Logo
ALFARO | Berandal gilaku
ALFARO | Berandal gilaku

ALFARO | Berandal gilaku

45 Bab
Tamat
Keenan Alfaro seorang anak yatim piatu yang hidup sendiri sejak usia 9 tahun. Bukan hal yang mudah untuknya bisa bertahan sampai usianya menginjak 18 tahun dan duduk dibangku SMA. "BERANI, LAWAN!! GAK BERANI, PULANG!! COWO JANGAN NANGIS!!" Kalimat satu-satunya yang terlontar dari mulut papanya yang membuatnya bertahan menghadapi kerasnya hidup. Tumbuh dengan tanpa pengawasan orang tua menjadikannya pribadi yang urakan dan playboy. Tak takut kepada siapapun dan tak takut menghadapi apapun. Tak pernah menangis hanya karena tubuhnya terluka dan berdarah. Pengecualian yang membuatnya menitikan air mata. Cewe! Mutiara namanya. Murid terpintar seangkatannya yang duduk dibangku kelas 11. Satu-satunya cewe yang meluluhkan hati Keenan diantara ribuan cewe yang ada di jagat raya ini. Keenan, murid beasiswa ini kembali harus duduk di kelas 12 karena satu hal dan menjadi saingan Mutia. --‐‐----------------------------------------------------------------- "Berat?" Tanya Keenan tepat di depan wajah Mutia saat tubuhnya menindih tubuh mungil cewenya ini. Nafasnya menguar mengeluarkan wangi mint yang khas. Mutia menggeleng "Yang berat itu jadi pacar kamu" Bagaimana tidak, seumur hidupnya tak pernah menyangka jika dirinya akan berakhir mendapatkan pembulian di kelas 12 setelah dirinya meminta Keenan untuk mempublikasikan statusnya. --------------------------------------------------------------------- Keenan Alfaro si kere ini memanfaatkan wajah tampannya juga kepintarannya untuk memeras para cewe-cewe kaya di sekolahnya. Rayuan gombalnya membuat mereka tak pernah merasa dimanfaatkan. Tak terima dengan pengakuan yang Keenan buat, para cewe itu mengamuk dan berakhir membuli Mutia. Bukan hanya dari kalangan para cewe, para cowo pun ikut membuli Mutia karena dari mereka banyak yang menjadi sasaran empuk kepalan tangan Keenan. Cowo itu tak terkalahkan dalam hal apapun termasuk adu jotos. Si BERANDAL GILA, itulah sebutannya. Mutia kini menjadi sasaran balas dendam mereka. Akankah Mutia bertahan? Atau malah menyerah??
Bab 1 dari ALFARO | Berandal gilaku

"Berat?" Tanya Keenan tepat di depan wajah Mutia saat tubuhnya menindih tubuh ramping cewenya ini. Nafasnya menguar mengeluarkan wangi mint yang khas.

Mutia menggeleng "Yang berat itu jadi pacar kamu"

Cup

Satu kecupan manis di sudut bibir mutia. Keenan beranjak duduk, tangannya meraih tubuh ramping mutia untuk duduk. Mereka duduk berhadapan dengan jarak yang sangat intim. Tangan kanan Keenan mengusap lembut pipi Mutia. Menatap detail wajah cantik Mutia.

"Gue disini. Gak usah takut"

"Kak"

"Hmm?" Jawabnya yang kini tatapan itu beralih ke manik indah kecoklatan di hadapannya.

"Aku takut hamil"

Bibir Keenan menyungging, membentuk sebuah senyuman. Tak ada jawaban.

"Kak!" Tangan kanan Mutia bergerak menggoyangkan tangan Keenan.

"Apa?"

"Kalo aku hamil gimana?" Dengan wajah cemasnya Mutia menatap Keenan. Berharap cowonya itu dapat menenangkan hatinya setelah apa yang telah mereka perbuat tadi.

"Gak bakalan" pungkasnya.

Cup

Satu kecupan lagi lolos di puncak kepala Mutia. Setelah itu Keenan beranjak, memakai bajunya kembali setelah dia lempar di sembarang arah sebelumnya. 

Sementara Mutia masih betah dengan selimut yang menutupi bagian tubuhnya.

"Kak.." rengeknya. Kali ini terlihat ada cairan bening di kelopak matanya yang siap terjun bebas.

"Hamil, lo, gue tinggalin" kalimatnya penuh dengan penekanan. Gak ada wajah bercanda disana. Keenan serius dengan apa yang dia ucapkan.

Mutia menatap tak percaya sama cowo yang udah nidurin dia ini. Cowo yang Mutia percaya ini bisa-bisanya ngomong kayak gitu. Apa yang Mutia akan lakukan jika dirinya benar-benar hamil. Keenan, cowonya ini gak akan tanggung jawab. Hancur sudah masa depannya!

"Kak!!!! Kamu gak boleh gini sama aku!" Kesalnya yang hanya dapat senyuman tengil dari cowonya yang lagi ngikat tali sepatunya di lantai.

Mutia meremas selimutnya dan memukul-mukul kasur di depan Keenan. Kali pertama Mutia marah dengan apa yang Keenan lakukan. Biasanya dia gak pernah protes apapun itu.

Keenan berdiri, selesai dengan kedua sepatunya yang udah rapi di kakinya. 

"Gue cabut. Gak usah nangis"

Gitu aja pamitnya.

Mutia menatap tak percaya sampai tubuh cowonya itu menghilang ditelan pintu kostannya.

"Hiikk!!!!" Mutia menangis sejadi-jadinya. Memukul kepalanya yang menurutnya isi kepalanya itu tak berfungsi dengan baik. Kesal kenapa bisa-bisanya dia kerayu omongannya Keenan.

"Bodoh!!"

Sementara di lain tempat...

Drap

Drap

Drap

Terdengar derap langkah kaki dengan kompaknya diatas lantai yang begitu sengaja dibuat mengkilat. Di jajaran paling depan tentunya hanya satu orang. Penampilannya begitu rapi, masih muda dan tentu saja wajahnya tampan rupawan. Cowo yang masih berusia 18 tahun ini diyakini sebagai CEO baru dari perusahaan kosmetik, namanya KEENAN ALFARO. Ini hari pertamanya menjabat di perusahaan milik opanya setelah beberapa bulan lalu lulus dari SMA.

Sementara dibelakangnya disusul oleh sekretarisnya, tepatnya sekretaris dari CEO sebelumnya, namanya Alina. Wanita seksi berusia 38 tahun, belum menikah.  Alasan utamanya karena sibuk mengabdi selama 20 tahun lamanya untuk perusahaannya ini sampai kini betah menjadi perawan tua.

Tak lupa para staff dan jajarannya mengiringi dua orang penting tadi menuju ruang rapat.

Di lobi, semua karyawan perusahaan berdiri menundukan sedikit kepalanya tanda hormat ketika sang CEO melewatinya.

"Selamat pagi"

Alfaro, wajahnya serius dan tidak berekspresi mengabaikan semua sapaan disana.

"Shakti"

Satu kata yang lolos dari bibir salah satu karyawan wanita disana, mematung menatap genting ke arah cowo yang diyakininya adalah bos barunya.

Cowo dengan postur tubuh tegak dengan langkah penuh percaya dirinya itu berhenti tepat di depan cewe tadi. Cewe yang betah menatap paras cowo yang beberapa bulan ini telah hilang dari dunianya.

"Lancang!" Alfaro dengan tatapan tajamnya. Satu detik kemudian tatapannya beralih, menatap dengan ujung mata sekretarisnya yang ada di belakang.

"Kasih peringatan!"

Alina mengangguk, setelah itu melangkah kembali karena sang CEO telah melangkah lebih dulu setelah mengeluarkan dua kata mematikan tersebut.

Masih beruntung gak nyuruh dipecat.

Ting!

Lift terbuka setelah dipencet oleh Alina dan menunggu beberapa detik.

Alfaro melangkah lebih dulu, masuk kemudian disusul oleh yang lainnya.

Sementara dibawah sana...

"Thalita, kenapa ngomong sembarangan tadi?" Agni, salah satu karyawan dibagian marketing, sama kayak Thalita.

"A-aku..." lidahnya terbata. Thalita bingung mau menjelaskannya dari mana. Yang dia tau kalo bos yang mereka panggil Alfaro itu sebenarnya bukan. Thalita yakin itu Shakti, cowo dingin dengan sejuta pesona. Cowo yang udah dia abaikan selama beberapa bulan lalu.  Tapi  sekarang malah terbalik, ketika Shakti pergi hati Thalita malah jadi jumpalitan gak jelas.

"Aduhh, kamu harus minta maaf gimana pun caranya, oke? Jangan sampai dipecat" sarannya, yang dapat Thalita angguki saja. Karena mau gimana lagi, nasi udah jadi bubur.

'Aku yakin kamu itu Shakti, bukan Alfaro yang mereka sebut itu' batin Thalita.

Beberapa karyawan disana memperhatikan Thalita, sangat menyayangkannya karena dianggap kurang sopan. Menurut gosip yang beredar bos mereka itu galak juga playboy. Apa jadinya jika hal buruk akan terjadi pada Thalita.

"Mirip tapi tak sama" Thalita menyunggingkan senyumannya, berucap lirih yang tak bisa di dengar siapapun. Thalita tau perbedaan si kembar ini.

"Selamat bergabung di Beauty Cosmetics. Semoga anda menjadi pemimpin yang dapat memajukan perusahaan ini seperti pemimpin sebelumnya" ucap pak Magani direktur keuangan, setelah rapat itu selesai. Bukan rapat penting, ini hanya perkenalan saja hingga waktu rapat hanya berlangsung setengah jam.

Disusul oleh yang lain, ucapan selamat juga dilontarkan oleh pak Cakra bagian perencanaan "Selamat datang di perusahaan. Semoga kita semua satu ide, satu pemikiran dan satu tujuan"

Kalimat penutup yang hanya dapat senyuman tipis saja dari sang CEO, mending sih dari pada tadi. Alfaro tak menunjukan ekspresinya.

Mahal!

Semua orang yang ada di ruang rapat itu berjumlah sepuluh orang, termasuk Alfaro dan Alina. Semua berjabat tangan sebelum meninggalkan ruang rapat, menyisakan Alfaro juga Alina saja.

"Pak, jadwal kita hari ini harus bertemu klien di restoran Pelangi jam 9.15"

Alina berdiri dengan Ipadnya membaca deretan kegiatan Alfaro hari ini.

"Panggil saya bos" ucap Alfaro yang masih betah duduk di kursinya, sedikit menengadah menatap ke samping  kanan dimana Alina berdiri.

"Iya, bos" ralatnya. "Pak Levi dari perusahaan Glow Up ingin bertemu langsung dengan bos"

Alfaro dengan tatapan lurusnya ke depan "bawa bagian marketing"

Bukan Alfaro yang membuat keputusan, tapi opanya disebrang sana. Telinga kiri Alfaro dipasangi buds pro yang terhubung dan siap dengan perintahnya. Bisa dibilang Alfaro hanya boneka hidup.

Setelah beberapa menit berlalu Alfaro kembali ke ruangannya. Memeriksa satu per satu map yang udah numpuk di mejanya. Membaca secara rinci deretan kalimatnya pelan tapi masih terdengar jelas oleh opanya. Lalu membubuhkan tanda tangannya setelah disetujui. 

Alfaro hanya nurut aja.

Selesai dengan pekerjaan awalnya, Alfaro menyandarkan punggungnya kasar, memejam dalam mengingat apa yang dia lakukan kali ini.

"Gue tebus kesalah gue di masa lalu, Keenan Alfaro"

8 bulan yang lalu...

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Pengkhianatan Sang Pria, Kisah Cinta Tak Tergoyahkan Miliknya
Pengkhianatan Sang Pria, Kisah Cinta Tak Tergoyahkan Miliknya
Dalam novel modern Pengkhianatan Sang Pria, Kisah Cinta Tak Tergoyahkan Miliknya, seorang wanita kehilangan beasiswa akibat keserakahan keluarganya. Ia memilih menghilang demi proyek rahasia penuh mystery. Baca romance novel ini untuk mengungkap kebenaran yang ditinggalkannya.
Gadisku UniQue
Gadisku UniQue
Dalam Gadisku UniQue, kesalahpahaman muncul saat Ares berusaha membantu Uni di kantor hingga memicu kecurigaan Deris. Ikuti kisah romance modern ini dalam web novel yang penuh dinamika hubungan unik. Baca kisah selengkapnya di novel online ini untuk mengungkap fakta di balik situasi mereka.
Going Crazy
Going Crazy
Dalam modern novel Going Crazy, Mikaela berjuang menyelamatkan rumah tangganya setelah diceraikan Marcel akibat isu anak kembar. Demi keutuhan keluarga, ia melibatkan Ares Pratama di tengah duka kematian ayahnya. Baca romance stories ini saat Marcel mulai membandingkannya dengan Michelle.
Ku Kira Setia Ternyata Mendua
Ku Kira Setia Ternyata Mendua
Dalam novel modern Ku Kira Setia Ternyata Mendua, kebahagiaan perjodohan hancur saat suami tertangkap basah berkhianat. Istri kini terjepit antara rahasia perselingkuhan dan tuntutan keluarga besar. Baca romance novel ini untuk melihat perjuangan mempertahankan harga diri di webnovel.
Menikahi Bos Mafia yang Menghancurkanku!
Menikahi Bos Mafia yang Menghancurkanku!
Dalam novel romantis mafia Menikahi Bos Mafia yang Menghancurkanku!, Ellea dipenjara akibat skenario kejam. Setelah bebas, ia menikahi Edwin, pemimpin mafia Nigari, demi perlindungan. Namun, rahasia gelap terungkap bahwa Edwin adalah dalang kehancurannya. Baca novel online gratis ini sekarang.
Pernikahan Kedua: Cinta Tidak Buta
Pernikahan Kedua: Cinta Tidak Buta
Dalam Pernikahan Kedua: Cinta Tidak Buta, Raisa bangkit dari pengkhianatan maut suaminya untuk membalas dendam. Melalui genre billionaire romance novels, ia bersekutu dengan pria terkuat di kota. Temukan kisah modern novel ini tentang kekuasaan dan pilihan hidup di platform web novel kami.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Pulang ke Pelukannya
Pulang ke Pelukannya
Diculik sejak kecil, Belinda dipaksa menjadi calon mempelai keluarga Willis. Nasibnya berubah oleh secuil kue yang mempertemukannya dengan Alina, ibu kandungnya yang telah memburunya selama 20 tahun. Di altar pernikahan, Alina berhasil membongkar skema jahat di balik penculikan itu. Setelah keadilan ditegakkan, Belinda dan ibunya pun memulai perjalanan panjang guna menjalin kembali ikatan dan menyembuhkan luka lama.
Suamiku yang Buta adalah Ahli Waris
Suamiku yang Buta adalah Ahli Waris
Dia menikahi pria buta ini yang pernah menyelamatkan hidupnya untuk membalas jasa. Hubungan romantis secara perlahan memulai, dan mereka kini menuju perjalanan yang penuh dengan misteri dan kebenaran bersama. Pria buta ini pernah menyelamatkannya, dan sekarang dia akan menikahinya!
Kekuatan yang Menahan Diri Menggoda dan Mengagumkan Pabrik Kecil
Kekuatan yang Menahan Diri Menggoda dan Mengagumkan Pabrik Kecil
Terpaksa putus sekolah dan yang dia inginkannya hanya pekerjaan paruh waktu yang sederhana. Namun, dia malah diburu seperti kelinci. Setelah satu malam, mendapati dirinya hamil kembar tiga! Sang miliarder dikenal berhati dingin dan dikabarkan membenci wanita, bahkan dikatakan tidak mampu memiliki anak. Namun, dia tidak dapat mengendalikan hasratnya terhadapnya. Awalnya hanya membawanya pulang untuk melahirkan bayi, tapi ketika keluarganya yang berkuasa mencoba memperlakukannya dengan buruk, dia turun tangan untuk melindunginya. Ketika rekan kerjanya menindasnya, dia memastikan mereka semua dipecat dan masuk daftar hitam.
Menangislah di Dekat Makamku
Menangislah di Dekat Makamku
Miliarder ini berusaha membalas dendam pada kekasihnya yang meninggalkannya bertahun-tahun yang lalu, tanpa menyadari bahwa kekasihnya diam-diam mengandung anaknya. Sekarang, saat hidupnya semakin menjauh, hatinya terasa sakit karena penyesalan...
Setelah Menikah Kilat, menjadi Kesayangan Orang Kaya Tersembunyi
Setelah Menikah Kilat, menjadi Kesayangan Orang Kaya Tersembunyi
Awalnya, dia mengira bahwa suaminya yang menikah secara tiba-tiba hanyalah pekerja biasa. Namun, setelah menikah, dia menyadari bahwa suaminya sebenarnya sangat kaya. Setelah menyelidiki lebih lanjut, ternyata dia adalah seorang CEO berkekayaan miliaran! Seketika, dia menjadi istri dari keluarga kaya raya, seakan-akan meloncat ke surga dalam sekejap.
Mimpi Buruk Seorang Ibu
Mimpi Buruk Seorang Ibu
Clara yang kecanduan judi meninggalkan cucunya, Kacie, sendirian di dapur. Kacie lalu menggunakan jam tangan pintarnya untuk menelepon ibunya, Ella, yang menyadari ada yang tidak beres sebelum baterai jam tangan anaknya habis. Ella yang tidak dapat menghubungi Clara segera menelepon suaminya, Devin, yang sedang bersama mantan kekasihnya dan menganggap kekhawatiran Ella sebagai reaksi berlebihan. Akhirnya Kacie meninggal akibat keracunan gas, dan Devin baru menyadari kebenaran tragis ini di rumah duka.