Logo
Dicerai Suami, Dipinang Sultan
Dicerai Suami, Dipinang Sultan

Dicerai Suami, Dipinang Sultan

53 Bab
Tamat
Dicerai Suami, Dipinang Sultan mengisahkan Asha yang dibuang demi karier. Namun, pertemuannya dengan Rafael, sang duda kaya, mengubah segalanya. Dalam billionaire romance novels ini, temukan bagaimana Asha bangkit di web novel penuh pilihan hidup dan cinta yang baru.
Bab 1 dari Dicerai Suami, Dipinang Sultan

Hujan deras mengguyur kota, membungkusnya dalam suasana sendu yang menggema hingga ke dalam hati Asha. Di dalam apartemen kecilnya yang baru saja disewa, Asha duduk memandangi kertas gugatan cerai yang tergeletak di atas meja. Tinta hitam di atas kertas putih itu terasa seperti luka yang baru saja ditorehkan di hatinya, menganga dan pedih.

Tiga tahun... Hanya tiga tahun, dan segalanya hancur begitu saja.

Bayangan wajah Raka, pria yang pernah ia cintai dengan segenap hatinya, terus membayangi pikirannya. Kata-kata terakhirnya sebelum meninggalkan Asha terngiang-ngiang, menembus lebih tajam daripada hujan yang menampar kaca jendela.

"Aku menikahimu hanya karena dorongan sesaat, bukan karena cinta. Aku bosan dengan semua ini, Asha. Kamu hanya menghalangiku. Kehadiranmu di hidupku seperti rantai yang menahan kebebasanku. Pergi dari hidupku, dan jangan kembali."

Suaranya yang dingin, seperti pisau, terus-menerus mengiris hatinya. Kata-kata itu bukan hanya menghancurkan hatinya, tetapi juga meluluhlantakkan rasa percaya diri yang telah ia bangun dengan susah payah. Asha menelan ludah, mencoba mengusir perasaan sakit itu, tapi semakin ia melawan, kenangan tentang Raka semakin menyeruak.

Ia mengingat bagaimana awalnya Raka datang ke dalam hidupnya, dengan senyum yang penuh pesona dan janji-janji manis yang seolah menggantungkan bintang di langit. Asha, yang saat itu hanyalah seorang guru taman kanak-kanak sederhana, merasa seperti gadis paling beruntung di dunia ketika seorang pria tampan sekaligus model terkenal seperti Raka jatuh cinta padanya.

"Raka, apa kamu yakin mau menikah dengan aku?" tanya Asha dengan ragu di malam ketika Raka melamarnya.

Raka tersenyum, menggenggam tangannya dengan lembut. "Asha, aku nggak pernah seteguh ini mencintai seseorang. Kamu adalah rumah yang aku cari selama ini."

Dan Asha percaya. Ia percaya pada setiap kata yang keluar dari mulut Raka, percaya pada tatapan hangatnya, percaya pada pelukannya yang membuatnya merasa aman. Tapi ternyata, semua itu hanyalah ilusi. Pernikahan mereka ternyata hanyalah perangkap, di mana Asha menjadi pion kecil dalam ambisi besar Raka.

Hari-hari setelah menikah adalah hari-hari penuh perjuangan bagi Asha. Raka, yang sibuk mengejar mimpinya sebagai model papan atas, jarang pulang. Jika pun ia pulang, mereka hanya berbicara sebentar sebelum Raka tenggelam dalam dunianya sendiri.

"Asha, tolong jangan ganggu aku, ya. Aku capek," katanya setiap kali Asha mencoba berbicara tentang harapan atau impiannya untuk masa depan mereka.

Asha diam, menelan kekecewaannya. Ia pikir, jika ia sabar dan terus mendukung Raka, semuanya akan berubah. Tapi ternyata ia salah. Kesenjangan di antara mereka semakin melebar, dan cinta yang dulu ia pikir nyata kini terasa seperti bayangan yang samar.

Puncaknya adalah malam itu, ketika Raka pulang dengan wajah dingin, membawa koper besar.

"Asha, aku ingin kita bercerai," katanya tanpa basa-basi.

Asha menatapnya tak percaya. "Apa maksudmu, Raka? Kenapa tiba-tiba?"

"Bukan tiba-tiba, Asha. Aku sudah memikirkannya sejak lama. Aku hanya... Aku nggak bisa lagi. Kamu bukan orang yang aku butuhkan. Kehadiranmu cuma jadi penghalang untuk karierku. Aku nggak mau hidupku terjebak dalam rutinitas rumah tangga ini."

Asha menggigit bibirnya, menahan air mata yang mulai mengalir. "Penghalang? Aku selalu mendukungmu, Raka. Aku selalu ada untukmu, bahkan saat kamu sibuk dan mengabaikanku. Kenapa kamu tega bilang aku penghalang?"

Raka mendengus, tatapannya penuh kejengkelan. "Karena itu kenyataannya. Aku nggak pernah mencintaimu, Asha. Aku menikahimu hanya karena dorongan sesaat. Dan sekarang aku sadar, aku nggak butuh kamu."

Kalimat itu seperti pukulan telak yang menghantam dada Asha. Napasnya tersengal-sengal, tapi ia menahan diri untuk tidak terjatuh di depan Raka. "Kalau memang itu yang kamu mau..." katanya akhirnya, suaranya bergetar. "Aku akan pergi."

Malam itu, Asha mengemasi barang-barangnya, meninggalkan rumah yang pernah ia huni bersama Raka. Ia tidak menoleh ke belakang, meskipun hatinya terasa seperti hancur berkeping-keping.

Kini, duduk di apartemennya yang kecil, Asha berusaha mengumpulkan kembali serpihan-serpihan hidupnya. Tapi luka itu masih terlalu baru, terlalu menyakitkan. Air matanya mengalir tanpa bisa ia tahan. Apa aku benar-benar tidak layak dicintai? tanyanya dalam hati.

Hujan di luar semakin deras, seolah turut menangisi kesedihannya. Asha memejamkan mata, membiarkan air mata itu mengalir tanpa henti. Ia tidak tahu bagaimana caranya bangkit, bagaimana caranya melanjutkan hidup. Tapi ia tahu satu hal: ia tidak bisa terus seperti ini.

Di saat itulah, tanpa ia sadari, hidupnya akan berubah. Dan perubahan itu akan datang dari seseorang yang sama sekali tidak ia duga.**Bab 1: Perpisahan yang Membekas**

Hujan deras mengguyur kota, membungkusnya dalam suasana sendu yang menggema hingga ke dalam hati Asha. Di dalam apartemen kecilnya yang baru saja disewa, Asha duduk memandangi kertas gugatan cerai yang tergeletak di atas meja. Tinta hitam di atas kertas putih itu terasa seperti luka yang baru saja ditorehkan di hatinya, menganga dan pedih.

*Tiga tahun... Hanya tiga tahun, dan segalanya hancur begitu saja.*

Bayangan wajah Raka, pria yang pernah ia cintai dengan segenap hatinya, terus membayangi pikirannya. Kata-kata terakhirnya sebelum meninggalkan Asha terngiang-ngiang, menembus lebih tajam daripada hujan yang menampar kaca jendela.

"Aku menikahimu hanya karena dorongan sesaat, bukan karena cinta. Aku bosan dengan semua ini, Asha. Kamu hanya menghalangiku. Kehadiranmu di hidupku seperti rantai yang menahan kebebasanku. Pergi dari hidupku, dan jangan kembali."

Suaranya yang dingin, seperti pisau, terus-menerus mengiris hatinya. Kata-kata itu bukan hanya menghancurkan hatinya, tetapi juga meluluhlantakkan rasa percaya diri yang telah ia bangun dengan susah payah. Asha menelan ludah, mencoba mengusir perasaan sakit itu, tapi semakin ia melawan, kenangan tentang Raka semakin menyeruak.

Ia mengingat bagaimana awalnya Raka datang ke dalam hidupnya, dengan senyum yang penuh pesona dan janji-janji manis yang seolah menggantungkan bintang di langit. Asha, yang saat itu hanyalah seorang guru taman kanak-kanak sederhana, merasa seperti gadis paling beruntung di dunia ketika seorang pria tampan sekaligus model terkenal seperti Raka jatuh cinta padanya.

"Raka, apa kamu yakin mau menikah dengan aku?" tanya Asha dengan ragu di malam ketika Raka melamarnya.

Raka tersenyum, menggenggam tangannya dengan lembut. "Asha, aku nggak pernah seteguh ini mencintai seseorang. Kamu adalah rumah yang aku cari selama ini."

Dan Asha percaya. Ia percaya pada setiap kata yang keluar dari mulut Raka, percaya pada tatapan hangatnya, percaya pada pelukannya yang membuatnya merasa aman. Tapi ternyata, semua itu hanyalah ilusi. Pernikahan mereka ternyata hanyalah perangkap, di mana Asha menjadi pion kecil dalam ambisi besar Raka.

Hari-hari setelah menikah adalah hari-hari penuh perjuangan bagi Asha. Raka, yang sibuk mengejar mimpinya sebagai model papan atas, jarang pulang. Jika pun ia pulang, mereka hanya berbicara sebentar sebelum Raka tenggelam dalam dunianya sendiri.

"Asha, tolong jangan ganggu aku, ya. Aku capek," katanya setiap kali Asha mencoba berbicara tentang harapan atau impiannya untuk masa depan mereka.

Asha diam, menelan kekecewaannya. Ia pikir, jika ia sabar dan terus mendukung Raka, semuanya akan berubah. Tapi ternyata ia salah. Kesenjangan di antara mereka semakin melebar, dan cinta yang dulu ia pikir nyata kini terasa seperti bayangan yang samar.

Puncaknya adalah malam itu, ketika Raka pulang dengan wajah dingin, membawa koper besar.

"Asha, aku ingin kita bercerai," katanya tanpa basa-basi.

Asha menatapnya tak percaya. "Apa maksudmu, Raka? Kenapa tiba-tiba?"

"Bukan tiba-tiba, Asha. Aku sudah memikirkannya sejak lama. Aku hanya... Aku nggak bisa lagi. Kamu bukan orang yang aku butuhkan. Kehadiranmu cuma jadi penghalang untuk karierku. Aku nggak mau hidupku terjebak dalam rutinitas rumah tangga ini."

Asha menggigit bibirnya, menahan air mata yang mulai mengalir. "Penghalang? Aku selalu mendukungmu, Raka. Aku selalu ada untukmu, bahkan saat kamu sibuk dan mengabaikanku. Kenapa kamu tega bilang aku penghalang?"

Raka mendengus, tatapannya penuh kejengkelan. "Karena itu kenyataannya. Aku nggak pernah mencintaimu, Asha. Aku menikahimu hanya karena dorongan sesaat. Dan sekarang aku sadar, aku nggak butuh kamu."

Kalimat itu seperti pukulan telak yang menghantam dada Asha. Napasnya tersengal-sengal, tapi ia menahan diri untuk tidak terjatuh di depan Raka. "Kalau memang itu yang kamu mau..." katanya akhirnya, suaranya bergetar. "Aku akan pergi."

Malam itu, Asha mengemasi barang-barangnya, meninggalkan rumah yang pernah ia huni bersama Raka. Ia tidak menoleh ke belakang, meskipun hatinya terasa seperti hancur berkeping-keping.

Kini, duduk di apartemennya yang kecil, Asha berusaha mengumpulkan kembali serpihan-serpihan hidupnya. Tapi luka itu masih terlalu baru, terlalu menyakitkan. Air matanya mengalir tanpa bisa ia tahan. *Apa aku benar-benar tidak layak dicintai?* tanyanya dalam hati.

Hujan di luar semakin deras, seolah turut menangisi kesedihannya. Asha memejamkan mata, membiarkan air mata itu mengalir tanpa henti. Ia tidak tahu bagaimana caranya bangkit, bagaimana caranya melanjutkan hidup. Tapi ia tahu satu hal: ia tidak bisa terus seperti ini.

Di saat itulah, tanpa ia sadari, hidupnya akan berubah. Dan perubahan itu akan datang dari seseorang yang sama sekali tidak ia duga.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bos Posesifku
Bos Posesifku
Dalam novel Bos Posesifku, Richard Lewis harus menaklukkan Viola, sekretaris cerdas yang menolak cinta akibat trauma masa lalu. Kisah billionaire romance novels ini mengikuti ambisi Richard mengekang Viola dengan aturan ketat demi membuktikan kesungguhannya dalam web novel modern ini.
Bukan Sekedar Bantuan, Tapi Menghancurkan Pernikahanku
Bukan Sekedar Bantuan, Tapi Menghancurkan Pernikahanku
Dalam Bukan Sekedar Bantuan, Tapi Menghancurkan Pernikahanku, Adara harus menghadapi syarat rumit dari Rian, seorang pengusaha dalam billionaire romance novels ini. Demi nyawa suaminya, ia terjebak dilema besar. Baca romance novel ini untuk melihat pertaruhan kesetiaan di tengah konflik modern novel.
Dua Titik (Dilamar CEO Dinikahi Dosen)
Dua Titik (Dilamar CEO Dinikahi Dosen)
Dalam novel Dua Titik (Dilamar CEO Dinikahi Dosen), Asoka berjuang melamar Riri meski ditentang keluarga. Namun, tugas ke London memisahkan mereka hingga Riri akhirnya menikahi Kris. Simak drama billionaire romance novel ini tentang perjuangan cinta dan pilihan hidup yang tak terduga.
Hari Pamermu, Hari Kematianku
Hari Pamermu, Hari Kematianku
Dalam novel modern Hari Pamermu, Hari Kematianku, seorang wanita meninggalkan kekasihnya yang bangkrut demi pria kaya. Enam tahun kemudian, sang mantan kembali sebagai miliarder untuk membalas dendam, tanpa tahu rahasia tragis yang menantinya. Baca buku online gratis kisah penuh misteri ini.
Istri Tanpa Suami
Istri Tanpa Suami
Dalam novel romantis modern "Istri Tanpa Suami", Aminarsih, seorang yatim piatu, dinikahi CEO miliarder hanya untuk penangkal kutukan nasib buruk. Alih-alih hidup bahagia, ia disembunyikan di rumah kosong menyeramkan. Baca novel online ini untuk melihat perjuangannya bertahan hidup.
Kembalinya Sang Mantan Istri yang Agung
Kembalinya Sang Mantan Istri yang Agung
Dalam Kembalinya Sang Mantan Istri yang Agung, Aurora memalsukan kematian setelah dikhianati Bram demi wanita lain. Kini ia kembali dengan identitas baru untuk menuntut balas. Simak kisah billionaire romance ini di web novel kami bagi Anda yang suka read books online free.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Kekasih yang Terlupa (Sulih Suara)
Kekasih yang Terlupa (Sulih Suara)
Luna yang tengah hamil mengetahui bahwa pacarnya, Juna Petra, yang tengah mengidap kanker ternyata merupakan pewaris keluarga Petra. Keluarga Petra berjanji pada Juna bahwa akan mengobati penyakitnya asalkan dia putus dari Luna. Juna menolak mentah-mentah. Namun, Luna memutuskan untuk pergi agar kekasihnya bisa diobati. Setelah pergi, Luna terlibat kecelakan mobil. Juna mengira Luna telah mati, tapi faktanya, Luna hanya kehilangan ingatan dan telah melahirkan anak mereka.
Aku Akan Membalas Dendam untukmu, Kakakku
Aku Akan Membalas Dendam untukmu, Kakakku
Bela dan Yuli adalah gadis kembar di panti asuhan. Suatukesempatan itu pada kakaknya, berharap agar penyakit hari, Yuli jantung sang adik kakaknya ingin diadopsi bisa pulih.
Kakakku Beraksi dengan Dinasti Mafianya
Kakakku Beraksi dengan Dinasti Mafianya
Irina Petrov mungkin hanya terlihat seperti montir rendahan biasa, tapi dia sebenarnya adalah Ratu Mafia kejam penguasa New York. Niat hati datang ke pernikahan Sasha untuk merayakan hari bahagia sang adik, Irina malah harus melihatnya dihina, dimanfaatkan, dan dikhianati oleh keluarga mempelai pria. Mereka pikir bisa dengan mudah menginjak-injak dua kakak beradik yang tak berdaya. Namun, sebagai Ratu Mafia, sejauh apa Irina akan bertindak untuk membuat mereka membayar lunas semuanya?
Menikah Lagi dengan Ketua Direksi (Dubbing)
Menikah Lagi dengan Ketua Direksi (Dubbing)
Setelah Susi Darma bercerai dan anaknya hilang, dia pun membesarkan putranya seorang diri. Demi menyelamatkan putranya dan mendonorkan ginjal, putranya memilih ibunya dan bercerai. Di sisi lain, Susi Darma menolong seorang wanita dan malah dijodohkan dengan Pak Jonan, orang terkaya. Kemudian, mendapati wanita tersebut adalah putrinya yang lama menghilang. Akhirnya, mereka sekeluarga pun berkumpul kembali.
Cinta dari Ibuku
Cinta dari Ibuku
Tua, miskin, dan bisu. Tiga kata ini sangat melekat pada Feni Dawin, seorang ibu yang membesarkan dua anaknya sendirian. Walau menjalani kehidupan yang sulit, Feni tidak menyerah dan tetap merasa bahagia asalkan hidup bersama kedua putranya. Suatu hari, anak bungsunya tiba-tiba menghilang. Dunia Feni seakan runtuh, dia sangat bersedih atas kematian anak bungsunya. Namun, tanpa dia sadari, anak bungsunya yang menghilang kembali ke pangkuannya. Bagaimana kisah mereka? Akankah mereka bisa berkumpul kembali?
Kini Dia Berkuasa
Kini Dia Berkuasa
Seorang aktor modern secara tak terduga melakukan perjalanan waktu ke zaman kuno, menjadi seorang putri yang terjalin dengan seorang jenderal. Meskipun ada kesalahpahaman dan rintangan lainnya, cinta timbal balik mereka menang...