Logo
Aku Membenci Setiap Detik Bersamamu
Aku Membenci Setiap Detik Bersamamu

Aku Membenci Setiap Detik Bersamamu

99 Bab
Tamat
Dalam novel romance modern Aku Membenci Setiap Detik Bersamamu, Alira Moore harus memilih antara tetap bersama Damian sang pewaris billionaire atau pergi demi janji melindungi janin di rahimnya. Sebuah web novel emosional tentang pengkhianatan dan perjuangan hidup yang penuh risiko.
Bab 1 dari Aku Membenci Setiap Detik Bersamamu

Alira menatap pantulan dirinya di cermin kamar apartemen yang sunyi. Mata cokelatnya yang biasanya bersinar dengan penuh semangat kini tampak redup, dikelilingi lingkaran gelap akibat tidur yang terganggu dan air mata yang tak henti mengalir sepanjang malam. Ia meraba perutnya yang kini mulai membulat sedikit. Sentuhan itu terasa hangat sekaligus menusuk hati. Bayi kecil itu-anaknya-adalah satu-satunya keluarga yang tersisa baginya.

Di balik jendela besar, lampu kota menembus tirai tipis. Gedung-gedung pencakar langit berkilauan, seolah dunia luar tak peduli pada badai yang sedang ia rasakan. Alira menelan ludah, mencoba menenangkan diri, tapi rasa sakit di dadanya tetap tak tertahankan. Ia membayangkan wajah Damian-pria yang telah menjadi segalanya bagi hidupnya selama tujuh tahun terakhir-dan perkataan dinginnya yang menusuk lebih dalam dari pisau.

"Alira... aku tidak akan menikahimu," kata Damian, masih terngiang di telinganya. Kata-kata itu begitu sederhana, namun meninggalkan kehampaan yang tak tergambarkan.

Ia menutup mata sejenak, membayangkan saat pertama kali bertemu Damian. Waktu itu, ia adalah wanita muda yang penuh impian, bekerja sebagai asisten kreatif di sebuah perusahaan kecil. Damian adalah pewaris mahkota hiburan, seseorang yang tampak jauh dari jangkauannya. Tapi senyum dan perhatian Damian membuatnya percaya bahwa dunia bisa saja indah, bahwa cinta mereka bukan sekadar fantasi.

Dan mereka jatuh cinta. Lambat, tetapi pasti. Tujuh tahun yang lalu, Damian menjemputnya di bandara dengan seikat mawar putih, dan sejak saat itu, hidup Alira seolah memasuki dimensi baru yang penuh cahaya.

Namun sekarang... semuanya hancur.

Alira berbalik, menatap ruang tamunya yang teratur rapi, hampir terlalu rapi untuk menjadi rumah seorang wanita yang baru saja menghadapi pengkhianatan sebesar ini. Ia meraih tasnya, menumpuk beberapa pakaian dan barang-barang penting. Tidak ada yang harus ditinggalkan. Tidak ada yang benar-benar bisa kembali. Ia akan pergi, dan itu sudah pasti.

Di lorong apartemennya, Alira berjalan pelan. Setiap langkah terasa berat, seakan dunia menolak membiarkannya melangkah pergi. Ia membuka pintu depan, menyadari bahwa malam sudah larut. Hujan tipis mulai turun, membasahi jalanan kota. Setiap tetes yang mengenai wajahnya terasa seperti pengingat bahwa ia harus melanjutkan hidup-untuk dirinya, dan untuk anaknya.

Dalam perjalanan ke mobilnya, pikirannya kembali pada Damian. Mengapa ia begitu dingin? Mengapa setelah semua yang mereka lalui, semua cinta dan pengorbanan yang telah mereka bagi, ia bisa berkata seperti itu?

Alira menekan tombol kunci mobil dan masuk ke dalamnya. Setiap gerakan terasa mekanis, seolah tubuhnya bergerak tanpa perintah hati. Ia menyalakan mesin dan meninggalkan gedung itu. Lampu jalan yang berkelap-kelip, suara ban yang menempel di aspal basah, semua terasa seperti irama yang menghantarkan kesedihannya lebih dalam.

Ia menuju ke sebuah hotel kecil di pinggiran kota. Bukan untuk liburan, bukan untuk melarikan diri, tetapi untuk memberi dirinya ruang. Ruang untuk berpikir, menangis, dan merencanakan langkah selanjutnya. Alira tahu, meninggalkan Damian bukan akhir dari segalanya. Tetapi ia harus memastikan bahwa anaknya aman dari dunia Damian, yang penuh dengan intrik dan tekanan.

Begitu tiba di hotel, ia memasuki kamar dan menutup pintu dengan lembut. Hanya suara hujan yang menemani. Alira duduk di tepi ranjang, menundukkan kepala, dan membiarkan tangisnya keluar. Ia menangis bukan hanya untuk cintanya yang hilang, tetapi juga untuk masa depan yang harus ia bangun sendiri.

Seiring malam beranjak larut, Alira mencoba menenangkan diri. Ia menatap perutnya, merasakan tendangan kecil bayi yang baru mulai aktif bergerak. Senyuman kecil muncul di wajahnya, meski hati masih penuh luka. "Aku akan menjaga kamu," bisiknya lirih. "Aku akan melindungimu, tidak peduli apa pun yang terjadi."

Keesokan paginya, Alira bangun dengan tekad yang lebih kuat. Ia memutuskan untuk menghubungi sahabatnya, Serena, satu-satunya orang yang tahu tentang kehamilannya dan selalu menjadi tempatnya bersandar. Telepon pun ia genggam, jari-jari gemetar saat menekan nomor.

"Halo, Serena... aku butuh tempat untuk tinggal sementara. Aku... aku harus pergi dari rumah sekarang," ucap Alira dengan suara serak.

"Alira... tenang dulu. Aku di sini. Aku akan menjemputmu. Jangan lakukan apa pun sebelum aku datang," jawab Serena dengan suara yang menenangkan namun penuh kepanikan.

Setengah jam kemudian, Serena muncul di depan hotel. Mobil yang ia kendarai berhenti dengan halus, dan tanpa banyak bicara, Alira masuk ke dalamnya. Tidak ada kata-kata yang perlu diucapkan. Pandangan mereka bertemu, dan Serena memahami sepenuhnya kesedihan yang dialami sahabatnya itu.

Dalam perjalanan menuju rumah Serena, Alira menatap hujan yang terus turun. Ia tahu, langkah ini bukan sekadar lari dari Damian. Ini adalah awal dari hidup baru. Hidup yang harus ia jalani demi dirinya dan anak yang sedang tumbuh di rahimnya.

Setibanya di rumah Serena, Alira langsung disambut hangat. Ruangan itu sederhana, penuh tanaman, dan memiliki aroma kopi yang menenangkan. "Di sini, kamu aman. Tidak ada yang bisa menyakitimu di sini," kata Serena sambil memeluk Alira.

Alira menutup mata, merasakan kehangatan pelukan itu. Untuk pertama kalinya sejak malam kemarin, ia merasa sedikit lega. Meskipun luka di hatinya belum sembuh, setidaknya ada seseorang yang menemaninya.

Hari-hari berikutnya diisi dengan rutinitas sederhana: berjalan-jalan pagi untuk kesehatan bayi, memasak makanan bergizi, dan tidur lebih awal untuk mengumpulkan tenaga. Namun di balik itu, pikiran Alira selalu kembali pada Damian. Ia mencoba menepis rasa sakit itu, tetapi setiap kenangan yang muncul membuatnya tersentak.

Suatu pagi, ketika Alira sedang menyiapkan sarapan, Serena datang dengan ekspresi serius. "Alira... aku tahu ini berat, tapi kau harus mulai memikirkan masa depan. Apakah kau ingin Damian tahu tentang bayi ini? Apakah kau ingin berurusan dengan keluarga Crestfall yang bisa jadi... rumit?"

Alira menatap secangkir kopi yang dipegangnya, diam sesaat sebelum menjawab, "Tidak... tidak untuk sekarang. Aku hanya ingin memastikan aku dan anakku selamat terlebih dahulu. Setelah itu... baru aku akan memikirkan segalanya."

Serena mengangguk. "Baik. Tapi kau harus siap, Alira. Dunia Damian bukan dunia yang sederhana. Bahkan meski ia tak mau menikahimu, ia mungkin tetap ingin mengontrolmu, atau setidaknya... bayimu."

Kata-kata itu menusuk, tapi Alira tahu sahabatnya benar. Ia harus lebih waspada. Ia bukan lagi gadis muda yang bisa terlena oleh pesona seorang pria kaya dan tampan. Ia adalah seorang ibu, dan keselamatan anaknya adalah segalanya.

Hari demi hari berlalu, dan Alira mulai menata hidupnya kembali. Ia menelusuri pekerjaan baru yang memungkinkan ia bekerja dari rumah, menabung untuk kebutuhan bayi, dan perlahan-lahan membangun ketahanan emosional. Meski hatinya masih sering diliputi rasa sakit ketika mengingat Damian, ia belajar bahwa hidup harus terus berjalan.

Suatu sore, ketika hujan turun lagi di luar, Alira duduk di tepi jendela sambil menatap tetesan air yang mengalir. Ia membayangkan masa depan yang mungkin ia miliki: rumah kecil, anak yang bahagia, dan hidup yang tenang tanpa bayang-bayang Crestfall. Di hatinya, ia berbisik, "Aku akan membuktikan bahwa aku bisa bertahan. Aku dan anakku... kita akan baik-baik saja."

Dan di sanalah, di kamar sederhana itu, Alira mulai menulis bab baru dalam hidupnya. Bab yang penuh keberanian, keteguhan, dan cinta tanpa pamrih. Bab yang akan mengajarkannya bahwa bahkan ketika dunia runtuh, seorang ibu selalu menemukan cara untuk bangkit-untuk dirinya, dan untuk anak yang menjadi alasan hidupnya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)
BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)
Dalam BTB (Berpisah Tanpa Bercerai), Airra harus bertahan hidup sebagai cleaning service setelah diusir oleh Arief akibat fitnah. Kini ia kembali membawa rahasia anak kembar dan dendam besar. Simak kisah billionaire romance novels ini dalam web novel penuh intrik dan perjuangan status.
Bukan Pelayan Biasa
Bukan Pelayan Biasa
Pasca kehilangan orang tua, Amanda Felicia harus bertahan hidup dengan bekerja di rumah Alexander Mattew. Dalam romance novel ini, sang billionaire sengaja menyulitkan posisinya. Simak perjuangan Amanda menghadapi tekanan majikannya di web novel Bukan Pelayan Biasa yang penuh intrik modern.
Gadis Terbuang vs Raja Bisnis
Gadis Terbuang vs Raja Bisnis
Dalam Gadis Terbuang vs Raja Bisnis, Olivia yang kesulitan mencari kerja tak sengaja bertemu Alexander Drake. Pertemuan dengan sang miliarder dalam billionaire romance novels ini mengubah hidupnya secara drastis saat sang penguasa bisnis mulai tertarik pada sosoknya yang misterius.
Hati Yang Tersakiti
Hati Yang Tersakiti
Dalam novel romantis Hati Yang Tersakiti, Linda mengira ia menemukan cinta sejati bersama Fendi, seorang miliarder mafia. Namun, rahasia gelap terungkap saat ia hamil: Fendi menikahinya demi menyelamatkan kakaknya. Baca novel online gratis ini untuk mengikuti kisah pelarian Linda.
Kehidupanku yang Cemerlang Setelah Perceraian
Kehidupanku yang Cemerlang Setelah Perceraian
Dalam Kehidupanku yang Cemerlang Setelah Perceraian, Becky memilih bercerai dari Rory setelah dituduh mencelakai Berline. Ternyata ia pewaris keluarga kaya. Kini di billionaire romance novels ini, Rory berusaha mengejarnya kembali. Baca keseruan modern novel ini di platform web novel.
Lelaki Itu Membeliku Bukan Mencintaiku
Lelaki Itu Membeliku Bukan Mencintaiku
Dalam Lelaki Itu Membeliku Bukan Mencintaiku, Vania terjebak transaksi gelap demi hutang keluarga. Billionaire muda Reza menjadikannya pelarian, memicu konflik antara harga diri dan pengorbanan. Simak kisah romance novel ini di webnovel pilihan pembaca.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Versi Dub] Bercerai dan Diinginkan! Trio Pelamar Elit Saya
[Versi Dub] Bercerai dan Diinginkan! Trio Pelamar Elit Saya
Seorang gadis kaya merahasiakan identitas aslinya dan menikah dengan seorang pria yang tidak sekaya dirinya. Namun, keluarganya tidak menghargainya karena dia menjual ikan untuk mencari nafkah. Dengan tenang dia setuju untuk bercerai, tetapi sekarang, tiga pria brilian bergegas mendekatinya, masing-masing mengklaimnya sebagai tunangan mereka!
Cinta Kami Seperti Anggur Berkualitas
Cinta Kami Seperti Anggur Berkualitas
Gita ditinggalkan tiba-tiba oleh kekasihnya Adit. Dia tiba-tiba bertemu seorang wanita yang mengaku sebagai tunangan Adit. Gita yang tak tahu Adit sebenarnya telah diculik oleh kakek konglomeratnya itu hanya bisa percaya pada ucapan Monika. Adit yang dibujuk oleh kakeknya untuk mengambil alih perusahaan anggur mereka akhirnya bersedia bekerja selama setahun demi masa depan yang lebih baik bagi Gita. Namun setelah dia kembali, Gita sudah nggak menginginkannya lagi!
Cinta Menangkap Isyarat Penyelamatan
Cinta Menangkap Isyarat Penyelamatan
Belen, seorang cultivator perkasa, tiba-tiba bertransmigrasi ke dalam tubuh karakter sampingan jahat yang menghadapi perceraian. Roger, suaminya, berusaha mengusirnya dengan uang. Dalam hati, Belen mengejek nasib tragis keluarga Roger, tanpa sadar bahwa setiap anggota keluarga bisa mendengar pikirannya. Di bawah bimbingannya, Roger berhasil menyingkap dalang di balik semua kejahatan dan mengubah takdir kelam yang telah menunggu keluarganya.
[Dijuluki] Ibu CEO, Ayah Sungguh Hebat
[Dijuluki] Ibu CEO, Ayah Sungguh Hebat
Seorang pemuda miskin mengajak putrinya berkompetisi seni bela diri untuk mencari istri. CEO cantik itu membencinya sebagai seorang pengemis dan meremehkannya. Tak disangka, bocah malang itu bisa membunuh semua orang seketika hanya dengan satu gerakan jarinya. Ternyata identitas aslinya adalah Yang Abadi yang Tak Terkalahkan, dan keindahannya langsung ditaklukkan!
Suami Rahasiaku adalah Bosku
Suami Rahasiaku adalah Bosku
Katya menikah dengan orang asing untuk mendapatkan uang tanpa pernah bertemu dengan suaminya. Setelah dua tahun di luar negeri, dia kembali untuk bercerai dengan suaminya tanpa mengetahui bahwa bos miliardernya yang tampan, Jaka Tanoko, adalah suami rahasianya.
[Versi Dub] Dendam Dewa Iblis: Kembali Ke Puncak
[Versi Dub] Dendam Dewa Iblis: Kembali Ke Puncak
Sania Gunto dijebak oleh Yuna Theo, yang mengakibatkan kehancuran keluarga dan kematian keluarganya. Dipenuhi dengan kebencian, dia membangkitkan tubuh Dewa Iblis, Bella. Dia bersekutu dengan Vira dan Wili untuk membalas dendam. Saat dikepung oleh para dewa, dia menggunakan kekuatan mimpi untuk melakukan serangan balasan dan membunuh mereka. Tiga dewa iblis itu bersatu kembali, memicu kekacauan besar di Dunia Dewa.