Logo
BLIND HEART
BLIND HEART

BLIND HEART

90 Bab
Tamat
Dalam novel BLIND HEART, Silvana bekerja demi biaya wisuda dengan mengasuh Max Elgort, billionaire buta yang kasar. Terjebak dalam masa lalu tragis, Max sulit membuka hati. Temukan kisah mereka di romance novel ini, sebuah modern novel tentang perjuangan dan pengabdian di tengah luka.
Bab 1 dari BLIND HEART

Bab I

Namaku Silvana Larasati, seorang mahasiswi keguruan yang sedang pusing memikirkan skripsi, ditambah lagi biaya wisuda yang jumlahnya membuat kepalaku pusing tujuh keliling.

Aku bukan berasal dari kalangan keluarga berada, Ayah hanya seorang pengrajin kayu biasa, sementara Ibu membuka usaha gorengan kecil-kecilan. Meski begitu, aku tetap bersyukur, kedua orangtua ku masih mampu menyekolahkan empat anaknya meski harus diimbangi dengan lauk seperti tahu dan tumis kangkung.

Hidup bermewah-mewahan bukanlah gaya kami, tak memikirkan beli beras untuk esok hari saja, Ibu sudah sangat mengucap syukur.

Hari ini, aku diterima bekerja sebagai babysitter di rumah salah satu orang kaya, tak jauh dari tempat tinggal kami. Aku harus melakukan itu untuk meringankan beban Ayah dalam mencicil biaya wisudaku. Tak masalah, karena aku hanya bekerja selama beberapa jam saja.

Kulangkahkan kaki melewati gerbang yang menjulang tinggi setelah dipersilahkan oleh seorang petugas keamanan, dan aku disambut oleh seorang pria tinggi tanpa ekspresi yang kemarin mewawancarai ku.

"Mari ikuti saya," ucapnya tenang.

Aku mengekor di belakangnya seraya mengagumi keindahan bangunan ini yang terlihat seperti istana. Bahkan, kutebak marmer yang kupijak ini harganya lebih mahal daripada biaya wisudaku.

Kami berbelok menuju halaman belakang yang menyediakan sebuah kolam renang luas berhias taman kecil di sudutnya. Aku terpaku saat mendapati dada telanjang seorang pria yang sedang bersantai di pinggiran kolam. Rambut basahnya mengalirkan butiran halus yang mengalir ke tubuh liatnya. Tanpa terasa, aku menelan ludah susah payah demi membendung jiwa yang resah karena godaan iman di depan mata.

"Tuan, pelayan anda telah tiba," ucap pria itu penuh penghormatan.

Pelayan? Siapa maksudnya? Aku? Tapi, bukankah yang harus ku asuh adalah seorang anak kecil?

"Tunggu dulu, maksudmu akulah pelayannya?" tanyaku memastikan.

Pria yang membawaku ke sini mengangguk, dan hal itu cukup membuatku terkejut.

"Kau membawa seorang wanita, Jo?" Pria berambut tembaga itu menggeram kasar.

Laki-laki bernama Jo itu menghela napas panjang. "Saya yakin kali ini berbeda, Tuan," sahutnya tegas, tapi masih sangat terdengar sopan.

Dengusan keras pria itu sebagai sahutan, sebelum ia kembali bersuara. "Terserah padamu, beritahu semua tugasnya, dan jika dia berani berulah, aku akan memenggal kedua kakimu!" ancamnya tajam.

Aku berjengit kaget karena kekejaman pria itu, bagaimana bisa ia mengucapkan ancaman semengerikan itu tanpa beban. Hatiku mulai gelisah, mengasuh seorang bayi besar saja sudah menjadi masalah tersendiri bagiku, apalagi harus ditambah dengan kekejaman yang tampak nyata ada dalam diri pria yang akan kulayani ini.

Ah, aku merasa sebutan itu terlihat binal sekali, tapi tugasku memang melayaninya 'kan? Meski bukan dalam hal intim seperti yang sering orang lain pikirkan.

"Uhm, apa ... apa aku bisa memikirkannya sekali lagi?" ucapku berusaha menawar, aku harus memikirkannya matang-matang, takut tak akan sanggup menjalani tugas berat ini.

Meski aku mengakui gaji yang ditawarkan luar biasa besar, hanya dengan bekerja sebulan saja aku bisa melunasi semua biaya kelulusanku. Tapi sayangnya di kontrak itu tertulis, aku harus bekerja selama tiga bulan lamanya.

"Apa kau lupa telah menandatangani surat perjanjian itu, Nona?" tanya Jo datar, sementara pria bersurai lembab itu menggeram marah.

"Usir saja jika memang dia tak ingin bekerja di sini!" hardiknya kasar.

Aku sampai mundur selangkah karena suara kerasnya. Ya, benar. Surat perjanjian sialan itu telah aku tandatangani tanpa berpikir panjang karena tergiur gaji yang fantastis. Jika kupikir ulang, akulah yang bodoh. Karena seingatku Jo memang tak menyebutkan seorang anak kecil yang harus ku asuh, ia hanya menjelaskan bahwa aku akan ditempatkan sebagai pengasuh. Itu saja.

Namun, bukankah tetap saja itu penipuan? Seharusnya dia memberitahuku akan bekerja menjadi seorang pelayan, itu akan lebih mudah untuk kumengerti.

"Saya akan mengurusnya, Tuan," tutur Jo sopan, setelahnya ia mengisyaratkan aku untuk kembali mengikutinya.

Aku menurut, berjalan melewati kursi pria itu yang sedang memejamkan mata. Kulirik otot keras yang terpampang membentuk kotak-kotak di perutnya. Seketika, lututku terasa lemah tak berdaya. Aku mendengus jengkel, dasar lutut murahan.

Jo membawaku ke sebuah kamar luas yang terasa begitu kosong karena hanya terisi sebuah kasur king size di tengah ruangan, satu buah lemari kecil di sebelahnya, serta ruang bersekat yang kuduga adalah walk in closet.

"Ini adalah kamar Tuan Max," ujar Jo, membuyarkan fokusku dalam hal meneliti isi ruangan ini. Aku mengernyit, jadi pria tadi bernama Max.

"Jangan sesekali menyentuh apa pun di sini tanpa seizinnya," tambah pria itu lagi.

Aku mengangguk, lagipula memang tak ada hal menarik yang menggoda untuk kusentuh.

"Tugasmu adalah datang setiap jam lima pagi, menyiapkan keperluan Tuan Max sebelum berangkat bekerja, termasuk membuat makanan untuknya. Setelah dia pergi, kamu boleh pulang, tapi ketika sore hari kamu harus kembali dan menyiapkan keperluan serta makan malam untuk Tuan Max, dan kamu boleh pulang setelah dia tertidur atau dirinya sendiri yang menyuruhmu untuk pulang. Paham?" ujar Jo panjang lebar.

Aku yang mendengar rentetan kalimat yang keluar dari mulut pria itu merasa tercengang. Kenapa pekerjaanku lebih mirip tugas seorang istri? Lagipula kenapa bayi besar itu tak melakukan hal itu sendiri, menyiapkan keperluan saat ia pergi ke kantor bukanlah hal sulit, jika menganai sarapan atau makan malam sudah pasti ada pelayan yang ia gaji di rumah ini. Lalu, keberadaanku sekarang untuk apa?

"Apa kamu mengerti?" Suara pria itu terdengar lebih tajam, mungkin karena aku yang masih bungkam tak memberi jawaban.

Aku menarik napas panjang. "Kenapa tugasku aneh sekali?" tanyaku heran.

Dia mengangkat sebelah alis. "Bagian mana yang kamu anggap aneh?"

"Maksudku ... maksudku kenapa pekerjaanku malah seperti tugas seorang istri?" cetusku akhirnya.

Jo mengerutkan dahi, pandangannya menghunus tajam. "Jangan mimpi!" dengusnya, mulai terlihat jengkel.

Hei, aku tak sedang ingin bermimpi. Tipe pria idamanku adalah yang baik dan penyabar, sangat berbanding terbalik dengan sikap pria tadi yang tak jauh seperti kelakuan iblis.

"Kamu bisa mulai bekerja besok," ujarnya, lalu bersiap meninggalkanku. Mau ke mana dia? Aku tak tahu jalan keluarnya.

"Hei, apakah upah yang kuterima benar seperti yang tertera di kontrak?" tanyaku memastikan. Aku tentu tak mau setelah mengambil resiko sebesar ini, tapi upah yang kuterima tidak sebanding alias mengecewakan.

Lagi-lagi ia mendengus, tatapannya terlihat tajam. "Tuan Max tidak akan pernah berbohong soal itu," sahutnya ketus.

Aku mencebikkan bibir, kenapa dia langsung merasa tersinggung? Aku kan memang harus berhati-hati, jaman sekarang ini banyak penipu di mana-mana, bukan hanya dari kalangan biasa saja, melainkan orang kaya pun melakukannya.

"Satu hal lagi," ucapnya sambil berbalik, kembali menatapku dengan mata tajam. "Kau harus merahasiakan dari siapapun kenyataan bahwa Tuan Max buta," ujarnya dingin.

Seketika aku terpaku, dengan hati mendadak ngilu. Pria dengan rupa sesempurna itu ternyata memiliki kekurangan yang sangat memprihatinkan. Sugguh aku tak mengangka hal itu. Pantas saja ia memerlukan pelayan untuk mengurus segala keperluannya.

*****

TO BE CONTINUED

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Asisten Pribadi CEO Dingin
Asisten Pribadi CEO Dingin
Dalam Asisten Pribadi CEO Dingin, Elena harus menyeimbangkan ambisi agensinya dengan tuntutan Arion. Saat konspirasi mengancam perusahaan, ia harus memilih antara karier atau perasaan dalam billionaire romance novels ini. Baca kisah modern novel ini sekarang di platform webnovel.
Perceraian Ditolak: CEO yang Sombong Tak Mau Biarkan Saya Pergi
Perceraian Ditolak: CEO yang Sombong Tak Mau Biarkan Saya Pergi
Dalam billionaire romance novels ini, Jillian menghadapi rumor perpisahan pahit. Namun, di luar dugaan, Rhett justru membatalkan perceraian dan mengumumkan kelahiran anak mereka ke publik. Simak kisah Perceraian Ditolak: CEO yang Sombong Tak Mau Biarkan Saya Pergi di platform web novel kami.
CEO YANG MENKUJGKIRBALIKKAN DUNIAKU
CEO YANG MENKUJGKIRBALIKKAN DUNIAKU
Dalam CEO YANG MENKUJGKIRBALIKKAN DUNIAKU, Delia harus menghadapi Arkan, mantan kekasih yang kini menjadi bosnya. Baca billionaire romance novels ini untuk melihat perjuangan Delia bertahan di kantor atau membalas pengkhianatan masa lalu. Temukan kisah serunya di platform web novel kami.
Gadis Jaminan Tuan Max
Gadis Jaminan Tuan Max
Dalam Gadis Jaminan Tuan Max, Hera terjebak menjadi tawanan Max akibat utang ibunya yang tak terbayar. Di tengah genre billionaire romance novel ini, ia harus bertahan menghadapi risiko terburuk. Akankah ia selamat? Baca kisah modern novel ini selengkapnya di webnovel.
Tidak Pernah Melihat Kembali: Hati Menginginkan Apa yang Diinginkannya
Tidak Pernah Melihat Kembali: Hati Menginginkan Apa yang Diinginkannya
Dalam Tidak Pernah Melihat Kembali: Hati Menginginkan Apa yang Diinginkannya, Gracie membalas pengkhianatan Lorenzo melalui kerja sama dengan Waylon. Billionaire romance novel ini mengisahkan misi balas dendam dan konsekuensi tak terduga dalam sebuah web novel modern yang penuh intrik.
Kakakku Mencuri Tunanganku, Kini Aku Menggoda Bosnya
Kakakku Mencuri Tunanganku, Kini Aku Menggoda Bosnya
Dalam Kakakku Mencuri Tunanganku, Kini Aku Menggoda Bosnya, Anya menyamar jadi pengasuh demi membalas dendam pada Devan. Namun, saat mendekati Raditya, miliarder dingin ini, ia terjebak antara misi dan perasaan tulus. Baca billionaire romance novels ini di web novel favorit Anda.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Dijuluki] Setelah Cerai, Tuan CEO Memohon Aku Kembali
[Dijuluki] Setelah Cerai, Tuan CEO Memohon Aku Kembali
Setelah setahun pernikahan rahasia, dia menyadari bahwa dia hanya menjadi gantinya di hatinya, bukan cahaya bulan putih yang sejati. Dia memutuskan dengan tegas untuk mengakhiri, tetapi setelah menandatangani surat cerai, dia menyesal!
Dijerat Cinta Obsesif
Dijerat Cinta Obsesif
Jessa, yang pernah menjadi pewaris keluarga kaya, dijebak dan dipenjara, menjadi tahanan di kamp kerja paksa. Setelah dibebaskan, dia terus menderita siksaan dari Ethan. Mereka saling mencintai, tetapi tidak bisa menahan diri untuk tidak berkelahi satu sama lain. Ethan secara bertahap menemukan kebenaran dan sangat menyesali tindakannya. Bisakah hubungan mereka yang hancur diperbaiki? Apakah hubungan beracun mereka akan berakhir?
[Versi Dub] Kembar Imut Satukan Keluarga!
[Versi Dub] Kembar Imut Satukan Keluarga!
Tanpa diduga, Nina menikah kilat dengan Yundo, orang berkuasa di Kota Jingga. Nina juga langsung menjadi ibu tiri bagi kedua anaknya Yundo. Seiring berjalannya waktu, di antara mereka berdua tumbuh rasa cinta. Hingga akhirnya Nina menyadari fakta mengejutkan, yaitu dua anaknya Yundo itu ternyata adalah anak kandungnya sendiri! Rahasia yang tersembunyi lima tahun lalu pun terbongkar. Pada akhirnya, Nina dan Yundo hidup bahagia bersama dua anak mereka, melewati hari-hari penuh kasih sayang.
Enaknya Dimanjakan Bos Dingin!
Enaknya Dimanjakan Bos Dingin!
Nita yang berasal dari kampung, mengalami kesulitan selama masa magang karena dipersulit atasannya dan terus terbebani masalah keluarga asalnya. Secara tak sengaja, dia malah berhubungan dengan Ben Zurih, direkrut Grup Zurih dan akhirnya berhasil diangkat menjadi karyawan tetap. Saat hamil kembar tiga dan berniat merahasiakannya, Ben malah mengetahuinya karena adanya kondisi fisik khusus dalam Keluarga Zurih. Setelah tahu kehamilan Nita, Ben langsung berubah menjadi suami yang penuh perhatian, membantunya menyelesaikan tekanan di tempat kerja dan masalah keluarga. Pada akhirnya, keduanya pun memperoleh kebahagiaan mereka.
Jenderal, Putri yang Menyesal!
Jenderal, Putri yang Menyesal!
Setelah meninggal demi negara, jiwanya masih tertambat pada istrinya, yang tidak pernah menyukainya, bahkan membencinya.
Kehidupan Kedua Bella
Kehidupan Kedua Bella
Sejak remaja, Bella Sakto mencintai Xander Alfario. Dia memberikan seluruh warisan ibunya pada Xander dengan sukarela. Xander menggunakan warisan ini untuk membangun Grup Alfario dan membuat keluarga Alfario menjadi keluarga terkaya di Kota Yuanda. Namun, sejak Bella menikah dengan Xander, Bella sakit-sakitan selama tiga tahun dan kondisinya bertambah parah. Suatu hari, dia kembali dari rumah sakit dan melihat Xander sedang berhubungan dengan adik tirinya, Sherly Sonata. Ibu Xander berada di rumah dan membiarkan mereka berselingkuh. Xander hanya mengincar uang Bella dan tidak mencintainya, Xander bahkan sudah membelikan sejumlah besar asuransi untuknya. Setelah Bella meninggal, dia akan mendapatkan sejumlah besar kompensasi. Bella sedih dan kecewa, dia merasa hidupnya sangat menyedihkan. Tak disangka, sebelum dia meninggal karena penyakitnya, Xander membawanya ke balkon dan langsung mendorongnya ke bawah. Saat terjatuh, Bella diam-diam bersumpah kalau dia dapat terlahir kembali, dia akan membalas dendam dan menghancurkan hidup mereka.