Logo
Dendam Ayahku & Takdir Cinta
Dendam Ayahku & Takdir Cinta

Dendam Ayahku & Takdir Cinta

74 Bab
Tamat
Dalam Dendam Ayahku & Takdir Cinta, Liana menyusup ke pernikahan Prabu demi misi balas dendam. Namun, intrik takdir menjadikannya pengantin pengganti. Simak kisah romance modern ini di web novel kami, pilihan terbaik bagi pembaca yang mencari romance stories penuh ambisi dan rahasia.
Bab 1 dari Dendam Ayahku & Takdir Cinta

Liana melirik jam di sudut layar laptop. Pukul enam sore. Sudah waktunya untuk bersih-bersih meja dan pura-pura capek, padahal energinya masih penuh. Inilah rutinitasnya di kantor besar milik keluarga Prabu-bekerja dengan efisien, tapi selalu meninggalkan kesan sibuk yang dramatis, hanya agar atasan tidak punya ide gila memberinya proyek tambahan di akhir pekan.

"Gila, lo nggak pulang, Li?" tanya Risa, teman satu divisinya, sambil memasukkan lipstik merah menyala ke dalam tas mahal. "Malam ini kan malam Jumat. Ada janji sama siapa, nih?"

Liana mengangkat bahu, senyum tipisnya terasa dingin. "Janji sama kasur. Lagian, malam Jumat buat apa? Aku udah janji nggak mau buang waktu buat hal-hal nggak penting kayak kencan."

Risa tergelak. "Astaga, Liana. Kayak nggak ada cowok yang mau aja sama lo. Padahal banyak yang ngantri, lho. Kamu aja yang jual mahal."

"Aku nggak jual mahal, Ris. Aku cuma realistis." Liana merapikan tumpukan berkas yang sebenarnya tidak perlu dirapikan. "Dunia ini gampang banget. Cowok ngeliat kita, suka, ngajak kencan, habis itu bilang cinta. Tapi coba deh, besok wajah kita ketiban durian dan jadi jelek. Atau rekening kita mendadak nol. Mana ada yang bertahan?"

Risa memutar mata, tapi ada rasa hormat di sana. Semua orang tahu, Liana adalah workaholic yang sinis. Dia cantik, pintar, tapi ada dinding es tebal yang mengelilinginya. Dia tidak pernah memamerkan apapun, tapi gaji bulanan Liana adalah legenda di kantor itu. Semua uangnya masuk ke rekening investasi, seolah dia sedang berlomba dengan waktu.

"Ya udah, deh. Terserah si Ratu Dana Pensiun. Jangan lupa makan malam, ya!" Risa pamit, meninggalkannya sendirian di divisi akunting yang luas itu.

Hening. Liana menikmati keheningan itu. Hanya suara AC dan keyboard yang sesekali berbunyi. Di mata orang lain, Liana adalah wanita karir sukses yang memilih independen. Tapi di dalam dirinya, dia adalah seorang penyintas yang sedang menabung untuk perangnya sendiri. Perang melawan takdir, dan melawan ilusi bernama kasih sayang.

Dia meraih amplop tebal berwarna maroon yang tergeletak di pojok mejanya. Amplop itu tiba tadi pagi, tapi dia sengaja mengabaikannya sepanjang hari, seperti racun yang ditunda minumnya.

Logo perak di sampul amplop itu adalah lambang keluarga Prabu. Keluarga yang memimpin perusahaan ini, dan keluarga yang... ah, sudahlah. Liana mengambil napas dalam-dalam, lalu merobek segelnya dengan gerakan cepat, seolah ingin segera mengakhiri penderitaan yang ditimbulkan amplop itu.

Isinya: Undangan Pertunangan Prabu Mahesa dengan Kinar Adelia.

Tulisan itu dicetak tebal dengan tinta emas. Tanggal, tempat mewah, dan foto pre-wedding yang mereka selipkan ikut terjatuh. Foto itu menunjukkan Prabu yang gagah, tersenyum lebar, memegang tangan Kinar yang terlihat lembut dan sempurna.

Tangan Liana mencengkeram kertas tebal itu. Bukan karena cemburu, bukan karena cinta yang ditolak-Liana sudah lama membunuh semua perasaan itu-tapi karena kemarahan yang membakar.

Prabu Mahesa.

Anak dari atasan Liana, Tuan Mahesa. Lelaki tua itu adalah alasan mengapa Liana berada di sini. Bukan sebagai karyawan setia, tapi sebagai mata-mata yang sabar menunggu momen yang tepat.

Liana menutup mata. Amplop itu terasa panas di tangannya, dan perlahan, kantor yang dingin itu berubah menjadi ruangan yang lembap dan berbau obat-obatan.

Semua itu terjadi sepuluh tahun lalu. Saat itu, Liana masih bernama Aletta. Aletta yang lugu, Aletta yang percaya bahwa cinta sejati itu ada, dan Aletta yang hidupnya mewah, karena ayahnya, Pak Tirta, adalah seorang pengusaha properti yang disegani.

"Mas, janji, ya. Walaupun nanti aku tua, jelek, atau kita miskin, kamu nggak akan ninggalin aku?" Aletta, yang saat itu berusia dua puluh tahun, bertanya pada Bima, tunangannya, sambil menyandarkan kepala di bahunya.

Bima tertawa, mencium kening Aletta dengan mesra. "Mana mungkin aku ninggalin kamu, Sayang? Kamu itu dunianya aku. Lagian, kamu nggak akan pernah jelek. Kamu kan cantik banget."

Jawaban itu seharusnya menenangkan, tapi kini, dalam ingatan Liana, itu terdengar seperti bom waktu. Bima hanya melihat apa yang ada di permukaan.

Kehancuran itu datang pelan, seperti air yang merembes. Ayah Liana, Pak Tirta, saat itu sedang bersaing ketat untuk mendapatkan proyek besar pembangunan residensial dari pemerintah. Pesaingnya adalah Tuan Mahesa, ayah Prabu.

Tuan Mahesa, dengan koneksi politiknya yang gelap dan uang tak terbatas, menjalankan kampanye kotor. Pak Tirta menolak untuk menyuap, menolak untuk bermain curang. Namun, integritasnya justru menjadi bumerang. Tuan Mahesa tidak hanya mencuri proyek itu; dia menjebak Pak Tirta.

Tuan Mahesa membuat skandal fiktif tentang penggelapan pajak yang dilakukan Pak Tirta. Dokumen dipalsukan, saksi dimanipulasi. Dalam hitungan minggu, aset Pak Tirta dibekukan, rekening perusahaannya disita, dan media massa, yang juga dibayar oleh Tuan Mahesa, mencabik-cabik reputasinya.

"Dia penjahat, Aletta. Dia menipu investor kecil! Kita semua sudah tahu, dia cuma pura-pura bersih," kata sebuah berita di televisi, yang kini bergema pilu di telinga Liana.

Keluarga Liana yang dulu disegani, mendadak menjadi sampah masyarakat. Ibunya sakit-sakitan karena stres. Ayahnya-seorang pria yang bangga dengan kejujuran-terpuruk di rumah, tidak bisa berbuat apa-apa.

Puncaknya, enam bulan setelah skandal itu, saat mereka benar-benar kehabisan uang dan harus menjual rumah demi membayar pengacara yang tak berguna, Bima datang.

Bima tidak datang untuk memberi dukungan. Dia datang dengan wajah pucat dan kata-kata yang menusuk.

"Lian-Aletta, kita harus akhiri ini. Maaf. Tapi aku nggak bisa. Keluargaku... mereka nggak mau punya besan yang bisnisnya hancur. Lagian... kamu sendiri sekarang nggak kayak Aletta yang aku kenal, kan?"

Aletta, yang saat itu kurus, pucat, dan matanya bengkak karena kurang tidur, hanya bisa menatap Bima. Fisiknya memang berubah. Aura kemewahan yang dulu melindunginya telah hilang. Dan Bima, yang dulu berjanji setia, langsung mundur.

*Kata-kata Bima menjadi palu godam terakhir yang menghantam keyakinan Liana: Lelaki hanya mencintai wanita berdasarkan fisik dan status semata, jika fisik berubah maka cinta juga akan pudar.

Setelah itu, Ayahnya meninggal karena serangan jantung. Liana ditinggalkan sendirian untuk mengurus ibunya yang sakit-sakitan dan menghadapi utang warisan yang melilit.

Liana tidak menangis lagi. Air matanya sudah kering bersamaan dengan hancurnya kepercayaan pada kemanusiaan. Dari abu kehancuran itu, lahirlah Liana yang sekarang-dingin, keras, dan hanya memuja angka di rekening bank.

Ia tahu, semua ini berawal dari keserakahan satu orang: Tuan Mahesa.

Liana menghabiskan tahun-tahun berikutnya dengan bekerja gila-gilaan, menggunakan koneksi lamanya yang tersisa untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan-perusahaan kecil, dan perlahan menabung. Saat ibunya meninggal tiga tahun lalu, Liana bersumpah: dendam ini harus dibayar tunai. Tuan Mahesa harus merasakan kehancuran yang sama, bahkan lebih sakit.

Untuk bisa dekat dengan musuhnya, Liana mengubah identitasnya menjadi Liana, membangun reputasi baru, dan akhirnya berhasil menyusup ke divisi kunci di perusahaan Mahesa Group, tempat Tuan Mahesa memimpin. Dia bekerja keras, bukan untuk perusahaan, tapi untuk mendapatkan akses dan posisi yang tidak mencurigakan.

Liana membuka matanya. Pandangan sinisnya kembali tajam. Dia kembali ke kantor yang sepi, ke kursi yang dia benci, dan ke amplop sialan di tangannya.

Foto Prabu dan Kinar. Prabu, anak dari iblis itu, akan menikah. Akan membangun keluarga, akan merasakan kebahagiaan sempurna di atas pondasi penderitaan keluarganya. Itu tidak bisa dibiarkan.

Dulu, rencana Liana hanyalah mengumpulkan bukti korupsi Tuan Mahesa dan menyerahkannya ke pihak berwajib. Itu rencana yang bersih, legal, tapi lambat. Dan, melihat senyum bahagia di wajah Prabu, itu terasa tidak memuaskan. Hukuman legal hanya akan menyakiti Tuan Mahesa secara finansial. Liana ingin menyakiti mereka di tempat yang paling mereka pedulikan: harga diri, nama baik, dan kebahagiaan keluarga.

Dia harus mengubah rencananya. Dia tidak hanya harus menghancurkan Tuan Mahesa, tapi juga menghancurkan apa yang paling berharga bagi Mahesa. Dan saat ini, yang paling berharga adalah pernikahan mulia Prabu Mahesa.

"Aku akan datang ke acara pertunangan itu, Prabu," bisik Liana pada foto itu, suaranya serak. "Aku akan lihat betapa sempurnanya hidup kamu. Dan aku akan jadi orang yang merusak semuanya dari dalam. Aku akan jadi antagonis di cerita kamu."

Dia ingat kata-kata Bima. Bahwa cinta itu semu, didasarkan pada fisik dan status. Maka, dia akan membuktikan kepada Prabu bahwa kebahagiaan yang dibangun di atas kepalsuan dan uang haram tidak akan pernah bertahan.

Liana mengambil ponselnya. Jemarinya yang dingin bergerak cepat mengirim pesan kepada seorang kenalan lama di dunia hitam informasi. Dia perlu tahu segalanya tentang Kinar Adelia. Setiap detail, setiap rahasia.

Dia tidak tertarik pada Prabu. Bagi Liana, Prabu hanyalah bidak catur yang kebetulan akan jadi korban dari balas dendamnya. Hancurkan pernikahanmu, Prabu, dan kamu akan membawa Ayahmu ke jurang kehancuran yang sama dengan Ayahku. Itu janji Liana pada dirinya sendiri, janji yang terukir dari sepuluh tahun rasa sakit dan kemarahan.

Undangan pertunangan itu kini terasa seperti tiket masuk ke medan pertempuran. Liana tersenyum. Senyum seorang wanita yang telah menemukan tujuan hidupnya: menjadi kehancuran yang elegan. Dia mengemasi tasnya. Malam ini, dia akan pulang dan menyusun rencana yang lebih mendalam, lebih pribadi, dan jauh lebih berbahaya daripada sekadar menyerahkan berkas ke polisi.

Misi dimulai. Dan Liana yakin, dia akan menikmati setiap detik kehancuran itu. Dia harus. Ini adalah satu-satunya cara dia bisa menebus kematian Ayahnya.

Liana mematikan lampu meja, meninggalkan kantor yang kini benar-benar gelap. Besok, dia akan mulai bergerak. Besok, dia akan mengubah dirinya menjadi persona yang siap menghancurkan mimpi orang lain demi keadilan pribadinya. Dunia telah mengajarinya untuk menjadi sinis, dan kini, dunia akan menerima akibatnya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Anak Angkatku Tak Tahan
Anak Angkatku Tak Tahan
Dalam novel romantis miliarder Anak Angkatku Tak Tahan, seorang istri kaya raya menghadapi perubahan sikap anak angkatnya yang semakin posesif. Ketegangan memuncak saat batas hubungan mereka mulai dilanggar, mengancam kehidupan mewahnya. Baca novel online menegangkan ini sekarang.
Cinta yang Luruh Bersama Cahaya Terakhir
Cinta yang Luruh Bersama Cahaya Terakhir
Dalam novel romantis misteri Cinta yang Luruh Bersama Cahaya Terakhir, seorang istri sekarat akibat komplikasi program bayi tabung saat suaminya, Johannes, berselingkuh. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap pengkhianatan menyakitkan di balik panggilan telepon misterius.
Di Balik Topeng Cinta Pertama
Di Balik Topeng Cinta Pertama
Dalam novel romantis Di Balik Topeng Cinta Pertama, seorang istri kehilangan putrinya akibat pengkhianatan suami billionaire yang menyuap dokter demi menyelamatkan anak teman masa kecilnya. Di tengah duka dan vonis leukemia stadium lanjut, ia harus menghadapi kenyataan pahit. Baca novel online ini.
Hasrat Istri Ketiga
Hasrat Istri Ketiga
Dalam billionaire romance novel berjudul Hasrat Istri Ketiga, Kiara terikat pernikahan dengan CEO Andra. Di tengah tuntutan menjadi istri utuh, ia harus menghadapi sabotase istri pertama yang ingin memisahkan mereka. Baca kisah modern novel ini untuk melihat perjuangan Kiara mempertahankan posisinya.
IBU YANG KAU BUANG
IBU YANG KAU BUANG
Dalam IBU YANG KAU BUANG, seorang ibu menghadapi pengkhianatan anak-anaknya saat ia tak lagi mampu bekerja. Romance novel ini menyoroti perjuangan bertahan hidup dan pencarian kebahagiaan di masa tua. Baca kisah modern novel ini untuk melihat konsekuensi dari sebuah pengabdian.
Nenek 70 Tahun yang Dihujat Dunia Maya
Nenek 70 Tahun yang Dihujat Dunia Maya
Dalam novel misteri "Nenek 70 Tahun yang Dihujat Dunia Maya", seorang lansia berjualan bacang demi membelikan cucunya tas sekolah. Naas, niat baiknya diputarbalikkan wartawan hingga ia dituduh meracuni warga. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap kebenaran di balik fitnah media sosial yang kejam.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Perang Seorang Ibu
Perang Seorang Ibu
Eva dengan sengaja hidup sederhana agar putrinya, Kathy, dapat tumbuh layaknya anak biasa. Namun, Kathy justru menjadi korban perundungan di sekolah karena dianggap berasal dari keluarga tak mampu. Situasi makin rumit ketika Kay, ibu salah satu murid, mengaku sebagai istri CEO dengan mencuri identitas Eva, lalu menghasut orang tua dan guru untuk terus menyakiti Kathy. Sampai akhirnya Eva tak lagi bisa diam. Dengan segala kekuatan dan pengaruhnya sebagai istri CEO sejati, dia memberikan balasan setimpal kepada para pelaku. Saat Kay menyadari kesalahannya, segalanya sudah terlambat, dan dia harus menanggung konsekuensi atas perbuatannya. Melalui pengalaman pahit ini, Kathy tidak hanya menemukan kekaguman baru pada ibunya, tetapi juga belajar arti ketangguhan dan cara membela diri.
[Versi suara dubbing] Ketika Cinta Menentang Takdir
[Versi suara dubbing] Ketika Cinta Menentang Takdir
Pertemuan tak terduga membuahkan cinta, namun tekanan keluarga dan campur tangan saingan menguji ikatan mereka. Di tengah pengkhianatan dan penyakit, mereka menghargai setiap momen yang bersama.
Bos,  Dibilang Cinta  Malah Nangis
Bos, Dibilang Cinta Malah Nangis
Bethany, seorang pelayan restoran, tak sengaja bertemu dengan bos mafia, Matthew, yang terus-menerus mendekatinya dengan cara memaksa. Di sisi lain, dia harus menghadapi pengkhianatan tunangannya, Jaxon, sekaligus terjerat dalam masalah akibat musuh-musuh Matthew. Namun, dalam setiap bahaya, Matthew justru rela mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkannya. Dari awal yang dipenuhi penolakan dan salah paham, Bethany perlahan menyadari sifat asli tunangannya yang penghianat, dan mulai tersentuh oleh kesetiaan serta perlindungan Matthew. Menghadapi rintangan dari saingan cinta seperti Abby dan konflik keluarga yang rumit, mereka berdua menjalani berbagai cobaan berat mulai dari penculikan hingga pengejaran. Pada akhirnya, mereka mengakui perasaan satu sama lain dan berjalan berdampingan menuju altar.
Reset Jadi Ibu Baik
Reset Jadi Ibu Baik
Terlahir kembali, Yeri bertekad menebus kesalahan masa lalu. Ia tak lagi menjadi ibu kejam yang buta cinta, melainkan pelindung penuh kasih bagi empat anak dan menantunya. Di tengah bencana kelaparan yang mencekam, Yeri berjuang mengubah nasib keluarga, menyalakan harapan di saat segalanya tampak hilang.
Skandal Makan Gratis
Skandal Makan Gratis
Siti datang ke restoran suaminya bersama sang ibu mertua dan membongkar penipuan makanan siap saji, namun justru dihina selingkuhan. Ibu mertua meninggal penuh ketidakadilan. Siti menahan diri, mengungkap identitasnya sebagai presdir di balik layar, menyeret Andi dan selingkuhannya ke hukum, membalas dendam, lalu bangkit memulai hidup baru.
Putri Asli atau Palsu
Putri Asli atau Palsu
Dalam keadaan mendesak, Bella Kindara lari dari kejaran pembunuh. Orang tuanya mengorbankan nyawanya agar Bella bisa lari dan sembunyi. Setelah Kakek Ciptadi datang dan menyelamatkan ibu Bella, mereka mencari Bella ke mana-mana tapi tidak ditemukan. Di sisi lain, Bella ditemukan oleh Lidya yang sedang berencana mengakhiri hidupnya. Melihat Bella menangis dalam keadaan demam, dia memutuskan untuk merawat Bella dan membesarkannya. Belasan tahun berlalu, dengan mengandalkan kalung jimat yang ditinggalkan ibunya sebelum berpisah, Keluarga Kindara berusaha mencari Bella. Karena butuh uang, Bella menggadaikan kalung jimat miliknya. Di jalan, Bella bertemu dengan Jesslyn Barata yang sedang dikejar karena mencuri. Bella menolongnya dan bersedia menampung Jesslyn sementara. Dengan digadaikannya kalung jimat itu, muncul petunjuk bagi Keluarga Kindara atas keberadaan Bella. Akhirnya nona besar Keluarga Kindara ditemukan! Dalam perjalanan menuju rumahnya, Bella dan Jesslyn yang baru kembali dari rumah sakit setelah melakukan tes DNA, mengalami kecelakaan yang menewaskan supir sekaligus satu-satunya orang yang mengetahui identitas asli Bella. Bella tergantung di pinggir jurang, dia memohon bantuan Jesslyn, tapi Jesslyn memanfaatkan kesempatan yang ada dan takdir hidup mereka tertukar.