Logo
Diary Cinta Naelsa: Macaca Lova
Diary Cinta Naelsa: Macaca Lova

Diary Cinta Naelsa: Macaca Lova

48 Bab
Tamat
Dalam Diary Cinta Naelsa: Macaca Lova, Naelsa menghadapi memori masa lalu saat menemukan buku harian lamanya. Romance novel ini mengisahkan ambisinya memahami arti cinta monyet dan persahabatan di sekolah. Temukan kisah young adult fiction romance books ini dalam koleksi read novels online.
Bab 1 dari Diary Cinta Naelsa: Macaca Lova

Hasil bersih-bersih kamar hari ini aku menemukan benda-benda bersejarahku dari masa lalu. Salah satunya ya diary ini.

Yang kuingat diary itu aku beli di toko ATK dekat sekolahku. Itu diary memang sudah lama kuincar. Aku beli pakai uangku sendiri. Mau minta uang ke ibu buat beli tapi takut nggak dikasih. Soalnya aku baru aja masuk SMP. Uang ortuku pasti sudah banyak tersedot untuk biaya pendaftaran dan lain-lainnya. Akhirnya kuputuskan untuk membelinya dari hasil mengumpulkan uang jajanku selama dua minggu.

Dengan penasaran kubuka halaman pertama, Aku baca sebuah tulisan pendek. Mirip sebuah puisi. Sepertinya aku sedang menulis sepenggal puisi di lembar diaryku itu.

24 Juli 2000

Dear Diary

Ia begitu sempurna

Tak perlu sebuah kamera untuk menggambarkannya

Cukup aku memejamkan mata

Sosoknya akan tercipta dengan nyata

Mataku langsung terbelalak. Sebuah pertanyaan melintas tiba-tiba.

”Ini aku yang nulis?”

Aneh. Bisa-bisanya aku menulis kata seperti ini. Lebay banget. Biasanya aku tegas. Bahkan cenderung galak. Jauh dari kata puitis dan romantis. Masak orang galak nulis model beginian?

”Kenapa ada tulisan kayak gini ini di diaryku?”

Akhirnya aku membalik halaman berikutnya. Kembali aku menemukan tulisan menyerupai puisi lagi.

28 Juli 2000

Dear Diary

Dia kadang seperti magnet

Tapi kadang juga seperti pusat tata surya

Dan aku hanyalah satu dari sekian benda langit yang mengelilinginya

Mungkin dia tidak tahu itu

Dan mungkin nggak mau tahu

Bukan masalah buatku

Asal dia bisa tersenyum bahagia

Aku juga begitu...

Oh TIDAAAAAKKKK !!!

”Apa benar ini tulisanku?”

Dahiku mengernyit. Tangan kiriku menggaruk kepalaku. Aneh. Aku kenapa waktu itu? Sampai nulis kayak ginian. Kembali aku membuka halaman selanjutnya. Kubaca yang tertulis di situ.

31 Juli 2000

Dear Diary

Perlu listrik berkekuatan sekian ribu volt untuk membuat ia tersetrum menyukaiku

Ada banyak yang mengelilinginya

Sepertinya mereka juga menyukainya

Sama sepertiku

Entah siapa yang ia suka

Bukan aku sepertinya

Kali ini aku bergidik. Entah bergidik karena heran, takut, atau pun geli mendapati tulisanku di masa lampau itu. Aku menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya pelan sembari berusaha mengingat kenapa aku dulu sampai menulis seperti ini.

Aku raih ponselku. Segera kutelepon Myna. Beruntung tak harus menunggu lama. Pada panggilan nada telepon ketiga sudah terdengar suara Myna yang mengucapkan salam. Kujawab salam itu dengan terburu-buru. Setelahnya aku memberondongnya dengan pertanyaan.

”Mey....aku ini alay, lebay, jablay nggak?”

”Apa?”

”Aku ini lho alay, lebay, jablay gitu nggak?”

”Iihhh apaan sih ini pertanyaannya. Iya jelas nggaklah,”

”Serius?”

”IYA.SUER!”

”Oh, syukurlah kalau gitu,”

Hening sesaat.

”Ada apa sih? Ada yang bilang kamu kayak gitu ya?”

”Nggak. Nggak ada,”

”Terus kenapa nanya kayak tadi?”

”Itu....aku habis menemukan diary lamaku. Aku ketakutan sendiri baca tulisan-tulisanku,”

Terdengar tawa Myna di seberang usai mendengar jawabanku.

”Kamu baca diary apa baca novel horor sih?”

”Ya diarylah Mey...kan udah kubilang tadi,”

”Terus horornya itu di mana? Masak diary aja horor sih?”

”Sumpah deh, Mey....ini tuh mengerikan Aku sampai mikir jangan-jangan aku kesurupan waktu nulis di diary ini,”

Kembali terdengar suara Myna.

”Emangnya isinya apaan sih? Jadi kepo. Bacain dong!”

Segera saja aku pungut diaryku. Dan beberapa detik kemudian aku membacakan tulisan-tulisan yang sudah kubaca sebelumnya tadi.

Dan suara tawa Myna kembali pecah mendengar apa yang aku bacakan itu. Aku jadi dongkol mendengarnya. Ah, menyebalkan.

“Iya. Alay, lebay, jablay ternyata. Hahaha,”

Jadi makin dongkol aku mendengar apa yang barusan dia katakan itu. Emang sih aku sendiri merasa aneh sama isi diaryku ini. Andai saja aku tak mengenali tulisanku sendiri, mungkin aku akan beranggapan kalau itu diary-nya si Myna yang tertinggal di rumahku terus aku simpan. Biasanya Myna suka gitu. Banyak benda-benda miliknya yang tertinggal di rumahku dan tak diambilnya lagi.

Tapi itu nggak mungkin. Selain itu tulisanku, yang menandakan itu jelas milikku, si Myna kan sahabatku waktu SMA. Jadi nggak mungkin itu diarynya. Aku belum mengenalnya waktu itu.

”Ini isi diarymu nyeritain si Cinta Monyetmu itu ya?”

”Iiihhh....kalau nyebut kata monyet jangan pakai penekanan kata dong. Kesel tahu dengernya,”

Terdengar Myna terkekeh-kekeh di seberang sana.

”Kan emang bener Cinta Monyet!”

Myna kembali menyebut kata monyet dengan penuh tekanan untuk meledek.

”Iihhh...pakai istilah lain dong!”

”Apaan? Cinta Gorila?”

”Iihhh...Gorila kan sodaraan sama monyet,”

Myna tertawa mendengar protesku.

”Jangan diprotes mulu dong! Ya udah. Kuganti aja jadi MACACA LOVA. Macaca itu monyet. Terus Lova ya cinta,”

”Kedengerannya enak nih. Boleh deh,”

Myna kembali tertawa.

”Ini cowok kayaknya cakep banget. Kalau nggak cakep nggak bakalan bikin kamu nulis kayak gini ini!”

”Iya. Emang cakep,”

”Di mana dia sekarang?”

”Nggak tahu. Aku aja baru ingat sekarang. Gara-gara buka diary ini jadi ingat pernah naksir dia. Coba kalau nggak nemuin diary ini. Ya lupa!”

”Cari gih!”

”Iihh....ngapain?”

”Ya kali aja dia masih jomblo sama kayak kamu,”

”Iihhh....apaan sih?!”

”Ya siapa tahu kalian jodoh!”

”Iihh...itu sama aja ngasih kamu kesempatan buat bikin ledekan baru,”

”Iya. CLBK. CINTA LAMA BELUM KELAR,”

Terdengar Myna terkekeh-kekeh. Buru-buru kuputus sambungan telepon. Males mendengar tawanya yang meledek itu. Kuletakan ponselku ke meja yang ada di sebelahku.

Kembali aku membuka diaryku itu. Membuka lembaran berikutnya. Membaca apa yang tertera di sana.

19 Agustus 2000

Dear Diary

Jika cinta diibaratkan sebuah lingkaran yang harus 360 °

Aku hanya menemukan 180 ° saja

Dan itu dari pihakku

Dari dia nggak aku temukan

Ini nggak adil

Dan nggak layak disebut sebuah cinta

Kembali aku bergidik. Tanganku yang tak memegang diary kembali menggaruk-garuk kepala. Meski kepalaku tak terasa gatal.

”Aku kesurupan kayaknya pas nulis ini,”

Aku mencoba menghirup udara dalam-dalam dan menghembuskannya pelan-pelan. Mencoba mengingat cowok yang disebut-sebut di diary ini.

Dulu di kelasku memang ada cowok yang ganteng sih. Dia berkulit kuning. Hidungnya mancung. Bibirnya merah. Posturnya lumayan tinggi. Anaknya ramah. Seingatku, aku pernah satu kelompok sama dia. Entah di mata pelajaran apa. Yang kuingat lainnya adalah ekskul yang dia ikuti. Dia ikut ekskul basket. Terus yang naksir dia banyak. Aku salah satunya. Tapi masak iya aku senaksir itu?

25 Agustus 2000

Dear Diary

Aku bingung...

Aku sedih....

Tadi Devi teman sebangku Amara cerita

Irham udah jadian sama Amara

Pagiku bakalan nggak secerah sebelumnya

Cowok yang aku sukai sudah punya pacar

Selamat tinggal Irham....

Iya. Kalau baca tulisan-tulisan ini sih sepertinya aku memang naksir berat. Level dewa nih. Kalau nggak bucin abis ya nggak mungkin kan aku menulis kalimat-kalimat kayak gini di diaryku. Ya ampun. Memalukan. Untung aku nulisnya di diary. Jadi nggak ada yang tahu. Coba kalau sosmed sudah ramai kayak sekarang. Terus aku nulis ginian di sosmed? Huuufffttt....akan lebih memalukan lagi kalau tulisan kayak gini kutemukan di sosmedku. Bakal diketawain teman-temanku pastinya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Ambillah , dik !
Ambillah , dik !
Dalam novel modern Ambillah, dik!, Charlotte Swift Sterling menghadapi dilema besar saat tunangannya, Kylen Brown, menghamili adiknya sendiri. Charlotte harus memilih antara rencana pernikahan atau menyerahkan cintanya. Baca kisah pengkhianatan ini di web novel romance terbaru kami.
CEO lumpuh itu, suamiku
CEO lumpuh itu, suamiku
Dalam CEO lumpuh itu, suamiku, Rachel Martinique harus melunasi hutang keluarga dengan menikahi pria asing. Sebagai dokter bedah, ia terjebak dalam billionaire romance novels yang penuh kebencian. Simak kelanjutan kisahnya di webnovel modern novel ini sekarang juga.
Dendam di Balik Cinta
Dendam di Balik Cinta
Dalam novel Dendam di Balik Cinta, seorang janda miliarder bertekad merebut kembali warisan anaknya dari ibu tiri yang licik. Sebagai pilihan terakhir, ia menemui Jase Mitchell untuk melancarkan misinya. Temukan kisah penuh intrik ini dalam romance novel terbaru di platform web novel kami.
Dimanjakankan oleh Bos Mafia Kejam
Dimanjakankan oleh Bos Mafia Kejam
Setelah difitnah dan dipenjara, Khloe terjebak skema jahat saudarinya. Dalam modern novel ini, ia bertemu Henrik, bos mafia kejam yang melindunginya. Ikuti kisah mafia romance books ini saat Khloe menuntut balas dan mengubah takdirnya di Dimanjakankan oleh Bos Mafia Kejam.
KEMBALI DALAM SENJA
KEMBALI DALAM SENJA
Dalam novel modern KEMBALI DALAM SENJA, seorang istri terjebak pernikahan tanpa cinta bersama Fairuz. Ia harus memilih antara bertahan dalam pengabaian atau pergi saat komitmen rumah tangganya hancur. Baca romance novel ini untuk melihat perjuangan menghadapi kenyataan pahit.
Pembantu dan pewaris muda
Pembantu dan pewaris muda
Dalam Pembantu dan pewaris muda, Amelia berjuang melunasi utang ayahnya hingga bertemu Luciano. Hubungan terlarang di billionaire romance ini memicu skandal besar. Baca kisah ini di webnovel kami, sebuah modern novel tentang pengorbanan dan cinta lintas kelas yang berbahaya.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Dijuluki] Setelah Cerai, Tuan CEO Memohon Aku Kembali
[Dijuluki] Setelah Cerai, Tuan CEO Memohon Aku Kembali
Setelah setahun pernikahan rahasia, dia menyadari bahwa dia hanya menjadi gantinya di hatinya, bukan cahaya bulan putih yang sejati. Dia memutuskan dengan tegas untuk mengakhiri, tetapi setelah menandatangani surat cerai, dia menyesal!
Dari Penjara ke Pelukan Suami Miliarder
Dari Penjara ke Pelukan Suami Miliarder
Sunira rela menanggung kesalahan demi pacarnya yang brengsek dan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara. Saat di dalam penjara, ia didatangi oleh Kakek Doni Felikan, yang memintanya mendonorkan darah untuk cucunya, Yandi. Demi kesempatan bebas lebih cepat, Sunira pun menyetujui permintaan itu. Namun, tak disangka, setelah kembali ke rumah, Sunira justru memergoki pacarnya selingkuh dengan atasan perempuannya. Hancur dan putus asa, Sunira akhirnya menikah kilat dengan Yandi. Setelah menikah, Sunira diperlakukan bak ratu dan dimanja oleh Yandi. Bersama-sama, mereka membalas dendam mantan pacar dan wanita selingkuhannya. Hingga dikaruniai seorang putri kecil yang menggemaskan!
Di Khianati Kekasih, Dinikahi CEO
Di Khianati Kekasih, Dinikahi CEO
Tiga tahun kemudian mereka kembali bertemu. Kalimat pertama yang diucapkan Naura Tanaja pada Theo Mahendra, ""Pak Theo, ayo menikah kontrak."" Setelah rumah pernikahan ditipu dan dibawa kabur oleh pacarnya yang selama ini dia bantu, Tang Ning baru menyadari harga yang telah dia bayar. Karena sudah begini, lebih baik ganti pria saja. Di kantor catatan sipil, Theo menggenggam erat lengan Naura dan berkata,“Aku tidak pernah bilang tidak setuju.
Pertemuan Indah Setelah Badai
Pertemuan Indah Setelah Badai
Rea meninggalkan karier demi keluarga, tapi saat hamil lima bulan, doa dikhianati dan diusir suami bersama selingkuhannya. Setelah bercerai, dia menikah dengan Max, CEO muda yang membantunya bangkit. Dari pernikahan tumbuh cinta, dan bersama-sama mereka membalas dendam serta meraih sukses.
Surga atau Neraga?
Surga atau Neraga?
Dia selalu menganggap dia sebagai penyelamatnya, mengarahkan dia keluar dari penderitaan, melindunginya sepenuhnya. Namun, dia juga yang menyebabkan kehilangannya anak, pernikahan, kerabat yang dicintainya, dan segalanya yang dimilikinya. Dia menenun kandang manis untuknya dengan dusta... Ketika dia menemukan bahwa pernikahan bahagia yang dimilikinya hanyalah sebuah pertunjukan...
Saat Genting, Kamu Pilih Dia!
Saat Genting, Kamu Pilih Dia!
Rosa Kartono, demi punya anak dari suami Kamal Setyo, tetap jalani operasi meski ada risiko jantung, tanpa tahu Kamal sudah selingkuh dengan Kayla Kumar, praktikan anestesi. Saat operasi, Kayla sengaja pakai obat anestesi salah, Kamal melihatnya dan berhenti menyelamatkan, ingin lepas tanggung jawab. Di saat kritis, mantan pacar Rosa, ahli jantung Jefri Hutomo, pulang tepat waktu dan menyelamatkan Rosa. Rahasia terbongkar, Kamal ketahuan egois dan penuh intrik, kena boikot industri medis, lalu bercerai dari Rosa. Setelah sembuh, Rosa menerima lamaran Jefri, hidup bahagia dan baru.