Logo
Cinta Sendal Jepit
Cinta Sendal Jepit

Cinta Sendal Jepit

64 Bab
Tamat
Dalam novel modern Cinta Sendal Jepit, Amara terjebak pernikahan paksa akibat kesalahpahaman adat saat melarikan diri dari polisi. Melalui kisah romance novel ini, ia dan Agung harus bertahan menghadapi konflik keluarga dan cobaan hidup demi menemukan kebahagiaan sejati yang tak terduga.
Bab 1 dari Cinta Sendal Jepit

Tin ... Tin ....

Suara klakson di sana sini menambah ramai kondisi jalan. Entah mengapa jalanan yang biasanya lengang, malam ini nampak begitu ramai dan padat merayap sehingga kemacetan pun tak dapat dihindari. Seseorang berjalan balik memutar arah, lalu di susul sirine mobil polisi dengan suara khasnya yang tak kalah ramai dengan deru kendaraan.

Sial, ada razia rupanya!

Segera kubelokkan sepeda motor ke sebuah jalan sempit, seingatku jalanan sempit berliku seperti ini seringkali disebut dengan jalan tikus, entahlah bagaimana awal ceritanya kenapa sebutan itu ada, yang terpenting aku bisa lolos dulu dari polisi. Kalau saja aku tadi tidak terburu-buru, mungkin stnk tak akan ketinggalan seperti ini. Fikiranku tadi saat hendak berangkat hanyalah satu, segera tiba di tempat reuni teman sekolah. Sebenarnya masuk ke jalan ini juga bukan pilihan yang benar, terlebih aku jarang melewatinya. Syukur-syukur jika aku tidak tersasar.

“Woy, Mbak. Mau ke mana? Di sana hutan nggak ada tembusan.” Seru seseorang, yang tadi juga mengantri karena macet.

Ah … bodo amat! Mau hutan kek, ada hantu kek, yang penting aku nggak berurusan sama polisi, fyuh! Aku tak menghiraukan suara tersebut.

Kutarik gas motor lebih kencang, berharap tak mendengar lagi omongan-omongan yang hanya membuat bising telinga. Roda motor pun melaju semakin kencang hingga aku tak begitu memperhatikan badan jalan yang licin dan gelap.

Ngeng!

Semakin lama melewati jalanan ini cahaya penerangan pun semakin redup pula, hingga lama kelamaan tak ada lagi cahaya lain selain dari sorot lampu motorku. Sedangkan kiri dan kanan di kelilingi pohon-pohon yang menjulang tinggi. Sedetik kemudian aku mulai kehilangan keseimbangan dan akhirnya ….

Byur!!

Aku tercebur ke sebuah sungai kecil, naasnya motorku tidak bisa keluar. Aku pun berusaha untuk merangkak keluar dari sungai dengan kondisi yang gelap pekat. Bahkan sendal yang kupakai juga hilang entah kemana. Aku menangis sejadinya, tak berhenti merutuki diri yang kenapa sedari tadi tak mendengarkan perkataan orang. Nasib …nasib!

Tapi tak lama kemudian aku sadar jika ini adalah hutan, jadi menangis pun kurasa percuma, siapa juga yang akan mendengar, paling-paling hantu dan binatang buas yang datang. Hi … ngeri! Ya kecuali tiba-tiba ada keajaiban ada pangeran tampan yang mau membantu, membawa sebuah lilin lengkap dengan kuda putihnya! Wait … kuda putih? Ih gak jadi deh, gimana kalau tiba-tiba yang datang adalah hantu!Huaaaaa….

Bimbang antara kembali keluar lewat jalan tadi atau terus melanjutkan perjalanan ini. Hingga kuputuskan duduk pada pinggiran jalan tanah yang ditumbuhi rumput. Kulantunkan doa tak henti berharap ada keajaiban datang. Tiba-tiba dari kejauhan samar-samar terlihat sorot cahaya mengarah padaku, aku memutuskan mendekati cahaya tersebut, semakin dekat cahaya tersebut semakin menyilaukan mata ini.

“Mbak, ngapain malam-malam ada di sini?” selidik pria di depanku.

“Lagi mojok. Lah terus kamu sendiri ngapain malam-malam ke tempat beginian?”

“Mojok itu apa, Mbak? Ini saya mau ngambil air di sungai, Mbak.”

“Memangnya rumahmu nggak ada air?” tanyaku kemudian semakin penasaran.

“Ya ndak ada, Mbak. Wong ini desa terpencil!” Sahutnya seraya berlalu dan berdiri pada pinggiran sungai kemudian mulai menimba air.

Tangannya menyorot pada bagian kiri kolam, terlihat jelas di sana sepeda motorku tengah berendam dengan cantiknya pada bibir sungai.

“Loh, itu sepeda motor Mbak kah? Kok berenang di situ?” Ujarnya seraya menyorot cahaya senternya padaku.

Kurang asem nih, orang. Di kira motorku mau mandi apa?

Aku merengut, coba bukan karena dia manusia satu-satunya di tempat ini sudah kujitak kepalanya dengan kekuatan super. Duh, sabar … sabar …

“Gimana, bisa bantuin aku ngeluarkan itu motor nggak?”

“Ya bisa saja Mbak. Tapi paling besok, karena ndak bisa sendirian.”

“Terus, aku pulangnya gimana?”

***

Pria bernama Agung itu pun mengajakku untuk bermalam di rumahnya. Awalnya aku menolak dan curiga jangan-jangan dia orang jahat yang sengaja mengambil kesempatan dalam kesempitan. Bukankah kata bang napi kejahatan itu ada bukan hanya niat dari pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan. Waspadalah!

Setelah mengobrol cukup lama, barulah aku mengerti dan mulai berpikir baik tentangnya. Katanya, ia tinggal bersama ibunya, jadi kupikir dia tak akan macam-macam, dari tampangnya sih dia juga terlihat orang baik-baik.

Akhirnya aku pun memutuskan untuk mau dan ikut dengannya, daripada berdiam di tempat tak jelas dan seram begini, ya kan! Dalam perjalanan ke rumahnya, aku yang dari tadi berjalan bertelanjang kaki tiba-tiba menginjak sesuatu.

“Aduh sakit!” erangku hingga dia berhenti dan melihat ke arah telapak kakiku.

“Mbak, kok nyeker? Sandalnya di mana, jatuh ke sungai juga ya?”

Hadeh, ni orang nanya sendiri, jawab sendiri!

“Sini kulihat kakinya!” seraya membungkuk kan badan dan meraba telapak kakiku.

Saat ia berusaha menarik sesuatu di telapak kaki, terdengar suara peluit di tiup nyaring, aku mengedarkan pandangan ke arah sumber suara ternyata ada dua orang hansip berlari menghampiri kami.

“Kalian berdua, ngapain malam-malam di sini? Peraturan kampung ini sudah jelas, selepas maghrib dilarang perempuan dan laki-laki bukan muhrim berdua-duaan.”

Agung cuma tertunduk. Sedangkan aku berusaha menjelaskan peristiwa yang terjadi. Namun sialnya para hansip ini tidak peduli, mereka justru mau menggiring kami ke balai desa. Aku hanya berdecak kesal. Mana pria lugu di sampingku ini malah diam saja tanpa berusaha memberi penjelasan.

Sedetik kemudian, Agung akhirnya bersuara “Maaf, Pak Hansip bisa berhenti sebentar kaki dia sakit, izinkan saya meminjamkan sandal saya ini, agar kakinya tidak terkena kotoran dan infeksi.”

Aku tercengang saat dia memasukkan sandal jepit nya ke telapak kakiku, sedangkan dia malah bela-belain jalan tanpa alas kaki. Ketika aku memandangi wajahnya dia malah spontan berkata “ Jangan dilihatin terus, Mbak. Nanti naksir!”

“Busyet, pede amat lu tong!”

Sesampainya di balai desa, sudah banyak warga kampung tengah menunggu. Dengan duduk bersila kami di persilahkan duduk, salah seorang warga di suruh memanggil ibunya Agung. Tidak lama salah seorang tetua adat berbicara, menjelaskan peraturan di kampung ini dan kami sudah melanggar. Jadi harus siap menerima hukuman yaitu di nikahkan malam ini juga di balai desa secara adat dan agama.

Sontak aku berdiri dan berteriak “Apa, peraturan macam apa ini? Saya saja baru tahu nama dia tadi. Lagian gimana mau nikah, wali saya aja nggak ada!”

Para Hansip berdiri hendak menangkapku, kata mereka aku tidak punya pilihan lain. Karena kalau itu tidak dilakukan desa mereka bakal terkena kutukan.

Ya ampun ini tahun berapa sih? Kok kayak zaman penjajahan aja! Nggak pokoknya enggak, aku nggak mau nikah. Aneh-aneh saja mereka, emang mereka pikir nikah itu semudah membalikkan telapak tangan, eh bukan emang mereka pikir nikah itu semudah ngambil singkong di sawah orang, eh apaan sih. Pokoknya itudah! Aku nggak mau pokoknya nggak mau!

Aku melengos ketika mereka memaksaku duduk di tengah bersama Agung, katanya prosesi pernikahan segera dimulai. Aku masih berusaha berontak, akan tetapi Agung membisikiku bahwa ikuti saja prosesnya, biar lebih mudah untuk keluar dari kampung ini. Nanti dia yang akan membantu. Mau tidak mau aku menerima tawarannya. Dengan syarat dia jangan pernah macam-macam apalagi ambil kesempatan.

Saat prosesi hendak dimulai, seorang perempuan tua datang tergopoh-gopoh ke balai sambil berkata “Ya ampun Le, kok kamu malah jadi begini? Pasti perempuan ini yang maksa kamu berduaan ya?”

Eh gimana-gimana buk?Nggak salah dengar ya? Kok jadi nyalahin aku sih? Wah gak beres nih orang-orang, main hakim sendiri saja. Lagian kenapa aku bisa berada di sini sih? Rasanya kayak mimpi, mending kalau ketiban durian runtuh! Wew, enggak ding ketiban durian kan sakit!Fyuh!

Salah seorang warga menarik tangan ibu si Agung agar duduk. Seseorang mengabarkan semua sudah siap, tinggal mas kawin saja yang belum ada. Aku menoleh pada Agung, niat hati mau menuntut banyak. Akan tetapi ini kan cuma pernikahan pura-pura jadi aku harus bisa berakting agar semua berjalan lancar dan besok bisa segera keluar dari sini.

Seseorang bertanya padaku “Sampean mau mas kawin apa? Biar disiapkan. Tapi jangan yang tidak ada di kampung ini.

Aku melirik kakiku yang sakit terkena duri, entah kenapa muncul di otakku, sepasang sandal yang dipinjamkan Agung tadi walaupun sudah buluk tetapi tetap nyaman digunakan, masa besok aku pulang tanpa alas kaki lagi.

Aku segera berdiri dan berkata,“ Aku minta sepasang sandal jepit sebagai mahar!”

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Menyerah, Memilih Pergi
Aku Menyerah, Memilih Pergi
Dalam Aku Menyerah, Memilih Pergi, Naira meninggalkan suami dan anak tirinya setelah pengabaian kejam saat nyawanya terancam. Kisah romance modern ini menggambarkan perjuangan mencari keadilan. Baca web novel emosional ini di platform online novel untuk melihat akhir takdirnya.
Aku Tak Membencimu
Aku Tak Membencimu
Demi melunasi hutang, Ayyara Faderica terpaksa menikah dengan CEO Kieran Bimantara dalam Aku Tak Membencimu. Meski diperlakukan bak ratu, Ayyara sulit melepas masa lalunya. Simak perjuangan cinta dalam billionaire romance novel ini melalui layanan baca online novel terbaik.
Cinta yang Telah Menjadi Masa Lalu
Cinta yang Telah Menjadi Masa Lalu
Baca Novel Online Gratis Cinta yang Telah Menjadi Masa Lalu. Novel modern penuh aksi ini mengisahkan pengorbanan seorang istri yang dijadikan tameng hidup oleh suaminya sendiri, Elvano, demi menyelamatkan juniornya. Kehilangan bayinya, ia kini berjuang bertahan hidup di tengah kepasrahan.
Hati Yang Tersakiti
Hati Yang Tersakiti
Dalam novel romantis Hati Yang Tersakiti, Linda mengira ia menemukan cinta sejati bersama Fendi, seorang miliarder mafia. Namun, rahasia gelap terungkap saat ia hamil: Fendi menikahinya demi menyelamatkan kakaknya. Baca novel online gratis ini untuk mengikuti kisah pelarian Linda.
Kehangatan Cinta
Kehangatan Cinta
Dalam novel romantis Kehangatan Cinta, seorang istri memilih bercerai setelah menyadari dirinya hanya pengganti bagi suaminya yang menyambut kembali cinta pertamanya. Saat sang putra justru mendukung perpisahan ini, ia pergi membawa putrinya. Temukan kisah genre modern ini di Novel Web gratis.
LOVE BETWEEN TWO BELIEFS
LOVE BETWEEN TWO BELIEFS
Dalam LOVE BETWEEN TWO BELIEFS, Stenly bangkit dari pengkhianatan Kimberly untuk menyelamatkan Seruni dari ancaman Dante. Ikuti kisah romance penuh aksi dan adventure ini saat Stenly berjuang menata hidupnya kembali. Baca web novel seru ini sekarang di platform online novel terpercaya.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Bintang yang Paling Bersinar Adalah Dirimu
Bintang yang Paling Bersinar Adalah Dirimu
Setelah Fani Yadi membantu tunangannya menegosiasikan kontrak bisnis bernilai puluhan miliaran, dia menyaksikan sendiri tunangannya berselingkuh dengan adiknya. Keduanya bahkan muncul di hadapannya dengan berani, lalu nenek Fani Yadi dan ayahnya bersatu untuk memaksa membatalkan pertunangan dan menyerahkan tunangannya pada adiknya; Dalam keputusasaan, Fani Yadi bertemu dengan Fajar Candra, tuan muda Grup Candra, keduanya jatuh cinta pada pandangan pertama dan memulai kehidupan baru bersama.
Sosialita Mematikan
Sosialita Mematikan
Geng Elia, organisasi pembunuh bayaran paling legendaris di dunia, dipimpin oleh Eliana yang suatu hari menemukan kenyataan bahwa dirinya adalah putri hilang keluarga Morrison. Dia pun kembali ke keluarganya dengan menyamar sebagai wanita lemah dan penurut, menerima perlindungan dan kasih sayang mereka. Namun, kedamaian itu tidak berlangsung lama. Aiden, yang haus kekuasaan, bersekongkol dengan geng kriminal untuk mengungkap identitas Eliana dan menghancurkan keluarga Morrison. Dalam situasi berbahaya ini, Eliana justru menemukan sekutu yang tak terduga. Sadie, saudara angkatnya yang awalnya merupakan rival, akhirnya berdiri di pihaknya. Begitu pula Matthew, yang selama ini dikenal sebagai playboy, ternyata adalah pemimpin dari Geng Vlesver yang disegani. Bersama mereka, Eliana berhasil menggagalkan semua konspirasi jahat yang mengancam, dan membuktikan kapabilitasnya sebagai pemimpin yang disegani.
Apakah Dia Gadis Baik?
Apakah Dia Gadis Baik?
Orang bilang dia gadis baik, tapi dia minta one night stand dan meninggalkannya
Cinta Ini Bukan Untukmu
Cinta Ini Bukan Untukmu
Aria yang culun sejak SMP naksir Ben dan menjelang lulus SMA, Aria berniat menyatakan cintanya pada Ben. Sayangnya, Aria memergoki Ben berciuman dengan Kylie, gadis populer di SMA mereka. Patah hati, Aria tanpa sengaja bertemu Miles, kakak dari Ben. Miles yang tertarik pada Aria menawarkannya cara menggoda Ben agar jatuh cinta padanya. Saat Ben mulai jatuh hati, justru Aria yang bimbang, siapa yang akan dipilihnya jadi kekasih.
Istriku Penyihir
Istriku Penyihir
After practicing in the mountain for years, it's time for her to fulfill the marriage vow her master made for her with him.Setelah berlatih di gunung selama bertahun-tahun, inilah saatnya baginya untuk memenuhi janji pernikahan yang dibuat tuannya untuknya dengannya.
Naga Bangkit
Naga Bangkit
Sejak kecil, Aditya hidup dalam kemiskinan dan diremehkan semua teman sekelasnya. Namun, ia bangkit dan membalikkan takdir dengan mendirikan Pabrik Garmen Puncak—kini menjadi perusahaan terkemuka di kabupatennya. Ia pun menjelma menjadi lulusan paling sukses dan berhasil menarik perhatian sang pujaan hatinya, Weni. Namun, perjalanan Aditya menuju puncak baru saja dimulai.