Logo
Ayo Cerai!
Ayo Cerai!

Ayo Cerai!

49 Bab
Tamat
Dalam novel Ayo Cerai!, Arabella dan Yutaka terikat perjodohan dengan kontrak enam bulan. Saat benih cinta tumbuh, masa lalu Yuta menguji komitmen mereka. Simak kisah romance modern ini di platform web novel kami dan baca buku online gratis untuk mengikuti akhir hubungan mereka.
Bab 1 dari Ayo Cerai!

"Enggak usah bohong lagi deh, Kak!"

Gadis berambut sepinggang dengan poni rata itu, menyorot sang Kakak sinis sembari bersedekap dada dan mengembungkan pipi sebal. Masih berdiri di tempat parkir mobil, Axel menghela napas berat.

"Lagian ... kalau Kakak bilang ini acara pertemuan keluarga, Kakak nggak yakin kamu bakal mau ikut," jelas pria dengan tuxedo hitam itu penuh sesal.

"Kak Axel tau aku nggak akan mau, terus kenapa tetep diajak ke sini dengan alasan pekerjaan kayak tadi?" tanya Arabella Belinda Hanzie--- perempuan dengan dress putih selutut itu yang mendengkus semakin sebal.

"Iya, Ara. Maaf, tapi ini perintah Mama. Dia bilang Kakak harus bisa bawa kamu ke acara pertemuan keluarga ini gimanapun caranya," tutur Axel mencoba mencairkan kemarahan sang Adik.

"Yasudah deh, bukan salah Kak Axel juga, 'kan. Sana masuk! Ntar aku nyusul kok." Ara menitah dengan nada suara melunak.

Axel tersenyum senang berikutnya mengangguk dan masuk ke dalam. Ara memandang kepergian sang Kakak dari pelataran tempat parkir dalam diam. Dalam hati bertanya-tanya kenapa Mamanya sampai se'keukeuh' tadi ingin membawanya ke acara ini.

"Yaudahlah masuk aja, jarang-jarang 'kan diajak ke acara beginian. Biasanya dilupain," gumam Ara sembari melangkah memasuki pintu utama rumah berinterior megah dan besar tersebut.

Ara mengernyit bingung begitu menemukan wajah-wajah asing di sekitarnya kecuali sang Mama dan Adik perempuannya---Luna.

"Dia, Azura?" tanya seorang pria tua yang sepertinya teman Mama Ara.

"Iya, Dev. Dia Arabella Belinda Hanzie, putri sulungku." Azura menjawab sembari tersenyum manis. Berbanding terbalik sekali dengan ekspresinya ketika di rumah saat menatap Ara.

"Sini duduk, Sayang. Perkenalkan, dia Devardo Suryantara, teman Mama dan Almarhum Papa-mu dulu."

Ara rasanya ingin terbahak mendengar kalimat sok manis Azura padanya. Selama ini, tidak pernah perempuan itu memanggilnya semanis dan selembut ini.

"Namamu indah sekali," puji Pak Devardo begitu Ara menyalami punggung tangannya.

"Luna, Kak Axel dimana?" tanya Ara berbisik.

"Cari saja sendiri, kenapa malah nanya aku?" sahut gadis berambut agak pirang itu terdengar menyebalkan.

Ara mendengus.

"Kenapa, Ara?" tanya Pak Devardo menyadari raut sebal perempuan dengan poni rata itu.

"Mau ketemu Kak Axel dulu, Pak. Dia dimana, ya?" tanya Ara sopan.

"Oh, dia di kolam belakang. Lagi sama temen-temennya yang lain dan Yuta, putra saya."

"Boleh ke sana?" Ara meminta izin.

"Tentu saja boleh, silahkan." Pak Devardo tersenyum ramah.

Berikutnya, Ara melangkah pergi. Begitu sampai di dekat kolam, Ara bergidik ngeri. Dia tidak bisa berenang. Jadi, kolam bukanlah hal yang keren di matanya.

"Kak Axel mana sih?" tanya Ara sebal. Tidak kunjung menemukan batang hidung pria yang tadi menyeretnya ke rumah ini.

"Kamu siapa?"

Terkejut dengan suara dari belakangnya, Ara hampir saja terjerembab ke kolam kalau saja sebuah tangan kekar tidak menarik lengannya.

"E-eh ...."

"Makannya kalau berdiri itu jangan di pinggir kolam!" tegur pria yang tadi mengagetkan Ara datar. Berbanding terbalik dengan pria yang tadi menolongnya, wajahnya tampak cemas.

Ara masih setia menetralkan detak jantungnya yang berdegup kencang. Dia tidak bisa membayangkan jika tadi dia terjatuh ke dalam kolam.

"Kamu nggak papa?" tanya pria yang tadi menolongnya khawatir.

Ara tidak menjawab, tapi bola mata hitam legamnya menyorot tidak bersahabat pada pria yang tadi mengagetkannya.

"Kalau tau saya berdiri di pinggir kolam begitu, ya jangan ngagetin dong!" teriaknya murka. Matanya menyorot tajam pria dengan manik cokelat terang di depannya.

"Lah kok nyalahin saya? Lagipula saya nggak ngagetin, kamu-nya saja yang kagetan." Pria dengan kemeja putih itu menyahut tak mau kalah.

"Kamu ini nggak ada sopan santunnya sekali, ya. Sudah hampir bikin orang jatuh, malah enggak minta maaf." Ara semakin menyahut kesal.

Pria yang tadi menolong Ara kontan berdiri di tengah-tengah kedua orang yang masih saling menyorot sinis itu. Mencoba menengahi pertengkaran mereka.

"Eh sudah-sudah, masak jadi debat sih? Kamu anaknya Bu Azura, 'kan?" Ara menjawab dengan mengangguk.

"Saya mewakili teman saya, minta maaf ya, Nona Hanzie. Daripada meladeni teman saya berdebat, lebih baik kita gabung ke ruang tengah, soalnya Pak Devardo sudah manggil." Pria tadi berucap bijak.

Ara menghela napas berat; mencoba mengontrol emosinya. Dengan suara yang lebih melunak tapi tetap menyorot pria yang tadi terlibat adu mulut dengannya, gadis berponi rata itu menyahut,

"bukan salah kamu, nggak perlu minta maaf. Yasudah saya mau cari Kakak saya dulu."

Ara melenggang pergi. Meninggalkan helaan lega Aldo--- cowok yang tadi menengahi dan dengusan sebal Yuta yang belum puas berdebat dengan Ara.

"Mau ditaruh di mana harga diri saya sama kamu? Saya nggak pernah ngalah ya, sama perempuan. Dan kamu seenaknya malah mintain maaf saya ke perempuan jelek itu!" omel pria dengan mata agak sipit itu sebal.

"Berdebat sama perempuan itu nggak ribet. Cukup bilang 'iya, saya yang salah' pasti kelar urusannya. Lagipula dia cantik, saya keberatan kalau kamu panggil dia jelek," sahut Aldo sembari terkekeh.

"Yasudah, ambil saja kalau kamu suka. Lagipula siapa yang bakal mau sama perempuan cerewet seperti dia?"

Aldo menggeleng-geleng geli. Seorang Yutaka Hikaru Suryantara memang bukan jenis pria yang bakal mau ditindas atau mengalah demi perempuan. Karena baginya, perempuan hanya mainan. Bukan hal yang patut dilindungi apalagi dihormati setinggi itu.

Tinggal sendiri semenjak duduk di bangku kelas 10 SMA membuat pria itu dituntut mandiri dan di umur yang ke 25 tahun ini, harus mengurus perusahaan sang Papa sendiri.

Berbanding terbalik sekali dengan Aldo yang sejak kecil masih tidak bisa dan mau tinggal terpisah dari orang tuanya meski usianya sama dengan Yuta. Pria itu bahkan baru menggeluti dunia bisnis beberapa tahun terakhir. Itupun karena paksaan Yuta karena Pak Rayn Wijaya hanya memiliki penerus tunggal bernama Aldo Putra Wijaya.

Dalam hati, Aldo mengagumi segala kemampuan dan skill sang sahabat dalam dunia kerja mereka. Tapi untuk urusan hati, Yuta bukan orang yang benar-benar mampu mengerti arti 'cinta' bagi Aldo.

Pria itu telah banyak melewati masa-masa sulit hingga hatinya beku seperti batu. Akan sangat sulit untuk Yuta menemukan orang yang benar-benar dicintainya jika kebiasaan memainkan perasaan perempuan masih pria blasteran Indonesia-Jepang itu lakukan.

****

Di ruang tengah, seluruh keluarga besar dikumpulkan. Katanya, ada sebuah hal penting yang ingin disampaikan Pak Devardo terkait putranya--- Yutaka.

Lalu, Ara mungkin berpikir untuk pulang sebelum masuk rumah ini jika tahu yang rupanya mereka bahas adalah tentang perjodohan pria yang tadi sempat diajaknya berdebat dengan salah satu putri keluarga Hanzie.

Ara mungkin tidak akan lebih terkejut jika sadar kalau Luna adalah orang yang akan dijodohkan dengan pria menyebalkan itu. Tapi, begitu namanya disebut sang Mama, gadis itu kontan melotot tidak terima.

"Bagaimana, Ara? Kamu setuju 'kan, dengan perjodohan ini?" tanya Pak Devardo menatapnya penuh harap.

Baru saja akan menolak, tatapan menghunus Azura membuat perempuan itu memejamkan mata.

"Boleh ... saya mikir dulu, Pak?" tanya Ara ragu.

"Tentu saja boleh, saya kasih kamu waktu satu minggu. Biar sekalian satu minggu itu kalian; kamu sama Yuta pendekatan dulu." Pak Devardo menyahut semangat.

Ara mengangguk canggung. Melirik pada pria yang bakal jadi calon suaminya, pria itu malah menyeringai sinis padanya. Dan tatapan itu, membuat Ara merinding. Seolah itu adalah alarm tanda bahaya bahwa hal tidak menyenangkan akan terjadi dalam waktu dekat.

Ara menghela napas berat. Kenapa pria itu tidak menolak perjodohan ini saja? Soalnya, Ara tidak akan mampu melakukannya. Dia tidak berani melawan perintah sang Mama.

Tapi, kenapa seringaian Yuta seolah menunjukkan pria itu begitu bahagia bakal menikah dengannya?

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Arrogant vs Crazy
Arrogant vs Crazy
Dalam Arrogant vs Crazy, Nesta berjuang mencari nafkah sebagai OG di tengah kerasnya dunia modern. Menghadapi bos sombong yang memecatnya di hari pertama, ia harus memutar otak demi bertahan hidup. Simak perjuangannya dalam billionaire romance novel ini di antara daftar fiction books pilihan.
Bukan Kisah Peterpan Tinkerbell
Bukan Kisah Peterpan Tinkerbell
Dalam Bukan Kisah Peterpan Tinkerbell, Haera mengeksplorasi hubungan rumit antara idola dan penggemar. Melalui kiasan Peter Pan dan Wendy, romance novel ini mengungkap pilihan sulit Tinker Bell untuk tetap setia mendampingi meski tak memiliki. Simak kisah modern novel ini di web novel kami.
Devil Heart Angel
Devil Heart Angel
Dalam Devil Heart Angel, David Edward yang kejam menghadapi kekacauan hidup setelah bertemu Anesia Sabila. Novel modern penuh aksi ini mengungkap bagaimana prinsip sang malaikat berhati iblis goyah. Baca romance novel ini untuk melihat konsekuensi dari pertemuan yang mengubah takdir mereka.
Introvert Japanesegirl
Introvert Japanesegirl
Dalam romance novel Introvert Japanesegirl, Yoshida Yui harus beradaptasi di sekolah elit Jakarta meski penampilannya dianggap aneh. Andre yang populer mulai mendekatinya, memicu konflik dengan Rara dan Takeru Ryota. Ikuti kisah young adult fiction romance books ini di platform online novel.
Jodoh Pilihan Ayah
Jodoh Pilihan Ayah
Demi menyelamatkan perusahaan, Zeva menjalani kencan buta dengan Alex dalam Jodoh Pilihan Ayah. Namun, kehadiran pacar rahasia dan pesona tak terduga Alex menciptakan konflik batin. Temukan kelanjutan romance novel ini di antara pilihan sulit dan kesetiaan dalam web novel modern terbaru.
Let's Watch the Stars Forever
Let's Watch the Stars Forever
Dalam Let's Watch the Stars Forever, Ataya berjuang mencintai diri sendiri hingga bertemu seorang pria dengan hobi astronomi yang sama. Romance novel ini mengikuti perjalanan mereka mengejar mimpi di bawah bintang, menjadikannya pilihan fiction books yang menyentuh bagi pembaca modern.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

7 Hari Panduan Bertahan Longsor
7 Hari Panduan Bertahan Longsor
Musisi Toni Solihin difitnah oleh anak angkat keluarga Solihin, Zefri Solihin, dan tunangannya, Runa Lauwis. Terjebak longsor, kekurangan oksigen dan makanan sampai lumpuh, Toni juga disalahpahami oleh kakaknya, Nafi Solihin dan Lina Solihin, hingga meninggal. Terlahir kembali di longsor yang sama, Toni bertekad bertahan hidup. Zefri dan Runa menghalangi tim penyelamat, tapi Toni bertahan enam hari dan lolos dari maut. Saat Zefri ikut kompetisi piano, Toni muncul menghancurkan rencana mencuri karya musiknya. Nafi dan Lina makin membenci Toni dan tidak percaya penjelasannya. Toni memutus hubungan dengan keluarga. Dengan bantuan Zelia Salim, CEO Grup Salim, Toni mengalahkan Nafi di program radio. Saat pesta ulang tahun Pak Yeri, Zefri terungkap sejati. Nafi dan Lina akhirnya tahu kebenaran, tapi sudah terlambat. Toni siap pergi ke luar negeri, tidak memberi kesempatan rekonsiliasi.
Begitu Pergi dari Rumah, Dia Berubah
Begitu Pergi dari Rumah, Dia Berubah
Di kehidupan sebelumnya, Sindy memberikan segalanya untuk pastikan masa depan ayah dan ketiga kakak laki-lakinya cerah. Waktu keluarga itu akhirnya sukses, kakak perempuan Sindy kembali dan merebut kasih sayang mereka semua. Saat membuka matanya lagi, Sindy kembali ke waktu orang tuanya baru saja bercerai. Di kehidupan ini, dia memilih untuk ikut ibunya yang menikah lagi dan pindah ke Keluarga Surya.
Penentu Takdir
Penentu Takdir
Nina, makhluk abadi penguasa hidup dan mati, diminta melindungi Keluarga Vior selama setahun, ditukar dengan nyawa dan pahala sang kepala keluarga. Setahun berlalu, Nina hendak diusir. Tapi tiba-tiba, Keluarga Sena datang memohon, karena hanya Nina yang bisa selamatkan pemimpin mereka.
[Versi suara dubbing] Dari Penjual ke Raja Bisnis: Janji yang Dibrokolkan
[Versi suara dubbing] Dari Penjual ke Raja Bisnis: Janji yang Dibrokolkan
Seorang putri keluarga kaya menyembunyikan identitasnya untuk mencintai seorang mahasiswa, yang kemudian mengkhianatinya setelah belajar di luar negeri; dia bangkit dan menyerang kembali dengan latar belakang keluarga dan kekuatannya!
Tak Mau, ya Tunggu Bangkrut!
Tak Mau, ya Tunggu Bangkrut!
Ketua Karawan yang bernama Andre Lukman terluka parah dalam perampokan, untungnya dia diselamatkan oleh kepala Keluarga Tanadi. Demi membalas budi, Andre memutuskan untuk mengobati Febri selaku nona Keluarga Tanadi, bahkan membawa kejayaan besar bagi Grup Tanadi. Hanya saja, Febri tidak tahu berterima kasih, dia terus mempersulit Andre sampai Andre memutuskan kembali ke Karawan dan tidak lagi mengobati Febri. Setelah tidak mendapatkan pengobatan, Febri hanya bisa mencari cara lain dan memohon pada Karawan, hanya saja dia tidak tahu bahwa Andre ternyata...
Cinta di Balik Kegelapan
Cinta di Balik Kegelapan
Saat kembali ke tanah air, Sloane tak disangka bertemu dengan musuh bebuyutannya, Nick. Meski keduanya menyimpan kebencian mendalam, di sudut hati mereka yang paling tersembunyi, ternyata masih ada cinta.