahku, kepala Keluarga Damian, secara pribadi mengirim undangan agar aku pulang.

Jika kali ini Lewis masih memilih pergi demi Agnes, maka aku akan menghilang untuk selamanya.

Ini sudah menjadi pernikahan ketujuh belas yang kuselenggarakan dengan tunanganku. Enam belas kali sebelumnya, dia selalu meninggalkanku sendiri di pelaminan karena adik angkatnya yang rapuh, Agnes.

Saat aku menggandeng lengan Lewis, melangkah di karpet merah, bayi di perutku tiba-tiba menendang dengan keras.

"Si kecil juga menantikan hari ini," katanya sambil tersenyum dan menggenggam tanganku.

Saat pastor mulai membacakan janji pernikahan, semua mata tertuju pada kami.

Tiba-tiba ponselnya berdering. Lagi-lagi dari Agnes.

Ekspresi Lewis seketika membeku, jari-jarinya menegang tanpa dia sadari.

"Tolak teleponnya, Lewis." Aku menatapnya dengan tajam.

Pergulatan batinnya tergambar jelas di matanya. Jarinya menggantung di tombol tolak panggilan.

Akhirnya, telepon itu terputus dengan sendirinya.

Baru saja aku menghela napas lega.

Panggilan kedua segera masuk.

"Merry," panggilnya dengan suara rendah. Dia berusaha melepas tanganku. "Mungkin ini darurat. Biasanya dia nggak sesering ini."

Aku tak melepaskan tangannya. "Bayi kita sedang menunggu ayahnya berkata kamu bersedia."

Pupil matanya mengecil tajam, seolah tersengat panas, dia melepaskan tanganku. "Tapi, dia satu-satunya putri Paman Martin!"

Kalimat itu lagi. Martin Greg, seorang penasihat yang mati melindungi ayahnya Lewis, meninggalkan pesan terakhir, yaitu untuk menjaga Agnes baik-baik. Permintaan itu justru menghancurkan hidupku.

Dia mengeluarkan ponselnya. Saat membaca pesan dari rumah sakit, nada bicaranya berubah. "Dia menelan pil tidur!"

"Pil tidur lagi?" Aku mencibir, "Bulan lalu saat dia menelannya, seorang perawat malah menemukan botolnya bahkan belum dibuka!"

"Merry!" bentaknya. Dia menatapku dengan ekspresi kecewa. "Sebelum meninggal, Paman Martin..."

"Dia menitipkan putrinya padamu, bukan menyerahkan pisau untuk menusukku!" Aku meraih kerahnya. "Lihat sekeliling! Keluarga kita, bawahan kita, dan bayi kita yang belum lahir! Mereka semua menunggumu mengucapkan kesediaanmu!"

Ponsel kembali berdering untuk ketiga kalinya. Kali ini terdengar isak lemah Agnes. "Kak Lewis, tolong aku..."

Pupil mata Lewis mengecil.

"Bersikaplah dewasa sedikit!" Dia membuka paksa jari-jariku, seolah akulah yang bersikap tidak masuk akal. "Pernikahan bisa diulang, tapi nyawa manusia cuma satu."

Betapa familier kalimat itu. Waktu pernikahan ke-16 dibatalkan, dia juga berkata begitu.

"Lewis!"

Suaraku menggema di gereja, tetapi punggungnya pergi lebih tegas dibanding enam belas kali sebelumnya.

Dari bangku tamu terdengar bisikan-bisikan. Ada yang mencemooh, ada yang bersimpati, lebih banyak lagi yang menggeleng seperti sudah tahu ini akan terjadi.

Karena pada pernikahan pertama juga sama. Agnes tiba-tiba pingsan, lalu Lewis bergegas pergi.

Aku berlari mengejarnya ke rumah sakit dengan masih mengenakan gaun pengantin. Aku melihat Agnes terbaring di ranjang rumah sakit, wajahnya pucat pasi. Jarinya mencengkeram ujung baju Lewis. Saat menoleh padaku, sorot mata Agnes berkilat puas.

Lewis membelakangiku, jadi tak melihat senyuman sinis itu.

Upacara kelima diadakan di taman belakang. Aku menunggu seharian dengan gaun sederhana, tetapi tunanganku tak kunjung datang. Para tetua berbisik mencemooh, "Bahkan satu pernikahan pun nggak sanggup dilangsungkan."

Para rubah tua Vireka Selatan tidak pernah menyembunyikan penghinaan mereka padaku yang berasal dari Vireka Utara. "Sehebat apa pun Nona Keluarga Damian, ujung-ujungnya tetap nggak bisa memikat hati Bos Lewis."

Lewis kemudian memeluk dan menghiburku, mengatakan bahwa kali berikutnya tidak akan membiarkan siapa pun meremehkanku lagi.

Pernikahan ke-10, Lewis tiba-tiba pergi lagi. Sepupunya menimpali dengan bercanda di meja makan, "Kak, nikahi saja pengantin dan adikmu sekaligus, daripada repot bolak-balik begitu."

Dia hanya melirik pria itu, lalu pergi tanpa menoleh.

Kali ini, aku tidak mau menunggu lagi.

"Pernikahan dibatalkan. Nggak perlu diadakan lagi."

Para tetua Vireka Selatan terperanjat. Bahkan Andreas, ayah Lewis, yang biasanya meremehkanku pun ikut mendongak.

"Nona Merry." Pastor itu tergagap. "Mungkin kita bisa..."

"Aku bilang," tegasku lagi. "Pernikahan dibatalkan."

Andreas menyipitkan matanya. "Pernikahan Keluarga Ricardo nggak boleh dinodai."

Aku membalas tatapannya dengan tenang. "Kalau begitu, silakan Pak Andreas membujuk pewarismu kembali ke sini untuk menyelesaikan upacaranya."

Lalu, di bawah tatapan terkejut semua orang, aku melepas mahkota itu. Itu adalah pusaka keluarga yang diwariskan ayahnya Lewis. Setiap pengantin Keluarga Ricardo akan memakainya saat mengucapkan janji pernikahan mereka.

"Nggak, jangan!" Andreas sontak berdiri.

Namun, sudah terlambat.

Aku menghantamkan mahkota itu ke lantai. Suara pecahnya berlian mengejutkan semua orang.

Saat aku berbalik, aku merasakan kelegaan yang belum pernah kurasakan sebelumnya.

Kembali ke kamar, aku duduk di depan meja rias dan perlahan menghapus riasanku.

Saat Lewis menelepon, di sana terdengar tawa ringan Agnes. "Terima kasih, Kak, sudah mau merayakan ulang tahunku bersamaku."

Aku juga ingin tertawa. Aktingnya makin asal. Tadi dia menelan pil tidur, eh, sekarang merayakan ulang tahun?

"Merry," panggil Lewis dengan nada malas, sedikit membujuk. "Agnes baik-baik saja. Bisakah kita menikah dua hari lagi? Aku sudah pesan tempat di Gereja Luminara, kamu 'kan suka mural di sana."

Dia selalu begitu, berjanji seenaknya, seolah masih bisa diperbaiki.

"Terserahmu," jawabku dengan nada dingin.

Dia di ujung telepon, tidak menyadari ada yang aneh. Nada bicaranya melunak. "Ngomong-ngomong, bagaimana hasil pemeriksaan kehamilannya? Apa dokter bilang bayinya sehat?"

Aku mengelus perutku. "Ya, sangat sehat."

Dia tersenyum lega. "Syukurlah. Nanti kalau aku pulang, kita..."

"Lewis," potongku. "Ulang tahun Agnes sudah selesai?"

Hening sebentar. Lalu, terdengar tawanya yang dalam. "Merry, apa kamu cemburu?"

Aku tak menjawab. Telepon itu langsung aku tutup, lalu aku mengeluarkan tiket pesawat dari laci.

Tujuan akhirnya adalah markas besar mafia Vireka Utara di Milaya yang telah dikirimkan bersama undangan.

Huruf-huruf kaligrafi emas yang mewah pada undangan berkilau di bawah lampu.

[Selamat datang kembali, Nona Merry.]

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Hilang, Dia Mencariku Kemana-mana
Aku Hilang, Dia Mencariku Kemana-mana
Dalam novel romantis mafia "Aku Hilang, Dia Mencariku Kemana-mana", seorang mahasiswi menjadi kekasih rahasia Denis Sanggu. Saat Denis bertunangan demi aliansi dan memaksanya mempertaruhkan nyawa dalam Rolet Rusia, ia memilih pergi. Baca novel online ini untuk mengikuti kisah pelarian dan penyesalan.
Bodyguard Mafia Seksi
Bodyguard Mafia Seksi
Drystan Cordner harus bertahan sebagai pengawal pribadi dalam Bodyguard Mafia Seksi. Di tengah intrik mafia novel ini, ia berjuang menjaga profesionalitas saat menghadapi godaan Avyana Burcardo. Temukan dinamika atasan dan bawahan yang menantang dalam romance stories penuh aksi ini.
Calamity Of Love
Calamity Of Love
Dalam novel Calamity Of Love, Camilio yang jenius beralih ke dunia militer sebelum menjadi anggota inti Black Nostra. Mafia novel ini mengisahkan perjuangannya antara nurani dan loyalitas dalam kelompok kriminal demi menemukan keluarga baru di tengah misi penuh aksi dan adventure story.
DENDAM MERTUA MAFIA
DENDAM MERTUA MAFIA
Dalam DENDAM MERTUA MAFIA, Diandra Safaluna harus kembali ke dunia gelap demi menyelamatkan putranya yang diculik raja mafia Razzore. Baca adventure story penuh misteri ini di web novel kami, sebuah mafia novel yang menguji batas perjuangan seorang ibu melawan penguasa istana bawah tanah.
Hukum Sang Pewaris Cacat
Hukum Sang Pewaris Cacat
Dalam Hukum Sang Pewaris Cacat, Don mafia Damon Valenti terikat kontrak dingin dengan Isabella demi kelangsungan hidup putranya. Namun, obsesi dalam modern novel ini tumbuh saat bisnis berubah menjadi jeratan gairah. Baca kisah lengkapnya di mafia romance books terbaik.
Istri Ke-4 Kesayangan Tuan Mafia
Istri Ke-4 Kesayangan Tuan Mafia
Dalam Istri Ke-4 Kesayangan Tuan Mafia, Aneisha harus bertahan dari siksaan Tuan Zu dan ketiga istrinya. Setelah melarikan diri, ia bertransformasi menjadi wanita tangguh. Baca kisah selengkapnya di mafia novel ini, sebuah romance stories penuh intrik dan aksi yang memukau.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Sayang, Kau Yang Membuat Ini Terjadi
Sayang, Kau Yang Membuat Ini Terjadi
Ivana Danang yang merupakab pewaris tunggal Grup Danang memilih untuk jadi orang biasa dan menikah dengan suaminya, Zaki Mulyadi. Namun, sayangnya setelah semua pengorbanan dan ketulusan cinta Ivana pada Zaki, pria itu malah berselingkuh dengan wanita lain dan tak jarang menyiksanya. Akhirnya Ivana pun sadar bahwa cintanya selama ini tidak dihargai sang suami dan dia pun kembali menjadi putri kaya dan membalas semua perbuatan suaminya
Bangkit dan Berkuasa (Sulih Suara)
Bangkit dan Berkuasa (Sulih Suara)
Rendy mendanai pacarnya Lini menyelesaikan kuliah dan menyukseskan kariernya. Namun, Lini malah dengan kejam meminta putus dengan alasan bahwa mereka sudah berada di dunia yang berbeda dan Rendy sudah tidak sepadan dengannya. Saat bersamaan, Ratu Bisnis, CEO cantik yang Bernama Friska menyadari kelebihan Rendy. Dia lalu mengajak Rendy menikah dan mereka pun menjadi suami istri yang mengejutkan semua orang…
Karma di Era 80
Karma di Era 80
Pada tahun 1980-an, Doni ditipu oleh ibu dan adiknya agar tidak membagi harta keluarga, yang menyebabkan istri dan putrinya dianiaya oleh keluarganya, sedangkan Doni menghabiskan seluruh hidupnya sebagai buruh di Pabrik Pakan Sindo. Setelah pabrik pakan mulai menghasilkan uang, Doni malah dibunuh secara tragis oleh adik iparnya. Setelah terlahir kembali, Doni bersikeras membagi harta keluarga dan kembali ke pedesaan bersama istri dan putrinya. Lalu, dia mendapati kolam ladang dipenuhi udang karang yang sangat mengganggu penduduk desa. Doni memutuskan untuk membuka jalan menuju kesejahteraan bagi keluarganya dengan menjual udang karang.
Gadis yang Terpilih
Gadis yang Terpilih
Setelah masuk ke dalam keluarga miskin ini, bayi yang beruntung ini memberkati setiap anggota keluarga dan seluruh keluarganya dalam kehidupan!
Takdir Jadi Bodyguard Sang CEO
Takdir Jadi Bodyguard Sang CEO
Sebastian, seorang penjaga keamanan, memulai kariernya dengan tanpa sengaja menyinggung Olivia, pewaris bisnis miliarder. Sebagai balasan, wanita itu menyelidikinya tanpa henti, didukung ancaman dari para pelamar kaya yang cemburu. Situasi ini membuat Sebastian semakin gelisah akan terbongkarnya identitas rahasianya. Namun, takdir justru mempertemukannya kembali dengan Olivia saat dia ditugaskan khusus untuk melindunginya. Betapa terkejutnya Sebastian saat menyadari wanita yang dijaganya adalah sahabat masa kecilnya yang hilang. Pengakuan ini pun membawa mereka pada kebenaran kelam di balik pembantaian keluarga Sebastian di masa lalu. Kini, setelah menjadi prajurit tak terkalahkan, Sebastian memulai misi balas dendam untuk menghukum setiap orang yang bertanggung jawab atas tragedi keluarganya.
Si Gemuk Merubah Nasib
Si Gemuk Merubah Nasib
"Aku nggak mau jadi gendut lagi," ucap Lusi Atmadja saat diberi kesempatan untuk terlahir kembali di tengah keputusasaan setelah menerima banyak cibiran karena tubuhnya yang gendut walaupun dia adalah desainer muda berbakat.Lusi terlempar ke tahun 1988 dan mendapati dirinya hidup sebagai Lulu Atmadja, seorang gadis dengan tubuh gendut. Tak hanya terperangkap dalam tubuh gendut Lulu, dia juga harus menikahi Andy Lukman dan menghadapi berbagai tantangan berat di kehidupan barunya.