Logo
Di Balik Topeng Bodyguard
Di Balik Topeng Bodyguard

Di Balik Topeng Bodyguard

43 Bab
Tamat
Dalam novel romance Di Balik Topeng Bodyguard, Alice harus menghadapi pengkhianatan Leo dan misteri kematian ibunya. Bersama Deny, ia memulai adventure untuk mengungkap kejahatan Deborah. Temukan kebenaran di balik identitas sang pelindung dalam online novel yang penuh intrik modern ini.
Bab 1 dari Di Balik Topeng Bodyguard

Malam hari udara sangat dingin dan serasa sekali menembus kulit. Waktu berjalan cepat tanpa disadari. Dentuman suara keras masih terdengar jelas dari salah satu apartemen di Kota Jakarta. Teriakan dan goyangan tubuh yang aduhai tak malu diperlihatkan beberapa wanita terhormat dan terpandang di tepi kolam renang.

Sosok gadis cantik dan bertubuh bak gitar spanyol, sebut saja dia Alice. Balutan mini dress hitam di atas lutut berhasil membuat lekukan tubuhnya semakin terlihat. Beberapa pria berusaha memegang atau meraba tubuh Alice. Dua sosok bodyguard selalu sukses menangkis tangan-tangan jahil yang penuh dengan pikiran kotor.

"Nona, sudah malam sekali! Ayo, kita pulang! Jangan sampai Tuan Alfred nanti marah," ucap salah satu bodyguard, Deny.

Alice sama sekali tidak menggubris kata yang dilontarkan bodyguardnya. Ia terus menggoyangkan badannya hingga menjadi pusat perhatian banyak pria. Sebagian dari mereka tampak berbisik-bisik. Tak lama kemudian, Dua orang teman mendekat ke arah Alice.

"Alice, kamu sudah terlalu banyak minum! Ayo, istirahat di kamar ku!" ajak seorang perempuan seumuran Alice. Tampaknya gadis itu yang menjadi tuan rumah.

"Ah, aku masih mau di sini! Kamu urus saja mantan pacarmu itu! Kamu harusnya bisa lebih hebat melayani dia! Rasakan sekarang, haha... kamu dicampakkan!" celetuk Alice dengan sebotol bening di tangannya. Iya, bukan lagi gelas, tapi botol.

"Alice, maksud kamu apa? Kamu jangan ngaco! Kamu udah terlalu banyak minum, Alice!" temannya berusaha memapah Alice, tapi tidak berhasil. Akhirnya, mereka meninggalkan Alice.

"Gak papa kalau Alice kita tinggalin sendirian?" tanya salah satu teman Alice.

"Kamu gak lihat? Tuh ada mereka!" sahutnya mendelik ke arah dua bodyguard yang masih memantau Alice.

Dua bodyguard melirik ke teman-teman Alice yang tega meninggalkannya. Mereka kompak menghela napas panjang lalu menggelengkan kepala heran.

"Leo, kita harus segera membawa Nona Alice pulang!" usul Deny dengan suara keras.

"A-apa? Aku tidak bisa mendengar suara kamu! Agak keras lagi!" teriak Leo kesal dengan suara musik yang semakin keras.

Deny ikut kesal lalu mendekati Leo. Sorot netra mereka tetap terfokus pada Alice. Sekali saja mereka lalai, entah apa yang terjadi pada Alice.

"Leo, ayo kita pulang! Nona Alice sudah tidak terkontrol!" teriak Deny keras. Padahal mulutnya sudah di dekat telinga Leo.

"Kita tidak mungkin membawa Nona pulang dalam keadaan seperti itu!" sahut Leo semakin kesal.

"Sial! Selalu saja dia bikin masalah! Pasti nanti aku dan Deny kena omelan Tuan Alfred," umpat Leo mengepalkan tangan.

Tak lama kemudian, teman Alice mendekati Leo. " Kak, Alice dibawa aja ke kamar ku! Kalau pulang dalam keadaan seperti itu, nanti Om Alfred bisa marah besar," saran dari putri rekan bisnis Tuan Alfred.

Benar. Salah satu teman Alice adalah tuan rumah yang mengadakan pesta kepergiannya melanjutkan studi ke luar negeri. Dara, teman Alice sejak lulus SMA hingga sekarang. Dia selalu mngaku ke semua orang kalau dieinya teman baik Alice. Tapi, kedua bodyguard yang tahu betul Dara seperti apa. Alice, terlalu polos.

"Iya, Nona. Kamarnya ada di sebelah mana?" tanya Deny dengan senyuman.

"Ayo, saya antar! Tapi, malam ini saya tidak ada di sini. Saya harus ke tempat Papi," ucap Dara melirik Alice yang mulai lemas dipapah Leo.

Kedua bodyguard mengikuti Dara dari belakang. Ruangan di sudut lantai atas menjadi kamar Alice malam itu. Kamar yang sering digunakan untuk tamu yang menginap. Dara membukakan pintu lalu meninggalkan Alice untuk turun ke bawah menyudahi pesta. Karena waktu sudah menunjukkan pukul 2 pagi.

Dara berani meninggalkan Alice karena dia percaya pada dua bodyguard Alice.

Leo dan Deny merebahkan Alice di atas ranjang yang sekilas terlihat mewah. Deny melepas sepatu Alice perlahan lalu menaikkan kedua kaki Alice sejajar dengan tubuhnya. Leo menyelimuti tubuh Alice dengan selimut tebal lalu memadamkan lampu.

"Leo, besok pagi kita harus jawab apa?" tanya Deny dengan tatapan iba lurus ke Alice.

"Kita jawab saja kalau Nona menginap di rumah temannya!" sahut Leo jengkel.

***

Deny masuk ke dalam kamar lalu membuka tirai besar di kamar. Sinar mentari masuk menerpa wajah Alice. Hingga membuatnya bangun. Ia tidak bisa membuka mata, sinar matahari terlalu silau. Tapi, dia bisa sedikit melihat Deny dari sudut netranya. Bodyguard bertubuh kekar itu berdiri di sisi jendela.

"Deny, tutup lagi! Aku tidak bisa melihat!" protesnya dengan teriak.

"Ada apa, Nona?" Leo terkesiap mendengar jeritan Alice.

"Iya, Nona. Maafkan saya? Saya tutup lagi!" sahut Deny bergegas menutup kembali tirai.

Alice mulai membuka mata pelan. Kepalanya masih terasa berputar-putar. Badannya juga terasa sangat lemas. Tapi, Alice tiba-tiba merebahkan badan lagi.

"Aneh sekali, kenapa seluruh tubuhku rasanya sakit sekali. Semua bagian sensitifku kenapa perih dan sakit?" batin Alice dengan memegang bagian atas area sensitif.

"Nona, ada apa? Apa kamu sakit?" tanya Deny khawatir. Leo masih berdiri di depan pintu dengan raut wajah khawatir.

"A-aku gak papa. Aku mandi dulu, ya? Lalu kita pulang!" ajak Alice seraya turun perlahan dari ranjang. Namun, langkah kakinya terhenti diiringi dengan raut wajah menahan sakit.

Dua bodyguard terkejut mendekat perlahan. Kening mereka mengerut merasa heran dengan perubahan sikap Alice.

"Kenapa bagian bawahku sakit sekali untuk jalan? Aku serasa tak bisa melangkahkan kaki ini," batin Alice menunduk ke bawah.

"Nona, apa kamu sakit?" tanya Leo.

"Aku sedikit pusing. Aku mandi dulu," sahut Alice dengan merintih kesakitan jalan ke kamar mandi.

Alice menutup pintu kamar mandi lalu menyalakan shower. Leo dan Deny saling berpandangan lalu kompak menunduk penuh dengan pertanyaan di otaknya.

"Deny, sepertinya Nona Alice kesakitan," kata Leo melirik pintu kamar mandi.

Deny masih tetap menunduk tidak merespon Leo. Dalam hatinya berkecamuk banyak perasaan yang tidak jelas. Leo menyadari jika kawan baiknya sedang melamun. Ia sedikit menepuk pundak Deny.

"Deny, aku khawatir sekali dengan Nona Alice," bisiknya.

"Leo, apa tadi malam kita lalai menjaga Nona Alice?" pertanyaan cemas dan takut dari Deny ke Leo. Keduanya melebarkan netra dengan kucuran keringat dingin. Lalu menoleh ke Alice yang membuka pintu kamar mandi. Tatapan mereka berkaca-kaca dan tajam membuat Alice ketakutan.

"Kalian kenapa menatap aku seperti itu?" tanya Alice heran.

Kedua bodyguard masih menatap Alice tanpa menjawab. Alice meraba dan melihat bagian tubuhnya dari ujung rambut ke ujung kaki tidak ada yang aneh. Lalu juga menoleh ke belakang berkali-kali.

"Jangan lihat aku dengan tatapan seperti itu! Aku tidak suka!" teriaknya marah. Kedua bodyguard menelan salivanya lalu menunduk. Tanpa sadar mereka sudah membuat Nona Alice marah.

"Sebenarnya mereka kenapa? A-aku sendiri juga merasa kalau tubuhku mendadak sakit. Terutama bagian sensitifku," batin Alice bingung.

"Nona, saya permisi keluar sebentar?" kata Deny agak membungkuk lalu keluar dari kamar.

Leo mendekati Alice perlahan lalu memeluknya dari belakang. Alice terperanjat kaget khawatir kalu Deny melihat mereka.

"Sayang, apa kamu melupakan kejadian tadi malam?" tanya Leo mengusap pipi Alice.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Keturunan Terakhir!
Keturunan Terakhir!
Zha, ketua mafia di Keturunan Terakhir!, memburu pembunuh ayahnya melalui tanda tato jangkar. Dalam adventure penuh misteri ini, sebuah partikel manipulasi sci-fi mengungkap rahasia identitasnya. Baca fiction books seru ini untuk mengungkap siapa sebenarnya pewaris klan yang tersisa.
Matahari di Atas Benua
Matahari di Atas Benua
Dalam Matahari di Atas Benua, Bella mengejar mimpi penulisnya ke Swiss dan bertemu Alex. Di tengah genre adventure dan modern novel ini, mereka harus memilih antara tekanan keluarga dan masa lalu kelam demi cinta sejati. Baca romance stories ini untuk melihat perjuangan mereka di Alpen.
Misi pangeran mermaid
Misi pangeran mermaid
Dalam Misi pangeran mermaid, Tirta harus menjalani ramalan kuno di dunia manusia bersama Natasya. Petualangan fantasy ini menguji takdir saat ia jatuh cinta pada Bella. Temukan kisah cinta beda alam yang penuh rintangan dalam web novel ini, sebuah young adult fantasy novels yang memikat.
Pendekar Serigala Putih
Pendekar Serigala Putih
Dalam fantasy novel Pendekar Serigala Putih, Kirana Sasmaya harus menguasai kekuatan penyihir dan teknik pedang warisan leluhur. Sebagai adventure story epik, ia berjuang menghentikan kebangkitan Pendekar Iblis yang mengancam Nusantara demi menjaga perdamaian dunia web novel ini.
Putra Rahasia Sang Alfa, Penawarku yang Dicuri
Putra Rahasia Sang Alfa, Penawarku yang Dicuri
Dalam Putra Rahasia Sang Alfa, Penawarku yang Dicuri, pengkhianatan Alpha Yudha memaksa pasangannya yang sekarat memutus ikatan batin. Di tengah intrik werewolf stories ini, ia bangkit mencari keadilan. Baca werewolf romance novels penuh aksi dan pengkhianatan ini hanya di platform kami.
Axia : The Assassin Who Reincarnated Into The Princess of The Kingdom
Axia : The Assassin Who Reincarnated Into The Princess of The Kingdom
Dalam Axia : The Assassin Who Reincarnated Into The Princess of The Kingdom, pembunuh bayaran yang dikhianati bereinkarnasi menjadi permaisuri lemah. Manfaatkan ingatan masa lalu untuk bertahan hidup di fantasy novel penuh intrik ini. Baca kisah adventure story dan aksi seru di web novel ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Kala Penyesalan Mengetuk Hati (Sulih Suara)
Kala Penyesalan Mengetuk Hati (Sulih Suara)
Sejak kecil, Wenny diabaikan oleh ayahnya yang lebih menyayangi adik tirinya. Setelah dewasa, dia memilih Haris sebagai pengawal pribadinya. Perlahan, Wenny jatuh cinta padanya dan mulai mendekatinya selama lebih dari tiga bulan. Namun, Haris tetap tidak tertarik, bahkan melukai hati Wenny. Hingga akhirnya, Wenny tahu bahwa Haris mendekatinya hanya untuk memenangkan hati adik tirinya. Akhirnya, Wenny patah hati dan memilih menikah dengan putra bangsawan yang lumpuh...
Bangkit dari Penjara Wanita
Bangkit dari Penjara Wanita
Dimas masuk penjara demi kakak angkat, belajar ilmu hebat tapi kena racun. Setelah bebas, ia cari jodoh dan penawar, menyelamatkan Sabrina dan mulai bangkit jadi kuat.
[Versi suara dubbing] Meninggalkan Yang Salah, Memeluk Yang Benar
[Versi suara dubbing] Meninggalkan Yang Salah, Memeluk Yang Benar
Ibu yang bangkit kembali meninggalkan hubungan yang salah, memanjakan dan melindungi anak perempuannya dengan keterampilan menjahit, menghukum orang jahat, bertemu dengan pria baik, dan menjalani kehidupan bahagia bersama anaknya.
[Versi suara dubbing] Kebangkitan: Kebanggaan yang Belum Tertulis
[Versi suara dubbing] Kebangkitan: Kebanggaan yang Belum Tertulis
Dikeluarkan dan dibunuh dalam kehidupan lampanya, dia bangkit kembali, bersumpah melindungi keluarganya, menemukan cara baru untuk membalikkan nasib dan mencapai kemuliaan!
[Versi suara dubbing] Kekuasaan Lord yang Sudah Pensiun
[Versi suara dubbing] Kekuasaan Lord yang Sudah Pensiun
Dewa perang penjaga negara menjual kue wijen setelah pensiun. Karena dihina oleh keluarga istri, ia mengambil kembali identitasnya dan mengungkap keterikatan emosional dengan ratu.
Punya Anak Genius dan Suami Dominasi
Punya Anak Genius dan Suami Dominasi
Rosi Angkasa, nona muda Grup Angkasa, menghadiri pernikahan Luki Ongga, mantannya dengan Wina Loskar, nona muda Grup Loskar. Wina meremehkan Rosi yang keluarganya sudah bangkrut. Rosi melemparkan sejumlah uang ke wajah Wina dan Luki sebagai hadiah pernikahan. Wina membalasnya dengan mencekoki Rosi dengan obat pembangkit gairah. Saat mau kabur, Rosi ditolong oleh Berto Cindara, CEO Grup Cindara, sekaligus temannya. Malam itu berakhir dengan Rosi tidur dengan Berto. Dengan membawa kecurigaannya pada Luki atas kebangkrutan Keluarga Angkasa, Rosi pergi meninggalkan semuanya termasuk Berto. 5 tahun kemudian Rosi kembali dengan identitas baru, Rosa Ananta, beserta kedua anaknya, Yoga Angkasa dan Nora Angkasa. Dengan identitas baru ini, Rosi masuk ke Grup Cindara dengan niat menghancurkan Grup Ongga dan mencari kebenaran soal keluarganya. Rosa yang muncul dengan rupa yang jelek, membuat Berto curiga atas kebenaran identitasnya karena selain tanda lahir di wajahnya, mata Rosa tetap mengingatkan Berto akan Rosi. Dengan adanya Grup ST yang menjadi saingan terbesar Grup Cindara, satu per satu misteri mulai terungkap. Mulai dari dalang dibalik bangkrutnya Keluarga Angkasa, hingga kasus pembunuhan.