Logo
Diamnya Istriku
Diamnya Istriku

Diamnya Istriku

61 Bab
Tamat
Dalam romance novel Diamnya Istriku, Ayu menghadapi pengkhianatan besar dalam rumah tangga modern miliknya. Alih-alih menyerah, ia memilih jalur spiritual demi menyadarkan suaminya. Temukan kisah perjuangan batin yang mendalam ini saat Anda read novels online secara gratis.
Bab 1 dari Diamnya Istriku

“Y

u. bisa enggak sih enggak bikin malu? Kenapa kamu antar makanan segala ke kantorku?” ucapku sembari menyeretnya keluar halaman gedung.

“Maaf Bang pesanannya lumayan banyak, aku butuh buat beli diaper Randi. ” Ayu tertunduk seraya mengusap pergelangan tangan, ada jejak merah di sana. Bekas cengkeramanku yang mungkin terlalu kuat.

“Emang 50 ribu yang aku kasih tiap hari, kamu pakai apa hah?” Aku sedikit membentak. Mau ditaruh di mana wajahku. Teman sekantor harus mengetahui istri seorang Manager berjualan makanan. Ditambah lagi bisa dipesan online. Kenapa juga dia harus mengantarnya sendiri, zaman sekarang kan banyak ojek.

‘Memalukan!’

“Uangnya sudah enggak cukup lagi, Abang juga enggak mau kasih tambahan lagi.” Ayu mundur selangkah menjauh dariku.

“Ya sudah enggak usah pakai diaper segala?”

“Kemarin Abang bilang enggak suka kalau tiba-tiba Randi Buang air sembarangan, jadi Adek pakaikan diaper.”

“Ah sudah sana pulang ke rumah, kamu saja yang enggak bersyukur.” Terlanjur kesal, akhirnya Ayu mengalah, lalu memilih pergi. Dengan setengah berlari wanita itu mengambil motornya di parkiran kantor. Sedang, aku masih terpaku di depan gerbang kantor. Bukannya segera berlalu Ayu justru memarkirkan motornya tepat di hadapanku.

“Adek pamit, Bang,” ucapnya mengulurkan tangan mengajakku bersalaman.

“Sudahlah sana.” Cepat-cepat kutepis. Emosi yang kian menggebu membuatku muak. Pelan-pelan wanita itu mengelus tangan kanannya. Kala itu dia hanya diam, hingga akhirnya memilih pergi dengan scooter matic pink yang kubelikan saat ulang tahun pernikahan yang pertama.

Di kantor teman-teman sudah siap dengan berbagai macam pertanyaan. Bagaimana bisa istri seorang Manager berjualan makanan bahkan sampai mau mengantarnya sendiri.

‘Sungguh memuakkan! Lihat sana nanti! Tunggu aku pulang, biar kuberi pelajaran kali ini!’

~~

Sesampainya di rumah, sengaja kubanting pintu, membukanya lalu menutupnya kembali dengan kasar, hingga menimbulkan bunyi gebrakan cukup keras. Randi Si bungsu, yang sepertinya tengah tertidur akhirnya menangis, mungkin terkejut karena ulahku. Tak lama setelah itu, sosok Ayu muncul dengan Randi dalam gendongannya. Dia menuruni tangga rumah, dengan sedikit tergesa-gesa, lengkap dengan wajah bingung tanpa dosa. Jelas-jelas dia sudah membuatku malu, masih tak tahu juga salahnya apa.

“Yu sejak kapan kamu jualan makanan sampai mengantarnya sendiri, bukannya biasanya dipaketkan?”

“Semenjak Randi lahir Bang, sekarang jualan camilan di Shopee lagi sepi, makanya Adek coba bikin makanan lain, maaf enggak izin dulu, Adek takut Abang enggak mengizinkan.” Ucap Ayu lembut.

“Apa uangku enggak cukup?”

“Bang anak kita sudah tiga, saat Randi lahir cuma dua bulan Adek menyusuinya, setelah itu ASI Adek enggak keluar lagi, Adek kan sudah pernah bilang, harus beli susu formula. Benar Bang, uangnya enggak cukup lagi.” Kali ini tampak netranya mulai mengembun.

“Memang berapa harga susunya?”

“Delapan puluh lima ribu, itu pun cuma cukup untuk lima hari, Bang,” jawabnya sembari memalingkan seperti mati-matian menahan tangisnya agar tak sampai pecah di depanku.

“Kamu itu bisanya cuma nangis. Pantas saja rumah ini bau masakan tiap hari!”

“Nih, besok enggak usah jualan lagi, bikin malu!” Kuserahkan uang 100 ribuan, saat uang itu telah berpindah ke tangannya raut wajahnya seketika berubah, ada semburat bahagia yang tampak di sana.

“Sekalian buat jatah besok, sisanya kamu masih ada untung jualan tadi pagi ‘kan?”

“Terima kasih.” Secepat kilat binar bahagia itu menghilang berganti dengan raut wajah yang ditekuk, lalu kembali meneruskan langkahnya menuju dapur. Sepertinya hendak mengambilkan segelas air putih hangat, untukku. Bisa kulihat dari sini, gerakkannya yang lambat. Sudah diberi uang masih saja begitu, tak pandai bersyukur.

“Apa kopi saja sampai tak terbeli, Yu?”

“Maaf Bang, mmm kalau Adek enggak jualan lagi. Abang tambahi ya uang belanjanya!”

“Kamu ini uang terus, aku capek pulang kerja. Kopi saja enggak ada.” Kembali kubanting tas kerja itu ke atas meja, hingga menimbulkan bunyi cukup keras.

“Dasar kamu saja yang boros,” bentakku sembari berlalu. Ayu selalu diam saat aku marah, kemudian dia akan menangis di ruang salat setelah anak-anak tidur. Tak pernah sekali pun memarahiku balik, mengakuinya atau tidak dia memang perempuan soleha yang lembut.

Keesokan harinya, tepat hari minggu aku memilih untuk lari pagi berkeliling kompleks perumahan.

“Pak Andi!” teriak seorang perempuan.

“Eh Tiara, kamu lari juga?” tanyaku, Tiara adalah staf di kantor dia masih gadis usianya masih 20 tahun.

“Bareng yuk Pak!”

“Oke, Ayo!” ajakku kemudian, kenapa rasanya hatiku berdebar-debar tak karuan saat di samping Tiara?

Mungkinkah menyukainya? Dia memang cantik modis dan wangi, berbeda dengan Ayu yang setiap hari nyaman dengan daster kumalnya dan aroma masakkan yang tak enak di cium. Terlalu sibuk memikirkan Ayu, bisa-bisanya aku sampai tak menyadari ada polisi tidur di depan, hingga aku tersungkur mencium aspal.

“Kenapa, Pak?” Tiara terlihat sedikit khawatir.

“Enggak apa-apa kok, Ra.” Aku langsung berdiri, menggaruk kepala yang sejujurnya yang tidak gatal, sekadar menghilangkan malu. Baru jalan sekali, sudah terjatuh dengan konyol. Setelah berlari cukup lama, lelah juga ternyata akhirnya kami pergi mencari sarapan di sebuah kedai makan. Aku tahu ini salah, tetapi salahmu sendiri tak pandai merawat diri. Setelah selesai sarapan aku pulang ke rumah, terlihat Ayu tengah menyuapi anak-anak yang berlarian ke sana kemari.

“ Sarapan dulu, Bang.”

“Aku sudah sarapan di luar.” Aku pun berlalu meninggalkannya begitu saja.

~~

“Mau ke mana, Bang?” tanya Ayu saat aku sudah bersiap lagi untuk pergi keluar.

“Kamu cerewet banget sih Yu, malas aku lihat kamu. Apa enggak bisa kamu pakai baju bagusan dikit biar enak dilihat?”

“Maaf, Bang,” ucapnya sambil tertunduk.

Aku benci sekali saat dia tertunduk dan meminta maaf. Kutinggalkan dia sendir. Tak lagi memedulikannya yang kini tengah sibuk dengan anak-anak, apalagi kudengar Randi menangis. Hari ini aku ada janji dengan Tiara. Bukankah tak apa kalau sesekali keluar. Sekedar menghilangkan kepenatan.

Seiring waktu berlalu, intensitas kedekatan kami semakin bertambah. Saat pulang ke rumah rasa bersalah kadang datang saat kudapati hingga larut malam Ayu masih berkutat dengan pekerjaan rumah. Ayu memang cantik, rambutnya hitam panjang dan lurus hanya saja dia tak pandai menjaga penampilan. Rambutnya yang indah hanya diikat dan digulung ke atas. Kulitnya pun terlihat kusam. Laki-laki mana yang betah dengan istri berpenampilan kumal seperti itu? Hasratku sebagai laki-laki luruh saat aroma tubuhnya yang bau dapur itu menyeruak. Sungguh mengganggu. Itu salahnya bukan? Aku hanya laki-laki normal.

Sejak Ayu berhenti berjualan. Ketika pulang kerja kerap kali rumah dalam keadaan gelap gulita. Apa lagi kalau bukan karena kehabisan token listrik. Hal itu membuatku kesal dan akhirnya melampiaskan emosi pada Ayu. Entah ke mana larinya uang yang kuberikan padahal sudah kutambahi jatah susu Randi, tetapi bukannya membaik, yang terjadi justru rumah seringnya dibiarkan kehabisan token.

‘Bikin malu suami.’

Hari ini aku pulang tepat pukul sebelas malam. Ayu menyambut hangat, tak lupa lengkap dengan segelas susu Jahe kesukaanku. Dia memang istri yang pandai menyenangkan perut. Ayu juga tak pernah menolak saat aku mengajaknya memuaskan hasrat. Hanya saja semenjak ada Tiara, rasanya dia tak lagi menggairahkan. Sejak itu juga kadang aku lebih sering tidur di depan televisi karna tak ingin ketahuan saat berbalas pesan dengan Tiara. Ayu begitu naif. Tidak pernah menaruh curiga. Mungkin dia berpikir aku benar-benar terganggu karena Randi kerap menangis pada tengah malam, padahal itu hanya alasan. Bagaimana mungkin bisa terganggu? Bahkan jika dia meletakkan alarm yang bising, di samping telinga pun belum tentu sanggup membangunkan tidurku.

“Sayang sebal banget sama Si kumal! Rumah sudah kaya gua setiap pulang sering banget gelap-gelapan padahal dikasih uang tapi token aja enggak kebeli, dasteran mulu, mana bau bawang bikin mual. Sekalinya harum malah bau minyak telon, beda banget sama kamu yang cantik dan wangi. Ih jadi kangen deh.” Kukirim pesan itu ke Tiara.

“Hahaha istri kayak gitu kok masih betah sih sayang, si kumal itu memang belum tidur? Kangen nih mau video call, tadi sih Mas enggak ajak aku meeting sama klien seharian, jadi kesepian.” Aku menyebut Ayu si kumal, aku yang mengawalinya tapi kenapa rasanya tak terima saat orang lain merendahkan istriku seperti itu.

“Sabar ya sayang, dia masih mondar-mandir, bikin pusing, sudah kayak kereta.”

“Hahaha, oh ya Mas kita sudah lama dekat, kapan Mas mau nikahi aku? Meski pun jadi yang kedua aku rela sayang asalkan bisa sama mas terus.” Pesan dari Tiara sontak membuatku tersedak susu jahe. Aku masih terbatuk karenanya. Hingga tiba-tiba terdengar suara benda kaca yang jatuh di belakangku. Aku yang tengah tiduran di sofa refleks membalikkan badan sejurus kemudian tampak di lantai piring berserakan. Ada sepasang kaki tepat berdiri di sana. Itu milik Ayu. Sejak kapan dia berdiri? Seketika jantungku berpacu sangat cepat, seperti pencuri yang tertangkap Tuan Rumah.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

En-PD153
En-PD153
Dalam En-PD153, seorang putri keluarga terhormat dikhianati mantan kekasih yang muncul membawa wanita hamil. Sebagai pewaris bisnis terkemuka, ia menolak menjadi selingkuhan dalam billionaire romance novels ini. Baca kelanjutan kisah balas dendam di webnovel modern novel yang penuh intrik.
Rahim Yang Mengkhianati
Rahim Yang Mengkhianati
Dalam novel romance modern penuh misteri Rahim Yang Mengkhianati, Rafif harus menghadapi kenyataan pahit saat istrinya hamil meski ia dinyatakan mandul. Temukan kebenaran di balik pengkhianatan ini dalam web novel yang mengungkap rahasia gelap keluarga dan bukti perselingkuhan mengejutkan.
Salsa Meguno
Salsa Meguno
Dalam novel Salsa Meguno, seorang wanita yang dulunya lemah bertransformasi menjadi sosok tangguh demi mengungkap misteri di balik kematian keluarganya. Ikuti kisah adventure penuh aksi ini saat ia menghadapi masa lalu kelam dalam adventure story yang mendebarkan di platform online novel ini.
SEBEL TAPI KANGEN
SEBEL TAPI KANGEN
Dalam SEBEL TAPI KANGEN, Fuji harus menghadapi kebenciannya pada Andrew, CEO yang diduga menjadi dalang kematian kakaknya. Di tengah perseteruan, ia terjebak dilema antara dendam dan perasaan. Baca kisah romance novel ini sebagai pilihan modern novel yang penuh konflik kekuasaan.
Somebody That You Loved
Somebody That You Loved
Dalam romance novel Somebody That You Loved, Boo harus menghadapi perselingkuhan Bee dengan seorang model. Di tengah trauma masa lalu, ia terjebak antara mempertahankan komitmen empat tahun atau melepas pria yang masih mencintai cinta pertamanya. Baca modern novel ini sekarang.
Suamiku Suku Anak Dalam
Suamiku Suku Anak Dalam
Dalam romance novel Suamiku Suku Anak Dalam, Rajo sang prajurit TNI AL harus memilih antara kewajiban perjodohan adat, kekasih sosiolognya, hingga cinta lokasi saat misi militer. Ikuti adventure penuh dilema ini dalam webnovel yang menyajikan konflik kesetiaan dan karier prajurit.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Gila, Hebat Banget si Putri (Sulih Suara)
Gila, Hebat Banget si Putri (Sulih Suara)
Kiana Lauren salah didiagnosis dengan keterbelakangan intelektual saat berusia enam tahun, digantikan oleh Keira Lauren. Lima belas tahun kemudian, dia ditemukan kembali oleh Ratna, nyonya besar Keluarga Lauren. Kembalinya Kiana mengguncang keluarga itu. Dengan identitas samaran, dia membungkam semua pihak. Penguasa Keluarga Raymond, Vincent Raymond, mantan kekasihnya, menunjukkan sisi rapuhnya. Kebenaran tentang masa kecil Kiana pun terbongkar.
Dibalik Rembesan
Dibalik Rembesan
​​Yuli Surya, putri Keluarga Surya, terpaksa menikahi seorang pengemis yang menyamar, Bagas Hidayat,untuk menyelamatkan nyawanya sendiri dan ayahnya, Andi. Keluarga Surya menolak mempercayai status Bagas yang sebenarnya sebagai Kaisar. Mereka justru menjilat Dian, anak seorang pejabat tinggi Kementerian Hukum, merendahkan Bagas, dan memaksa Yuli untuk menjadi selir Dian. Namun, segalanya berbalik ketika Bagas akhirnya membuktikan identitasnya yang sesungguhnya dan mengatasi segala rintangan.​
Digantikan, Lalu Menikah Mendadak (Sulih Suara)
Digantikan, Lalu Menikah Mendadak (Sulih Suara)
Jena Nantara, sejak kecil kehilangan orang tuanya, dibesarkan oleh tiga kakaknya. Pada ulang tahunnya yang ke-18, ia seharusnya bertunangan dengan salah satu dari mereka, namun Syana Nantara, putri kandung keluarga yang lama hilang, tiba-tiba kembali. Jena dijauhi oleh ketiga kakaknya. Hancur hati, ia menikah dengan Herald Hayora, pewaris Grup Hayora. Setelah menyesal, ketiga kakaknya berusaha membawa Jena pulang, tapi Jena sudah bersama Herald dan tak menoleh lagi.
Raja Kebohongan
Raja Kebohongan
Dikhianati istri dan didera sakit ayahnya, Landen dapat Sistem "Ubah Palsu Jadi Nyata". Sistem ajaib ini mampu mengubah tipu daya dan iklan bodong menjadi layanan tulus. Dengan kekuatan tak terduga ini, Landen membalikkan nasibnya. Dia menjalin hubungan dengan CEO cantik, meraup kekayaan lewat judi giok, menguasai dunia bisnis, membalaskan dendam, dan menjalani kisah cinta rumit. Pada akhirnya, dia menguasai seni mengubah kebohongan menjadi kenyataan.
Halo, Mantan Suamiku yang Kejam
Halo, Mantan Suamiku yang Kejam
Tiga tahun yang lalu, saat belajar penerbangan di universitas, Cathryn dan Jared jatuh cinta. Melawan segala rintangan, mereka menikah dan membayangkan seumur hidup terbang bersama. Salah mengartikan pelukan antara Cathryn dan ayahnya, Jared mengira Cathryn terlibat dengan seorang pria yang lebih tua karena alasan keuangan, yang berujung pada perpisahan mereka. Tiga tahun kemudian, saat mereka bertemu kembali, Jared sudah terlibat dengan wanita lain...
Satu Malam, Seorang Anak, Tanpa Dirimu
Satu Malam, Seorang Anak, Tanpa Dirimu
Lima tahun lalu, Scarlett, seorang pelayan berbadan montok, menyelamatkan nyawa Brandon dan menghabiskan satu malam penuh gairah bersamanya sebelum menghilang tanpa kabar. Kini, Scarlett kembali dengan tubuh langsing yang membuatnya hampir tak dikenali, sedangkan Brandon telah menjadi seorang CEO penyendiri yang ternyata adalah ayah dari putri Scarlett.