Logo
Dendam Seorang Pelacur
Dendam Seorang Pelacur

Dendam Seorang Pelacur

55 Bab
Tamat
Dalam modern novel Dendam Seorang Pelacur, Felisha bergabung dengan agensi elite untuk memburu pembunuh orang tuanya. Bersama Shasya, ia menempuh misi berbahaya penuh aksi dan mystery story demi membalas dendam meski harus mempertaruhkan segalanya dalam petualangan hidup yang kelam.
Bab 1 dari Dendam Seorang Pelacur

“Bos! Gadis itu terikat di dalam mobil, mau dibawa ke tempat biasa sekarang?” tanyanya. Langkah kakinya tegap bak seorang lelaki jantan. Sedetik kemudian, asap tebal dari dalam mulutnya terbang ke udara setelah ia menengadahkan kepalanya ke atas, lalu dengan cepat membuang semua asap rokok yang sempat memenuhi rongga paru-parunya.

“Bagus! Bawa sekarang kesana!” ucap Fredi tegas, lalu bergerak cepat ke arah selatan, menuju gudang yang ia sediakan untuk menyimpan stok minuman-minuman yang keras sampai paling keras. Di gudang itu pula ia menyiapkan dua ruangan khusus. Satu kamar untuk mengumpulkan gadis-gadis yang ia culik dari beberapa kampung, dan satu lagi kamar khusus dengan sebuah ranjang kayu lengkap dengan kasur busa berwarna putih untuk menjajal gadis-gadis malang itu.

Fredi memang tidak pernah tanggung dalam mengerjakan apapun. Cita-citanya sedari kecil ialah menjadi orang kaya, bagaimanapun caranya. Perkara haram tidak jadi soal, asal bisa mendatangkan uang yang sangat banyak. Sejak Fredi masih berumur 12 tahun, ia sudah mulai jadi pencopet, bandar obat dan barang-barang terlarang sampai merampok rumah orang-orang kaya di kota. Semuanya pernah ia lakukan seorang diri, sampai akhirnya sekarang ia jadi mafia penjual wanita.

Di dalam kamar gudang, tercium bau menyengat dari daun cannabis yang sudah dilinting menjadi sebatang rokok dengan ukuran yang cukup besar, terselip diantara jari-jari Fredi yang duduk di tepian ranjang menunggu gadis yang dibawa Ellee, wanita yang tadi ia temui di depan halaman warung remang-remangnya. Sesuai perintahnya, Ellee membawa gadis malang itu setelah beberapa hari melakukan pengintaian yang cermat.

Gadis itu adalah anak orang kaya yang dulu sempat menangkap dan mem-persekusi Fredi karena ketahuan sedang menggasak perempuan pacar ayah perempuan itu. Fredi ingin membalaskan dendam, ia akan menghancurkan anak gadisnya itu seperti perlakuan ayah gadis itu yang telah membuat Fredi hampir mati digebuki orang-orang satu kampung.

“Masuk!”

Tiba-tiba terdengar suara teriakan Ellee, ia tampak mendorong tubuh gadis itu hingga terhuyung tepat di depan Fredi . Dengan tawanya yang mengekeh kencang, Fredi segera menangkap tubuh gadis itu dan melemparkannya ke atas ranjang.

“Bluugh!”

“Arrgh! Toloooong!” teriak gadis itu dengan kencang dan terdengar histeris ketakutan.

“Diam! Percuma teriak, tidak akan ada yang bisa mendengar!” bentak Fredi , matanya tampak mengamati gadis itu dengan seksama sebelum ia bertanya lagi kepadanya, “Hmmm, siapa nama kamu, gadis cantik?!” tanya Fredi , menatap ke arah tubuh gadis itu dengan mata yang berputar-putar mengelilingi setiap sudut dari tubuh gadis malang itu.

‘Felisha , Bos!” Sahut Ellee, setelah gadis itu lama tidak menjawab pertanyaan Fredi . Gadis itu hanya menundukan kepalanya sembari menangis histeris di antara dua lipatan tangan yang melingkari kedua lututnya.

“Hemmm... Felisha , ya... nama yang bagus, sesuai dengan wajah dan tubuh sempurna yang kamu miliki....” ucap Fredi , lalu kembali menghisap sebatang cannabis ditangannya sebelum kemudian ia menyerahkannya kepada Ellee sembari memberi isyarat dengan gerakan kepalanya agar Ellee segera angkat kaki dari sana.

Ellee menganggukan kepala, setelah mengambil sebatang cannabis yang disodorkan Fredi , ia pun pergi meninggalkan Fredi dan Felisha berdua di dalam kamar gudang.

“To-tolong ja... ja-jangan....” ucap Felisha terbata-bata, untuk telinga orang waras, isak tangisnya benar-benar terdengar mengkhawatirkan, Felisha berusaha menghindar, memundurkan letak duduknya hingga sampai terpojok di ujung ranjang saat Fredi mulai mendekatinya.

Sembari melangkah pelan ke arah Felisha , Fredi terlihat sedang melepaskan satu persatu pakaian yang dikenakannya, hingga yang tersisa hanya celana kolor berwarna merah menyala. Kedua paha Felisha yang sempat terbuka saat ia bergerak mundur, membuat rok yang dikenakan Felisha tersingkap, melihat putih dan mulusnya kulit paha gadis itu, napas Fredi seketika terdengar cepat memburu, ia tampak sudah tidak sabar ingin segera mencicipi keindahan tubuh gadis malang itu.

“Bagus juga paha kamu gadis cantik....” ucap Fredi sembari menelan air liurnya. Lalu, satu detik kemudian, ia mulai naik ke atas ranjang dan siap menerkam Felisha yang sedari tadi berteriak-teriak dengan histeris. Tendangan dan pukulan yang melayang dari tangan dan kaki Felisha sama sekali tidak berarti, Fredi dengan sangat mudah meringkusnya.

Tangan dan kaki Felisha terkunci dibawah himpitan tubuh Fredi yang tinggi besar, Felisha hanya bisa menghabiskan air matanya. Ia kembali menjerit sejadi-jadinya saat kedua tangan Fredi merobek-robek semua pakaian yang dikenakannya.

“Aaaaarrrghhh! Toloooooong!!!”

Felisha berteriak hingga suaranya terdengar parau dan serak. Fredi sama sekali tidak menghiraukannya, ia terus saja menarik, merobek dan melemparkan kain-kain yang terkoyak dari tubuh Felisha ke bawah lantai sembari merasakan libido yang semakin mendidih di dalam tubuhnya.

“Fredi sama sekali tidak membutuhkan waktu lama untuk membuat tubuh Felisha nyaris tidak lagi terhalang suatu apapun. Hanya beberapa detik saja, yang tersisa dari tubuh Felisha hanyalah beberapa helai kain terkoyak yang masih menempel dan melindungi tubuh gadis malang itu.

Tetapi, hal itu tidak lama. Dengan sekali renggut, sisa pakaian yang sudah terkoyak itu pun terlepas seluruhnya dari tubuh bagian atas gadis itu. Tiba-tiba, suara jeritan Felisha terdengar semakin menipis, tangisannya pun mulai perlahan menghilang. Fredi tidak ingin lawannya hanya diam tanpa perlawanan, dengan segera ia menampar pipi Felisha hingga membuat gadis itu kembali tersadar dan menjerit histeris. Ketakutan yang teramat sangat tergambar jelas dari raut wajahnya yang pucat pasi.

“To...to-tolong... le-lepasin sayaa... le...le-lepasin sa-sayaa.... “ ucap Felisha , suaranya terdengar lemah, ia benar-benar merasa putus asa, rasanya ia lebih baik mati daripada diperlakukan seperti itu.

“Diam! Pasrah dan nikmati saja gadis cantik... kamu pasti suka....” desis Fredi , napasnya kian terdengar cepat. Lalu dengan gerakan penuh napsu, ia mulai menjelajahi buah di dada Felisha yang tampak ranum, muda dan masih kencang bulat sempurna tanpa goresan noda sedikitpun. Bahkan, sebutir daging kecil di atas puncak bukit itu masih berwarna merah muda dan menantang.

Liar bibir Fredi menyambar kedua buah di dada Felisha . Dengan rakus ia menjilat, menghisap dan menciuminya. Sementara itu, kedua telapak tangannya seolah tidak ingin hanya berdiam diri, dengan cepat kedua tangan Fredi bergerak ke segala arah menyusuri lekuk tubuh indah dari gadis itu. Mulai dari meraba wajah cantiknya, lalu turun ke dada, hingga akhirnya bermuara di tengah-tengah pangkal paha Felisha , lalu dengan gerakan memaksa, Fredi menarik satu-satunya yang tersisa dari pakaian Felisha paling dalam hingga terlepas dari tubuhnya, melewati kedua kaki Felisha yang meronta-ronta dengan tenaga yang semakin melemah.

“Ja... ja-jangan.... to... to-tolong jaaangaaan! Arrrrghhh huhuhuu....”

“Diam!” bentak Fredi , ia tampaknya sudah tidak dapat lagi menahan berahi yang meletup-letup di atas puncak ubun-ubunnya.

“Aaaarrrrrrghhh! Huhuhuhu....”

Felisha kembali menangis histeris, suaranya benar-benar semakin habis. Terdengar serak, parau dan mulai menipis. Setipis napas yang terasa sesak dalam dada.

Untuk sesaat, Fredi menciumi kain berbentuk segita milik Felisha sebelum melemparkannya ke bawah lantai. Tenaga Felisha benar-benar kalah telak saat ia berusaha menahan tangan Fredi yang menarik paksa celana paling dalam miliknya. Satu detik lalu, celana berbentuk segitiga miliknya masih melindungi area paling sensitif dari tubuhnya, kini area sensitif dari tubuhnya sudah terbuka dengan sangat bebas, membuat dentuman di dalam dada Fredi semakin meletup-letup, seolah ingin meledakan diri saat itu juga.

Dengan mudah, Fredi membuka kedua paha Felisha lebar-lebar, hingga satu gundukan yang dipenuhi bulu-bulu halus di tengah-tengah kedua pangkal pahanya terlihat dengan sangat jelas di mata Fredi . Dua garis daging lembut berwarna merah muda tampak benar-benar menyegarkan kedua matanya.

Sembari menelan air liurnya, ia segera mengarahkan bagian dari tubuhnya yang sudah sedari tadi berdiri dengan sangat tegak hingga lurus ke atas dengan gagah.

Saat hentakan pinggul Fredi mendesak maju, kedua mata Felisha tampak terbelalak. Suara jeritannya sudah tidak lagi terdengar kencang, teriakannya benar-benar hampir menghilang. Sebelum Felisha menutup kedua matanya, Fredi mendorong pinggulnya dengan sangat keras dan cepat, hingga tubuhnya benar-benar menyatu dengan tubuh Felisha yang hanya mampu menggigit bibir bawahnya sembari menggelengkan kepalanya kuat-kuat saat benda tumpul itu merobek selaput daranya.

“Aaaarrrrrggghh! Le... lepasssskaan.. huhuu...”

Fredi tidak menghiraukan raut muka Felisha yang tampak kesakitan, ia terus saja mendorong dan menarik pinggulnya secara bergantian dan berulang-ulang. Jepitan dari rongga kecil yang masih original itu benar-benar menghisap dan mengurut batang kelelakiannya. Fredi memejamkan kedua matanya meresapi kenikmatan darah perawan yang berhasil ia raih dari tubuh anak gadis lurah kampung sebelah yang pernah menangkap dan menyiksanya.

“Ssshhhh... Aaaaakhhhh cantik... punya kamu ternyata masih di segel, yaa... enak bangeetttt... Aaaaakkhhh...”

Ediie mulai meracau, sembari menarik dan mendorong pinggulnya dengan kecepatan yang mulai bertambah, kedua tangannya menjulur meraih kedua bukit kembar yang membusung di atas dada Felisha . Ia meremas, memeluk dan memelintir secuil daging di atas puncak bukit pada tubuh Felisha yang terguncang mengikuti irama hentakan pinggul Fredi .

Entah sudah berapa lama Fredi menghentakan pinggulnya. Keringat mulai membasahi kening, sementara napasnya terdengar semakin tersenggal-senggal seperti orang yang tengah berlari mengelilingi stadion.

Beberapa saat kemudian Fredi menjatuhkan tubuhnya dan menindih tubuh Felisha , lalu mendaratkan bibirnya ke atas bibir Felisha yang dengan segera melipat dan menutup bibirnya kuat-kuat. Merasa ia tidak diberi akses untuk menjelajahi rongga mulut gadis itu, Fredi dengan kasar mencekik leher Felisha dan menampar pipinya.

“Buka mulut kamu!” ucap Fredi dengan nada yang menggeram.

“Aaaaargh!” Felisha berteriak kecil dan merintih, lalu tanpa sadar mulutnya terbuka, melihat itu dengan cepat Fredi kembali menyambar bibir Felisha dan menjelajahi rongga mulut Felisha dengan lidahnya yang begerak liar di dalam rongga mulut Felisha . Sementara pinggulnya masih saja menghentak, lagi dan lagi terus berulang hingga akhirnya Fredi merasa ia sudah akan sampai di puncak.

Fredi tampak mempercepat gerakan pinggulnya, tubuh Felisha bergoyang mengikuti dorongan pinggul Fredi yang menusuk dan menarik batang kelelakiannya dengan cepat, kemudian kembali menikamnya dengan batang kelelakiannya yang semakin mengeras di dalam rongga kewanitaan gadis malang itu.

“Aaaaaakhhhh... cantiiikkk! A.. a-aku ma-mau sampaaaii!”

Fredi berteriak saat tubuhnya tiba-tiba menegang sebelum akhirnya melemas saat lahar putih panas dari dalam tubuhnya menyembur beberapa kali dengan kencang memenuhi rahim gadis itu.

“Aaaakhhhhh.... Ssssshhhh... Enaaaakk banggettt cantiik....”

Fredi mendesis panjang, sebelum ia menarik tubuhnya yang masih menancap di dalam tubuh Felisha , ia mengecup bibir Felisha dengan sangat liar dan penuh napsu yang menggelora. Kedua tangannya lalu merangkum kedua buah di dada Felisha dan meremasnya hingga beberapa kali sampai akhinya ia melepaskan diri dan terkulai di samping tubuh gadis itu.

“Ini belum selesai, cantik... malam ini akan menjadi malam yang sangat panjang... hahahaa...” ucap Fredi sembari tertawa, lalu mengatur deru napasnya. Felisha tampak membuka kedua matanya setengah, berusaha untuk memicingkan mata dan kembali berteriak ke arah Fredi , tetapi tenaganya sudah benar-benar habis, ia tidak mampu melakukan itu.

Sebelum Felisha kembali menjerit dan mengeluarkan segala caci maki, Fredi sudah berdiri dan mengambil pakaiannya yang tergeletak sembarang di bawah lantai lalu kembali mengenakannya. Untuk beberapa detik, Fredi tampak mengabaikan Felisha yang masih terkulai lemas di atas ranjang, ia mengambil ponsel di dalam saku dan mengetik satu pesan singkat di grup whataspp dan mengirimkan foto telanjang Felisha.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Benci dan Cinta Tak Bisa Dipisahkan
Benci dan Cinta Tak Bisa Dipisahkan
Dalam Benci dan Cinta Tak Bisa Dipisahkan, Liora terjebak pernikahan paksa dengan Komandan Rayan. Di balik misi rahasia dan obsesi, nyawanya terancam oleh masa lalu kelam. Simak kisah romance novel penuh intrik ini di platform webnovel yang menyajikan fiction books terbaik.
Bermandikan Api: Kisah Reinkarnasi Seorang Putri
Bermandikan Api: Kisah Reinkarnasi Seorang Putri
Dalam Bermandikan Api: Kisah Reinkarnasi Seorang Putri, Yun Shang kembali ke usia delapan tahun untuk membalas dendam atas pengkhianatan masa lalu. Fantasy novel ini mengisahkan perjuangannya mengubah takdir tragis melalui intrik kerajaan. Baca fiction fantasy novels ini di web novel.
Cantika : DESTINY OF LOVE
Cantika : DESTINY OF LOVE
Dalam novel modern Cantika : DESTINY OF LOVE, Cantika terjebak ultimatum obsesif Jaden yang membelenggunya dalam bahaya. Ia harus memilih antara melarikan diri atau menghadapi rahasia kelam Jaden. Baca romance novel penuh ketegangan ini di platform web novel kami sekarang.
Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!
Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!
Dalam Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!, Yun Xiaowen harus bertahan saat Kaisar Liu Qiang Wen membunuh orang tuanya demi ambisi menguasai tujuh dunia. Fantasy novel ini mengisahkan perjuangan hidup dalam pernikahan tanpa cinta. Baca web novel penuh aksi dan adventure story yang mencekam ini.
Obsesi Mafia Tampan
Obsesi Mafia Tampan
Dalam mafia novel Obsesi Mafia Tampan, Haruka diculik oleh Agaskara yang terobsesi padanya. Di tengah upaya melarikan diri, ia justru menjadi target musuh bebuyutan Agaskara. Baca romance stories ini untuk melihat perjuangan Haruka bertahan di tengah konflik kekuasaan dan cinta yang berbahaya.
Pewaris Sejati yang Terlupakan Menyerang Balik
Pewaris Sejati yang Terlupakan Menyerang Balik
Dalam Pewaris Sejati yang Terlupakan Menyerang Balik, Jennifer Bennett menghadapi fitnah kejam keluarganya. Lewat genre modern action, ia bangkit membalas dendam demi kekuasaan mutlak. Baca web novel ini untuk melihat bagaimana ia menjadi sosok yang tak terkalahkan oleh para musuhnya.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Bangkit Bersama Putriku
Bangkit Bersama Putriku
Kiki Julius tumbuh dalam keluarga patriarki. Pada usia 18 tahun, dia jatuh cinta dengan Randi Lewis dan mengikuti ke kota setelah melahirkan putri mereka. Namun, keluarga Lewis meremehkan asal-usul Kiki, memfitnah putrinya, dan terus menyulitkan hidupnya. Tak tahan lagi, Kiki melarikan diri bersama putrinya dan bertemu Niko Juan, mantan tentara cacat. Dengan dukungan Niko, Kiki membuka pabrik pakaian, menulis ulang takdir hidupnya, dan menemukan cinta baru.
Cinta di Balik Senja
Cinta di Balik Senja
Sepuluh tahun yang lalu, Grup Finch mengalami kebangkrutan karena putusnya rantai pendanaan. Orang tua Leo tewas dalam kecelakaan mobil, dan Leo diselamatkan oleh King, pemimpin organisasi Onyx. Di bawah asuhan King, Leo dilatih hingga tumbuh menjadi wakil pemimpin Onyx. Sepuluh tahun kemudian, Leo berusaha mengungkap kebenaran di balik kehancuran Grup Finch dan mencari kalung berlian "Roda Takdir". Dalam perjalanan itu, Leo menghadiri acara lelang dan bertemu Zane, yang sedang dilelang sebagai salah satu "objek lelang." Melihat Zane yang lemah dan tak berdaya, Leo teringat dirinya sendiri di masa kecil. Didorong oleh rasa iba, Leo menyelamatkan Zane dan mengirimnya kembali ke negaranya, berharap Zane bisa memulai hidup yang normal. Namun, setelah kembali ke negaranya, Zane tetap bersikeras untuk menyelidiki kebenaran di balik insiden tersebut. Dalam usahanya mendekati orang-orang yang terkait dengan kasus itu, Zane bertemu lagi dengan Leo, yang sedang menjalankan misi di negara yang sama. Penyelidikan Zane penuh dengan bahaya, tetapi dia berhasil selamat berkat bantuan Leo. Selama waktu bersama, hubungan keduanya berkembang menjadi kisah cinta. Ketika mereka akhirnya menemukan bukti kunci, para penjahat menunjukkan niat aslinya dan menculik Zane.
Disuruh Jadi Pacar Palsu, Malah Jadi Bosku
Disuruh Jadi Pacar Palsu, Malah Jadi Bosku
Jomblo akut Rudianto Liem nggak tahan lagi dijulidini emaknya bugo cepet-cepet nikah. Akhirnya, dia nekat ngajak si cantik molek dari kedai kopi buat jadi 'pacar palsu'. Gayung bersambut, sang pacar palsu ini sukses bikin emaknya Rudianto senang bukan main dan berhasil dibodohi. Rudianto kira semua urusan udah beres. Tapi, siapa sangka... si cantik molek itu ternyata adalah CEO baru di perusahaannya, Rania Lauwis!
[Versi suara dubbing] Reborn: Tidak Ada Pengorbanan Lagi
[Versi suara dubbing] Reborn: Tidak Ada Pengorbanan Lagi
Dalam kehidupan sebelumnya, wanita beruntung itu menyelamatkan seorang pria terkutuk tetapi dibunuh olehnya. Setelah rebirth, dia menolak untuk membantu lagi, bekerjasama dengan orang lain, dan memperbaiki takdir mereka.
Jaga Rahasianya, Menangkan Hatinya
Jaga Rahasianya, Menangkan Hatinya
Grace, si pemilik toko bunga, terpaksa menikahi Kevin, seorang miliarder yang keliru mengiranya sebagai tunangan yang kabur darinya. Meski telah menyembunyikan bakat geniusnya di bidang medis, tanpa sengaja Grace mengungkapkannya saat menyelamatkan nyawa nenek Kevin. Didukung Kevin, Grace berhadapan dengan balas dendam mantan kekasihnya. Lambat laun, cinta tak terduga berkembang dalam pernikahan kontrak mereka, hingga akhirnya rahasia masa lalu Grace yang terungkap mengantarkan mereka pada kebahagiaan sejati.
Cinta Sang Mafia
Cinta Sang Mafia
Dikhianati tunangan, Laras malah menyelamatkan dan dinikahi Marson, bos mafia paling berbahaya. Ironisnya, sang penakluk dunia hitam ini justru takluk total kepada Laras! Di rumah, dia “anjing kecil” yang penurut dan manja. Namun di luar, dia pembantai kejam yang melindungin istrinya. Saat mantan Laras dan istri liciknya berulah, mereka lupa satu hal. Mereka sedang main dengan api, dan suami Laras adalah sang raja neraka.