Logo
Cintanya, Penjaranya, Putra Mereka
Cintanya, Penjaranya, Putra Mereka

Cintanya, Penjaranya, Putra Mereka

33 Bab
Tamat
Dalam Cintanya, Penjaranya, Putra Mereka, seorang istri terjebak pengkhianatan keji. Setelah lima tahun dikurung, ia kembali ke masa lalu untuk membalas dendam pada suaminya. Temukan kisah romance novel penuh intrik dan misteri ini dalam modern novel yang mengungkap rahasia gelap keluarga.
Bab 1 dari Cintanya, Penjaranya, Putra Mereka

Selama lima tahun, suamiku, Brama Wijaya, mengurungku di sebuah panti rehabilitasi. Dia mengatakan pada dunia bahwa aku adalah seorang pembunuh yang telah menghabisi nyawa adik tiriku sendiri.

Di hari kebebasanku, dia sudah menunggu. Hal pertama yang dia lakukan adalah membanting setir mobilnya ke arahku, mencoba menabrakku bahkan sebelum aku melangkah dari trotoar.

Ternyata, hukumanku baru saja dimulai. Kembali ke rumah mewah yang dulu kusebut rumah, dia mengurungku di kandang anjing. Dia memaksaku bersujud di depan potret adikku yang "sudah mati" sampai kepalaku berdarah di lantai marmer. Dia membuatku meminum ramuan untuk memastikan "garis keturunanku yang tercemar" akan berakhir bersamaku.

Dia bahkan mencoba menyerahkanku pada rekan bisnisnya yang bejat untuk satu malam, sebagai "pelajaran" atas pembangkanganku.

Tapi kebenaran yang paling kejam belum terungkap. Adik tiriku, Kania, ternyata masih hidup. Lima tahun penderitaanku di neraka hanyalah bagian dari permainan kejinya. Dan ketika adik laki-lakiku, Arga, satu-satunya alasanku untuk hidup, menyaksikan penghinaanku, Kania menyuruh orang untuk melemparkannya dari atas tangga batu.

Suamiku melihat adikku mati dan tidak melakukan apa-apa.

Sambil sekarat karena luka-luka dan hati yang hancur, aku menjatuhkan diri dari jendela rumah sakit, dengan pikiran terakhir sebuah sumpah untuk balas dendam.

Aku membuka mataku lagi. Aku kembali ke hari pembebasanku. Suara sipir terdengar datar. "Suamimu yang mengaturnya. Dia sudah menunggu."

Kali ini, akulah yang akan menunggu. Untuk menyeretnya, dan semua orang yang telah menyakitiku, langsung ke neraka.

Bab 1

Panti rehabilitasi itu adalah sebuah kotak putih steril di pinggiran Jakarta, sebuah tempat yang dirancang untuk menghapus keberadaan seseorang. Selama lima tahun, tempat itu telah menjadi duniaku. Dindingnya kosong, udaranya berbau disinfektan dan keputusasaan, dan satu-satunya pemandanganku adalah sepotong langit kelabu.

Aku menatap bayanganku di lantai yang mengilap. Wajah kurus kering balas menatapku, dengan mata cekung dan kulit pucat. Pakaian yang kukenakan, seragam longgar, menggantung di tubuhku yang tinggal tulang. Pakaian itu adalah pengingat terus-menerus bahwa aku bukan lagi Anjani Putri, primadona kesayangan kalangan elite Jakarta. Aku hanyalah sebuah nomor, seorang pasien, seorang pembunuh.

Lima tahun yang lalu, suamiku, Brama Wijaya, memasukkanku ke sini. Dia melakukannya setelah aku dituduh membunuh adik tiriku, Kania Anindita. Dia mengatakan pada dunia bahwa itu adalah tindakan belas kasihan, sebuah kesempatan bagi istrinya yang hancur untuk menebus kejahatannya yang mengerikan.

Aku berlutut, lutut telanjangku menekan lantai yang dingin dan keras. Rasa sakit yang sudah biasa. Di depanku ada sebuah foto berbingkai Kania, yang sedang tersenyum. Ini adalah ritual harianku, penebusan dosaku yang dipaksakan. Aku harus berlutut di hadapannya selama dua jam setiap pagi dan dua jam setiap malam.

Seribu delapan ratus dua puluh lima hari. Aku telah menghitung setiap harinya.

Sebuah gedoran keras di pintu memecah kesunyian. Sipir masuk, wajahnya tanpa ekspresi.

"Bangun, Anjani. Kau dibebaskan."

Kepalaku terangkat. Bebas? Kata itu terasa asing, mustahil.

"Suamimu yang mengaturnya. Dia sudah menunggu."

Lima tahun. Lima tahun di neraka dunia ini, yang diatur oleh pria yang seharusnya mencintaiku. Pria yang dilihat semua orang sebagai malaikat yang saleh dan penuh kasih karena tidak menceraikan wanita yang membunuh adik ipar kesayangannya. Mereka tidak melihat kebenarannya. Mereka tidak mengenal Brama.

Dia bukan malaikat. Dia adalah iblis yang telah dengan cermat menciptakan purgatorium untukku.

Aku berjalan keluar dari panti, mataku mengerjap menahan silaunya matahari yang terasa asing. Aku berharap melihat wajah yang ramah, seorang anggota keluarga, siapa pun. Tapi trotoar itu kosong. Teman-temanku telah meninggalkanku. Keluargaku telah mencampakkanku. Aku benar-benar sendirian.

Sipir itu memberiku sebuah kotak kecil. "Perintah Tuan Brama. Dia bilang kau harus melanjutkan penebusan dosamu di rumah. Benda ini harus selalu bersamamu."

Di dalamnya ada foto Kania berbingkai yang sama. Rasa dingin yang mencekam menjalari tubuhku. Penjaranya mungkin berubah, tetapi hukumannya tetap sama.

Sebuah mobil hitam berhenti. Sopir keluarga Wijaya, seorang pria yang dulu menyapaku dengan senyum hangat, sekarang menatapku dengan tatapan hina saat dia membukakan pintu. Perjalanan kembali ke rumah mewah yang dulu kusebut rumah terasa sunyi. Rumah itu sama seperti yang kuingat, megah dan dingin. Tapi sekarang, aku bukan lagi nyonyanya. Aku adalah tawanannya.

Para pelayan dan kepala pelayan berbaris, bisikan mereka seperti desisan ular. Mereka menatapku bukan dengan kasihan, tetapi dengan cemoohan.

"Dia akhirnya keluar."

"Lihat dia. Seperti hantu."

"Tuan terlalu baik. Wanita seperti itu seharusnya membusuk di penjara."

Aku mengabaikan mereka, pikiranku berpegang pada satu-satunya harapan. Sebuah janji yang kubuat pada nenekku yang sedang sekarat bertahun-tahun yang lalu.

"Anjani," bisiknya, tangannya yang rapuh berada di genggamanku, "apa pun yang terjadi, kau harus melindungi adikmu. Arga adalah satu-satunya yang kau miliki."

Arga. Adik laki-lakiku. Dialah satu-satunya alasan aku bertahan selama lima tahun terakhir. Dialah satu-satunya alasanku untuk terus hidup sekarang.

Aku memeluk foto itu ke dadaku dan berjalan menuju tangga besar, langkahku goyah. Aku harus menemuinya.

Tiba-tiba, decitan ban mobil menggema dari jalan masuk di belakangku. Aku berbalik tepat pada waktunya untuk melihat sebuah mobil sport perak melaju lurus ke arahku, mesinnya menderu. Aku membeku, tubuhku menolak untuk bergerak. Mobil itu akan menabrakku.

Pada detik terakhir, aku melemparkan diriku ke samping, terguling ke halaman rumput yang terawat rapi. Mobil itu berhenti mendadak beberapa senti dari tempatku berdiri. Lututku lecet, dan jantungku berdebar kencang di dada. Secara naluriah aku memeriksa foto di tanganku. Kacanya tidak retak. Pikiran itu membuatku merinding—naluri pertamaku adalah melindungi simbol siksaanku.

Pintu mobil terbuka.

Brama Wijaya melangkah keluar, postur tubuhnya yang tinggi terbalut setelan jas yang dijahit sempurna. Dia terlihat sama seperti lima tahun yang lalu: sangat tampan, dengan aura kesalehan dingin yang memikat semua orang yang ditemuinya. Matanya, yang sewarna langit musim dingin, menatap mataku. Tidak ada kekhawatiran di sana, tidak ada keterkejutan. Hanya ketidakpedulian yang datar dan mengerikan.

Itu dia. Dia telah mencoba menabrakku.

Napas ku tercekat. Rasa takut yang telah kuhadapi selama lima tahun melilit perutku, mencekikku. Pria ini bukan hanya penyiksaku; dia adalah cinta sejatiku.

Aku teringat pada diriku yang dulu—ceria, sedikit liar, mengejar Brama Wijaya yang sulit dipahami dan dingin. Aku telah mengubah segalanya tentang diriku untuknya. Aku melunakkan sifatku, mempelajari hobi-hobinya yang tenang, membentuk diriku menjadi istri yang sempurna dan sopan seperti yang dia inginkan.

Untuk waktu yang singkat, aku pikir aku telah berhasil. Hari pernikahan kami adalah hari terindah dalam hidupku. Aku akhirnya memenangkan hati pria yang kupuja.

Lalu Kania meninggal, dan duniaku hancur.

Sekarang, berdiri di hadapannya, memar dan gemetar, aku bukan lagi gadis itu.

Aku bergegas berdiri, suaraku serak berbisik. "Brama... aku perlu bertemu Arga."

Dia berjalan ke arahku, tatapannya menyapu penampilanku yang acak-acakan dengan jijik. Dia berhenti tepat di depanku, begitu dekat hingga aku bisa merasakan hawa dingin yang memancar darinya.

"Kau tidak dalam posisi untuk membuat permintaan, Anjani." Suaranya rendah dan halus, suara yang sama yang pernah membisikkan kata-kata cinta.

"Tolong," aku memohon, satu kata itu keluar dari tenggorokanku. "Hanya sebentar."

Dia tidak menjawab. Sebaliknya, dia membuat gerakan kecil dan tajam kepada dua pengawal besar yang telah keluar dari rumah.

"Sepertinya lima tahun perenungan tidak mengajarimu kerendahan hati," katanya, suaranya tanpa emosi. "Hukumanmu belum berakhir. Ini baru saja dimulai."

Para pengawal mencengkeram lenganku. Cengkeraman mereka seperti besi.

"Bawa dia ke kandang anjing," perintah Brama, membelakangiku seolah-olah aku hanyalah sampah yang harus dibuang.

Kandang anjing. Dia akan mengurungku di kandang anjing.

Kepanikan mencakar-cakar tenggorokanku. "Tidak! Brama, tidak! Tolong!"

Mereka menyeretku pergi, permohonanku bergema tanpa jawaban di halaman yang luas dan kosong.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Anything For You
Anything For You
Dalam Anything For You, Andre terjebak dilema antara pertunangannya yang retak dan cintanya pada Samantha. Di tengah konflik ini, Dokter Yansen muncul membawa janji setia. Ikuti kisah romance modern ini dalam web novel yang penuh pilihan sulit dan konsekuensi perasaan yang mendalam.
Cinta Dibalik Dusta
Cinta Dibalik Dusta
Dalam romance novel Cinta Dibalik Dusta, Nia menghadapi kenyataan pahit sebagai istri kedua Arvan selama delapan tahun. Saat perceraian di depan mata, terungkap alasan Arvan berkhianat karena masa lalu kelam Ayu. Baca kisah modern novel ini untuk melihat pilihan sulit Nia.
Dua Titik (Dilamar CEO Dinikahi Dosen)
Dua Titik (Dilamar CEO Dinikahi Dosen)
Dalam novel Dua Titik (Dilamar CEO Dinikahi Dosen), Asoka berjuang melamar Riri meski ditentang keluarga. Namun, tugas ke London memisahkan mereka hingga Riri akhirnya menikahi Kris. Simak drama billionaire romance novel ini tentang perjuangan cinta dan pilihan hidup yang tak terduga.
Kisah Aku & Dia
Kisah Aku & Dia
Dalam Kisah Aku & Dia, Rina harus menghadapi kenyataan pahit saat Damar, pria yang dicintainya, pindah ke luar kota tanpa mengetahui perasaannya. Romance novel bertema modern novel ini mengikuti perjuangan Rina memendam luka demi kebahagiaan Damar di tengah mimpi yang hancur.
MELODI CINTA DI RUANG MUSIK
MELODI CINTA DI RUANG MUSIK
Dalam MELODI CINTA DI RUANG MUSIK, seorang pianis berbakat berambisi memenangkan kompetisi musik sekolah bersama siswi baru bersuara emas. Ikuti kisah romance modern ini dalam koleksi fiction books kami, di mana harmoni nada menguji profesionalisme dan perasaan mereka di masa muda.
Missing You Like Crazy
Missing You Like Crazy
Dalam novel romance Missing You Like Crazy, Rania mencari kebenaran saat melihat sosok mirip suaminya yang hilang dalam kecelakaan pesawat. Ikuti kisah penuh intrik dalam modern novel ini saat ia mengungkap misteri identitas pria tersebut di antara tumpukan fiction books terbaik.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Dalam Pelukan Mantan Saya Lagi Setelah Perceraian
Dalam Pelukan Mantan Saya Lagi Setelah Perceraian
Dia mencintainya secara diam-diam selama tujuh tahun dan akhirnya menikahinya. Namun, sang suami bersikap dingin terhadapnya, sehingga dia memutuskan untuk menceraikannya. Kemudian, dia menyesalinya. Mengejutkan betapa posesifnya seorang miliarder!
Balas Dendam sang Pelayan
Balas Dendam sang Pelayan
Yuna adalah seorang siswi SMA berprestasi sekaligus putri tunggal Wulan. Yuna mengalami penindasan semasa sekolah hingga akhirnya memutuskan untuk bunuh diri. Selaku ibu, Wulan pun bertekad untuk membalaskan dendam anaknya kepada para pelaku satu per satu.
Kode Kematian
Kode Kematian
Sebagai karyawan biasa di perusahaan ternama, hidupnya berubah drastis ketika suatu malam dia tiba-tiba mendapatkan kemampuan untuk melihat "waktu kematian" dan "penyebab kematian" setiap orang di sekitarnya.<br>Bayangan ajal terus menghantuinya. Berulang kali dia berusaha menyelamatkan nyawa, tapi takdir selalu menang. Puncaknya, perusahaan tempatnya bekerja dilanda rangkaian kecelakaan misterius, dan semua mengarah pada sebuah ledakan dahsyat yang akan memusnahkan seluruh gedung.<br>Tanpa dukungan siapa pun, dia menyelidiki kebenaran mengerikan ini seorang diri. Kini, demi keluarga, rekan kerja, dan keyakinannya bahwa nasib bisa diubah, dia bersumpah menghentikan malapetaka itu ....
Gawat! Salah Masuk Kamar Kakak Ipar
Gawat! Salah Masuk Kamar Kakak Ipar
Anna Solla dan kakaknya menikah demi kepentingan keluarga. Sang kakak dipersunting oleh Kael Guardi, Kepala Keluarga Guardi yang dingin dan tegas. Sementara Anna dijodohkan dengan adik Kael, seorang aktor papan atas.Namun di malam pengantin, sebuah kesalahan tak terduga terjadi. Anna justru menghabiskan malam pertamanya bersama Kael.Nasi sudah menjadi bubur. Tak ada jalan lain selain menukar pernikahan.
Buka Matamu, Suamiku Miliarder
Buka Matamu, Suamiku Miliarder
Hailey terhimpit masalah keuangan dan putus asa mencari cara untuk membayar tagihan medis ibunya yang sangat besar. Keluarganya setuju untuk membantu, dengan syarat dia harus menikahi Samuel Trent, seorang miliarder yang sedang koma setelah kecelakaan mobil yang hampir merenggut nyawanya. Namun, tak lama kemudian, Samuel Trent yang terkenal itu akan terbangun dari komanya dan menemukan bahwa dia bertunangan dengan seorang asing yang sama sekali tidak dikenalnya
Istriku Tiga, Takdirku Gila S2 (Sulih Suara)
Istriku Tiga, Takdirku Gila S2 (Sulih Suara)
Arsa Wira, seorang pria modern, melakukan perjalanan lintas waktu ke masa kuno dan memperoleh sebuah sistem poin afeksi. Dia menikahi tiga istri yang cantik jelita dan menjadi orang yang sangat kaya. Masalah mulai terjadi ketika tiba-tiba saja istri keduanya diculik.